cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23016078     EISSN : 2579471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
STRUKTUR DAN GAYA BAHASA DALAM SLOGAN IKLAN PADA MAJALAH KOMPUTER Puspitasari, Dhika; Agnibaya, Rangga
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v11i2.19167

Abstract

Penelitian yang berjudul “Struktur dan Gaya Bahasa Dalam Slogan Iklan Pada Majalah Komputer” memiliki dua tujuan. Pertama, mendeskripsikan struktur bahasa dalam slogan iklan pada majalah komputer. Kedua, mendeskripsikan gaya bahasa dalam slogan iklan pada majalah komputer. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang dikaji dan dianalisis adalah semua data yang sudah dikumpulkan dari sumber data yang ada, untuk mendeskripsikan karakteristik bahasa yang terdapat dalam slogan majalah komputer. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan metode catat. Data penelitian ini berupa slogan iklan yang terdapat pada dua majalah komputer yaitu Info Komputer dan PC Media.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam slogan iklan pada majalah komputer berasal dari bahasa Inggris. Adapun struktur bahasa dalam slogan iklan pada majalah komputer yaitu berupa kata tunggal, frasa, dan kalimat. Sedangkan gaya bahasa yang digunakan dalam slogan iklan pada majalah komputer berupa klimaks, repetisi, dan pararelisme.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS SURAT PRIBADI DAN SURAT RESMI MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA INOVATIF DI KELAS VII C SMP NEGERI 9 JEMBER Husnah, Novita Himayatul; Dzarna, Dzarna; Maryati, Maryati
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i1.20397

Abstract

Melalui penggunaan alat pembelajaran kreatif, penelitian ini berupaya untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas VII C di SMP Negeri 9 Jember baik dalam korespondensi resmi maupun pribadi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terbagi dalam dua siklus: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII C yang berjumlah 32 orang. Alat peraga inovatif yang digunakan meliputi kartu kata, bagan struktur surat, dan contoh surat. Data dikumpulkan melalui cara yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis surat pribadi dan surat resmi. Hasil penelitian menunjukkan adanya temuan studi menunjukkan bahwa kemahiran siswa dalam menulis surat pribadi dan surat resmi telah meningkat secara signifikan. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa untuk menulis surat pribadi meningkat dari 65 menjadi 75, sedangkan untuk surat resmi meningkat dari 60 menjadi 70. Pada siklus II, rata-rata nilai untuk menulis surat pribadi meningkat lagi menjadi 85 dan surat resmi menjadi 80. Selain itu, siswa menunjukkan minat dan motivasi yang lebih tinggi dalam kegiatan menulis surat setelah menggunakan alat peraga inovatif. Penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan alat peraga yang inovatif dapat membantu siswa kelas VII C di SMP Negeri 9 Jember dalam menulis surat pribadi dan surat dinas dengan lebih baik. Hal ini juga menyarankan agar guru harus menggunakan alat bantu pengajaran inovatif secara lebih luas dan berkelanjutan untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya ketika mengajar siswa cara menulis huruf.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM GELAR WICARA MUDA BEROPINI DI AKUN YOUTUBE BKKBN OFFICIAL Sholihah, Rosi Ayu; Santoso, Agus Budi; Winarsih, Eni
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v11i2.19056

Abstract

Kesantunan berbahasa dalam gelar wicara Muda Beropini sangat diperlukan untuk menununjang keberhasilan komunikasi BKKBN dalam upaya memperluas dan meningkatkan layanan informasi serta edukasi terhadap masyarakat di Indonesia melalui media sosial YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pematuhan, pelanggaran, dan penyebab pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam gelar wicara Muda Beropini. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan sumber data berupa tuturan yang terjadi selama acara gelar wicara tersebut. Data diperoleh dari metode simak dengan teknik SBLC (simak bebas libat cakap), dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat lebih banyak data yang mengandung bentuk pematuhan prinsip kesantunan berbahasa berupa bertanya tanpa memaksa dan menyinggung mitra tutur, memberikan kesempatan mitra tutur untuk berpendapat, memberikan apresiasi dengan pujian dan sanjungan, memaksimalkan kesepakatan diantara penutur dengan mitra tutur, dan menunjukkan perasaan yang sesuai dengan apa yang dialami mitra tutur yang dilakukan dengan tulus. Bentuk tuturan yang melanggar prinsip kesantunan diantaranya menuduh secara langsung, memojokkan mitra tutur, menggunakan nada tinggi, memotong pembicaraan mitra tutur, dan memaksimalkan ketidaksetujuan dengan mitra tutur diperoleh data yang lebih sedikit.
VARIASI BAHASA SLANG PADA TUTURAN AKUN @CURSEDKIDD DI MEDIA SOSIAL TWITTER: SEBUAH TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK Putri, Ika Suyarti; Wahyuningsih, Wahyuningsih; Winarsih, Eni
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i1.20393

Abstract

Variasi bahasa slang pada tuturan akun @cursedkidd di media sosial Twitter menunjukkan cerminan daya kreativitas dan keinginan untuk mengekspresikan sesuatu dengan cara yang unik dan menarik. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna variasi bahasa slang pada tuturan akun @cursedkidd dengan tinjauan sosiolinguistik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber utama data penelitiannya, yaitu tuturan akun @cursedkidd periode Januari–Desember 2022. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui metode baca, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 140 data bahasa slang dengan kategori bentuk kata dasar (11 data), kata turunan (81 data), frasa (18 data), dan kalimat (30 data). Dari 140 data dapat diidentifikasi ke dalam 13 fungsi, yakni untuk (1) bersenang-senang atau kejenakaan (20 data), (2) menampilkan atau memamerkan diri (5 data), (3) tampil beda (36 data), (4) keindahan (3 data), (5) menarik perhatian (2 data), (6) melepaskan diri dari kata-kata klise (2 data), (7) memperkaya bahasa atau kosakata (17 data), (8) agar padat dan konkret (60 data), (9a) memperhalus penolakan agar tidak melukai perasaan (2 data) (9b) mengurangi keseriusan yang berlebihan dalam percakapan atau tulisan (4 data), (9c) meringankan tragedi (1 data), (10) mempermudah interaksi sosial (3 data), (11) mendorong keakraban atau kedekatan (2 data), (12) menunjukkan atau membuktikan bukan bagian dari kelompok (3 data), dan (13) kerahasiaan (3 data). Sementara itu, makna bahasa slang dapat diidentifikasi berupa makna denotatif (59 data) dan makna konotatif (81 data).
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM FILM 3 SRIKANDI KARYA IMAN BROTOSENO Riska, Suci Dina; Cahyono, Bambang Eko Hari; Meikayanti, Ermi Adriani
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i1.20398

Abstract

Film bagian dari drama tentu bagian dari karya sastra juga. Bahasa dalam suatu film yang dibuat oleh sutradara tentunya memiliki perbedaan dan menimbulkan pelanggaran prinsip kerja sama dalam berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan pelanggaran prinsip kerja sama dalam maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan. Jenis penelitian termasuk ke dalam penelitian kualitatif. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini ialah sekunder. Instrumen penelitian ini adalah lembar catatan dari simak catat. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak. Validitas data dalam penelitian kualitatif menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data kualitatif bersifat induktif. Hasil penelitian ini berkaitan erat dengan pelanggaran prinsip kerja sama dalam film 3 Srikandi karya Iman Brotoseno. Wujud pelanggaran prinsip kerja sama meliputi pelanggaran maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim relevansi dan dan maksim pelaksanaan. Pelanggaran maksim pelaksanaan berupa informasi yang disampaikan tidak jelas dan kabur dan informasi yang disampaikan mengandung unsur ambigu.
REDUPLIKASI NOMINA PADA BUKU GURU BAHASA INDONESIA SMA/ MA/ SMK/ MAK KELAS XII EDISI REVISI 2018 Fitasari, Saskia; Soleh, Dwi Rohman; Meikayanti, Ermi Adriani
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v11i2.19057

Abstract

Buku guru sebagai salah satu media belajar yang sering diwajibkan digunakan di sekolah terdapat banyak variasi bahasa yang diakibatkan oleh adanya proses morfologi yaitu ditemukan komponen kata nomina dan alat pembentuk reduplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penggunaan reduplikasi seluruh, reduplikasi sebagian, reduplikasi dengan proses pembubuhan afiks, dan reduplikasi dengan perubahan fonem pada buku guru Bahasa Indonesia SMA/ MA/ SMK/ MAK kelas XII edisi revisi 2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi pustaka. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penggunaan reduplikasi seluruh pada buku guru tersebut sebanyak 159 data berupa pengulangan bentuk dasar secara keseluruhan; 2) Penggunaan reduplikasi sebagian pada buku guru tersebut sebanyak 2 data berupa pengulangan bentuk dasar secara sebagian; 3) Penggunaan reduplikasi dengan proses pembubuhan afiks pada buku tersebut sebanyak 6 data berupa afiks yang banyak digunakan adalah sufiks –an sebanyak 4 data, prefiks ber- sebanyak 1 data, dan konfiks ke-an sebanyak 1 data; 4) Penggunaan reduplikasi dengan perubahan fonem pada buku guru sebanyak 3 data berupa perubahan fonem paling banyak menjadi fonem /a/ yaitu 2 data, pada fonem /o/ ke fonem /a/, pada fonem /i/ ke fonem /a/ sedangkan 1 data pada fonem /a/ ke fonem /i/.
ANALISIS KARAKTERISTIK TOKOH PADA FILM “AIR MATA DI UJUNG SAJADAH” KARYA KEY MANGUNSONG Putri, Syarifah Rachmadina; Dzarna, Dzarna; Citraningrum, Dina Merdeka
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i1.20394

Abstract

Penelitian ini menganalisis karakteristik tokoh utama dalam film “Air Mata di Ujung Sajadah” menggunakan pendekatan teori karakteristik tokoh Edgar V. Roberts. Latar belakang penelitian ini meliputi kebutuhan akan pemahaman yang mendalam terhadap karakter-karakter dalam film sebagai elemen penting dalam pengembangan naratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik tokoh utama dalam film tersebut serta kontribusinya terhadap perkembangan alur cerita. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan intrinsik dan ekstrinsik Roberts. Data yang dianalisis terdiri dari dialog, tindakan, dan respons tokoh utama, serta konteks eksternal seperti pandangan tokoh lain. Hasil penelitian menunjukkan kompleksitas karakter Aqilla, Halimah, Arif, Yumna, dan Baskara dalam menghadapi konflik dan mempengaruhi perkembangan alur cerita. Aqilla menjadi penggerak utama konflik, sementara Halimah memicu konflik dengan tindakannya yang kontroversial. Arif dan Yumna berperan sebagai penyeimbang, sedangkan Baskara merepresentasikan kebahagiaan dan keterikatan emosional yang memengaruhi keputusan akhir Aqilla. Analisis karakteristik tokoh utama juga mengungkapkan perkembangan karakter Aqilla dari sisi baik dan peduli menjadi penuh penderitaan dan kemarahan, hingga akhirnya menerima kebahagiaan Baskara di bawah asuhan orang tua angkatnya. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang kompleksitas karakter dalam film dan kontribusinya terhadap perkembangan alur cerita.
EFIKASI DIRI DAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Wulandari, Lilik; Puspidalia, Yuentie Sova
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i1.20399

Abstract

Efikasi diri dan berpikir tingkat tinggi merupakan dua konsep penting dalam pendidikan yang saling terkait dan berkontribusi terhadap keberhasilan belajar siswa. Oleh karena itu, kepercayaan diri perlu dibangun sejak awal, terutama mulai jenjang sekolah dasar. Siswa dengan efikasi diri yang tinggi cenderung lebih percaya diri dalam menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi bila dibandingkan dengan siswa yang efikasi dirinya kurang. Mereka lebih yakin bahwa mereka dapat menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan ide-ide baru. Artikel ini untuk (1) menguji efikasi diri siswa sekolah dasar; (2) menguji kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar; dan (3) menjelaskan hubungan efikasi diri dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Untuk mengetahui hasilnya, digunakan pendekatan kuantitatif jenis ex post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes. Sampel diambil dengan teknik sampling jenuh dengan responden seluruh siswa kelas V SDN Sampung 2, Magetan sebanyak 12 orang. Data dianalisis dengan teknik Uji Korelasi Product Moment Pearson. Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan antara efikasi diri dan berpikir tingkat tinggi siswa kelas V dalam pembelajaran. Bahasa Indonesia. Semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula tingkat berpikir seseorang.
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS ANEKDOT PADA MAHASISWA MANAJEMEN KELAS 3F UNIVERSITAS PGRI MADIUN Rizaldy, Dedy Richi; Hapsari, Estuning
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v11i2.19058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pelaksanaan dan kendala pada penerapan model inkuiri pembelajaran teks anekdot pada Mahasiswa Manajemen Kelas 3F Universitas PGRI Madiun. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan pendekatan dalam penelitian kualitatif prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata- kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati dengan metode studi kasus. Sumber primer dalam pengumpulan data ini terdiri dari wawancara dan observasi mahasiswa dan dosen, sedangkan sumber sekunder yaitu kegiatan pembelajaran, hasil penulisan pada pembelajaran menulis teks anekdot. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas yang digunakan dalam penelitain ini adalah triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini diantaranya: 1) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas menggunakan langkah-langkah model pembelajaran inkuiri dengan menyampaikan materi yang sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator pencapaian pembelajaran. 2) Kendala-kendala dalam melaksanakan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran keterampilan  menulis teks anekdot. Berdasarkan hasil penelitian penerapan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran keterampilan menulis teks anekdot yaitu perangkat pembelajaran sudah sesuai dengan kriteria kurikulum merdeka, Mahasiswa lebih aktif, bersemangat dan senang saat proses pembelajaran berlangsung. Walaupun terdapat sedikit kendala dalam perbendaharaan kata Mahasiswa yang rendah namun dapat diatasi dengan pembiasaan membaca buku yang dilakukan setiap awal pembelajaran. 
TINGKAT EFIKASI DIRI LITERASI DIGITAL MAHASISWA MKU BAHASA INDONESIA DAN KORELASINYA DENGAN LITERASI BACA-TULIS Ardiasri, Aptia; Nindyaningrum, Fitria Wiyarti; Purwantini, Mei; Dianastiti, Firstya Evi
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21459

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat efikasi diri mahasiswa terhadap literasi digital dan memaparkan hasil kajian pustaka tentang korelasi literasi digital dengan literasi baca-tulis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh dari jawaban responden, yaitu (1) secara umum menunjukkan tren positif tingkat efikasi diri mahasiswa terhadap inklusi digital, (2) mahasiswa dengan efikasi diri yang tinggi memiliki akses yang lebih baik terhadap teknologi digital dan keterampilan yang lebih baik dalam penggunaannya, dan (3) faktor-faktor seperti dukungan sosial dan pengalaman sebelumnya dengan teknologi juga memengaruhi inklusi digital. Tren ini menunjukkan bahwa peningkatan efikasi diri mahasiswa dapat berdampak positif terhadap inklusi digital. Dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi, mahasiswa lebih mungkin untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi dalam studi dan kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesuksesan akademis dan profesional mereka di era digital.