cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23016078     EISSN : 2579471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
PELANGGARAN KESANTUNAN BERBAHASA DALAM ACARA TALKPOD Mardiyah, Dorafatunisa; Anggraeni, Astri Widyaruli; Dzarna, Dzarna
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21540

Abstract

Penelitian ini menganalisis tuturan yang melanggar prinsip kesantunan berbahasa dalam acara talkshow pada kanal youtube TALKPOD. Tujuan penelitian bermaksud mendeskripsikan jenis-jenis pelanggaran berbahasa, bentuk serta fungsi pelanggaran berbahasa yang terjadi dalam acara talkshow dalam kanal youtube TALKPOD. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari beberapa video TALKPOD, dengan subjek berupa tuturan yang melanggar kesantunan berbahasa yang ada dalam acara TALKPOD berbentuk transkip percakapan. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak, catat dan transkip data. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan saat proses pengumpulan data berlangsung sebelum mendeskripsikan temuan data yang diperoleh dengan keadaan sebenar-benarnya. Penelitian ini mengacu pada teori kesantunan oleh Leech Geoffrey yang terdiri dari 6 maksim. Hasil penelitian ditemukan beberapa pelanggaran pada video dalam acara TALKPOD di antaranya; a) maksim kearifan, b) maksim kedermawanan, c) maksim penghargaan, d) maksim permufakatan, e) maksim kesimpatian. penelitian ini memberikan pemahaman mendalam terkait pelanggaran kesantunan berbahasa yang terjadi dalam interaksi acara talkshow di kanal youtube TALKPOD.
KAJIAN EKOKRITIK DALAM CERPEN TAMAN BERMAIN KARYA ALIT WAHYUNI TERBITAN KOMPAS EDISI OKTOBER 2024 Alfian, Muhammad; Sari, Ratna Intan; Safitri, Ruli Nur
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21578

Abstract

Penelitian Isu lingkungan terutama perubahan iklim dan penurunan keanekaragaman hayati, semakin mendesak dan mempengaruhi keberlangsungan hidup di Bumi. Karya sastra, seperti The Overstory oleh Richard Powers, berfungsi sebagai media untuk menyuarakan kekhawatiran ini dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam. Dalam konteks ini, ekokritik menjadi pendekatan yang relevan untuk menganalisis cerpen Taman Bermain, yang menggambarkan hubungan kompleks antara manusia dan lingkungan. Analisis ini menunjukkan bagaimana narasi dalam cerpen mencerminkan kondisi ekologis dan sosial yang lebih luas, serta dampak negatif urbanisasi terhadap alam. Taman dalam cerita tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga simbol kenangan dan kehilangan, mencerminkan perjalanan emosional karakter. Dengan pendekatan ekokritik, cerpen ini mengajak pembaca untuk mempertimbangkan tanggung jawab mereka terhadap alam dan menyoroti ketidakadilan ekologis. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui analisis isi. Langkah awal yang dilakukan dalam pengumpulan data adalah menyimak langsung cerpen Taman Bermain dengan teliti untuk dapat membaca tanda atau simbol yang berkaitan dengan lingkungan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengatur urutan data dari yang telah dikategorikan. Kemudian, mengumpulkan data menjadi satu pola dan satuan uraian dasar untuk dikembangkan menjadi kategorisasi data dan sintesiasi data. Lebih lanjut, dilakukan kondensasi data dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan berdasarkan rumusan masalah dan hasil penelitian. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, cerpen Taman Bermain karya Alit Wahyuni memuat data : kesadaran mencintai lingkungan, keputusasaan merawat tanaman, mulai langkanya spesies tertentu di lingkungan sekitar, dan degradasi cinta lingkungan.
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL HABIBIE & AINUN KARYA BACHRUDDIN JUSUF HABIBIE Faisal, Moh Nafis; Dzarna, Dzarna; Susetyo, Agus Milu
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21610

Abstract

Kritik sosial merupakan suatu penyimpangan dalam menilai atau mempertimbangkan suatu hal sehubungan dengan tatanan nilai yang selama ini diterapkan dalam masyarakat. Munculnya kritik sosial karena adanya pelanggaran dan penyimpangan terhadap nilai-nilai yang ada di masyarakat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mendiskripsikan kritik sosial terhadap kemiskinan dalam novel Habibie & Ainun karya Bacharuddin Jusuf Habibie, mendeskripsikan kritik sosial terhadap kejahatan dalam novel Habibie & Ainun karya Bacharuddin Jusuf Habibie, dan mendeskripsikan kritik sosial terhadap birokrasi dalam novel Habibie & Ainun karya Bacharuddin Jusuf Habibie. Penelitian semacam ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang jelas subjektif. Novel Habibie & Ainun karya Bacharuddin Jusuf Habibie dijadikan sebagai sumber data. Paragraf dan dialog yang menggambarkan kritik sosial terhadap kemiskinan, kejahatan, dan birokrasi menyertai data penelitian. Teknik reduksi data digunakan dalam metode pengumpulan data. Mempersiapkan lembar pengumpulan, memilih data, memberikan deskripsi, dan menarik kesimpulan merupakan empat tahapan yang dilakukan dalam pengumpulan. Tiga langkah yang digunakan peneliti untuk menganalisis data adalah mengelompokkan, mendeskripsikan, dan menarik kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa novel Habibie & Ainun karya Bacharuddin Jusuf Habibie ditemukan pada tahun 73 catatan. Data yang ditemukan antara lain 10 data kritik sosial terhadap kemiskinan, 15 data kritik sosial terhadap kejahatan, dan 49 data kritik sosial terhadap birokrasi. Berdasarkan temuan tersebut, novel Selamat Tinggal karya Tere Liye memberikan pemahaman kepada pembaca bahwa dalam novel Habibie & Ainun karya Bacharuddin Jusuf Habibie, penulis Bacharuddin Jusuf Habibie mengkritisi mengenai kemiskinan dalam kehidupan pribadinya saat meniti karir di Eropa. Kritik ini diungkapkan melalui ucapan dan dialog antar tokoh. Penulis juga mengkritisi kejahatan yang dilakukan pada masa reformasi dan kekacauan birokrasi. Kajian ini memberikan pemahaman kepada pembaca tentang aspek-aspek masyarakat yang penulis fokuskan pada tindak pidana reformasi birokrasi dan korupsi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA DIGITAL WORDWALL PADA PEMBELAJARAN SURAT RESMI DAN PRIBADI DI KELAS VIID SMP NEGRI 9 JEMBER Indriamawati, Sugaloh; Dzarna , Dzarna; Maryati
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21612

Abstract

Diterapkanya kurikulum Merdeka di Indonesia mengakibatkan seorang guru harus lebih inovatik dalam mempersiapkan media pembelajaran yang akan diaplikasi kan pada saat melaksanakan pembelajaran di kelas. Selain itu media pembelajaran yang digunakan oleh seorang pendidik ketika melaksanakan pembelajaran tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini meneliti tentang peningkatan hasil pembelajaran yang sudah dilaksanakan oleh peserta didik kelas 7D di sekolah SMP Negri 9 Jember dengan memanfaatkan media digital berbasis online berupa web wordwall. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), sehingga memperoleh Kesimpulan bahwa media pembelajaran yang digunakan oleh guru memperoleh kenaikan yang sigifikan dalam setiap siklus nya. Jika dilihat dari rata-rata hasil belajar peserta pada siklus pertama memperoleh nilai rata-rata 69,4 pada pra siklus, 80,9 pada siklus ke-1, dan 81,2 pada siklus kedua. Kemudian untuk presentase setiap siklusnya mendapatkan hasil 44% pada pra siklus, 69% pada siklus ke-1, dan 75% pada siklus ke-2. Sehingga media pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu berupa media digital berbasis web wordwall berhasil diaplikasikan kepada peserta didik, karena mengalami kenaikan hasil belajar pada setiap siklusnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DRAMA DENGAN TEKNIK PEMODELAN PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 MADIUN Sari, Novi Puspita; Cahyono, Bambang Eko Hari; Sriatin
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan kemampuan menulis teks drama siswa kelas XI SMA Negeri 1 Madiun menggunakan teknik pemodelan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa teknik pemodelan dapat meningkatkan kemampuan menulis teks drama siswa kelas XI SMA Negeri 1 Madiun. Siklus pertama nilai rata-rata siswa 72,4 dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran 75. Selanjutnya, dilaksanakan tindakan siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79,8. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan teknik pemodelan telah berhasil meningkatkan kemampuan menulis teks drama pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Madiun.
TINDAK TUTUR PADA JARGON KAMPANYE DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA BALIHO CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KABUPATEN BLITAR TAHUN 2024 Iriana, Oktavia Era; Martutik; Susanto, Gatut
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21614

Abstract

Bahasa dalam konteks politik menggunakan tindak tutur yang khas karena bertujuan untuk mempersuasi atau memengaruhi pemikiran masyarakat yang dituju untuk mendukung pasangan calon pemimpin memperoleh kemenangan. Pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang mampu menelaah penggunaan tindak tutur berdasarkan konteks dalam komunikasi termasuk pada ranah politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang membahas mengenai penggunaan tindak tutur dan jargon pada ranah politik meliputi pemanfaatan konteks sosial budaya. Teori yang digunakan dalam artikel ini menggunakan teori tindak tutur Searle dan ditemukan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan tindak tutur pada jargon kampanye baliho Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Blitar pada tahun 2024 meliputi konteks sosial dan budaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan-kumpulan baliho kampanye politik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blitar pada tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baliho kampanye calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Blitar pada tahun 2024 menggunakan tindak tutur asertif, direktif dan ekspresif. Selain itu, tuturan pada baliho menggunakan konteks jargon sosial budaya masyarakat setempat yang bertujuan untuk membentuk citra positif sehingga mampu membujuk calon pemilih.
PEMANFAATAN VIDEO UNTUK PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENDENGAR BAHASA TIONGHOA DI PROGRAM STUDI BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA Suciwati, Lilik; Shuiqing, Zhu
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v12i2.21835

Abstract

Media video saat ini telah banyak dimanfaatkan untuk mengajar Bahasa Tionghoa, termasuk dalam kelas “Keterampilang Mendengar Bahasa Tionghoa”. Permasalahan yang sering dihadap pengajar adalah sangat banyaknya pilihan sumber video, namun tidak ada metode pemanfaatan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi media video yang sesuai untuk mata kuliah “Keterampilan Mendengar IV” di Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra, (2) mengembangkan metode pemanfaatan video yang efektif dalam kelas “Keterampilan Mendengar IV”, (3) mengetahui pengaruh pemanfaatan media video terhadap keterampilan mendengar Bahasa Tionghoa. Penelitian dilaksanakan dengan tahap-tahap: (1) pengembangan rencana pembelajaran dengan memanfaatkan media video, (2) pemilihan media video dari internet berdasarkan kriteria dari studi literatur, (3) memvalidasi video yang terpilih baik dari segi materi maupun kualitas, (4) melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Tahapan ini sejalan dengan model perencanaan pengajaran ASSURE. Pengaruh pembelajaran terhadap peningkatan keterampilan mendengar diperoleh dari pre and post test. Hasil observasi dan kuesioner menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran dengan media video membuat kelas menarik. Meskipun demikian hasil pre dan post test secara statistik tidak menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara keterampilan mendengar sebelum dan sesudah pembelajaran. Tidak adanya perbedaan ini bisa jadi karena durasi pembelajaran yang masih kurang untuk dapat meningkatkan keterampilan mendengar secara signifikan.
Derivasi Denomina Bahasa Jawa Dialek Surabaya Dhika, Dhika Puspitasari; Rangga, Rangga Agnibaya
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 2 (2025): Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v13i2.22803

Abstract

Penelitian yang berjudul “Derivasi Denomina Bahasa Jawa Dialek Surabaya” memiliki dua tujuan. Pertama, mendeskripsikan bentuk afiks derivasi denomina bahasa jawa dialek Surabaya. Kedua, mendeskripsikan fungsi afiks derivasi denomina bahasa Jawa dialek Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Dengan metode ini peneliti mencoba memberikan sebagaimana adanya struktur bahasa Jawa dialek Surabaya, dalam hal ini mengenai sistem derivasinya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik simak libat cakap. Data dalam penelitian ini diambil dari hasil percakapan antara penutur asli bahasa Jawa dialek Surabaya yang terdapat di lingkungan Universitas Airlangga Surabaya dan masyarakat yang terdapat di kelurahan Gubeng Airlangga Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa afiks derivasi denomina bahasa Jawa dialek Surabaya yaitu prefiks {N-}, prefiks {di-}, prefiks {ke-}, prefiks {tak-}, sufiks {-na}, sufiks {-ana}, konfiks {di-...-i}, konfiks {m-...-i}, dan konfiks {di-...-na}. Afiks-afiks tersebut memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai pembentuk kata kerja aktif, kata kerja pasif, dan pokok kata. Kata Kunci: derivasi denomina, bahasa Jawa, dialek Surabaya
Strategi Pembelajaran Membaca Kritis Di Era Disinformasi Alifarose
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 13 No. 2 (2025): Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/widyabastra.v13i2.23069

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran membaca kritis yang diterapkan oleh guru dalam menghadapi tantangan informasi palsu dan disinformasi di era digital. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa di jenjang SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi seperti analisis teks berita, diskusi kelompok, pemanfaatan alat verifikasi digital, serta pembelajaran berbasis masalah dan proyek. Strategi-strategi ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami, mengevaluasi, dan memverifikasi informasi. Namun, beberapa kendala seperti rendahnya kemampuan literasi dasar, keterbatasan akses teknologi, serta kurangnya dukungan kebijakan masih menjadi tantangan dalam implementasinya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, guru, dan pembuat kebijakan untuk memperkuat pembelajaran literasi kritis sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan abad 21. Kata Kunci: Membaca kritis, disinformasi, strategi pembelajaran, literasi digital