cover
Contact Name
Reza Pustika
Contact Email
reza.pustika@dkv.itera.ac.id
Phone
+6285222332523
Journal Mail Official
padilagawdy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gunung Sari RT.03 No. 82, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Education and Instruction (JOEAI)
ISSN : -     EISSN : 27152480     DOI : https://doi.org/10.31539/joeai.v8i2.14817
Development: defining design specification to specific form, such as developing learning materials through learning materials, handout, learning tools including audio, visual, audiovisual. Equipment: empowering the process and learning source to achieve learning objective. Evaluation: starting from problem analysis as early crucial steps in development and evaluation of learning content because the objectives and obstacles are clarified during this process.
Articles 427 Documents
Modernisasi Pendidikan Islam dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Indonesia pada Abad 21 Sutarto, Sutarto
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 6 No 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i2.7711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep modernisasi pendidikan Islam, kualitas pendidikan Islam di abad 21, dan keterkaitan modernisasi pendidikan Islam dengan kualitas pendidikan Islam di Indonesia pada abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Penelitian ini membahas dan menganalisis suatu tema dengan menggunakan data yang bersumber dari literatur ilmiah berupa buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan konten analisis dan analisis komparatif kemudian ditarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi dalam pendidikan Islam berimplikasi terhadap kualitas pendidikan Islam di Indonesia pada abad ke-21. Dengan modernisasi pendidikan Islam, terjadi pengembangan kurikulum, upaya peningkatan kualitas guru, mutu pembelajaran, dan fasilitas pendidikan. Pengembangan pengelolaan sistem pendidikan Islam sejalan dengan tuntutan perkembangan abad ke-21 juga manjadi dasar utama dalam modernisasi pendidikan Islam di Indonesia.
Penilaian Durasi Waktu Pelaksanaan Uji Kompetensi di LSP_P1 Universitas Pasundan Bandung (Studi Kasus Ujikom di FISIP Unpas) Erwin Maulana Pribadi; Chevy Herli Sumerly
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.7760

Abstract

Uji Kompetensi yang kemudian sering disebut sebagai ‘Ujikom’adalah Uji kompetensi bagi peserta yang ingin mendapatkan Sertifikat Kompetensi Profesi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), yang terlisensi oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Uji Kompetensi yang dilaksanakan di Perguruan Tinggi dapat dilaksanakan oleh LSP-P1 yang digunakan untuk keperluan Perguruan Tinggi tersebut. Durasi pelaksanaan asesmen tidak sama satu dengan lainnya, sehingga sering terjadi disparitas penyelesaian waktu uji yang sangat lebar atau bervariasi, diantaranya perbedaan tingkat Komptensi setiap peserta uji kompetensi. Diperlukan premises untuk mengukur Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang akan disandingkan dengan butir- butir Elemen Kompetensi dalam Skema Kompetensi dalam pelaksanaan Asesmen/Ujian (Ujikom). Pelaksanaan Ujikom dilakukan pada Prodi Administrasi Publik dan Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (FISIP) Unpas terhadap 244 mahasiswa, menggunakan metode Pengukuran Waktu Baku dan (Time Study) dan Pengukuran Optimalisasi Beban kerja Asesor dengan menggunakan Optimum Workload Analysis. Hasil perhitungan durasi Waktu Baku pelaksanaan Ujikom per skema kompetensi di FISIP yang dilaksanakan pada Februari-Maret 2023 diperoleh Waktu Baku Uji selama 54 menit, jika mengacu pada proses pelaksanaan Ujikom sesuai kepatutan sebuah Uji Kompetensi dan Optimum Workload Analysis terhadap para asesi maupun asesornya , berkisar antara 2 hingga 3 jam. Kata Kunci: Uji Kompetensi, Pengukuran, LSP
Pengaruh Kreativitas dan Minat Belajar Siswa terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Pon-Pes Hidayatullah Kota Bengkulu Tahun Ajaran 2023-2024 Sawaludin Rahman
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.7784

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh kreativitas terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran PAI di kelas X, XI dan XII SMA Pon-Pes HidayatullahKota Bengkulu. 2) Untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelaarann PAI di kelas X, XI dan XII SMA Pon-Pes HidayatullahKota Bengkulu. 3) Untuk mengetahui pengaruh kreativitas dan minat belajar terhadap hasil belajar siswa pada pada mata pelaarann PAI di kelas X, XI dan XII SMA Pon-Pes Hidayatullah Kota Bengkulu. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini adalah 1). Terdapat pengaruh yang signifikan antara kreativitas terhadap hasil belajar sebesar 2,053 dengan tingkat pengaruhnya sebesar 27,5%. 2). Terdapat pengaruh yang signifikan antara minat belajar terhadap hasil belajar sebesar 2,862 dengan tingkat pengaruhnya sebesar 33,2%. 3). Terdapat pengaruh yang signifikan antara kreativitas dan minat belajar terhadap hasil belajar sebesar 13,600 dengan tingkat pengaruhnya sebesar 39,3%.
Problematika Guru PAI dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA N 3 Kota Bengkulu Fekri Antoni
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.7812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Bagaimana problematika guru PAI dalam implementasi kurikulum merdeka di SMAN 3 Kota Bengkulu? 2). Bagaimana solusi dalam mengatasi problematika implementasi kurikulum merdeka dalam mata pelajaran pendidikan agama islam di SMAN 3 Kota Bengkulu?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru pendidikan agama islam dan wakil kepala sekolah bagian kurikulum. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles dan huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa 1). Problematika guru PAI dalam implementasi kurikulum merdeka di SMAN 3 Kota Bengkulu. Pertama, problematika pada perencanaan pembelajaran yaitu guru PAI kesulitan dalam menganalisa capaian pembelajaran, mengubahnya menjadi tujuan pembelajaran dan menyusun alur tujuan pembelajran, serta kesulitan dalam mengembangkannya menjadi modul ajar. Kedua, problematika yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran ialah, guru PAI kesulitan dalam mengubah mindset atau kebiasaan lama dalam proses pembelajaran, serta kesulitan dalam memahami konsep kurikulum merdeka dan menerapkan pembelajaran yang sesuai. Ketiga, problematika yang terjadi dalam evaluasi pembelajaran yaitu guru PAI kesulitan dalam menentukan asesmen yang tepat sesuai tujuan pembelajaran. 2). Solusi yang dilakukan guru pendidikan agama islam untuk mengatasi problematika implementasi kurikulum merdeka di SMAN 3 Kota Bengkulu yaitu dengan mengikuti pelatihan, sosialisasi, yang diadakan oleh pihak sekolah maupun dinas pendidikan, sharing sesama pendidik, dan belajar mandiri.
Implementasi Pembelajaran Tadzkirah dalam Penanaman Nilai-Nilai Kejujuran dan Kedisiplinan Siswa pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 131 Seluma Nurul Wahidatur Rahmah
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.7837

Abstract

Fokus sosial permasalahan pada penelitian ini 1) nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan siswa masih kurang baik ditandai dengan masih terlihat beberapa siswa di SD 131 Kabupaten Seluma yang masih menunjukkan perilaku tidak jujur saat misalnya disaat ujian, pura-pura sakit, tidak membayar saat jajan di kantin, pamit izin ke kamar mandi padahal jajan di kantin, terlambat masuk kelas, membuang sampah di dalam ruang kelas, tidak mengerjakan PR dan lain-lain, 2) belum terlihat strategi-strategi khusus dalam pembelajaran yang dilakukan guru terutama nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan siswa, 3) proses pembelajaran yang berlangsung masih terlihat cenderung fokus pada hasil belajar koqnitif siswa saja, belum banyak menyelipkan konsep-konsep nilai-nilai kedisiplinan dan kejujuran yang dapat diterapkan dalam keseharian siswa. Adapun tujuan dari penelitian ini meliputi 1) untuk mengetahui implementasi Pembelajaran Tadzkirah dalam pembinaan dan penanaman nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan siswa yang dilakukan di SDN 131 Kabupaten Seluma, 2) untuk mengetahui penanaman nilai-nilai kejujuran siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 131 Kabupaten Seluma, 3) untuk mengetahui penanaman nilai-nilai kedisiplinan siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 131 Kabupaten Seluma, dan 4) untuk mengetahui hambatan dan solusi pembelajaran PAI dalam pembentukan nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan siswa di SDN 131 Kabupaten Seluma. Jenis penelitian pada penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan penelitian kualitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan purposive sampling untuk menentukan subyek penelitian. Subyek dalam penelitian ini penulis sendiri dan informannya ialah guru Pendidikan Agama Islam, Kepala sekolah, siswa SD Negeri 131 Seluma.Temuan dalam penelitian ini yaitu 1) implementasi pembelajaran tadzkirah dalam mengembangkan nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yakni dengan dibiasakan untuk berdo’a baik dalam memulai ataupun mengakhiri kegiatan belajar, dalam hal ini guru memberikan pelajaran atau teladan pada siswa sehingga mereka mampu bersikap sesuai dengan yang diharapkan yang kemudian di terapkan pada kehidupan sehari-hari. Kemudian guru memberikan dorongan atau motivasi, hal ini diharapkan membantu dalam membangun moral siswa, sehingga mereka bersemangat dan bergairah dalam mengikuti pelajaran, 2) dalam pembinaan nilai-nilai kejujuran siswa di SDN 131 Seluma, guru selalu memberikan nasehat dan peringatan untuk siswa tidak melakukan tindakan-tindak tidak jujur atau curang serta tidak disiplin yang mengakibatkan siswa untuk mendapatkan hukuman dari guru, seperti sebelum ujian guru sudah memberikan arahan untuk tidak mencontek dengan teman, akan tetapi siswa tidak menerapkannya dan melanggarnya walaupun tidak melihat semua jawaban temannya, siswa diberikan tugas namun tidak mengerjakannya tepat waktu, terlambat masuk kelas, 3) hambatan dan solusi dalam penerapan pembelajaran tadzkirah pada pembinaan nilai-nilai kejujuran dan kedisiplinan siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam SDN 131 Seluma. Ada banyak hambatan yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam penerapan pembelajaran tadzkirah, karena memang tidak ada siswa yang memiliki kecerdasan yang sama dan juga minat yang sama, sehingga hal ini menghambat guru dalam menerapkan pembelajaran tadzkirah ini. Adapun solusi dari hambatan-hambatan tersebut yakni guru harus lebih kreatif dalam menggunakan dan menerapkan suatu model pembelajaran untuk mencapai tujuan yang di inginkan.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Lectora Inspire Meningkatkan Hasil Mandarin HSK 3 Efendi, Chandra; Gulo, Fakhili; Raharjo, Makmum
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 6 No 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i2.7866

Abstract

Mandarin berkembang pesat beberapa tahun ini, terutama setelah HSK (汉语水平考试 hàn yǔ shuǐ pínɡ kǎo shì) yang merupakan tes mengukur kemahiran berbahasa mandarin bagi para penutur asing di luncurkan (Julie Yu-Wen Chen, 2022). Sejak diluncurkan tahun 1980, Ujian Standarisasi HSK yang diperuntukan bagi penutur asing memiliki 6 level dimulai dari level dasar yaitu HSK 1 dan HSK 2 , Level menengah HSK 3 dan HSK 4 serta Level tinggi HSK 5 dan HSk 6. HSK 3 yang tergolong tingkat menengah merupakan titik awal kesulitan pembelajarn bagi siswa asing dimana penggunaan bantuan pelafalan mulai dihilangkan. Penelitian akan berfokus kepada analisis kebutuhan dalam proses melakukan pengembangan multimedia interaktif menggunakan aplikasi Lectora Inspire dengan harapan nantinya akan meningkatkan hasil test HSK 3 siswa yang selama ini belajar untuk menempuh test HSK 3. Kemampuan dan kefasihan guru dalam penggunaan peralatan multimedia dan proses pemmbelajaran yang digunakan selama ini berbasis multimedia merupakan fondasi kuat dalam pengembangan produk ke depannya. Kebutuhan siswa yang terbantu pemahamannya dalam pembelajaran HSK 3 menggunakan multimedia interaktif serta meningkatnya motivasi siswa dalam pembelajaran yang menyatakan dengan adanya multimedia interaktif membuat proses pembelajaran lebih menarik dan lebih mudah merupakan motivasi kuat dalam proses pengembangan materi pembelajaran HSK berbasis multimedia interaktif.
Keterampilan Kolaboratif Peserta Didik : Systematic Literature Review (SLR) Astiswijaya, Nike; Juandi, Dadang
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 6 No 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i2.7948

Abstract

Kemampuan kolaboratif merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika yang penting untuk dicapai dicapai oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penelitian kemampuan kolaboratif peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi yang dilaksanakan pada periode 2014-2023. Metode yang digunakan adalah Sistematika Literature Review (SLR) pada seluruh artikel yang terindeks di Scopus. Strategi pencarian disesuaikan dengan kriteria seleksi dan menggunakan protokol PRISMA sebagai panduan untuk instrumen penelitian. Dari hasil analisis, maka didapatkan 12 artikel untuk dianalisis bibliometric. Variabel yang terlibat dalam penelitian ini adalah tahun publikasi, pengindeks jurnal, metode penelitian, jenjang Pendidikan, lokasi penelitian, pendekatan/model pembelajaran, dan hasil penelitian pada kemampuan kolaboratif. Seluruh data yang diperoleh disajikan secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penelitian yang berkaitan dengan kemampuan kolaboratif peserta didik paling banyak diterbitkan pada tahun 2020 dan 2022 dengan indeks paling banyak terindeks Scopus dan Q1. Penelitian-penelitian tersebut paling banyak dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Mayoritas penelitian dilakukan di bangku sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Pembelajaran juga didominasi di Jawa. Untuk pembelajaran yang digunakan dalam meningkatkan kemampuan kolaboratif, Sebagian besar menggunakan pembelajaran STEM, kolaboratif, serta kooperatif. Penelitian tentang kemampuan kolaboratif masih sangat diperlukan diteliti di masa depan, khususnya terkait dengan proses pembelajaran dan penilaian, pengembangan kurikulum yang mendukung kemampuan kolaboratif, serta keterlibatan guru, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kemampuan kolaboratif peserta didik.
Strategi Pengembangan Materi Layanan BK untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pelayanan Bimbingan Konseling (Studi Kasus di SMPIT Annida' Lubuklinggau) Seprianto Seprianto; Hartini Hartini; Fadila Fadila; Dina Hajja Ristianti; Syamsul Rizal
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.7964

Abstract

Strategi Pengembangan Materi Layanan BK untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pelayanan Bimbingan Konseling (Studi kasus di SMPIT Annida' Lubuklinggau)The Independent Curriculum has become a primary focus in the development of the education system in Indonesia. Emphasizing the strengthening of creativity, innovation, and character aspects, the Independent Curriculum aims to prepare students to face global challenges. This research aims to identify and develop effective strategies for developing counseling services materials that support the implementation of the Independent Curriculum at SMPIT Annida' Lubuklinggau. The Independent Curriculum is the main focus in the development of the education system in Indonesia, with the goal of preparing students to face global challenges and shape a highly competent, independent, and competitive younger generation. This study uses a qualitative approach with a case study at SMPIT Annida' Lubuklinggau. The research results indicate that the strategy for developing counseling services materials at this school begins with initiation by school leaders, involving key stakeholders. The socialization process of the Independent Curriculum is carried out gradually, both within the school and to the general public through social media. The strategies implemented include the development of Higher-Order Thinking Skills (HOTS), strengthening character education, the preparation of a one-page Counseling Service Implementation Plan (RPL), and the enhancement of Information Computer and Technology (ICT) competence by counseling teachers. These strategies reflect the school's commitment to developing an inclusive and participatory approach to support the implementation of the Independent Curriculum. In conclusion, this research provides valuable contributions to addressing issues and challenges in counseling services, bridging the gap between the vision of the Independent Curriculum and day-to-day educational practices in the field. Effective and innovative development strategies for counseling services materials can be a crucial step in preparing the younger generation to face the increasingly complex and diverse demands of the future.
Analisis Implementasi Pembelajaran Berbasis Project-Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa MI Ma’arif Bego Kharisma Lujeng Lestari; Andi Prastowo
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.8094

Abstract

Literasi merupakan seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, Literasi tidak bisa di lepaskan dari kemampuan berbahasa. Berbagai inovasi model pembelajaran dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar literasi anak. Model pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman penerapan sekaligus mempelajari suatu kegiatan pembelajaran adalah model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Adapun keterampilan Literasi pada siswa MI Maarif yaitu dalam mengerjakan suatu proyek anak dapat menerima penjelasan dari guru dan dapat mengunggkapkan atau menanyakan apa saja yang belum anak pahami. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penekanan pembelajaran terletak pada aktivitas anak untuk memecahkan masalah dengan menerapkan keterampilan membuat, menciptakan, sampai dengan mengkomunikasikan hasil pembelajaran berdasarkan pengalaman yang nyata dan dilakukan oleh anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran PJBL dalam peningkatan keterampilan literasi siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran PJBL untuk meningkatan keterampilan siswa sudah dilakukan dengan cukup baik.
Pengembangan Sistem Informasi Akademik STKIP Yayasan Abdi Pendidikan Payakumbuh Yahya Yahya; Sri Mures Walef; Rafikah Bestri
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.8122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah sistem informasi Akademik (SIADAK). Sistem dapat diakses admin, prodi, dosen dan mahasiswa untuk semua yang berhubungan dengan akademik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan waterfall. Waterfall mempunyai tahapan pengembangan yaitu communication, planning, modeling, construction dan deployment. Metode pengumpulan data pada penelitian ini terbagi menjadi beberapa metode yang digunakan untuk mengetahui atau mendapatkan gambaran tentang masalah yang terjadi di peguruan Tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan literature. Instrumen penelitian yang digunakan untuk menguji kelayakan dari sistem. Data dianalisis dan diperoleh data dari Ahli informasi sbesar 91,89%, Ahli Subtansi 86,3% dan Mahasiswa 90,71. Dengan rata rata akhir 89,6%. Simpulan, sistem Informasi Akademik (SIADAK) STKIP Yayasan Abdi Pendidikan layak untuk digunakan.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 6 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 5 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 4 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 3 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 2 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 8 No 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 6 No 2 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 6 No 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 5 No 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 5 No 1 (2022): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 4 No 2 (2021): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 4 No 1 (2021): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 3 No 2 (2020): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 3 No 1 (2020): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 2 No 2 (2019): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 2 No 1 (2019): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 1 No 2 (2018): JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol 1 No 1 (2018): JOEAI (Journal of Education and Instruction) More Issue