cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS KELAYAKAN USAHA OLAHAN BUAH MANGGA DÉNGKAK (Studi Kasus pada Usaha Olahan Buah Mangga Déngkak di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis) Jilaluloh, Jilaluloh; Sudrajat, Sudrajat; Kurniawati, Tiktiek
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17709

Abstract

JILALULOH. 2024. Analisis Kelayakan Usaha Olahan Buah Mangga Déngkak (Studi Kasus pada Usaha Olahan Buah Mangga Déngkak di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis) dibawah bimbingan SUDRAJAT dan TIKTIEK KURNIAWATI. Penelitian ini dilatar belakangi adanya potensi usaha pengolahan Buah Mangga Déngkak yang dimiliki oleh seorang pengusaha yaitu Bapak Aris di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Namun, dari hasil wawancara ada ketidakjelasan dari pengusaha mengenai biaya yang dikeluarkan, penerimaan yang didapat dan keuntungan bersih yang dapat diperoleh dari usaha ini. Sehingga, pengusaha tidak mengetahui tentang kelayakan usaha tersebut. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan serta kelayakan usaha yang dilakukan pada Usaha Olahan  Buah Mangga Déngkak di Desa Selacai Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 sampai dengan Desember 2023 dengan menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis keuntungan dan analisis kelayakan usaha dengan menggunakan R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 550,098.22, pendapatan mencapai Rp. 1,200,000,-, dengan keuntungan sebesar Rp. 649,901.78, dan R/C adalah 2.18. Nilai R/C yang lebih besar dari 1 menandakan usaha tersebut layak dan menguntungkan. Kata Kunci: Biaya, Penerimaan, Keuntungan,  Usaha Olahan Buah Mangga Déngkak
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN BAWANG MERAH DI DESA GUNUNG AGUNG KECAMATAN SEMENDE DARAT TENGAH KABUPATEN MUARA ENIM Indarti, Indarti; Pusvita, Ema; Septianita, Septianita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18674

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani. Namun, produksi bawang merah menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan lahan, rendahnya adopsi teknologi, dan terbatasnya modal usaha. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi bawang merah di desa tersebut, khususnya variabel luas lahan, tenaga kerja, modal, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 30 orang petani bawang merah yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lahan (p = 0.000), tenaga kerja (p = 0.040), dan modal (p = 0.008) berpengaruh signifikan terhadap produksi. Sebaliknya, teknologi (p = 0.864) tidak berpengaruh signifikan. Nilai R Square sebesar 1.000 menunjukkan bahwa model dapat menjelaskan seluruh variasi dalam produksi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan lahan, efisiensi tenaga kerja, dan akses terhadap modal untuk meningkatkan produksi bawang merah di daerah pegunungan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan lahan secara optimal, efisiensi dalam penggunaan tenaga kerja, serta ketersediaan dan pengelolaan modal usaha merupakan faktor-faktor kunci dalam meningkatkan produksi bawang merah, khususnya di wilayah dataran tinggi. Sementara itu, rendahnya pengaruh teknologi menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas dan aksesibilitas petani terhadap inovasi pertanian agar teknologi dapat berperan lebih efektif dalam peningkatan produktivitas. Dengan demikian, strategi peningkatan produksi di daerah perbukitan perlu difokuskan pada pendekatan berbasis sumber daya lokal yang diperkuat oleh dukungan kebijakan dan pembinaan teknis yang berkelanjutan.Kata kunci: bawang merah, dataran tinggi, lahan, modal, petani, produksi, teknologi
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI KERUPUK KULIT (Studi Kasus Pada Kerupuk Kulit Sapi Barokah di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis) Value Added Analysis and Feasibility of Agroindustry Business of Cowhide Crackers (Case Study on Barokah Cowhide Crackers in Ciamis Village, Ciamis District, Ciamis Regency). Parama, Robby; Rochdiani, Dini; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18140

Abstract

                                     ABSTRAK Strategi pembangunan pertanian yang berwawasan agribisnis pada dasarnya menunjukkan arah bahwa pembangunan agribisnis merupakan suatu upaya penting. dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran sale pisang, besarnya biaya pemasaran dan keuntungan dan efisiensi pemasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, metode penlitian yang digunakan yaitu studi kasus, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder untuk penarikan sampel cara sengaja (purposive sampling) Penentuan responden menggunakan sensus. penentuan sampel lembaga menggunakan snowball sampling.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Agroindustri Sale Pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran  yaitu 3 saluran pemasaran diantaranya.Kata Kunci : Efisiensi Pemasaran, Saluran, Agroindustri, Sale Pisang ABSTRACT The strategy of agricultural development with an agribusiness perspective basically shows the direction that agribusiness development is an important effort. where this study aims to determine the marketing channels of banana sale, the amount of marketing costs and profits and marketing efficiency. The type of research used is descriptive qualitative, the research method used is a case study, while the data collection technique uses primary and secondary data for purposive sampling. Determination of respondents using a census. determination of institutional samples using snowball sampling. Based on the results of the study, it shows that the Banana Sale Agroindustry in Karangpawitan Village, Padaherang District, Pangandaran Regency, namely 3 marketing channels including.Keywords: Marketing Efficiency, Channels, Agroindustry, Banana Sale
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SALE LUMPIA GORENG (Studi Kasus pada Agroindustri Sale Lumpia Goreng Kencana di Dusun Cigamping Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis) Ihsanudin, Ade Juliana Nur; Sujayaa, Dedi Herdiansah; -, Sudradjat -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17833

Abstract

Indonesia memiliki lahan pertanian yang luas dan mendukung budidaya pisang, yang menjadi salah satu komoditas hortikultura dengan prospek bisnis menjanjikan. Pisang dapat diolah menjadi berbagai produk inovatif, salah satunya sale lumpia goreng. Meskipun usaha agroindustri Sale Lumpia Goreng Kencana telah beroperasi selama lima tahun, perkembangan yang signifikan belum tercapai. Maka, penelitian ini dilaksanakan guna: 1) Menganalisis saluran pemasaran produk Sale Lumpia Goreng Kencana, 2) Menilai faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk, dan 3) Menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif untuk usaha ini. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan melewati observasi, wawancara, dan distribusi kuesioner. Hasil penelitian memperlihatkan beberapa hal penting: 1) Saluran pemasaran yang digunakan: Saluran tingkat nol, produk dikirim langsung dari produsen ke konsumen. Saluran tingkat satu, produk dikirim dari produsen ke pengecer sebelum diteruskan ke konsumen. 2) Faktor internal yang mempengaruhi pemasaran: Kekuatan, antara lain harga yang bersaing, rasa yang khas dan alami, pelanggan yang setia, serta kemudahan memperoleh tenaga kerja. Kelemahan, termasuk kemasan yang kurang menarik, peralatan produksi yang belum memadai, promosi yang terbatas, dan kurangnya variasi produk. 3) Faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran: Peluang, seperti permintaan pasar yang tinggi, prospek pengembangan usaha, dan potensi penciptaan lapangan pekerjaan. Ancaman, berupa persaingan dari produk sejenis dengan rasa yang berbeda, kesulitan dalam mendapatkan bahan baku, dan tantangan dalam memahami selera konsumen. Rekomendasi strategi yang diusulkan adalah strategi Strength-Opportunities (SO), yaitu meningkatkan kualitas produk dan memperkuat upaya promosi secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.
PERAN KELOMPOK TANI DALAM UPAYA MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN PETANI (Suatu Kasus pada Kelompok Tani Dukusari di Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis) Mentari, Tias -; -, Sudradjat -; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.16406

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mempunyai pengaruh besar di Indonesia. Indonesia merupakan negara yang subur dan mempunyai lahan pertanian yang luas. Keberadaannya membuat negara ini lebih berpeluang mencari nafkah sebagai petani. Salah satu kelompok yang sangat diperhatikan pemerintah adalah kelompok tani. Kelompok tani dapat dikenal masyarakat melalui sosialisasi atau arahan pemerintah langsung di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kelompok tani membantu petani menjadi mandiri. Dalam penelitian ini, teknik deskriptif kualitatif digunakan. Survei dilakukan pada 109 anggota Kelompok Tani Dukusari di Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis, yang diambil sebagian dengan sampling acak simple sebanyak 32 orang. Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani kategori sedang berperan dalam mewujudkan kemandirian petani.
EKONOMI SIRKULAR DAN KETAHANAN PANGAN: PERAN STRATEGIS PEKARANGAN DALAM PERENCANAAN PERDESAAN PARTISIPATIF Yudha, Eka Purna; Saidah, Zumi; Ernah, Ernah; Dina, Resa Ana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18463

Abstract

Perencanaan perdesaan partisipatif merupakan pendekatan yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya lokal, termasuk pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan ekonomi sirkular. Penelitian ini dilakukan di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, yang menghadapi berbagai permasalahan, seperti pemanfaatan pekarangan yang belum optimal, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengelola lahan, serta meningkatnya volume sampah tanpa sistem pengelolaan yang efektif. Melalui metode Problem Based Learning (PBL), penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi serta menawarkan solusi berbasis partisipasi masyarakat, termasuk edukasi, penyuluhan, serta pendampingan dalam budidaya tanaman pangan dan pengolahan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis partisipatif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus mengurangi limbah melalui pendekatan ekonomi sirkular. Model ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan desa tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan melalui sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Diharapkan, pendekatan ini dapat menjadi model dalam pengembangan desa berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ketahanan pangan dan pengelolaan limbah.Kata kunci: perencanaan partisipatif, ketahanan pangan, pekarangan produktif, ekonomi sirkular
STRATEGI PEMASARAN KERIPIK PAKIS (Studi Kasus pada Agroindustri Keripik Pakis di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran) Rostapaundra, Reyansyah Yusuf; Nurahman, Ivan Sayid; Kurniawati, Tiktiek -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18539

Abstract

Kabupaten Pangandaran merupakan kabupaten yang memiliki kondisi geografis yang beragam, dari pegunungan hingga kawasan pantai. Salah satu kegiatan agroindustri yang dapat dilakukan yaitu dengan mengolah tanaman hortikultura. Tanaman hortikultura yang dimaksud ialah tumbuhan pakis sayur. Usaha agroindustri keripik pakis yang pemasarannya belum optimal, menjadi daya tarik tersendiri untuk dilakukan kajian penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) faktor internal 2) factor eksternal 3) alternatif strategi pada agroindustri keripik pakis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Alat analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Faktor internal untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan. Adapun kekuatan pada agroindustri keripik pakis yaitu keharmonisan antara pemilik dan pekerja, kondisi modal yang relative tercukupi,produk yang berkualitas baik, harga yang murah, sudah memiliki sertifikat halal, kemasan produk yang sudah bagus dan letak usaha yang strategis. Adapun kelemahan pada agroindustri keripik pakis di Desa Selasari yaitu keterbatasan dalam pencatatan keuangan, penggunaan alat produksi yang masih sederhana dan promosi belum maksimal. 2) Faktor eksternal untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman. Adapun peluang pada agroindustri keripik pakis yaitu adanya kredit bagi usaha kecil, pangandaran memiliki tempat wisata yang sering dikunjungi wisatawan sehinggga mampu membangkitkan sektor industri makanan dan minat konsumen tinggi. Adapun ancaman pada agroindustri keripik pakis yaitu harga bahan baku yang semakin meningkat,penawaran pembeli kuat, pasokan bahan baku relatif tidak kontiniu,barang subtitusi tinggi,jaringan pemasaran pesaing lebih luas. 3) Alternatif Strategi yang relevan digunakan pada agroindustri keripik pakis di Desa selasari adalah Strategi S-T yaitu dengan mengupayakan ketersediaan bahan baku secara kontiniu dan melakukan efisiensi dalam biaya produksi.
EFISIENSI PEMASARAN KOPI ARABIKA BUNAR DESA SUKAPADA KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA Ferdiansyah, Ferdi; Isyanto, Agus Yuniawan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17977

Abstract

Efisiensi pemasaran kopi Arabika Bunar di Desa Sukapada, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, diharapkan mampu menciptakan rantai distribusi yang cepat, biaya pemasaran yang rendah, serta peningkatan pendapatan petani secara signifikan. Namun, dalam kenyataannya, pemasaran kopi Arabika di daerah ini masih menghadapi kendala biaya distribusi yang tinggi, panjangnya saluran pemasaran, dan rendahnya daya tawar petani, yang berdampak pada efisiensi pemasaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis efisiensi pemasaran kopi Arabika Bunar di Desa Sukapada Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya.Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis dengan menggunakan analisisefisiensi pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sedangkan teknik pengambilan sampelnya dilakukan menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi Kopi Arabika Bunar terdiri dari 2 saluranyaitu saluran distribusi I: Produsen → Pedagang Besar → Konsumen Akhir dan saluran distribusi II: Produsen → Pedagang Besar → Pedagang Pengecer → Konsumen Akhir. Saluran distribusi yang paling efisien untuk pemasaran Kopi Arabika Bunar adalah saluran distribusi I dengan tingkat efisiensi sebesar 12,8%, diikuti oleh saluran distribusi II yang memiliki tingkat efisiensi sebesar 13,6%.
ANALISIS USAHATANI SEMANGKA STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI SUKATANI I DI DESA SUKAWENING KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Juanda, Adang; Isyanto, Agus Yuniawan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17723

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, kelayakan usahatani, serta titik impas produksi dan harga semangka di Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Data dianalisis menggunakan metode analisis keuntungan, kelayakan usaha dengan perhitungan R/C, serta penentuan Break Even Point (BEP) baik dari segi produksi maupun harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan oleh setiap petani sebesar Rp 1.952.348,00, sementara biaya variabel rata-rata sebesar Rp 5.225.272,00. Selain itu, rata-rata biaya bunga modal mencapai Rp 9.368,00 . Total biaya yang dikeluarkan seluruh petani mencapai Rp 137.614.112,00 , dengan rata-rata Rp 6.255.186,00 per petani. Produksi rata-rata semangka mencapai 7.272 kilogram dengan penerimaan sebesar Rp 18.181.818,00. Rata-rata pendapatan bersih yang diterima petani adalah Rp 11.926.631,00 . R/C yang diperoleh adalah 2,86, yang menunjukkan bahwa usaha tani ini menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Analisis BEP menunjukkan bahwa untuk mencapai titik impas, petani harus memproduksi minimal 573,00 kilogram semangka dengan harga jual minimal Rp 872,00 per kilogram.Kata Kunci: Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Break Even Point (BEP), Semangka
Pengaruh waktu dan polinasi bunga pada tanaman melon di Desa Rejosari, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen Putri, Rizqi Ana; Barokah, Umi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18720

Abstract

Melon merupakan salah satu komoditi hortikulura yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi dan menguntungkan untuk diusahakan sebagai sumber pendapatan petani. Salah satu teknik penting untuk meningkatkan produksi buah melon yaitu dengan polinasi buatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu dan polinasi bunga pada tanaman melon (Cucumis Melo L.) di Desa Rejosari, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, serta mengetahui waktu dan polinasi bunga terbaik pada tanaman melon. Penelitian ini dilakukan menggunakan RAL 2 faktor yaitu waktu polinasi dan bunga, dengan melakukan uji lanjut menggunakan DMRT pada hasil yang berbeda nyata. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi perlakuan antara waktu polinasi dan bunga. Faktor perlakuan waktu polinasi berpengaruh nyata terhadap umur bakal buah, bobot perbuah, diameter buah, dan ketebalan daging buah. Sedangkan waktu polinasi berpengaruh tidak nyata terhadap diameter batang, umur panen, panjang buah, kemanisan buah, dan berat akar. Faktor perlakuan bunga berpengaruh sangat nyata terhadap umur bakal buah dan umur panen, sedangkan bunga berpengaruh nyata terhadap bobot perbuah, dan bunga berpengaruh tidak nyata terhadap diameter buah, panjang buah, ketebalan daging buah, kemanisan buah, dan berat akar.