cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Produksi Usahatani Padi Di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran Badrudin, Iban; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18420

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya produktivitas usahatani padi di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, hal itu dikarenakan kurangnya efisiensi terhadap penggunaan faktor produksi. Penelitian ini penting dilakukan karena pengetahuan mengenai faktor yang mempengaruhi produksi akan meningkatkan produktivitas usahatani padi, adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi padi. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Populasi petani padi sebanyak 528 dengan mengambil sampel sebanyak 41 orang pada tingkat kesalahan 15%. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani padi dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi linier berganda dimana pendugaan parameter dilakukan dengan menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serentak variabel luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk SP-36, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi usahatani padi sawah. Adapun secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah yaitu lain luas lahan, pupuk urea, pestisida dan tenaga kerja. Sedangkan benih dan pupuk SP-36 berpengaruh positif namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produksi usahatani padi di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran.
STRATEGI PEMASARAN GULA KELAPA DI DESA KARANGSARI KEC PADAHERANG KAB PANGANDARAN Dasman, Dasman -; Yusuf, Muhamad Nurdin; Kurniawati, Tiktiek
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17964

Abstract

DASMAN. 2024. STRATEGI PEMASARAN GULA KELAPA DI DESA KARANGSARI, KECAMATAN PADAHERANG, KABUPATEN PANGANDARAN. MUHAMAD NURDIN YUSUF dan TIKTIEK KURNIAWATI. Gula kelapa merupakan salah satu pemanis yang berasal dari pengolahan nira kelapa. Produksi gula kelapa yang dihasilkan oleh UMKM Jawa Barat sebesar 86.340 ton/2023 dan Kabupaten Padaherang sebesar 470 ton/2023. Desa Karangsari merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Padaherang, perajin gula kelapa di Desa Karangsari masih dalam skala rumah tangga. Permasalahan yang dialami oleh para perajin yaitu pengolahannya masih tradisional, jangkauan pemasarannya sempit dan kurangnya pembukuan oleh karena itu perlu diketahui strategi yang tepat untuk dapat memasarkan gula kelapa secara maksimal sehingga para perajin memperoleh keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang ada dalam pemasaran gula kelapa serta untuk mengetahui strategi pemasaran yang ada dalam pemasaran gula kelapa di Desa Karangsari. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive dengan jumlah responden sebanyak 7 orang dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang menjadi kekuatan yaitu bahan baku nira melimpah, penjualan produk mudah dan kualitas produk baik, dan kelemahan yaitu manajemen pembukuan kurang, pengolahan masih sederhana dan tradisional, belum ada kegiatan promosi dan jangkauan pemasaran masih sempit. Untuk faktor eksternal yaitu peluang yaitu pemasaran yang luas, adanya event dan pameran lokal, banyaknya pengepul dan pemasaran dengan pemanfaatan media digital, dan ancaman yaitu iklim atau cuaca buruk, pesaing, dan keterbatasan pengetahuan teknologi. Alternatif strategi yang dapat diterapkan yaitu strategi SO dengan strategi optimalisasi dan peningkatan volume produksi, optimalisasi dukungan pemerintah dan pengenalan media digital. Kata Kunci: Gula Kelapa, Faktor Eksternal, Faktor Internal, Strategi
STRATEGI PEMASARAN BAWANG MERAH (Studi Kasus di Desa Cikidang Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka) Amardian, Ardi; -, Sudrajat; Rachmawati, Jeti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17695

Abstract

Bawang merah adalah salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam masakan oleh Masyarakat. Pemasaran sangat penting dalam sistem agribisnis karena mengkoordinasikan aliran produk dari produsen ke konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor eksternal internal yang mempengaruhi pemasaran bawang merah dan merumuskan strategi alternatifnya. Penelitian dilaksanakan di Desa Cikidang, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, menggunakan metode kualitatif dengan 15 responden yang dipilih melalui metode sensus (sampling total). Analisis data dilakukan menggunakan matriks IFE (Internal Factor Evaluation), EFE (External Factor Evaluation), dan SWOT. Faktor Internal yang mempengaruhi pemasaran bawang merah di Desa Cikidang mencakup kelemahan seperti modal terbatas, SDM kurang kompeten, promosi minim, dan pendidikan rendah, serta kekuatan seperti petani berpengalaman, bawang berkualitas, akses transportasi baik, dan diversifikasi produk. Faktor Eksternal meliputi peluang dari permintaan pasar tinggi dan pelanggan tetap, serta ancaman dari harga bawang yang tidak stabil akibat persaingan tinggi. Alternatif strategi pemasaran usahatani bawang merah di Desa Cikidang menggunakan analisis Strength-Opportunity (S-O) untuk memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal. Dengan tingginya permintaan pasar, strategi ini fokus pada menjaga kualitas produksi guna membangun loyalitas konsumen. Petani juga dapat menanam varietas bawang yang sesuai tren permintaan, meningkatkan produksi, dan memenuhi kebutuhan pasar, sehingga produk bawang merah dapat bersaing optimal di pasaran.
Analisis Ekspor Kopi Indonesia di Pasar Global Azzahra, Fitriah; Abadi, Slamet; Mahatmayana, I Ketut Manu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18655

Abstract

Volume ekspor sempat melonjak dalam beberapa tahun terakhir, namun produksi kopi Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Perlu analisis lebih lanjut tentang keunggulan komparatif dan daya saing Indonesia serta tren dalam mempengaruhi kondisi perdagangan kopi di pasar global. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah: Herfindahl Index (HI) untuk menganalisis pangsa pasar. Analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) untuk menganalisis daya saing kopi dan tren untuk menganalisis tren nilai ekspor kopi Indonesia mengggunakan data time series periode 2014 hingga 2023 dengan menggunakan metode kuadrat terkecil (least square method ). Hasil penelitian HI menunjukkan karakteristik monopolistik dan oligopoli yang menunjukkan adanya konsentrasi pasar yang signifikan. Nilai RCA tahun 2023 hanya 7,78 karena mengalami fluktuasi dan relatif menurun. Hasil analisis tren yang menurun menunjukkan bahwa belum cukup kuat untuk berdaya saing. Dapat disimpulkan bahwa pasar kopi global mengalami perubahan struktur dari waktu ke waktu. Nilai RCA Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum cukup kuat dalam mengekspor kopi. Hasil tren yang menurun disebabkan oleh faktor peningkatan konsumsi domestik, permintaan global, harga internasional, dan kebijakan perdagangan.
EFISIENSI DAN SALURAN PEMASARAN SALE PISANG (Studi Kasus pada Agroindustri Sale Pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran) EFFICIENCY AND MARKETING CHANNELS OF BANANA SALE (Case Study on Banana Sale Agroindustry in Karangpawitan Village, Padaherang District, Pangandaran Regency) Nugroho, Dwi Aji; Isyanto, Agus Yuniawan; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18135

Abstract

ABSTRAKStrategi pembangunan pertanian yang berwawasan agribisnis pada dasarnya menunjukkan arah bahwa pembangunan agribisnis merupakan suatu upaya penting. dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran sale pisang, besarnya biaya pemasaran dan keuntungan dan efisiensi pemasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, metode penlitian yang digunakan yaitu studi kasus, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder untuk penarikan sampel cara sengaja (purposive sampling) Penentuan responden menggunakan sensus. penentuan sampel lembaga menggunakan snowball sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Agroindustri Sale Pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran yaitu 3 saluran pemasaran diantaranya.Kata Kunci : Efisiensi Pemasaran, Saluran, Agroindustri, Sale PisangABSTRACTThe strategy of agricultural development with an agribusiness perspective basically shows the direction that agribusiness development is an important effort. where this study aims to determine the marketing channels of banana sale, the amount of marketing costs and profits and marketing efficiency. The type of research used is descriptive qualitative, the research method used is a case study, while the data collection technique uses primary and secondary data for purposive sampling. Determination of respondents using a census. determination of institutional samples using snowball sampling. Based on the results of the study, it shows that the Banana Sale Agroindustry in Karangpawitan Village, Padaherang District, Pangandaran Regency, namely 3 marketing channels including.Keywords: Marketing Efficiency, Channels, Agroindustry, Banana Sale
STRUKTUR BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI RUMPUT PAKCHONG Rohman, Opik Taufik; Isyanto, Agus Yuniawan; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17830

Abstract

Usahatani komoditas Rumput Pakchong merupakan pilihan usaha baru sebagai sumber pendapatan keluarga petani. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis: 1. Struktur biaya usahatani Rumput Pakchong di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. 2. Pendapatan yang dihasilkan dari usahatani Rumput Pakchong di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang di gunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian: 1. Struktur biaya terdiri dari biaya tetap dengan persentase 4,66% dan biaya variabel dengan persentase 95,34%. 2. Analisis pendapatan usaha budidaya Rumput Pakchong di Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya yaitu: a. Penerimaan usaha selama satu tahun dengan luas satu hektar adalah sebesar Rp 246.600.000. b. Biaya pengeluaran Rp 66.460.000. c. Pendapatan usaha budidaya Rumput Pakchong selama satu tahun sebesar Rp 181.940.000. Saran 1. Petani diharapkan dapat memperbaiki perencanaan manajemen usaha dengan mendokumentasikan semua kegiatan usahataninya. 2. Untuk meningkatkan pendapatan usahatani, rumput dapat di jual setelah di permentasi, menjual bibit Rumput Pakchong atau menjual rumput yang sudah di coper, dengan penambahan investasi berupa mesin coper, wadah kemasan,. 
ANALISIS TATANIAGA PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN MADIUN Ismail, Muhammad Fajar; Setiawan, Iwan; Yusuf, Muhamad Nurdin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.9193

Abstract

Proses tataniaga cukup transparan dan sederhana, tetapi kenyataanya banyak ditemukan berbagai macam permasalahan di dalam tataniaga pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun, seperti kelangkaan pupuk yang dialami oleh petani, hal ini ditandai dengan Harga Eceran Tertinggi pupuk bersubsidi yang ditetapkan pemerintah melonjak naik ditingkat petani. Oleh karena itu peneliti tertarik mengkaji tataniaga pupuk bersubsidi, margin tataniaga pupuk bersubsi dan efisiensi tataniaga pupuk bersubsidi di lokasi penelitian Kabupaten Madiun. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui proses, menganalisis margin dan efesiensi tataniaga pupuk bersubsidi organik dan anorganik di Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode pendekatan. Berdasarkan hasil penelitian, tata niaga pupuk bersubsidi dari distributor hingga ke petani di Kabupaten Madiun.Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat satu pola penyaluran tata niaga pupuk bersubsidi yaitu distributor ke kios resmi penyalur pupuk bersubsidi kemudian ke kelompok tani dan dijual kepada petani sebagai konsumen akhir. Margin tertinggi pada tata niaga pupuk bersubsidi terdapat pada pupuk Phonska, lalu pupuk Urea, dan pupuk ZA sebesar Rp.100,-/kg. Tingkat efesiensi tertinggi pada distributor pupuk organik dengan perolehan nilai efesiensi sebesar 2,5. Dalam rangka menunjang efektifitas tata niaga pupuk bersubsidi, perlu kiranya pemangkasan alur agar (1) Guna efektifitas mendapatkan pupuk bersubsidi, petani yang telah tergabung di kelompok tani dapat menjemput langsung jatah pupunya ke penyalur yang ditunjuk, (2) Kelompok tani lebih proaktif berkomunikais dengan kios penyalur, terutama disaat menjelang musim tanam, (3) Dipertahankannya subsidi pupuk untuk petani, (4) Ditambahkannya angka subsidi pupuk untuk petani, dan (5) Untuk efektifitas tanam dan mengurangi keperluan pupuk, petani dapat bercocok tanam dengan pola tumpangsari.
EFEKTIVITAS PROGRAM KREDIT TAKSI ALAT MESIN PETANIAN DI INDONESIA Fitri, Annisa; Difah, Deby Ananda; Hutagaol, Manuntun Parulian; Harianto, Harianto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18820

Abstract

Program kredit taksi alsintan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi production loss melalui peningkatan akses petani terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan). Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program tersebut menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dan analisis Break Even Point (BEP) luas lahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa program ini menghadapi beberapa tantangan utama. Pertama, ketidaksesuaian antara jenis alsintan yang dibiayai dengan skala usaha petani kecil yang mendominasi di Indonesia. Alat-alat besar seperti traktor roda 4 dan combine harvester memiliki BEP yang tinggi (9,48 Ha dan 11,28 Ha) serta Return on Investment (ROI) dan Gross Benefit-Cost Ratio (B/C) yang rendah, sehingga kurang cocok untuk petani dengan lahan sempit (<1 ha). Sebaliknya, alat-alat seperti handsprayer, pompa air, dan cultivator lebih sesuai karena memiliki BEP rendah serta ROI dan B/C yang lebih tinggi. Kedua, kurangnya pelatihan teknis menyebabkan penggunaan alsintan yang tidak optimal. Ketiga, prosedur birokrasi yang rumit membatasi akses petani kecil terhadap kredit. Akibatnya, program ini berisiko menciptakan vicious circle, di mana petani kesulitan mencapai titik impas dan membayar kredit. Untuk meningkatkan efektivitas program, diperlukan penyesuaian jenis alsintan yang dibiayai dengan luas lahan petani, peningkatan pelatihan teknis, penyederhanaan prosedur birokrasi, serta pengawasan yang lebih ketat untuk menghindari moral hazard dan penggunaan kredit yang tidak produktif. 
Minat Beli Konsumen Terhadap Donat di Toko Yuna Bakery Kabupaten Kebumen Jawa Tengah Cahyani, Elisa Happy; Ernah, Ernah; Pardian, Pandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18517

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana faktor-faktor seperti kualitas produk, harga, lokasi, dan promosi memengaruhi keinginan konsumen untuk membeli donat dari Yuna Bakery. Kualitas produk, harga, lokasi, dan promosi termasuk di antara variabel-variabel yang disertakan dalam penelitian ini karena dapat memengaruhi minat konsumen untuk melakukan pembelian. Analisis deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif adalah metodologi penelitian yang digunakan. Sebanyak 96 responden dipilih untuk sampel penelitian menggunakan metode pengambilan sampel acak dan non-probabilitas. Responden Yuna Bakery diberikan kuesioner, yang menghasilkan data primer. Analisis deskriptif, skala Likert, tabulasi silang, chi square, dan uji kualitas data termasuk di antara metode analisis yang digunakan untuk menjamin validitas dan realibilitas alat penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa minat konsumen Yuna Bakery untuk membeli donat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kualitas produk, harga, lokasi, dan promosi. Hasil ini memberikan informasi kepada Yuna Bakery tentang cara meningkatkan strategi pemasaran mereka untuk menarik lebih banyak pelanggan.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Sayuran Hidroponik (suatu kasus di Hiroponik Ijo Aja Desa Pagersari Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya) Ihsan, Muhamad Nurul; Setiawan, Iwan; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.17974

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permintaan terhadap sayuran hidroponik cukup besar namun belum dapat dimanfaatkan karena belum memiliki strategi pemasaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui  pengaruh pendapatan terhadap permintaan sayuran hidroponik Ijo Aja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan survey. Pemilik dan konsumen hidroponik Ijo Aja merupakan responden penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis koefisien korelasi sederhana, Koefiesien Korelasi Berganda, Koefisien Determinasi, Uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Promosi berdampak positif dan signifikan sebesar 36,83% terhadap permintaan konsumen, sedangkan faktor lain yang tidak diteliti sebesar 63,17%. Jadi, promosi meningkatkan permintaan konsumen untuk sayuran hidroponik Ijo Aja. 2) Faktor lain yang tidak diteliti, harga, berdampak positif sebesar 42,79% terhadap permintaan konsumen.   Oleh karena itu, harga berdampak positif pada permintaan konsumen untuk sayuran hidroponik Ijo Aja. 3) Faktor lain yang tidak diteliti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Permintaan Konsumen (Y) sebesar 54,30%. Oleh karena itu, tingkat pendidikan berdampak positif dan signifikan terhadap permintaan konsumen (Y) untuk sayuran hidroponik Ijo Aja. 4) Faktor lain yang tidak diteliti, tingkat pendapatan, berdampak positif dan signifikan sebesar 60% terhadap permintaan konsumen.  Oleh karena itu, tingkat pendapatan berdampak positif dan signifikan terhadap permintaan pelanggan. 5) Harga, pendidikan, pendapatan, dan promosi secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan konsumen sebesar 75,70 persen.Faktor lain yang tidak diteliti adalah 24,30 persen. Oleh karena itu, promosi, biaya, pendidikan, dan pendapatan berdampak positif dan signifikan pada permintaan pelanggan untuk sayuran hidroponik ijo aja. Kata Kunci :    Faktor-Faktor yang mempengaruhi permintaan, sayuran hidroponik.

Page 100 of 107 | Total Record : 1061