cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA GIRIMUKTI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Taryana, Taryana; Setiawan, Iwan; Rachmawati, Jeti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16340

Abstract

Jagung hibrida menjadi komoditas yang multifungsi dan prospektif. Namun, tren produksi jagung hibrida menurun secara signifikan mulai dari tingkat nasional sampai tingkat desa. Salah satunya di Desa Girimukti Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik petani, tingkat produktivitas, rata-rata biaya dan pendapatan, serta faktor yang mempengaruhi tingkat produksi usahatani jagung hibrida. Faktor produksi seperti luas lahan, benih, biaya pupuk organik, urea, NPK, biaya pestisida dan tenaga kerja diduga mempengaruhi tingkat produksi. Penelitian didesain secara kuantitatif dengan metode survei. Wawancara terstruktur dilakukan terhadap 38 petani dengan menggunakan teknik total sampling. Data primer yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan regresi dengan Fungsi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas petani jagung hibrida merupakan laki-laki berumur produktif, yang tingkat pendidikannya tergolong rendah, tanggungan keluarga kecil, kurang berpengalaman dalam berusahatani dan penguasaan lahan sempit dengan status milik. Tingkat produktivitas usahatani jagung hibrida tergolong sedang, rata-rata biaya produksi dan pendapatan secara pendekatan agribsinis mencapai Rp. 2.485.444,71 dan - Rp. 137.327,82 per 0,17 hektar, sehingga mengalami kerugian. Namun, secara biaya yang dikeluarkan, usahatani tetap mengalami keuntungan. Regresi dengan metode Backward, mengeliminasi variabel pupuk organik, urea dan pestisida karena terjadi korelasi. Variabel NPK dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap tingkat produksi secara parsial. Sedangkan secara simultan, semua variabel independen berpengaruh signifikan. Agar semua variabel berpengaruh signifikan, petani diharapkan mampu menggunakan faktor produksi secara optimal.
ANALISIS NILAI TAMBAH PADA AGROINDUSTRI PAKAN TERNAK (Studi Kasus Pada Agroindustri Pengolahan Jagung Menjadi Pakan Ternak Di Desa Tambaksari Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis) Diah, Yulia Nur; Sudrajat, Sudrajat; Kurniawati, Tiktiek
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16869

Abstract

 Jagung merupakan salah satu produk pertanian yang penting, terutama digunakan sebagai komponen dalam produksi pakan ternak. Agroindustri di Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis mengkhususkan diri dalam mengolah biji jagung menjadi bahan baku pakan ternak. Penelitian bermaksud dalam mengkaji (1) biaya, pendapatan, dan profitabilitas yang terkait dengan pengolahan jagung menjadi pakan ternak, serta (2) nilai tambah yang diperoleh selama berlangsungnya proses. Penelitian ini menggunakan metode Hayami untuk analisis deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan kerangka studi kasus yang difokuskan pada agroindustri pakan ternak yang berlokasi di Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis. Pemilihan sampel melalui purposive sampling, dengan fokus agroindustri "Bapak Carda". Berdasarkan hasil analisis, pemilik agroindustri pakan ternak "Bapak Carda" mengeluarkan total biaya produksi sebesar Rp2.399.300,02 per siklus produksi, memperoleh pendapatan penjualan sebesar Rp3.000.000,00 dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp600.699,98. Nilai tambah yang tercipta melalui pengolahan jagung dihitung sebesar Rp3.305,34 untuk setiap kg bahan baku.Kata kunci : Agroindustri, Jagung, Nilai Tambah, Pakan Ternak  
STRATEGI PEMASARAN TEMPE (Studi Kasus pada Agroindustri Tempe Ujang Dede di Desa Pakemitan Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya) Reza Musyarip, Akhsazia Qolbi; Isyanto, Agus Yuniawan; Sudrajat, Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.15617

Abstract

Agroindustri Tempe Ujang Dede memiliki kapasitas produksi yang tinggi, namun dalampenjualannya terkendala oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Oleh karena itu,diperlukan strategi pemasaran yang menyeluruh dan adaptif untuk meningkatkan dayasaing di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Faktor Internal yaitu kekuatan(produk berkualitas, harga di pasar dapat bersaing, produk tanpa bahan pengawet, lokasiperusahaan strategis dan mempunyai konsumen tetap) dan untuk kelemahannya (minimnyakegiatan promosi, tidak memiliki manajemen perusahaan, produk tidak bertahan lama dantantangan lingkungan) yang mempengaruhi pemasaran tempe 2) Faktor Eksternal yaitupeluang (inovasi kemasan, pangsa pasar masih luas, kesadaran kesehatan dan adanyakonsumen baru) dan ancamannya (perubahan cuaca tidak stabil, banyaknya saingan dipasar tradisional, perubahan selera konsumen dan harga bahan baku tidak menentu) yangmempengaruhi pemasaran tempe 3) Merumuskan alternatif strategi pemasaran padaAgroindustri Tempe Ujang Dede di Desa Pakemitan, Kecamatan Ciawi, KabupatenTasikmalaya. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan data primer dari kuesionerdan wawancara dengan pemilik usaha, empat pekerja, dan dua puluh konsumen, serta datasekunder dari literatur, kantor desa, dan instansi terkait. Analisis SWOT digunakan untukmenentukan strategi pemasaran dengan mengkaji kekuatan, kelemahan, peluang, danancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan Agroindustri Tempe Ujang Dedeadalah produk yang berkualitas dan harga yang kompetitif, sementara kelemahannyaadalah kurangnya promosi dan standarisasi kualitas. Peluang eksternal meliputi konsumenbaru dan pasar yang luas, sedangkan ancaman meliputi persaingan ketat di pasar tradisionaldan fluktuasi harga bahan baku. Strategi pemasaran yang digunakan adalah perusahaandapat memanfaatkan kekuatan produk berkualitas dan lokasi strategis untuk menarikkonsumen yang sadar akan kesehatan, memperluas pangsa pasar melalui pemasaran yangditargetkan, serta meningkatkan penjualan dengan promosi keunggulan produk danmanfaat kesehatannya.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN TITIK IMPAS PADA AGROINDUSTRI BAWANG GORENG DI KELURAHAN CILEMBANG KECAMATAN CIHIDEUNG KOTA TASIKMALAYA Mahendra, Fauzan; Rochdiani, Dini; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16726

Abstract

Agroindustri Bawangku sebagai perusahaan olahan bawang merah menjadi bawang goreng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan: 1. Biaya, penerimaan, dan pendapatan perusahaan bawang goreng. 2. Ukuran titik impas kegiatan usaha pengolahan bawang goreng. 3. Nilai tambah dari usaha bawang goreng. Data primer dan sekunder adalah bagian dari data yang dikumpulkan. Wawancara, catatan, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data. Metode penarikan sampel purposive digunakan untuk proses penarikan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) biaya produksi bawang goreng sebesar 18.414.782,96, dengan penerimaan sebesar 32.000.000,00 dan pendapatan sebesar 13.441.507,00. 2. Titik impas Agroindustri Bawangku adalah Rp. 20.084.784 dalam penerimaan dan volume produksi 125,5 kilogram. 
APAKAH ADA HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KONSUMEN MINUMAN FERMENTASI DENGAN PERILAKUNYA Rasmikayati, Elly; Wiyono, Sulistyodewi Nur; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.17583

Abstract

Masyarakat telah semakin menyadari akan pentingnya pola hidup sehat dan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh produk-produk alami, termasuk minuman fermentasi. Namun demikian, produk minuman fermentasi masih belum terlalu populer bagi masyarakat. Pengetahuan konsumen konsumen mengenai minuman fermentasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keputusan pembelian dan perilaku konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan konsumen dan perilaku konsumen dalam mengkonsumsi minuman fermentasi. Metode penelitian menggunakan metode survei kepada 58 responden dari hasil sampling acak sederhana. Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki karakteristik berjenis kelamin perempuan yang berusia 19 tahun dengan uang saku sekitar 1 juta hingga 2 juta setiap bulannya dan pengeluaran untuk konsumsi minuman pada rentang 100 ribu hingga 300 ribu rupiah setiap bulannya. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan mengenai kekurangan dari minuman fermentasi dengan frekuensi konsumsi minuman fermentasi dan merk minuman fermentasi.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA GULA SEMUT KELAPA DI DESA CIKALONG KECAMATAN CIKALONG KABUPATEN TASIKMALAYA (Studi Kasus Pada Agroindustri Gula Semut Kelapa Organik Manisku) Putra, Gilar Ardaya; Yusuf, Muhamad Nurdin; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16484

Abstract

Usaha gula semut kelapa merupakan salah satu usaha yang mengolah kelapa menjadi produk baru yang bertujuan untuk dapat memperoleh hasil yang baik dengan mempertimbangkan biaya pengeluaran untuk menghasilkan bahan baku menjadi produksi yang memiliki nilai tambah. Salah satu kelompok tani yang mengolah pohon kelapa adalah Agroindustri Gula Semut Kelapa Organik Manisku. yang memanfaatkan nira lokal menjadi gula semut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan serta kelayakan usaha Gula Semut Kelapa Organik Manisku di Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, lokasi ditentukan secara purposive sampling dan analisis data dilakukan menggunakan rumus Total Cost (TC), Penerimaan (R), Keuntungan (II) dan Revenue Cost (R/C). Hasil penelitian didapatkan biaya produksi agroindustri gula semut kelapa sebesar Rp.756.844,62, penerimaan yang diperoleh sebesar Rp.1.080.000,00 dan pendapatan yang diperoleh Rp.323.155,38, besaran R/C dan biaya agroindustri gula semut kelapa sebesar 1,43 yang berarti setiap 1 rupiah biaya yang dihasilkan menghasilkan penerimaan 1,43 rupiah dan pendapatan 0,45 rupiah yang berarti usaha gula semut kelapa dikatakan layak untuk diusahakan. 
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) DI KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Rindian Habib, Chika Laila; Novita, Novita; Mandala, Wintari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.17107

Abstract

Mentimun adalah tanaman hortikultura yang sangat bermanfaat dan memiliki permintaan tinggi. Namun, kendala dalam pemasaran seperti tidak efisiennya sistem pemasaran, dikarenakan rantai pemasaran yang panjang dan tidak terorganisir menjadi tantangan yang perlu diatasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu  untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan saluran yang efisien untuk diterapkan oleh petani mentimun di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Penentuan lokasi dipilih dengan menggunakan metode purposive atau secara sengaja. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan metode snowball sampling, jumlah sampel ada 30 petani, 8 pedagang pengumpul, dan 12 pedagang pengecer. Penelitian ini menggunakan dua metode analisis yaitu analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis saluran pemasaran, dan dekriptif kuantitatif untuk menganalisis margin, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil dari penelitian ini terdapat 3 saluran pemasaran mentimun yang terbentuk, saluran 1 (Petani-Konsumen Akhir), saluran 2 (Petani-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir), dan saluran 3 (Petani-Pedagang Pengumpul-Pedagang Pengecer-Konsumen Akhir). Margin pada saluran pemasaran 1,2,dan 3 berurutan masing-masing sebesar Rp.0/Kg, Rp.1.500/Kg, dan Rp.2.500/Kg. Farmer’s share pada saluran pemasaran 1,2, dan 3 berurutan sebesar 100%, 70%, dan 50%, sedangkan nilai efisiensi pemasaran 1,2, dan 3 berurutan sebesar 14%, 15% dan 17%. Sehingga nilai efisiensi pemasaran pada ketiga saluran pemasaran mentimun tergolong efisien dikarenakan mempunyai nilai efisiensi pemasaran dibawah 50%. Dengan demikian, semua saluran pemasaran mentimun di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur dapat diterapkan oleh petani secara efisien untuk memasarkan hasil panen mentimun mereka.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN SELADA HIDROPONIK (Studi Kasus pada Kelompok Tani Arurang Farm di Desa Sukasetia Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis) Salapudin, Asep Sahlan; Rochdiani, Dini; Azis, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16143

Abstract

Saluran pemasaran memiliki peranan penting dalam keberhasilan pemasaran. Saluran pemasaran dan bagian harga (Farmer’s share) menjadi salah satu faktor yang menentukan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Saluran pemasaran yang ada pada Kelompok Tani Arurang Farm ; (2) Biaya pemasaran, keuntungan, dan margin pemasaran selada hidroponik ; (3) Farmer’s Share yang diterima Kelompok Tani Arurang Farm. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus yang penentuan lokasinya dilakukan secara sengaja (Purposive) pada Kelompok Tani Arurang Farm di Desa Sukasetia Kecamtan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis dengan pertimbangan bahwa Kelompok Tani Arurang Farm merupakan satu-satunya Kelompok Tani yang mengusahakan komoditas selada dengan sistem hidroponik. Sampel lembaga pemasaran diambil dengan cara Snowball sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis biaya pemasaran, margin pemasaran, keuntungan pemasaran, dan  farmer’s share. Hasil penelitian menunjukan bahwa:1. Terdapat dua saluran pemasaran selada hidroponik pada Kelompok Tani Arurang Farm yaitu: Kelompok Tani           KonsumenKelompok Tani          Pedagang Pengecer               Konsumen2. Harga jual selada pada pola pemasaran I sebesar Rp 20.000 dengan marjin pemasran 0. pada pola pemasaran II untuk pedagang pengecer I harga beli Rp 15.000/Kg, marjin Rp 10.000/Kg, biaya pemasaran Rp 4.400/Kg dan harga jual Rp 25.000/Kg dengan keuntungan Rp 5.600/Kg.dan pada pedagang II harga beli Rp 16.000/Kg, biaya pemasaran Rp.1.300, marjin Rp 9.000/Kg dan harga jual Rp 25.000/Kg dengan keuntungan Rp 7.700/Kg.3. Farmer’s share yang diterima pada pola pemasaran I 100 persen dan pada pola pemasaran II yaitu pada pedang I 60% dan pedagang II 64%.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS JAMUR MERANG (Studi Kasus Agribisnis Jamur Merang di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran) Fadilah, Albar; Noor, Trisna Insan; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.15256

Abstract

Jumlah Baglog atau media tanam jamur 168.500 dan hasil produksi 96.700 kg menyatakan bahwa produksi dan hasil produksi jamur di Kabupaten Pangandaran masih kurang dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lain yang ada di Jawa Barat. Para petani jamur merang masih bergantung pada keaadaan seperti alat yang terbatas, pengendalian suhu seadanya dan keterbatasannya alat untuk mengatasi cuaca ekstrim yang dapat mempengaruhi pengembangan jamur tersebut dan sampai saat ini belum melakukan strategi pengembangan jamur merang yang diusahakannya. Tujuan dari penelitian ini untuk: 1. Mengetahui faktor internal (Kekuatan, Kelemahan) dan faktor eksternal (Peluang, Ancaman) dalam pengembangan agribisnis jamur merang di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. 2. Merumuskan strategi alternatif yang tepat digunakan dalam pengembangan agribisnis jamur merang di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dan jenis penelitiannya secara kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk membuat penggambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Hasil penelitian adalah usaha tani Jamur Merang di Desa sindangwangi Kecamatan Padaherang Kabupaten Kabupaten pangandaran yaitu Usaha tani ini merupakan Usaha jamur merang satu satunya di padaherang, Faktor Peluang yang ada pada Usahatani Jamur Merang di Desa sindangwangi Kecamatan Padaherang Kabupaten pangandaran yaitu Mempunyai pelanggan tetap, Lokasi usaha yang strategi Dukungan dari pemerintah Membuat Inovasi makanan jamur Permintaan pasar semakin meningkat. Strategi pengembangan usaha tani Jamur Merang di Desa sindangwangi Kecamatan Padaherang Kabupaten pangandaran yaitu berada di dalam Kuadran I, yang berarti usaha tani Jamur Merang mendukung untuk berada diposisi kuat atau strategi yang diterapkan adalah Agresif (Strategi Berorientasi Pertumbuhan).
EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA (Zea Mays L) DI DESA KEPEL KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Saidah, Isma; Nurahman, Ivan Sayid; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16764

Abstract

Jagung adalah sebuah komoditas penting dalam pertanian. Tidak untuk konsumsi melainkan jagung memiliki peran krusial dalam pakan ternak. Dalam memenuhi akan kebutuhan, para petani menyalurkan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Saluran tersebut bisa secara langsung kepada konsumen atau melalui pengepul.Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui pemasaran jagung hibrida 2). Mengetahui biaya, margin, dam keuntungan pemasaran jagung hibrida 3). farmer’s share jagung hibrida 4). Efisiensi pemasaran jagung hibrida.Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran. Populasi yang diambil adalah petani jagung di desa Kepel. Sampel yang diambil melibatkan 31 orang petani jagung dan 2 orang dilembaga pemasaran dengan penerapan metode snowball sampling.Hasil dari penelitian ini 1). Terdapat dua saluran dalam pemasaran. Saluran pertama dari petani-konsumen, saluran kedua dari petani – pengumpul – konsumen. 2). Saluran pertama memperoleh nilai margin sebesar 300/kg dengan tidak adanya biaya tambahan lainnya, sedangkan saluran kedua margin pemasaran mencapai Rp. 500/kg namun terdapat potongan sebesar Rp. 63,07/kg jadi total keuntungan pemasaran yang diperoleh sebesar Rp. 436,93/kg. 3). Nilai farmer share pada saluran pertaman sebesar 93,02% sedangkan pada saluran kedua sebesar 88,89%. 4). Nilai efisiensi saluran pertama sebesar 0,00% dan nilai efisiensi saluran kedua sebesar 1,40%.Kata Kunci : Efisiensi, Jagung Hibrida, Pemasaran

Page 94 of 107 | Total Record : 1061