cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN RISIKO PRODUKSI USAHATANI PISANG MAS KIRANA (Musa acumunata) (Studi pada Kelompok Petani Mitra CV. Cipta Agri Pratama di Kabupaten Purwakarta) Hardy, Ratu Genialda; Sulandjari, Kuswarini; Syahputra, Ali Fahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14098

Abstract

Pisang merupakan komoditas hortikultura yang paling banyak dikonsumsi, mas kirana salah satu produk unggulan di Kabupaten Purwakarta. Desa Gununghejo adalah sentra produksi pisang mas kirana dengan naungan CV. Cipta Agri Pratama. Usahatani memiliki berbagai daya tarik yaitu pendapatan tinggi dan menguntungkan, maka usahatani dapat dikatakan layak untuk dikerjakan. Petani pisang mas kirana ini belum mempunyai data pengeluaran dan data pendapatan usahatani. Tujuan penelitian ini, untuk menganalisis total biaya, pendapatan, pendapatan, kelayakan finansial dan tingkat risiko produksi usahatani. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Data primer dan sekunder diambil menggunakan metode wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Data yang dianalisis adalah total biaya, penerimaan, pendapatan, R/C Ratio , Break Even Point MultiProduk dan analisis risiko produksi. Hasil penelitian usahatani pisang mas kirana dalam satu musim tanam per hektar dengan rata-rata total biaya produksi Rp.7.637.273, penerimaan Rp.21.651.014, pendapatan Rp.14.014.798. R/C Ratio sebesar 2,83 maka usahatani pisang mas kirana layak untuk diusahakan. BEP Multi Produk untuk produksi grade A 205,01 kg dengan kenyataan hasil 2.772,5 kg, grade B 29.64 kg dengan kenyataan hasil 664,3 kg, grade C 12,35 kg dengan kenyataan hasil 326,26 kg, secara total BEP produk titik impas 247 kg dengan kenyataan produksi 3.762,06 kg. BEP penerimaan untuk grade A Rp.1.332.565 dengan hasil kenyataan Rp.18.015.048, kelas B Rp.133.380 dengan hasil kenyataan Rp.2.657.198, kelas C Rp.43.225 dengan hasil kenyataan Rp.978.768 dan total BEP penerimaan titik impas Rp.1.509.170 dengan kenyataan sebesar Rp.21.651.014. Usahatani dinyatakan layak karena produksi dan penerimaan melebihi perhitungan BEP Multi Produk . Risiko produksi termasuk kategori tingkat rendah karena koefisien variasi produksi sebesar 0.0615011 (<0,5).
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN WARUNG AYAM GEPREK PAK ISAN (Studi Kasus pada Warung Ayam Geprek Pak Isan di Dusun Cimaragas Desa Cimaragas Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis) Hidayah, Fuja Fasya; Isyanto, Agus Yuniawan; -, Sudrajat -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16154

Abstract

Kabupaten Ciamis dikenal sebagai daerah penghasil ayam terbesar setelah Bogor. Produksi ayamnya mencapai 107 juta ekor per tahun. Ayam geprek merupakan hidangan populer Indonesia yang berasal dari Yogyakarta, Warung Ayam Geprek Pak Isan merupakan salah satu warung yang menyajikan hidangan tersebut. Meskipun warung tersebut telah berjalan selama 5 tahun, masih perlu penelitian untuk meningkatkan kualitas pelayanannya guna mempertahankan kepuasan pelanggan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh Warung Ayam Geprek Pak Isan dan mengidentifikasi atribut yang menjadi prioritas utama dalam perbaikan kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Warung Ayam Geprek Pak Isan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Dengan analisis data menggunakan Importance Performance Analysis dan Customer Satisfaction Index. Berdasarkan perhitungan IPA atribut-atribut tersebar kedalam empat kuadran. Kuadran I terdiri dari atribut 7, 10, 17, kuadran II terdiri dari atribut 1, 2, 8, 11, 12, 13, 14, 20, 21, 24, 28, kuadran III terdiri dari atribut 4, 5, 6, 9, 15, 16, 26, 27, dan kuadran IV terdiri dari atribut 3, 18, 19, 22, 23, 25. Berdasarkan hasil perhitungan CSI memperoleh nilai sebesar 76,68% dan dapat dikatakan puas, karena hasil nilai berada pada rentang 61-80% termasuk dalam kategori puas. Atribut yang menjadi prioritas utama berada pada kuadran I yaitu ketersediaan toilet, kecepatan pelayanan dalam pemesanan, pesanan diantar dengan cepat dan tepat waktu. Atribut ini harus dilakukan perbaikan sesegera mungkin untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Warung Ayam Geprek Pak Isan.
KOMPARASI MODAL SOSIAL PERILAKU KONTROL DAN NORMA PETANI PADA DUA SENTRA PRODUKSI PADI Rasmikayati, Elly; Suminartika, Eti; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.17579

Abstract

Kegiatan usahatani padi di Indonesia dalam rangka memproduksi produk kebutuhan pangan pokok yaitu beras, dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berkaitan modal sosial diantaranya yaitu perilaku kontrol dan norma yang berlaku pada para petaninya. Perilaku kontrol dan norma sebagai modal sosial pada prakteknya seringkali berkaitan dengan kearifan lokal sehingga seringkali terdapat perbedaan dalam penerapannya antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan perilaku kontrol dan norma petani pada 2 sentra produksi padi. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metoda survey. Populasi pada penelitian ini adalah petani padi di kecamatan Ciracap dan Rancaekek dengan sampel 44 petani padi di Ciracap dan 41 petani padi di Rancaekek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kontrol dan norma petani padi di Rancaekek sudah baik, namun perilaku kontrol dan norma petani di Ciracap lebih baik lagi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antara petani di Ciracap dan Rancaekek dalam hal perilaku kontrol dan norma.
TINGKAT PARTISIPASI PETANI DALAM USAHATANI PADI ORGANIK DI DESA MARGAHAYU KECAMATAN MANONJAYA KABUPATEN TASIKMALAYA Miswarudin, Sukron; Setiawan, Iwan; Yusuf, Muhamad Nurdin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16454

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat menjadi trend baru yang hmengharuskan setiap bahan pangan harus aman untuk dikonsumsi, mengandung nutrisi yang tinggi serta ramah lingkungan, merupakan peluang pengembangan pertanian organik terutama tanaman padi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) partisipasi petani dalam usahatani padi organik. 2)hubungan luas lahan, umur, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, dan frekuesi mendapatkan penyuluhan terhadap tingkat partisipasi petani dalam usahatani padi organik di Desa Margahayu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya.Jenis penelitian ini adalah penelitiankuantitatif dengan metode survei. Penentuan sampel lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive),sedangkan sampel responden sebanyak 85 orang dipilih secara randomdengan menggunakan rumus slovin pada tingkat kesalahan 10%. Tujuan penelitian pertama dianalisis secara deskriptif dengan sistem skoring,sementara tujuan penelitian kedua dianalisis menggunakan korelasi rank spearman.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1)  partisipasi petani dalam usahatani padi organik berada pada kategori tinggi. 2) Faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi petani dalam usahatani padi organik yaitu umur,lama bertani dan frekuensi mendapatkan penyuluhan.
ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN JAGUNG HIBRIDA (Zea mays)” “(Studi Kasus pada Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak Kecamatan Tambakasari Kabupaten Ciamis)” Sulastri, Susi; Setiawan, Iwan; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16985

Abstract

“SUSI SULASTRI. 2024. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Jagung Hibrida (Zea mays) (Studi Kasus pada Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak Kecamatan Tambakasari Kabupaten Ciamis). Dibawah Bimbingan IWAN SETIAWAN dan RIAN KURNIA”.“Pasokan bahan baku pakan yang stabil, seperti jagung hibrida, diperlukan untuk industri peternakan yang sedang berkembang. Kelompok Tani Sedasari di Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis adalah salah satu kelompok yang bergantung pada jagung dalam jumlah yang cukup besar untuk mata pencaharian mereka. Para petani masih bergantung pada lembaga pemasaran karena mereka tidak memiliki informasi pasar yang cukup. Pertama, saluran pemasaran; kedua, biaya dan keuntungan; ketiga, margin; dan keempat, efisiensi pemasaran adalah tujuan dari penelitian ini. Pendekatan studi kasus digunakan untuk merancang penelitian ini, yang bersifat kualitatif. Tiga belas lembaga pemasaran dipilih secara snowball sampling, dan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan dua puluh tujuh petani dengan menggunakan sampel jenuh. Margin, biaya, keuntungan, efisiensi pemasaran, dan pangsa petani adalah ukuran yang digunakan untuk analisis data deskriptif. Saluran I: Petani - Pedagang Besar - Pedagang Pengecer - Konsumen Akhir diidentifikasi sebagai saluran pemasaran pertama, sedangkan saluran II: Petani - Pedagang Pengumpul - Konsumen Akhir diidentifikasi sebagai saluran kedua. Dibandingkan dengan saluran II yang memiliki biaya pemasaran Rp130,00/kg dan keuntungan Rp70,00/kg, saluran I memiliki biaya pemasaran Rp238,37/kg dan keuntungan Rp261,63/kg. Sedangkan persentase farmer's share pada saluran II sebesar 70% dan 89,36% pada saluran I. Nilai marjin pada saluran II sebesar Rp200/kg, sedangkan pada saluran I memiliki nilai marjin yang besar yaitu Rp500/kg. Dengan nilai 3,023% dan 5,072% masing-masing untuk saluran pemasaran I dan saluran II, maka dapat dikatakan bahwa saluran II merupakan saluran yang paling efisien”.Kata Kunci : Efisiensi, Farmer’s share, Jagung, Saluran Pemasaran. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA (Zea Mays L.) DI DESA KEPEL KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Pratiwi, Angkit; Insan Noor, Trisna; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16142

Abstract

Jagung merupakan tanaman yang berperan sebagai bahan pangan dan pakan. Namun tingkat produksi nya terus berfluktuatif salah satunya terjadi di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Hal tersebut diduga karena petani belum memperhatikan penggunaan faktor produksi dalam usahatani tersebut. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui keragaan usahatani jagung hibrida di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis, (2) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi jagung hibrida di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel menggunakan metode sampling total. Jumlah populasi dan sampel sebanyak 31 orang. Teknik analisis data  pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan  analisis regresi linier berganda dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kegiatan produksi budidaya jagung hibrida yang dilakukan oleh petani di Desa Kepel dilakukan terdiri dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman dan pemanenan dengan rata-rata produksi jagung hibrida sebanyak 6.191 kg per hektar. Hasil produksi jagung hibrida dijual dalam bentuk jagung pipilan kepada pedagang pengumpul dan industri pakan di lingkup Kecamatan Cisaga dan Kabupaten Ciamis. (2) Secara parsial variabel benih, pupuk dan pestisida memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung hibrida di Desa Kepel. Sedangkan jika secara simultan, semua variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung hibrida.
ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI KUE SIPUT BERBAHAN DASAR TEPUNG HANJELI (Coix lacryma-jobi var mayuen) DI DESA CIOMAS KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS Sari, Tina; Rochdiani, Dini; Nurdin Yusuf, Muhamad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.15233

Abstract

Analisis kelayakan usaha dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai layak tidaknya suatu usaha untuk dijalankan dan apakah usaha tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pemilik usaha. Dalam menjalankan suatu usaha olahan kue siput berbahan dasar tepung hanjeli pemilik usaha memiliki beberapa kendala yang dihadapi seperti  tidak dilakukannya pencatatan khusus terkait dengan biaya yang dikeluarkan untuk menunjang kegiatan dalam agroindustri, keuangan agroindustri yang bersatu dengan keuangan rumah tangga, pemasaran produk yang hanya disekitar agroindustri saja, sehingga tidak dapat diketahui secara pasti terkait dengan besarnya keuntungan yang diperoleh dari usaha yang dijalankannya karena pemilik hanya merasa mendapatkan keuntungan apabila produknya laku terjual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1.Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada agroindustri kue siput berbahan dasar tepung hanjeli, 2.Kelayakan agroindustri kue siput berbahan dasar tepung hanjeli. Jenis penelitian yang digunakan termasuk kedalam penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel yang dilakukan yaitu purposive sampel (secara sengaja) dengan pertimbangan bahwa Desa Ciomas menjadi salah satu tempat yang memiliki agroindustri unik karena memproduksi olahan kue siput berbahan dasar tepung hanjeli. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk satu kali proses produksi biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 503.809,17, dengan hasil penerimaan sebesar Rp 720.000 dan pendapatan sebesar Rp 216.190,83, sehingga mengahasilkan analisis R/C ratio sebesar 1, 42 yang artinya bahwa agroindustri olahan kue siput berbahan dasar tepung hanjeli ini menjadi suatu usaha yang layak untuk dijalankan karena mampu memberikan keuntungan bagi pemilik usahanya.
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI GULA SEMUT DI DESA MANDALASARI KECAMATAN PUSPAHIANG KABUPATEN TASIKMALAYA Ramadani, Andika -; Nurahman, Ivan Sayid; Mauladi, Mochamad Arief Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16759

Abstract

Indonesia adalah salah satu produsen gula semut yang memiliki kaitan kuat dengan aspek sosial, ekonomi serta budaya masyarakat pedesaan di Indonesia, menawarkan peluang pasar yang semakin luas seiring dengan meningkatnya permintaan dari waktu ke waktu. Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengidentifikasi faktor-faktor internal serta eksternal guna memperoleh strategi alternatif dalam pengembangan agroindustri gula semut di Desa Mandalasari Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya. Adapun permasalahan yang ditemukan terkait dengan pemasaran dan penjualan gula semut adalah cakupan pasarnya yang masih terbatas serta rantai distribusi yang masih pendek. Jenis penelitian ini memanfaatkan metode studi kasus. Variabel yang diamati dan berhubungan dengan penelitian adalah strategi pengembangan, analisis SWOT, Data yang digunakan untuk penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder Teknik penarikan responden dilaksanakan dengan purvosive sampling rancangan analisis data menggunakan analisis SWOT dan Matriks SWOT. Hasil analisis dan identifikasi lingkungan internal diperoleh kekuatan dan kelemahan. Kekuatan agroindustri terletak pada ketersediaan bahan baku serta daya tahan produk. Sebaliknya, kelemahan terletak pada keterbatasan alat dalam proses produksi. Faktor External pada penelitian agroindustri gula semut yaitu harga gula semut aren yang menguntungkan. Ancamannya yang dihadapi meliputi produk sejenis yang bersaing dan peningkatan biaya produksi. Alternatif strategi dalam pengembangan agroindustri gula semut mencakup optimalisasi penggunaan teknologi, peningkatan promosi dan menjaga kualitas produksi.
ANALISIS PENDAPATANA USAHATANI JAGUNG ( Zea Mays L.) DI DESA SUKAMAJU KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Syapitri, Eka Yulianti; Isyanto, Agus Yuniawan; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :1) Biaya yang dikeluarkan usahatani jagung untuk satu kali musim tanam. 2) Penerimaan dan Pendapatan yang diterima Usahatani Jagung untuk satu kali musim tanam. 3) kelayakan usahatni jagung untuk satu musim tanam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, dengan penarikan sampel secara sengaja atau teknik sampel purposive. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1) besarnya biaya usahatani jagung dalam satu kali musim tanam adalah Rp. 11.325.880,91 2). Besarnya pendapatan usahatani jagung adalah Rp.20.171.119,09 dan penerimaan usahatani jagung adalah Rp. 31.500.000 3). Nilai R/C Rasio 2,78 artinya usahatani jagung di Desa Sukamaju Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis layak untuk dijalankan.Disarankan usahatani jagung hendaknya melakukan pengklasifikasian biaya ke dalam komponen biaya tetap dan biaya variabel secara tepat. Dengan pengklasifikasikan biaya tersebut usahatani jagung dapat menyusun laporan.
DAMPAK EKSTERNALITAS INDUSTRI TAHU BULAT DI DESA JELAT, KECAMATAN BAREGBEG, KABUPATEN CIAMIS Widi, Riantin Hikmah; Rozak, Elmira Syahdanabila; Imadudin, Rifki Muhamad; Nurianti, Suci; Ruliyandi, Ruliyandi; Sharah, Siti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.17319

Abstract

Salah satu lokasi industri pengolahan tahu bulat di Kabupaten Ciamis berada di Desa Jelat. Industri tahu di daerah tersebut banyak tersebar, ada yang di tengah pemukiman masyarakat dan ada yang jauh dari pemukiman masyarakat. Adanya industri tersebut tentu secara langsung maupun tidak langsung memungkinkan terjadinya dampak eksternalitas, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak eksternalitas positif dan negatif serta upaya penanganan dampak eksternalias oleh industri tahu bulat. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) terhadap empat industri tahu bulat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei. Hasil penelitian menunjukkan: (1) dampak eksternalitas positif dari adanya industri tahu bulat di Desa Jelat, yaitu meningkatkan pendapatan tambahan bagi masyarakat, penyerapan tenaga kerja, dan peluang usaha baru, sedangkan dampak eksternalitas negatif yaitu pencemaran lingkungan diantaranya yang berasal dari limbah padat dan cair serta pencemaran udara berupa bau tidak sedap yang menyebabkan ketidaknyamanan bertempat tinggal; (2) bentuk tanggung jawab industri terhadap masyarakat dapat dilihat dari keterlibatan aktif dan inisiatif pembangunan desa, seperti sumbangan bangunan sebesar Rp. 20.000.000 pertahun, sumbang operasional diniyah sebesar Rp. 4.000.000 per tahun, dan sumbangan acara keagamaan sebesar Rp. 8.000.000 per tahun; (3) upaya-upaya penanganan limbah yang telah dilakukan dan sedang direncanakan oleh industri tahu bulat di Desa Jelat diantaranya yaitu pakan ternak dari limbah padat ampas kedelai, instalasi pengolahan air limbah, bak penampungan limbah, dan pupuk organik cair.

Page 93 of 107 | Total Record : 1061