cover
Contact Name
Treny Hera
Contact Email
jurnalsitakaraupgripalembang@gmail.com
Phone
+6285357344704
Journal Mail Official
jurnalsitakara@univpgripalembang.ac.id
Editorial Address
Street. Jendral A. Yani Lorong Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang South Sumatera
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Sitakara
ISSN : 25026240     EISSN : 26203340     DOI : https://dx.doi.org/10.31851/sitakara
Core Subject : Education, Art,
Sitakara Journal provides a forum to publish original research-based articles related to art education dan culture. Those scientific articles are the ones which discusses culture art and philosophy of art, curriculum, methodology, teaching and learning media, learning approaches, comparison, character education, teachers/lecturers, students, evaluation in art education, and the relationship between art and culture in human.
Articles 189 Documents
PENGGUNAAN KRAMA BAHASA JAWA SEBAGAI DASAR UTAMA PEMBANGUNAN MORAL ANAK USIA DINI DI MIN 1 LAMONGAN Alifi, Muhammad; Muhlisah, Siti; Syaifuddin, Raden
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.16709

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh bagaimana penggunaan krama bahasa Jawa dalam kehidup66an sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan sekitar anak kecil. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik pemahaman anak terhadap tata krama bahasa Jawa yang menjadi landasan pengembangan moralitas pada anak usia dini. Karena sesuai dengan skenario dan kondisi yang produktif maka menggunakan teknik wawancara dengan salah satu pengajar MIN 1 di desa Blawirejo Lamongan, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mengajarkan tata krama Jawa pada generasi muda dapat meningkatkan pertumbuhan moral dan memberikan landasan bagi rasa hormat yang lebih besar terhadap figur otoritas di antara teman sebayanya. Hal ini ditunjukkan melalui penggunaan kosakata berbagai istilah, antara lain njenengan, mboten pareng, kulo, mboten, dan nggeh, serta kosakata dasar lainnya yang digunakan dalam interaksi sehari-hari dengan anak. Kata Kunci : Krama Bahasa Jawa, Moralitas, Kosakata.
PEMBUATAN KARYA MUSIK DIGITAL MENGGUNAKAN APLIKASI SIBELIUS 7 DI GRUP BAND INTHESKY Nasution, Daniel Raja Namora; Hirza, Herna
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.16717

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan: Proses Pembuatan Notasi Musik Digital Grup Band Inthesky Dengan Menggunakan Aplikasi Sibelius 7. Masalah dalam penelitian difokuskan pada proses pembuatan. Untuk menyelesaikan masalah dalam penelitian ini digunakan teori proses. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan kerja laboratorium dan dianalisis secara mendalam dan detail sesuai dengan teori yang digunakan. Kajian ini menyimpulkan bahwa proses pembuatan karya musik digital diawali dengan mempersiapkan alat dan bahan seperti ipad, in ear monitor, lagu mereka sendiri, dan aplikasi Sibelius 7, dan proses pembuatan notasi musik digital menggunakan aplikasi sibelius dilakukan dengan, membuka aplikasi Sibelius pada ipad, memilih instrumen yang digunakan pada lagu (Rap/Vocal, Trumpet in Bb, Piano, Synthesizer, E. Bass, dan Drum Set), membuat nada dasar lagu, yaitu Fis Mayor (6#), memilih tanda sukat 4/4 (C), menulis judul lagu “Pause”, sub judul lagu “Track #2” dan nama komposer yaitu Inthesky, membuat tempo, yaitu 83bpm, setelah itu notasi musik, tanda istirahat, dan simbol musik ditulis menggunakan Keynotes, dan yang terakhir penulisan notasi musik dilakukan dengan 2 cara yaitu mendengar audio dan menuliskannya pada aplikasi Sibelius 7. Kata Kunci: Pembuatan, Aplikasi Sibelius 7, Karya Musik, Grup Band Inthesky
KONSTRUKSI POLA GERAK TARI LENGGER SEKAR GADUNG DI GRUP MUGI RAHAYU KABUPATEN CILACAP Putri, Alica Erliana; Sriyadi, Sriyadi
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.16845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi pola gerak tari Lengger Sekar Gadung. Pendeskripsian ini dinilai penting guna mengetahui konstruksi pola gerak yang digunakan. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kalitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan konstruksi pola gerak tari Lengger Sekar Gadung pada dasarnya terdiri dari unsur sikap dan unsur gerak. Unsur sikap dan unsur gerak menjadi bahan dasar dalam penyusunan setiap rangkaian gerak. Dalam proses penyusunannya diikat dengan motif atau gerak dasar sebagai benang penyatu. Gerak dasar tersebut adalah rangkaian gerak penthangan asta. Artinya, rangkaian gerak penthangan asta menjadi pondasi dalam membuat berbagai variasi rangkaian gerak yang digunakan. Rangkaian gerak tersebut kemudian dihubungkan menggunakan gerak penghubung atau transisi. Selain memperhatikan motif, variasi, dan transisi, konstruksi pola gerak tari Lengger Sekar Gadung juga mempertimbangkan repetisi, klimaks, proporsi, pengembangan logis, serta kesatuan. Tujuan hal tersebut adalah untuk mencapai keutuhan guna memberikan vitalitas dalam menyampaikan makna atau esensi yang diungkapkan. Kata Kunci: konstruksi; pola gerak; lengger sekar gadung.
RESTROSPEKSI PENCIPTAAN KARYA TARI SLEWAH Cahyana, Juz Tsani; MD, Slamet
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.16982

Abstract

This research aims to reveal or describe reproduction, namely looking at events that have been exceeded from the process of creating Slewah dance works. This research has the problem of how the form of the Slewah dance work and the process of creating the Slewah dance work. Answering the problem of the form of the Slewah dance work using the theory of Slamet MD, while answering the problem of the process of creating the Slewah dance work using the theory of Alma Hawkins translated by Y. Sumandiyo Hadi. The method used in this study uses a qualitative method research type with a choreographic approach. Data collection techniques include observation, interviews, and literature studies.The results of the study show that reintrospection, namely looking at the past or looking back at the creation process that has occurred so that the creation of Slewah dance works which includes the form of Slewah dance works and the process of creating Slewah dance works. The form of Slewah dance works discusses 1) movement, 2) dancers, 3) fashion makeup, 4) floor patterns, 5) dance music, and 6) performance venues. The process of creating Slewah dance works discusses 1) exploration, 2) improvisation, and 3) composition. Keywords: Slewah Dance; Form; Creation Process.
BENTUK DAN PROSES PENCIPTAAN KARYA TARI BEDHAYA KALANG DI SANGGAR TARI NYI PANDANSARI Pandu, Pandu Ilham Maolana; Nandhang Wisnu Pamenang; Maharani Luthvinda Dewi
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.16992

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan proses penciptaan tari Bedhaya Kalang. Bedhaya Kalang merupakan sebuah karya tari yang diciptakan oleh Aprysca Rima Khutria di sanggar tari Nyi Pandansari kabupaten Kendal. Karya ini terinspirasi dari upacara tradisi "mendhak kalang obong". Yaitu, ritual pembakaran boneka puspa dalam memperingati satu tahun meninggalnya anggota keluarga suku kalang di kabupaten Kendal. Masalah difokuskan pada: (1) Bagaimana bentuk tari Bedhaya Kalang; dan (2) Bagaimana proses penciptaan tari Bedhaya Kalang. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengambilan data melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. penelitian ini mengeksplorasi bentuk dan proses penciptaan tari yang mencerminkan budaya suku Kalang. Dengan menggunakan metode bentuk tari yaitu bentuk fisik dan ekspresi, serta menggunakan teori proses kreatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa dalam bentuk tari Bedhaya Kalang menampilkan tujuh penari perempuan yang mengenakan kostum khas, dengan gerakan yang mencerminkan karakter kerbau sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Dengan musik gamelan dan vokal yang mengiringi menambah suasana magis pada pertunjukan. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa tari Bedhaya Kalang merupakan karya tari Aprysca Rima Khutria yang digarap melalui proses kreatif dengan tahapan-tahapan yaitu Riset, Training, Conditional, Rehearseal, dan Performing. Kata kunci: Bentuk; Bedhaya; Proses Penciptaan; Suku Kalang
PROSES PENCIPTAAN DAN BENTUK TARI NGARAP DALAM KARYA TIKEW: CIRCLE OF LIFE “JAK BAWANG ADOK KEUGHIKAN” Adiwendro, Fonda; Wibowo, Anggono Kusumo
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.17691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan dan bentuk sajian karya Tari Ngarap. Masalah difokuskan pada (1) Bagaimana proses penciptaan karya Tari Ngarap? (2) Bagaimana bentuk sajian karya Tari Ngarap? Guna mendekati masalah proses penciptaan digunakan acuan teori dari Alma Hawkins yang meliputi tahap eksplorasi, tahap improvisasi, dan tahap pembentukan. Sedangkan masalah bentuk sajian digunakan acuan teori dari Soedarsono yang meliputi gerak tari, pola lantai, musik tari, tata rias busana, properti, waktu dan tempat pertunjukan. Metode penelitian ini menggunakan Practice Led Research, salah satu metode penelitian artistik yang mengacu pada isu penelitian di tengah masyarakat dan dijawab dengan karya tari. Data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan diimplementasikan melalui penyusunan konsep, eksplorasi, pembentukan, serta pelatihan. Kajian ini menyimpulkan bahwa melalui proses penciptaan tari dapat membentuk sajian karya Tari Ngarap yang berangkat dari fenomena panen atau Ngarap Tikew. Karya ini termasuk dalam karya koreografi baru yang tersusun atas interpretasi pengkarya terhadap trilogi hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam. Kata Kunci: Proses Penciptaan; Bentuk; Ngarap Tikew
PENGEMBANGAN ETUDE VIOLA TINGKAT INDRIA DI PROGRAM STUDI MUSIK FBS UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Karyawanto, Harpang Yudha; Dharmawanputra, Budi; Winarko, Joko; Zandra, Rully Aprilia
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.17874

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan etude viola pada tingkat indria di Program Studi Musik. Masalah difokuskan pada kualitas etude dalam meningkatkan proses belajar mahasiswa musik peminatan instrumen viola. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori pengembangan dari Reiser dan Mollanda. Metode penelitian Data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, penyebaran angket dan Teknik analisis data dalam proses pengembangan buku etude viola dasar deskriptif kualitatif, yaitu teknik analisis data yang digunakan untuk mengolah data berupa masukan, tanggapan dan saran akan dipilah dan dikelompokkan berdasarkan kategori sesuai keterangan ahli, kesesuaian ahli, kesesuaian dengan referensi dan kelogisan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya keefektivan 90% dalam proses belajar mahasiswa dalam praktik bermain viola pada tingkat indria dengan menggunakan buku etude hasil pengembangan ini. Kata Kunci: viola; etude; pengembangan buku etude.
BEKSAN TOPENG KIRANA GENERATIP REASEACH ARTISTIK MD, Slamet; Karyono, Karyono; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/sitakara.v10i1.18086

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan sebuah metode penciptaan tari. Permasalahan penelitian artistic ini adalah bagaimana proses penciptaan tari Topeng Kirana dan bagaimana bentuk tari Topeng Kirana. Teori yang digunakan untuk menjelaskan proses penciptaan adalah practice lead research dan art based research. Model practice lead research untuk menemukan metode yang tepat dalam sebuah penciptaan tari. Metode yang digunakan adalah practice research. Menjawab tentang permasalahan menggunakan metode bentuk tari menggunakan teori pembentukan tari oleh Slamet Md, yang terdiri dari unsur-unsur gerak, irama, ekspresi, busana, penari, dan pola lantai. Hasil yang didapatkan membuat model tari Topeng Kirana yang smencaeitakan rebutan golek Kencana antara Galuh Ajeng dan Galuh Candra Kirana. Kata Kunci: tari Topeng Kirana, Lead research, Practice research, Based research.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN CARL ORFF PADA MATERI IRAMA KELAS VIII DI SMPN 3 MEDAN Simanjuntak, Angelina Natalia; Widiastuti, Uyuni
Jurnal Sitakara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Sitakara
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) Implementasi Metode Pembelajaran Carl Orff Pada Materi Irama Kelas VIII di SMPN 3 Medan. 2) Kelebihan dan Kekurangan Implementasi Metode Pembelajaran Carl Orff Pada Materi Irama Kelas bahwa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Metode Carl Orff serta  kelebihan dan kekurangan Metode Pembelajaran Carl Orff. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang dimana sampel penelitian ini adalah Guru Seni Budaya dan Siswa Kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implemenasi Metode Pembelajaran Carl Orff mengunakan 4 tahap yaitu: Tahap Eksplorasi, Imitasi, Komposisi dan Kolaborasi. Penelitian ini dilakukan 4 pertemuan dan dapat memberi pemahaman yang baik kepada siswa dengan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan serta dapat memberikan motivasi kepada guru dalam mengajar. 2) Kelebihan Implementasi Metode Pembelajaran Carl Orff  yaitu, a) Mendorong guru untuk berpartisipasi melalui keterlibatan dengan siswa, b) Mengajarkan unsur-unsur musik, c) Mendorong guru mengajar dengan menyenangkan melalui pengalaman dan pembelajaran dalam suasana bermain. Kekurangan Implementasi Metode pembelajaran Carl Orff yaitu, a) Kurangnya kemampuan membaca notasi b) siswa kurang menguasai dalam memainkan tempo irama lagu. c) Suasana kelas yang kurang kondusif.                                                                               Kata Kunci: Implementasi, Metode Pembelajaran, Carl Orff, Irama