cover
Contact Name
Taopik Rahman
Contact Email
opik@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagapedia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PAUD AGAPEDIA
ISSN : 25812823     EISSN : 25809679     DOI : https://doi.org/10.17509/jpa
Core Subject : Education,
Jurnal PAUD Agapedia adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian terkait pendidikan anak usia dini dari perspektif mutidisipliner. Jurnal ini bertujuan untuk memperluas dan menciptakan inovasi konsep, teori, paradigma, perspektif dan metodologi dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
DESAIN MEDIA RODA PUTAR UNTUK MEMFASILITASI KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK PADA KELOMPOK B Kristina, Tina; Elan, Elan; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30449

Abstract

Linguistic Verbal Intelligence is the ability to use language both verbally and in writing. Children with verballinguistic intelligence have a very good listening ability, besides that they are children who are good atspeaking properly. For this reason, there is a need for supporters to assist children in facilitating verballinguistic intelligence, one of which is using learning media as a tool to convey material messages. Of coursewith learning media that can attract the attention of children, so that children can focus and the learningprocess runs effectively. One of the media that can be used to facilitate children's verbal linguistic intelligenceis the wheel media. This spinning wheel media is media that provides more interesting visualizations forchildren. Researchers conducted a preliminary study at RA Fastabiqul Khairat and have found the problemthat each learning process rarely uses media. The media used is only a poster or picture on a LKA book orchildren's magazine. Even though children at the age of 5-6 years still need new things that are interesting sothey can provide motivation to learn and new insights. As a result of the identification and analysis of theproblem, the researchers followed up by designing and developing the media as a one of soslusi wheels tofacilitate verbal linguistic intelligence of children in group B. The method in this study uses the Design BasedResearch (DBR) method using a qualitative approach. Products are designed using the main ingredientsnamely plywood, wood, flannelette and impraboard. Data collection is by interview and expert validation.Overall the product is declared suitable for use as a learning medium to facilitate verbal linguisticintelligence of children aged 5-6 years.Keywords: Early Childhood, Linguistic Verbal Intelligence, Wheel Rotate’s MediumABSTRAKKecerdasan Verbal Linguistik merupakan kemampuan dalam menggunakan bahasa baik secara lisan maupuntulisan. Anak-anak dengan kecerdasan verbal linguistik ini memiliki kemampuan menyimak yang sangat bagus,selain itu merupakan anak yang pandai berbicara dengan tepat. Untuk itu perlunya pendukung guna membantuanak dalam memfasilitasi kecerdasan verbal linguistiknya, salah satunya yaitu menggunakan mediapembelajaran sebagai alat untuk menyampaikan pesan materi. Tentu dengan media pembelajaran yang dapatmenarik perhatian anak, sehingga anak dapat fokus dan proses pembelajaran pun berjalan dengan efektif. Salahsatu media yang dapat digunakan untuk memfasilitasi kecerdasan verbal linguistik anak adalah media rodaputar. Media roda putar ini adalah media yang memberikan visualisasi lebih menarik bagi anak. Penelitimelakukan studi pendahuluan di RA Fastabiqul Khairat dan telah menemukan masalah bahwa setiap prosespembelajraran jarang menggunakan media. Media yang digunakan hanya sebuah poster atau gambar padasebuah buku LKA atau majalah anak. Padahal anak pada usia 5-6 tahun ini masih membutuhkan hal-hal baruyang menarik sehingga dapat memberikan motivasi belajar serta wawasan baru. Hasil dari identifikasi dananalisis masalah tersebut, peneliti menindak lanjuti dengan merancang dan mengembangkan media roda putarsebagai salah satu soslusi guna memfasilitasi kecerdasan verbal linguistik anak pada kelompok B. Metode dalampenelitian ini menggunakan metode Design Based Research (DBR) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Produk dirancang menggunakan bahan utama yaitu triplek, kayu, kain flanel dan impraboard. Pengumpulandata yaitu dengan wawancara dan validasi ahli. Secara keseluruhan produk dinyatakan layak digunakan sebagaimedia pembelajaran untuk memfasilitasi kecerdasan verbal linguistik anak usia 5-6 tahun.
KEBUTUHAN DASAR PENGEMBANGAN RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN LATIHAN PRAMUKA PRASIAGA UNTUK MEMFASILITASI SIKAP ILMIAH ANAK Hidayati, Resa Pusfita; Mulyana, Edi Hendri; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30444

Abstract

The background of this paper is because it has not yet had the standard design for the implementation of thescout practice of scouts, the implementation of scouting takes place as it is, not in a more macro, directed,integrated and continuous system. Early childhood also needs to be instilled with character early on and this isthe same as one of the dimensions of science, namely scientific attitude. The purpose of this article is to describethe basic needs of the Pre-Training Plan Design to Facilitate Early Childhood Scientific Attitudes. This studyuses the EDR method of McKenney and Reeves.The results of the study indicate that the basic need of this studyis the need to design a training plan for scout practice to facilitate a scientific attitude in accordance with theguiding principles regarding the main components in the plan for implementing a scout by developing ascientific attitude.Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan rancangan rencana pramuka prasiaga untuk mefasilitasi sikapilmiah anak usia dini kelompok B. Adapun latar belakang dari penulisan ini karena belum dimilikinnyasatandar rancangan pelaksanaan latihan pramuka prasiaga maka penyelenggaraan kepramukaan prasiagaberlangsung secara apa adanya tidak dalam suatu sistem lebih makro, terarah, terpadu dan berkesinambungan.Anak usia dini pun perlu ditanamkan karakter sejak dini dan hal tersebut sama dengan salah satu dimensi sainsyaitu sikap ilmiah. Penelitian termasuk jenis penelitian pengembangan dengan mengacu pada pendapatMcKenney dan Reeves yaitu metode EDR. Produk yang dikembangkan yaitu rancangan rencana pelaksanaanpelaksanaan latihan prasiaga untuk memfasilitasi sikap ilmiah diantaranya: rasa ingin tahu, skeptis/tidakmudah percaya, terbuka, bekerja sama, dan peduli terhadap lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwakebutuhan dasar dari penelitian ini adalah perlunya merancang rencana pelaksanaan latihan pramuka prasiagauntuk memfasilitasi sikap ilmiah sesuai dengan pedoman prasiaga mengenai komponen utama dalam rencanapelaksanaan pramuka prasiaga dengan mengembangkan sikap ilmiah.
DASAR KEBUTUHAN PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF PADA PERMAINAN SAINS SUB TEMA GEJALA ALAM UNTUK MEMFASILITASI KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B Kurniasih, Yesi; Rahman, Taopik; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40742

Abstract

The purpose of this study is to describe the basic needs of the development of Alternative Assessment in Science Games Symptom of the sub theme to Facilitate Children Social Skills Group B . Based on the results of a preliminary study conducted at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City, teachers have not had the opportunity to develop assessments on science games. The science games that are carried out are more focused on developing cognitive aspects, have not been able to facilitate social skills optimally. Therefore, it is necessary to develop assessments on science games to facilitate the social skills of children in group B. This study uses the Education Design Research method ( EDR) McKenney and Reaves model in the first stage of exploration and analysis. The data collection technique used interviews with group B teachers at Artanita Al Khairiyyah Kindergarten and Mathla'ujannah Kindergarten in Tasikmalaya City . Data analysis uses data reduction, data display, and drawing conclusions. Based on the results of the analysis, the researchers concluded that it is necessary to develop assessments and science games that can facilitate the social skills of group B children.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dasar kebutuhan pengembangan Asesmen Alternatif pada Permainan Sains Sub Tema Gejala Alam untuk Memfasilitasi Keterampilan Sosial Anak Kelompok B. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya guru belum berkesempatan mengembangkan asesmen pada permainan sains. Permainan sains yang dilakukan lebih berfokus dalam mengembangkan aspek kognitif, belum bisa memfasilitasi keterampilan sosial secara maksimal. Maka dari itu perlu adanya pengembangan asesmen pada permainan sains untuk memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B. Penelitian ini menggunakan metode Education Design Research (EDR) model McKenney dan Reaves pada tahap pertama yaitu eksplorasi dan analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara pada guru kelompok B di TK Artanita Al Khairiyyah dan TK Mathla’ujannah di Kota Tasikmalaya. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya pengembangan asesmen dan permainan sain yang dapat memfasilitasi keterampilan sosial anak kelompok B.
VALIDITAS LEMBAR KERJA ANAK BERBASIS PEMBELAJARAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK KELOMPOK B Islamiati, Nafisah; Sumardi, Sumardi; Mulyana, Edi Hendri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40493

Abstract

This development research was conducted in order to develop scientific learning children’s worksheet goods that are valid for improving the social skills of children in group B. Scientific learning worksheet are teaching materials designed to improve children’s social skills by incorporating experimental activities from scientific learning into a cooperative format. This study is a defelopment study based on Mckenney and Reeves’ opinion, specifically the Educational Design Research (EDR) technique. There are three steps to this research: 1) analysis and investigation, 2) design and building, and 3) evaluation and reflection. The worksheet was certified by three validators, each of whom was an excellent lecturer in their subject, during the design and contruction stage. The results show that scientific learning children’s worksheets to improve the social skills of griup B children are feasible to use, with a proportion of success of 79% in accordance with science experts, 90% specialists in the media say, and 83% assesment from social skills material validators, with very feasible criteria. As a result, scientific learning worksheets that are acceptable and ready to use as teaching materials have been created to srengthen the social skills of children in group B.Penelitian pengembangan ini telah dilakukan dalam rangka mengembangkan produk lembar kerja anak (LKA) berbasis pembelajaran saintifik yang valid untukmembantu anak-anak di kelompok b meningkatkan keterampilan sosial. LKA berbasis pembelajaran saintifik adalah bahan ajar yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dengan memasukkan kegiatan eksperimen dari pembelajaran saintifik yang dikemas dalam bentuk kerja sama tim. Penelitian ini adalah studi pengembangan berdasarkan pendapat McKenney dan Reeves, khususnya metode Educational Design Research (EDR). Ada tiga langkah dalam penelitian ini, yaitu; 1) tahap analisis dan eksplorasi, 2) tahap desain dan konstruksi, serta 3) tahap evaluasi dan refleksi. Dalam sorotan desain dan konstruksi, LKA disertifikasi oleh 3 validator yang masing-masing merupakan dosen ahli di bidangnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja anak berbasis pembelajaran saintifik untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B layak digunakan dengan persentase ketercapaian 76% menurut ahli sains, 90% menurut ahli media, dan 83% penilaian dari validator ahli materi keterampilan sosial, dengan kriteria sangat layak. Dengan demikian, telah dihasilkan LKA pembelajaran saintifik untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B yang memungkinkan untuk digunakan sebagai bahan ajar dan siap pakai.
MEDIA MOZAIK UNTUK MEMFASILITASI PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Sukmawati, Annisa; Rahman, Taopik; Giyartini, Rosarina
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40924

Abstract

Fine motor development of early childhood is certainly very varied, but some children certainly have obstacles in fine motor development. Based on this, it is necessary to stimulate fine motor development. For this reason, this study wants to examine how mosaic media can facilitate the development of fine motor skills for children aged 4-5 years. The method used is a systematic literature review. From 34 published articles from various journals, after conducting a screening process using the systematic literature review method, 17 articles were selected as the final review. The results of a review of 17 sources found that most of the studies reviewed focused on mosaic media to facilitate fine motor development of children aged 4-5 years. The results of the mosaic media to facilitate the development of fine motor skills of children aged 4-5 years succeeded in increasing the fine motor development of children aged 4-5 years.Perkembangan motorik halus anak usia dini tentunya sangat bervariasi, namun sebagian anak tentunya memiliki hambatan dalam perkembangan motorik halus. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya stimulus perkembangan motorik halus. Untuk itu, penelitian ini ingin mengkaji bagaimana media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Adapun metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis. Dari 34 publikasi artikel dari berbagai jurnal, setelah melakukan proses screnning yang menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dihasilkan 17 artikel yang dipilih sebagai peninjauan akhir. Hasil tinjauan terhadap 17 sumber didapat bahwa sebagian besar studi yang ditinjau berfokus pada media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Hasil media mozaik untuk memfasilitasi perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun berhasil meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun.
PENGEMBANGAN DASAR KEBUTUHAN RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI SAINS PADA SUB TEMA AIR UNTUK MENGOPTIMALKAN KETERAMPILAN MENGAMATI ANAK USIA DINI Adawiyah, Wasilah Nur; Mulyana, Edi Hendri; Elan, Elan
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30451

Abstract

Research and development has been carried out, which aims find out the basic needs of developingscienceoriented learning activity plans on the water sub theme to optimize early childhood observationskills. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode pengembangan, model pendekatan mixmethod dengan teknik Educational Design Research mengacu pada model menurut McKenney dan Reeves.This article only explains the Educational Design Research engineering research in the first stage, namelythe exploration and analysis of research problems. Data collection was carried out with preliminary studies,namely field studies with initial observations and literature studies. The field study was conducted atRaudhatul Athfal AT-Taufiq which is located in Cibeureum Sub-district, Tasikmalaya City. Literature studyis carried out by examining the journals and the results of previous research related to problems andscience-oriented books in early childhood. Thus, the results of the study indicate various basic needs fordeveloping science-oriented learning activity plans to optimize observational skills, which will later be usedas a reference or guideline for designing research development products in the form of learning activityplans.Telah dilakukan penelitian dan pengembangan, yang bertujuan untuk mengetahui dasar kebutuhanpengembangan rencana kegiatan pembelajaran berorientasi sains pada sub tema air untuk mengoptimalkanketerampilan mengamati anak usia dini. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metodepengembangan, model pendekatan mix method dengan teknik Educational Design Research mengacu padamodel menurut McKenney dan Reeves. Artikel ini hanya menjelaskan penelitian teknik Educational DesignResearch pada tahap pertama yaitu tahap eksplorasi dan analisis masalah penelitian. Pengumpulan datadilakukan dengan studi pendahuluan yaitu studi lapangan dengan observasi awal dan studi literatur. Studilapangan dilaksanakan di Raudhatul Athfal AT-Taufiq yang beralamat di Kecamatan Cibeureum KotaTasikmalaya. Studi literatur dilakukan dengan mengkaji jurnal dan hasil penelitian terdahulu terkaitpermasalahan serta buku-buku berorientasi sains pada anak usia dini. Sehingga, hasil penelitian menunjukanberbagai kebutuhan dasar untuk mengembangkan rencana kegiatan pembelajaran berorientasi sains untukmengoptimalkan keterampilan mengamati, yang nantinya akan dijadikan sebagai acuan atau pedoman untukperancangan produk pengembangan penelitian berupa rencana kegiatan pembelajaran.
STUDI LITERATUR PENGARUH PENGGUNAAN PERMAINAN TRADISIONAL KAULINAN BARUDAK TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Rinukmi, Rika Ayu; Sumardi, Sumardi; Rahman, Taopik
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v4i2.30445

Abstract

This research is motivated by early childhood social emotional abilities that are not optimal. Thisproblem occurs in early childhood, including when during the learning process takes place earlychildhood often look depressed, lack of confidence, often ask to be accompanied by parents and etc. Theapplication of traditional games is rarely used as an intermediary for learning to improve early childhoodsocial emotional abilities. The purpose of this research is to find the impact of traditional games kaulinanbarudak for early childhood social emotional abilities. This researche uses a qualitative approach and thetype of researche is library researche. Data collection techniques used in this researche are collectingbooks, journals, articles, theses, internet, documentation, dissertations and relevant researche. Then datais sorted, presented, analyzed, and processed sistematically. Based on the results of data from severalfindings made by previous researchers, then it can conclude that by using traditional games kaulinanbarudak can affect the social emotional abilities of early childhood.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan sosial emosional anak yang belum optimal. Permasalahanini terjadi pada anak usia dini, diantaranya adalah pada saat proses pembelajaran berlangsung anak-anaksering terlihat murung, kurang percaya diri, sering minta ditunggui orangtua dan lainnya. Selain itupenggunaan permainan tradisional sudah jarang digunakan sebagai media pembelajaran untukmeningkatkan kemampuan sosial emosional anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh dari permainan tradisional kaulinan barudak terhadap kemampuan sosial emosional anak usiadini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Teknikpengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan buku-buku, jurnal,artikel, tesis, internet, dokumentasi, disertasi, penelitian yang dianggap relevan tentang permainantradisional dan kemampuan sosial emosional anak. Kemudian dipilih, disajikan dan dianalisis serta diolahsecara ringkas dan sistematis. berdasarkan hasil data dari beberapa temuan yang telah dilakukan olehpeneliti terdahulu, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan permainan tradisional kaulinanbarudak dapat berpengaruh terhadap kemampuan sosial emosional anak usia dini.
ANALISIS PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI Rahayu, Nur Sri; Elan, Elan; Mulyadi, Sima
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v5i2.40743

Abstract

Gadgets are one of the products of modern technology that are widely used by humans, there are many benefits that can be felt from gadgets but if they are used excessively without any control, it can have a negative effect on users, especially if the user is an early age wich is an infortant age in human life. The pupose of this research is to analyzeuse gadgets by early childhood and their role in assisting the use of gadgets. This research uses an approach with the type of case study method. The results of the study show that children use gadgets to play games, watch entertainment on youtube and also to learn to read and count from the “ Aplikasi Belajar TK dan PAUD Lengkap”. Children often focus when their parent call, sometimes while when they are not given permission to play gadgets, children also seem to have problems in their speaking skills, even though the child is already 6 yeas old, many of words spoken by child still cannot be understood. In an effort made by parents to prevent negative things from using gadgets by accompanying children when using gadgets, ensuring that they do not see content that is not appropriate for the child’s age.Gadget merupakan salah satu produk hasil teknologi modern yang banyak digunakan oleh manusia. Banyak manfaat yang dapat dirasakan dari gadget akan tetapi jika penggunaannya berlebihan tanpa adanya kontrol bisa memberikan efek negative terhadap penggunanya terlebih jika penggunanya merupakan anak usia dini yang dimasa masa ini merupakan usia penting dalam kehidupan manusia. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis penggunaan gadget oleh anak usia dini dan peran dalam mendampingi penggunaan gadget. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode studi kasus. Hasil dari penelitian diketahui bahwa anak menggunakan gadget untuk bermain game, menonton hiburan di youtube dan juga untuk belajar baca hitung dari “ Aplikasi Belajar TK dan PAUD Lengkap”. Anak sering fokus saat bermain gadget, tidak menjawab saat orang tuanya memanggil, terkadang merengek saat tidak diberi ijin untuk bermain gadget, anak juga terlihat mengalami permasalahan dalam kemampuan berbicaranya, meskipun anak sudah berusia 6 tahun tapi masih banyak dari kata-kata yang di ucapakan anak masih belum dapat di mengerti. Dalam upaya yang dilakukan orang tua untuk mencegah hal-hal negatif dari penggunaan gadget dengan cara menemani anak saat menggunakan gadget, memastikan tidak melihat konten yang tidak sesuai dengan usia anak.
MODEL PENDAMPINGAN ORANGTUA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SMARTPHONE UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN (Penelitian Pada Orangtua di PGTK Pasim Ar-rayyan, KB/PAUD An-Najwa dan RA Lijamul Athfal Sukabumi) Devi Cahya Permata; Achmad Mudrikah; Hanafiah Hanafiah
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48097

Abstract

Learning that was originally with the face-to-face method has now been changed to online learning. This raises problems, especially the implementation of learning for early childhood. Learning is carried out using communication technology media, one of which is a smartphone. In its application, parental assistance is needed because early childhood cannot learn on their own without assistance from parents. The concept of online learning that can be implemented in a learning process is the basic concept initiated by George R. Terry known as POAC (Planning, Organizing, Actuating and Controling). The specific objectives of this study were to obtain an overview of: 1) Planning, 2) Organizing, 3) Implementation and 4) Assessment of parental assistance models in the use of smartphone media to improve the quality of learning. The research method uses a qualitative approach with a descriptive method. The research data were collected by using observation, interview, documentation, and triangulation techniques. The research locations were PGTK Pasim Ar-Rayyan, KB/PAUD An-Najwa and RA Lijamul Athfal Sukabumi. The theory that underlies this research is the model of parental assistance and the quality of learning. The results of this study include: 1) The learning planning carried out by the institution refers to the emergency curriculum and is designed flexibly or adapted to conditions; 2) The organization of learning materials that have been designed is made as creative as possible and involves all parties; 3) The implementation of learning is carried out on the learning method while playing and the Institute cooperates with parents in the implementation of learning; 4) Assessment of the learning process according to the required data, students collect assignments, attendance so that principals and tutors can evaluate the learning process of students. Conclusions of research results 1) Research subjects carry out lesson plans that refer to the emergency curriculum and design flexible learning plans; 2) Organizing early childhood learning, namely organizing time, human resources and teaching materials; 3) The implementation of learning is carried out through indirect learning using supporting media, namely smartphones; 4) Assessment by collecting data and information on activities carried out by children on a daily basis. Pembelajaran yang semula dengan metode tatap muka kini diubah menjadi pembelajaran daring/online. Hal tersebut menimbulkan problematika khususnya pelaksanaan pembelajaran bagi anak usia dini. Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan media teknologi komunikasi salah satunya smartphone. Dalam penerapannya, diperlukan pendampingan orangtua karena anak usia dini tidak dapat belajar sendiri tanpa adanya pendampingan dari orang tua. Konsep belajar secara daring/online yang bisa diimplementasikan dalam sebuah proses pembelajaran yaitu konsep dasar yang digagas oleh George R. Terry yang dikenal dengan POAC (Planning, Organizing, Actuating and Controling). Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang: 1) Perencanaan, 2) Pengorganisasian, 3) Pelaksanaan dan 4) Penilaian model pendampingan orangtua dalam penggunaan media smartphone untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Metode penilitian menggunakana pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Lokasi penelitian di PGTK Pasim Ar-rayyan, KB/PAUD An-Najwa dan RA Lijamul Athfal Sukabumi. Teori yang melandasi penelitian ini adalah model pendampingan orangtua mutu pembelajaran. Hasil penelitian ini diantaranya : 1) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan lembaga mengacu pada kurikulum darurat dan dirancang secara fleksibel atau disesuaikan dengan kondisi; 2) Pengorganisasian materi pembelajaran yang telah dirancang dibuat sekreatif mungkin dan melibatkan semua pihak; 3) Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan pada metode belajar sambal bermain dan Lembaga bekerjasama dengan orangtua dalam pelaksanaan pembelajaran; 4) Penilaian proses pembelajaran sesuai data yang diperlukan, peserta didik mengumpulkan tugas, kehadiran sehingga kepala sekolah dan tutor dapat mengevaluasi proses pembelajaran peserta didik. Simpulan hasil penelitian 1) Subyek penelitian melakukan perencanaan pembelajaran yang mengacu pada kurikulum darurat dan merancang perencanaan pembelajaran secara fleksibel; 2) Pengorganisasian pembelajaran anak usia dini yaitu melakukan pengorganisasian waktu, SDM dan bahan ajar; 3) Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui pembelajaran tidak langsung menggunakan media penunjang yaitu smartphone; 4) Penilaian dengan mengumpulkan data dan informasi kegiatan yang dilakukan anak sehari-hari.
MANAJEMEN KURIKULUM TAMAN KANAK-KANAK KURIKULUM ISLAMIC MONTESSORI (Studi Kasus di TK Budi Mulia Dua Sedayu Yogyakarta Tahun Pelajaran 2021/2022) Vinka Ratih Damayanti; Aina Kartika Rahayu; Mega Juita
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48098

Abstract

Curriculum management is a form of curriculum management in education to develop intelligence. Islamic Montessori-based curriculum management differs from curriculum management in general. The purpose of this study was to describe the curriculum of Budi Mulia Dua Sedayu Kindergarten in Yogyakarta and to describe the involvement of teachers, parents, school committees, and the surrounding community. The research uses an approach with a case study research design. The research subjects as data sources are : principals, teachers, parents, school educators, and the surrounding community. Data collection methods are : observation, interviews, and documentation. In addition, the research uses data collection, data reduction, data presentation, and concluding. The results of the study can be seen that an Islamic Montessori Curriculum management that starts from planning to evaluation. Planning that is adapted to the vision and mission of creating children who have good morals in this world and the hereafter. Organizing by developing indicators according to established themes. Implementation, and achievement of indicators with the Montessori method with an Islamic approach. Evaluations are carried out routinely every day and are held at monthly and annual meetings. The involvement of teachers, parents, school committees and the community looks good and has their respective roles. Manajemen kurikulum merupakan bentuk pengelolaan kurikulum dalam pendidikan untuk mengembangkan intelegensi. Manajemen kurikulum berbasis Islamic Montessori memiliki perbedaan dengan manajemen kurikulum sekolah secara umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan manajemen kurikulum lembaga Taman Kanak-Kanak Budi Mulia Dua Sedayu Yogyakarta dan untuk menggambarkan keterlibatan guru, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat sekitar.  Penelitian mengunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Subyek penelitian sebagai sumber data adalah : kepala sekolah, guru, orang tua, tenaga pendidik sekolah dan masyarakat sekitar. Metode pengumpulan data adalah : observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selain itu penelitian menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, data penyajian dan penarikan kesimpulan. Validitas data menggunakan triangulasi teknik sumber dan triangulasi metode.  Hasil penelitian dapat dilihat bahwa Taman Kanak-Kanak Budi Mulia Dua Sedayu memiliki manajamen Kurikulum Islamic Montessori yang baik dimulai dari perencanaan hingga evaluasi. Perencanaan disesuaikan dengan visi dan misi yaitu menciptakan anak yang memiliki akhlak baik di dunia dan akhirat. Pengorganisasian dengan mengembangkan indikator sesuai tema yang ditetapkan. Pelaksanaan, mencapai indikator dengan metode Montessori dengan pendekatan Islamic. Evaluasi yang dilakukan rutin setiap hari dan dirapatkan pada rapat bulanan dan tahunan. Keterlibatan guru, orangtua, komite sekolah dan masyarakat terlihat baik dan mempunyai peran masing-masing.