cover
Contact Name
Taopik Rahman
Contact Email
opik@upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagapedia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PAUD AGAPEDIA
ISSN : 25812823     EISSN : 25809679     DOI : https://doi.org/10.17509/jpa
Core Subject : Education,
Jurnal PAUD Agapedia adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian terkait pendidikan anak usia dini dari perspektif mutidisipliner. Jurnal ini bertujuan untuk memperluas dan menciptakan inovasi konsep, teori, paradigma, perspektif dan metodologi dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini.
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Rupnidah Rupnidah; Dadan Suryana
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48199

Abstract

Media pembelajaran merupakan aspek penting yang menunjang proses belajar bagi anak usia dini agar dapat mengembangkan semua aspek-aspek perkembangan untuk persiapan pendidikan pada jenjang selanjutnya. Sangat banyak media pembelajaran yang sudah diterapkan dan dikembangkan pada pendidikan anak usia dini, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe studi kepustakaan. Proses pengumpulan data dalam jenis penelitian ini adalah: editing, organizing dan finding. Teknik analisis data penelitian ini adalah teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa begitu banyak media pembelajaran yang dapat diterapkan oleh pendidik sesuai dengan aspek-aspek tertentu seperti aspek pengembangan kosakata, kognitif, berbicara, kreativitas, berhitung, bahasa, sosial emosional, fisik motorik dan membaca. Learning media is an important aspect that supports the learning process for early childhood so that they can develop all aspects of development to prepare for the next level education. There are many learning media that have been applied and developed for early childhood education, therefore this study aims to describe early childhood learning media. This type of research was qualitative research with the type of literature study. The process of collecting data in this research are: editing, organizing and finding. The data analysis technique of this research is content analysis technique. The results of this study explain that there are so many learning media that can be applied by the educators according to certain aspects such as vocabulary development, cognitive, speaking, creativity, arithmetic, language, social, emotional, physical motor and reading.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DI KINDERWORLD MONTESSORI BSD BAGI ANAK USIA DINI SELAMA PANDEMI COVID-19 Lathipah Hasanah; Dede Rina Utariah; Fulkiya Hidayah; Nurul Asyifa Julia
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48056

Abstract

The Montessori method is a method of teaching children according to their childhood personality. This method focuses the attention of children individually (child/student focus), focuses on practical life skills, freedom, independence, and pays attention to the child's sensitive period. As a result of the Covid-19 pandemic, learning is carried out online using multimedia technology with an internet network with the flexibility of being able to hold meetings between teachers and children to carry out learning interactions. The purpose of this study was to describe the implementation of learning through the Montessori method during the covid-19 pandemic. Research subjects were selected using a non-probable sampling technique: target sampling (sampling with certain considerations). This study used five subjects at Kinderworld Montessori: the principal, two teachers at Kindergarten 1 and Kindergarten 2, and 2 parents. This research was analyzed by descriptive qualitative method. This study uses in-depth interviews and documentation to collect data with the analysis process using the Miles Huberman method, namely, through four stages, namely data reduction, data display, conclusions and data verification. Based on the results of interviews with research subjects, it can be concluded that, during a pandemic learning activities using the Montessori method can be said to be relatively going well, but the percentage is not up to 100% as when learning is done offline, the reason is because the materials used when doing Montessori activities are substituted. or replaced with equipment that is relatively the same as the equipment available at home, even so the teacher still ensures that the learning outcomes of the Montessori Method are achieved well. Metode Montessori adalah metode mengajarkan anak sesuai dengan kepribadian masa kecilnya. Metode ini memfokuskan perhatian anak secara individual (fokus anak/siswa), memfokuskan kemampuan Practical life, kebebasan, kemandirian, serta memperhatikan Masa peka anak. Akibat dari Pandemi Covid-19 mengakibatkan pembelajaran dilaksanakan secara Daring menggunakan teknologi multimedia dengan jaringan internet yang fleksibilitas mampu melakukan pertemuan antara guru dan anak untuk melaksanakan interaksi pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran melalui metode montessori selama pandemi covid-19. Subyek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik non-probable sampling: target sampling (pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu). Penelitian ini menggunakan lima subjek di Kinderworld Montessori: kepala sekolah, dua guru di Kindergarten 1 dan Kindergarten 2, dan 2 orang tua Murid. Penelitian ini dianalisis dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi untuk mengumpukan data dengan proses analisis menggunakan metode MilesHuberman yaitu, melalui empat tahapan yaitu reduksi data, display data, kesimpulan serta verifikasi data. Berdasarkan dari hasil wawancara dengan subjek penelitian dapat disimpulkan bahwa, saat pandemic kegiatan pembelajaran Menggunakan metode Montessori bisa dikatakan relative berjalan dengan baik, namun presentase nya tidak sampai 100% seperti saat pembelajaran dilakukan secara Offline, alasannya adalah karena Material yang digunakan ketika berkegiatan Montessori di Subtitusi atau diganti dengan peralatan yang relative sama dengan peralatan yang tersedia dirumah, meski begitu guru tetap memastikan capaian pembelajaran Metode Montessori nya tercapai dengan baik. 
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI PERMAINAN SAINS RAMBATAN WARNA Siti Alifiya Hayatun Nufus
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48200

Abstract

This article discusses research related to the application of experimental methods through science games as an effort to improve science process skills for children aged 4-5 years. This study aims to look at the initial conditions of early childhood science process skills before the implementation of science play activities, an overview of the implementation of science play activities, and the improvement of children's science process skills after the implementation of science play activities. This research was conducted in Group A2 TK Aisyiyah 12 Singaparna with the number of research subjects as many as 14 children aged 4-5 years. This type of research is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles. The instrument used was an observation sheet for children's process skills. The results showed that the development of children's science process skills was quite significant for two cycles. Children's learning outcomes using the experimental method through color propagation science games managed to achieve a higher percentage on the development of children's science process skills by 85.7%. Artikel ini membahas tentang penelitian terkait penerapan metode eksperimen melalui permainan sains sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan proses sains bagi anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi awal keterampilan proses sains anak usia dini sebelum penerapan kegiatan bermain sains, gambaran pelaksanaan kegiatan bermain sains, serta peningkatan keterampilan proses sains anak setelah penerapan kegiatan bermain sains. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok A2 TK Aisyiyah 12 Singaparna dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 14 anak yang berusia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.  Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi keterampilan proses anak. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan keterampilan proses sains anak yang cukup signifikan selama dua siklus. Hasil belajar anak dengan metode eksperimen melalui permainan sains rambatan warna berhasil mencapai persentase yang lebih tinggi pada perkembangan keterampilan proses sains anak sebesar 85, 7%.
GAMES TEBALEG UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWI KELOMPOK C SPS MATHLA’UL ANWAR Rena Aprilia S
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48057

Abstract

Research has been carried out that aims to find out how children process in carrying out structured activities. Here, the researcher applies the theme of nature and the universe to observe the process of early childhood. The research method used is a qualitative method that focuses on classroom action research (CAR). The research instrument used an observation sheet of science process skills and attitudes. Data collection is done by observation and documentation. The field study was carried out at SPS Mathla'ul Anwar, which is located in Tamansari District, Tasikmalaya City. Based on the results of the activity analysis, the researchers concluded that it is necessary to introduce various types of science games on the theme of nature and the universe in early childhood education to identify and improve AUD process skills, especially for ages 5 to 6 years. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana anak-anak berproses dalam melakukan kegiatan terstruktur. Disini peneliti mengaplikasikan tema alam dan jagad raya untuk mengamati proses anak usia dini. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode kualitatif yang berfokus pada penelitian tindakan kelas (PTK). Instrumen penelitian menggunakan lembar onservasi keterampilan proses dan sikap sains. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi.  Studi lapangan dilaksanakan di SPS Mathla’ul Anwar yang beralamat di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Berdasarkan hasil analisis kegiatan, peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya perlu adanya pengenalan berbagai jenis permainan sains pada tema alam dan jad raya di Pendidikan anak usia dini untuk mengetahui dan meningkatkan keterampilan proses AUD khususnya untuk usia 5 sampai 6 tahun.
IMPLEMENTASI PROGRAM DETEKSI DINI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK DI TK HARAPAN BANGSA Khadijah Khadijah; Nadya Octa Nanda; Khoirunisa Khoirunisa; Tina Alfina Sari; Zahra Ayuni Nasution
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48281

Abstract

Growth and development in early childhood is a very important period because it is a part of subsequent development. Growth and development are two distinct events but they are not easily separated. The purpose of this research is to conduct an Early Detection Program for Child Development in Harapan Bangsa Bulu Cina Kindergarten. This study uses a qualitative method, where the researcher describes the results obtained using a written narrative based on the results of interviews and observations. The results of this study indicate that this program is very helpful in observing the growth and development of children. If a delay is found, the educator will make appropriate interventions and communicate with experts so that the delay can be overcome as early as possible. Tumbuh kembang pada anak usia dini adalah periode yang sangat penting karena merupakan dari perkembangan selanjutnya. Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua kejadian yang berbeda tetapi tidak mudah begitu saja untuk dipisahkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan Program Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak di TK Harapan Bangsa Bulu Cina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana peneliti menggambarkan hasil yang didapat menggunakan narasi yang ditulis berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Program ini sangat membantu dalam melihat pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Apabila ditemukannya keterlambatan, pendidik akan melakukan intervensi yang tepat serta berkomunikasi dengan orang yang ahli sehingga keterlambatan tersebut bisa diatasi dengan sedini mungkin.
MENSTIMULUS KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DI KELOMPOK B TK ARMAWIYAH 1 Rini Novianti Yusuf; Dede Nurul Qomariah; Siti Hamidah Hamidah
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i1.48059

Abstract

Children's motoric skills developed from birth, so they need a continuous stimulated to support the child's growth and development. Traditional games are mentioned as one of the effective ways to stimulate the development of gross motoric skills in children. This study aims to explore how to stimulated children's gross motoric skills through the traditional engklek game. Descriptive research method with a qualitative approach is used in this study. The results showed that simple motion exercises, the directional patting method, the "trench" jump and zigzag line, as well as the gacok forward throwing movement were proven effective ways to stimulated gross motoric skills in children through the traditional engklek game. These four simple ways not only help stimulated gross motoric skills in children, but also make play fun and safe. Keterampilan motorik anak berkembang sejak lahir, sehingga memerlukan stimulus yang berkelanjutan guna mendukung tumbuh kembang anak. Permainan tradisional disebut-sebut sebagai salah satu cara efektif dalam menstimulus perkembangan keterampilan motorik kasar pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara menstimulus keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional engklek. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan gerak sederhana, metode tepukan arah, lompat “parit” dan garis zigzag, serta gerakan melempar gacok ke depan merupakan cara yang terbukti efektif dalam menstimulus keterampilan motorik kasar pada anak melalui permainan tradisional engklek. Empat cara sederhana ini tidak hanya membantu menstimulus keterampilan motorik kasar pada anak, tetapi juga mewujudkan permainan yang menyenangkan dan aman.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PUZZLE HIJAIYAH UNTUK KETERAMPILAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Salma Anisah Yasmin; Taopik Rahman; Dian Indihadi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.52013

Abstract

Problems related to the skill of recognizing hijaiyah letters encountered in educational institutions for preschool age children became the background of this study. The implementation of learning activities in the introduction of hijaiyah letters should use media that can motivate children and of course can create efficient and synchronous learning implementation activities using child development. The limited use of media in schools is the cause of less diverse learning activities. The use of hijaiyah letter puzzle media can be an appropriate means in an effort to develop skills to recognize hijaiyah letters. This study aims to describe the results of the analysis of the skills to recognize hijaiyah letters for children aged 4-5 years, and to describe the results of the analysis of the benefits of using hijaiyah puzzle media on the skills of recognizing hijaiyah letters. The method used is descriptive analysis, then the data analysis used is data reduction, data visualization, and drawing/verification of data conclusions.Permasalahan terkait keterampilan mengenal huruf hijaiyah yang ditemui di lembaga pendidikan anak usia prasekolah menjadi latar belakang dari penelitian ini. Semestinya pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam pengenalan huruf hijaiyah menggunakan media yang dapat memotivasi anak dan tentunya dapat menciptakan kegiatan pelaksanaan pembelajaran yang efisien dan sinkron menggunakan perkembangan anak. Keterbatasan penggunaan media di sekolah, menjadi penyebab kegiatan belajar yang kurang beragam. Penggunaan media puzzle huruf hijaiyah dapat menjadi salah satu sarana yang sesuai dalam upaya mengembangkan keterampilan mengenal huruf hijaiyah. Penelittian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil anaalisis keterampilan mengenal huurf hijaiyah anak usia 4-5 tahun, dan mendeskripsikan hasiil analisis manfaat manfata media puzzle huruf hijaiyah terhadap keterampilan mengenal huruf hijaiyah. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analisis, kemudian analitis data yang digunakan adalah reduksi data, visualisasi data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan data.
KARAKTER TANGGUNG JAWAB ANAK USIA 4-5 TAHUN DENGAN PENGASUHAN YANG MELIBATKAN AYAH Elan Elan; Sumardi Sumardi; Nosyanti Adya Safitri
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.52008

Abstract

involvement in parenting is important to optimize the child's character development.This study aims to explore the character of the responsibility of children aged 4-5 years who involve fathers in their care. This study uses a qualitative research design with a case study method to children aged 4-5 years in Siti Khadijah Kindergarten, Cihideung District, Tasikmalaya City through observation, interviews and checklists. The results showed that children whose parenting involved their fathers had significant developments in cognitive, social, emotional and positive development.Di masa ini pengasuhan selalu diberatkan kepada ibu. Ayah hanya berperan sebagai pencari nafkah. Namun, keterlibatan ayah pada pengasuhan merupakan hal yang perlu menjadi bahan perhatian untuk mengoptimalkan perkembangan karakter anak.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendalami karakter tanggung jawab anak usia 4-5 tahun yang melibatkan ayah dalam pengasuhannya. Pada penelitian digunakan desain penelitian kualitatif dengan metode studi kasus kepada seorang anak usia 5 tahun di TK Siti Khadijah, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya melalui teknik observasi, wawancara dan daftar ceklis. Hasil penelitian menghasilkan bahwa anak yang dalam pengasuhannya melibatkan ayah memiliki perkembangan yang cukup signifikan pada perkembangan kognitif, sosial, emosional dan perkembangan positif.
PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK USIA DINI YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN DALAM BERBICARA Oktaviani Puspita; Elan Elan; Sima Mulyadi
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.52014

Abstract

The preschool phase is one of the stages that children will face as a developmental process in children aged three to six years, in this phase the developmental stages that occur include cognitive, language, physical, and psychosocial development. Psychosocial development is a change and stability in emotions, personality, social daily life in establishing a relationship and also interacting with people around. Psychosocial development is a lifelong development that starts from infancy to adulthood. Children can be said to be late in speaking when the child has reached the age of the ability to produce sound and communicate well below the average child of his age. Speech delay can also be called a speech disorder which is a delay in language or speaking. The method used in this research is a qualitative research with a single case study approach using data collection by observation, interviews and documentation. The results showed that the psychosocial development of early childhood experienced various phases from infancy to the age of 3-4 years and the efforts given by the surrounding adults for their psychosocial development.Fase prasekolah merupakan salah satu tahap yang akan dihadapi anak sebagai proses perkembangan pada anak yang berusia tiga sampai enam tahun, pada fase ini juga tahapan perkembangan yang terjadi meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik, dan psikososial. Perkembangan psikososial merupakan perubahan dan kestabilan dalam emosi, kepribadian, keseharian sosial dalam menjalin suatu hubungan dan juga berinteraksi dengan orang-orang sekitar. Perkembangan psikososial perkembangan sepanjang hayat yang telah dimulai dari masa bayi hingga dewasa nanti. Anak dapat dikatakan terlambat dalam berbicara ketika anak sudah menginjak usia kemampuan produksi suara dan berkomunikasi dengan baik di bawah rata-rata anak sesusianya. Keterlambatan berbicara juga dapat disebut dengan gangguan berbicara yang merupakan adanya suatu keterlambatan dalam berbahasa ataupun berbicara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal menggunakan pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan psikososial anak usia dini mengalami berbagai fase dari masa bayi hingga usia 3-4 tahun dan upaya yang diberikan oleh orang dewasa sekitar untuk perkembangan psikososialnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGANYAM DENGAN MEDIA LOOSE PARTS PADA ANAK USIA DINI DI TK BIAS SIDAMULYA Dewi Rifka Anisyah; Sumardi Sumardi; Heri Yusuf Muslihin
JURNAL PAUD AGAPEDIA Vol 6, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpa.v6i2.52009

Abstract

This study discusses the improvement of fine motor skills through weaving activities with  loose parts in early childhood at BiAS Sidamulya Kindergarten. The purpose of this study was to determine the improvement of fine motor skills through weaving activities with loose parts in early childhood at BiAS Sidamulya Kindergarten. This study uses classroom action research (CAR) with the Kemis and Mc. Taggart. The research subjects were children aged 4-5 years in TK BIAS Sidamulya as many as 15 children. This research was conducted at BIAS Sidamulya Kindergarten in May-June of the 2021/2022 academic year. The data collection technique used unstructured interview techniques, research and data collection. The data obtained were analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of this study prove that the fine motor skills of early childhood in Bias Sidamulya Kindergarten can be improved through weaving activities with  loose parts media. In the first cycle, weaving activities were carried out using loose parts with the theme of recreation and recreational areas sub-theme, in the second cycle weaving activities using loose parts with the recreation theme and recreational transportation sub-theme, and in the third cycle weaving activities using loose parts with the theme of communication tools. and sub-themes of various means of communication. There was an increase in the fine motor skills of children in BiAS Sidamulya Kindergarten after the action was carried out through weaving activities with loose parts. In the pre-action, the value of fine motor development of children in the BSH category was 0%, the first cycle was 20%, the second cycle was 60%, and the third cycle was 73%. Penelitian ini membahas peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menganyam dengan media loose parts pada anak usia dini di TK BiAS Sidamulya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menganyam dengan media loose parts pada anak usia dini di TK BiAS Sidamulya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemis dan Mc. Taggart. Subjek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK BIAS Sidamulya sebanyak 15 anak. Penelitian ini dilakukan di TK BIAS Sidamulya pada bulan mei-juni tahun ajaran 2021/ 2022. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara tidak struktur, penelitian dan pengumpulan data. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini membuktikan maka kemampuan motorik halus anak usia dini di TK Bias Sidamulya dapat ditingkatkan melalui kegiatan menganyam dengan media loose parts. Pada siklus I dilakukan kegiatan menganyam menggunakan media loose parts dengan tema rekreasi dan subtema tempat rekreasi, pada siklus II dilakukan kegiatan menganyam menggunakan media loose parts dengan tema rekreasi dan subtema transportasi rekreasi, dan siklus III dilakukan kegiatan menganyam menggunakan media loose parts dengan tema alat komunikasi dan subtema macam-macam alat komunikasi. Terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak di TK BiAS Sidamulya setelah dilakukan tindakan melalui kegiatan menganyam dengan media loose parts. Pada pratindakan diperoleh nilai perkembangan motorik halus anak kategori BSH sebesar 0%, siklus I sebesar 20%, siklus II sebesar 60%, dan siklus III sebesar 73%.