cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,683 Documents
PROSEDUR DAN TATA CARA PENGAJUAN TUNTUTAN GANTI KERUGIAN AKIBAT PENGHENTIAN PENYIDIKAN DI PENGADILAN NEGERI GUNUNGSITOLI Arianus Harefa
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6550

Abstract

Tersangka, terdakwa atau terpidana berhak untuk menuntut ganti kerugian karena ditangkap, ditahan, dituntut dan diadili atau dikenakan tindakan lain, tanpa alasan yang berdasarkan undang-undang atau karena kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yang diterapkan. Pengajuan tuntutan ganti rugi hanya dapat dilakukan melalui permohonan prapredilan atau menggabungkan perkara gugatan ganti kerugian pada perkara pidana ke Pengadilan Negeri tempat dimana domisi tersangka atau terdakwa berada. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur dan tata cara pengajuan tuntutan ganti kerugian akibat penghentian penyidikan di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, dengan metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif (legal research) dengan metode pendakatan yang digunakan berupa pendekatan peraturan perundang undangan, pendakatan kasus dan pendakatan analitis. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui studi dokumen dengan mengumpulkan data sekender yang terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Analis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kulitatif dengan pendakatan deskriptif, yaitu data yang telah dikumpulkan, diinventarisasi dan dianalisis secara deskriptis, logis dan sistematis dengan menggunakan teori-teori sebagai pisau analisis, dan kemudian dilakukan penarikan kesimpulan dengan kerangka berpikir baik dari induktif keduktif maupun dari deduktif keinduktif. Berdasar hasil penelitian dan bahasan menunjukan bahwa prosedur dan tata cara pengajun tuntutan ganti kerugian akibat penghentian penyidikan di Pengadilan Negeri Gunungsitoli dapat dilakukan melalui praperadilan yang diajukan kepada Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli untuk diregister, kemudian Ketua Pengadilan segera menunjuk hakim dan paniteranya, dan pemeriksaan dilakukan oleh hakim tunggal, sera tata cara pemeriksaan praperadilan di Pengadilan Negeri Gunungsitoli yaitu adanya persidangan antara pihak pemohon dengan termohon dan dalam waktu 7( tujuh) hari hakim sudah menjatuhkan putusannya. Pelaksanaan ganti kerugian akibat penghentian penyidikan di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, yaitu dengan cara mengajukan macam-macam kerugian yang diderita si pemohon, dengan besarnya jumlah ganti kerugian yang diajukan oleh pemohon yaitu ganti kerugian materil yang nyata dialami oleh si pemohon, dengan batas waktu pengajuan tuntutan ganti kerugian dapat diajukan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan dihitung dari saat pemberitahuan penetapan praperadilan.
PENGARUH KOMUNIKASI ANTARA GURU DENGAN SISWA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII SMP SW. KRISTEN BNKP TELUKDALAM Arwan Karier Harefa
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6552

Abstract

Dalam dunia pendidikan motivasi belajar siswa sangatlah penting, Seorang guru yang seringkali berkomunikasi dengan siswanya atau anak didiknya dalam proses pembelajaran akan menumbuhkan motivasi belajar siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah gaya komunikasi guru yang hanya focus pada materi pelajaran yang akan diajarkan, komunikasi siswa dalam hal menyanggah atau memberi pertanyaan masih kurang, komunikasi dua arah atau pembelajaran dua arah, jarang terjadi dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh komunikasi antara guru dengan siswa terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPSKelas IX SMP SW. Kristen BNKP Telukdalam Tahun Pembelajaran 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas IX SMP SW. Kristen BNKP Telukdalam Tahun Pembelajaran 2022 yang berjumlah 50 siswa. Sampel penelitian diambil dari keseluruhan populasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 1) Ada Pengaruh komunikasi antara guru dengan siswa terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPSKelas IX SMP SW. Kristen BNKP Telukdalam Tahun Pembelajaran 2022. Hal ini dapat dibuktikan melalui perhitungan koefisien korelasi dimana Nilai rxy = 0,38 berada pada interval 0,20 - 0,39 = Rendah. 2) Besarnya persentase koefisien korelasi dapat diketahui dari perhitungan koefisien determinasi sebesar 14,44%. 3) Dari hasil perhitungan hipotesis penelitian maka nilai thitung = 2,85 > ttabel = 1,68, artinya Ha diterima yaitu ada pengaruh yang signifikan pada komunikasi antara guru dengan siswa terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPSKelas IX SMP SW. Kristen BNKP Telukdalam Tahun Pembelajaran 2022 dan Ho ditolak yaitu tidak ada pengaruh yang signifikan pada komunikasi antara guru dengan siswa terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPSKelas IX SMP SW. Kristen BNKP Telukdalam Tahun pembelajaran 2022.
HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSIONAL DENGAN PERILAKU AGRESI SISWA KELAS X SMA NEGERI TELUK DALAM NIAS SELATAN Lusia Rianghati Luaha
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6553

Abstract

Perilaku agresif merupakan perbuatan yang diniati untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Fenomena perilaku agresi marak di kalangan remaja lingkungan sekolah.Salah satu pemicu dari perilaku agresif adalah ketika seseorang mengalami satu kondisi emosi tertentu, yang sering terlihat adalah emosi marah. Hal ini dapat ketahui dari fenomena tawuran antarpelajar yang menjadi masalah yang sangat merugikan bagi pihak sekolah maupun masyarakat di sekitarnya. Fenomena ini juga terjadi di SMA Negeri Teluk Dalam Nias Selatan yang siswanya berada pada masa remaja awal. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri Teluk Dalam Nias Selatan dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kematangan emosi dan skala perilaku agresi dengan menggunakan skala likert dengan klasifikasi sangat setuju, setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dan teknik analisis korelasi product moment dari pearson dengan bantuan SPSS 21 for windows. Hasil penelitian menunjukkan kematangan emosi tinggi yaitu sebanyak 68% siswa dan perilaku agresi dalam kategori rendah sebesar 42% siswa. Ada hubungan negatif antara kematangan emosi dengan perilaku agresi (r = -0,538). Artinya ada hubungan negatif (-0,538) dan kuat (karena > 0,5) antara variabel x (Kematangan Emosi) dan y (Perilaku Agresif). Semakin tinggi X (kematangan emosi) maka Y (perilaku agresi) akan semakin rendah.
THE EFFECT OF APPLYING PROBLEM BASED LEARNING ON STUDENTS’ WRITING ABILITY Lubis, Lollo Rosa; Tanjung, Srimaharani; Kamisah, Kamisah
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.1197

Abstract

The study was conducted to know whether there was a significant effect of applying problem based learning on students’ writing ability. The study used quantitative with design one pretest post test design. Sample of the study consist of 32 students which taken by using total sampling technique. Instrument used writing test. Furthermore, the data was analysis by using descriptive and inferential statistics. Descriptive statistics showed the average of students’ writing ability before applying problem based learning was 54.38 (adequate to fair) and students’ writing ability after applying problem based learning was 84.13 (excellent to good). Based on inferential statistics, pair sample t-test showed Sig (2-tailed) 0.001. This score was less than 0.05 (0.001<0.05). It means, there was a significant effect of applying problem based learning on students’ writing ability. Furthermore, the result of N-Gain formulation showed score 0.6 , this score was medium category. It is concluded problem based learning gave effect to students’ writing ability in medium category
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR CHOTS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI SISWA SMA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH Nury Batubara, Ulfah; Siregar, Royhanun; Trisna, Ayu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.3187

Abstract

Abad 21 merupakan era Revolusi Industri generasi 4.0 yang ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi serta perkembangan sistem digital, kecerdasan buatan dan virtual. Dengan demikian kehidupan manusia mengalami banyak perubahan yang fundamental dan sangat berbeda dari kehidupan abad sebelumnya. Dunia Pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi agar mampu menghadapi tantangan tersebut. Pendidikan abad 21 mengharuskan siswa untuk memiliki keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration) sehingga pendidik memiliki tantangan dan tanggung jawab besar dalam menyiapkan siswa agar memiliki keterampilan tersebut dan mampu bersaing secara global. Higher Order Thinking Skill (HOTS) adalah keterampilan berpikir tingkat tinggi yang menuntut seseorang berpikir kritis, kreatif, analitis terhadap informasi dan data dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar CHOTS dalam pemeblajaran sejarah agar siswa memiliki kemampuan berfikir tingkat tinggi. Adapun tempat penelitian dilakukan di MAS At-Twoifi Padang Bolak. Setelah dilakukan uji coba lapangan hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tingkat pencapaian 94%. Dengan demikian, Ho ditolak dan H1 diterima, karena nilai T hitung 5,44 dan nilai T tabel 2,14. Hipotesis H1 yakni terdapat perbedaan nilai hasil belajar pada siswa yang memperoleh pembelajaran tanpa bahan ajar CHOTS dalam meningkatkan keterampilan berfikir tingkat tinggi dengan nilai hasil belajar siswa yang menggunakan bahan ajar CHOTS dalam meningkatkan keterampilan berfikir tingkat tinggi (diterima).
STRATEGI KAMPANYE DIGITAL FACEBOOK: GERAKAN MEMUNGUT SEHELAI SAMPAH SUNGAI KARANG MUMUS SAMARINDA Pratama, Andri
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6042

Abstract

Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS-SKM) adalah gerakan konservasi yang fokus pada modifikasi perilaku masyarakat. Tujuan Penelitian ini ialah untuk menganalisis strategi kampanye digital yang diterapkan dengan menggunakan Facebook sebagai media kampanye digital. Metode penelitian ini ialah studi kasus dan pemilihan responden dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria narasumber kunci (Key Informan) sebanyak 1 orang dan narasumber pendukung (Informan) sebanyak 1 orang yang diperoleh dari pengurus GMSS-SKM. Pertimbangan pemilihan Facebook sebagai kampanye digital didasarkan pada aspek kemudahan penggunaan (Usability) dan kualitas informasi (Information Quality) yang selanjutnya menghasilkan strategi. Berdasarkan aspek kemudahan (Usability), Facebook dapat dengan mudah dioperasikan, interaksi antar pengguna, navigasi, dan tampilan yang atraktif. Berdasarkan aspek kualitas informasi (Information Quality), GMSS-SKM memilih untuk menggunakan media sosial Facebook sebagai alat kampanye digital karena dapat menyediakan informasi yang jelas, andal, Up to Date, relevan, mudah dipahami, dan detail. Pola strategi kampanye digital yang dilakukan oleh GMSS-SKM adalah dengan menggunakan beberapa tahap proses produksi informasi yang dilakukan oleh pengurus GMSS-SKM sebelum menyebarkan informasi melalui media sosial Facebook seperti menentukan topik-topik yang dibahas dan akan diterbitkan di halaman Fanpage GMSS-SKM di Facebook.
ANALISIS PEMBELAJARAN E-LEARNING MENURUT ALIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN KONSTRUKSIVISME Azzahra, Namira; Anbiya, Mazidah Naimatil; Anbiya, Bakti Fatwa
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6218

Abstract

Kemajuan bidang pendidikan dapat dilihat dari ilmu pengetahuan dan teknologinya, dengan memperkenalkan gagasan baru bernama e-learning. Salah satunya berasal dari filsafat konstruktivisme yang melihat peserta didik sebagai factor keberhasilan utama dalam pelaksanaan kegiatan belajar. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk melaksanakan analisis pembelajaran e-learning berdasarkan sudut pandang aliran filsafat konstruktivisme. Penelitian ini memakai metode literature review melalui pencarian tentang pembelajaran e-learning dan filsafat konstruktivisme. Temuan hasil penelitian ini menyatakan bahwa aliran konstruktivisme sangat tepat apabila dikaitkan dengan pembelajaran e-learning dikarenakan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengalaman belajar peserta didik. Jika dilihat dari pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran e-learning menciptakan pondasi yang kuat untuk menciptakan sebuah pengalaman belajar yang memiliki kebermaknaan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
PENGEMBANGAN TES DIAGNOSTIK TESTLET UNTUK MENDETEKSI KESULITAN BELAJAR PADA MATERI LISTRIK DINAMIS Novithania, Chindy Aurellia; Maria, Haratua Tiur; Firdaus, Firdaus
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6329

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui karakteristik tes diagnostik model testlet dan profil kesulitan belajar siswa pada materi listrik dinamis. Penelitian dilakukan di SMPN 2 Pontianak dengan uji pemakaian pada 32 siswa. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan 4D. Tes yang dikembangkan berupa 5 butir pilihan ganda yang mewakili 4 indikator kesulitan belajar tahapan Heller yang telah divalidasi oleh 3 validator dengan nilai Indeks Aiken V untuk validitas asesmen sebesar 0,916 (sangat tinggi) dan validitas materi 0,910 (sangat tinggi). Hasil uji coba menunjukkan semua butir soal valid. Reliabilitas tes bernilai 0,566 dengan kategori sedang; deskriminatif berdasarkan hasil uji daya beda sebesar 0,33 dengan kategori sedang; proporsional berdasarkan hasil analisis tingkat kesukaran memiliki 2 butir soal dengan kategori sedang, dan 3 butir soal dengan kategori sukar. Profil kesulitan belajar pada materi listrik dinamis yaitu, siswa mengalami kesulitan belajar tertinggi pada indikator Execute the plan dengan persentase sebesar 34%; Plan a solutions dengan persentase 29%; Visualize the problem dengan persentase 19%; dan Physics description dengan persentase 18%. Angket respon siswa terhadap tes juga menunjukkan respon yang baik dengan persentase 76%. Secara keseluruhan semua butir soal yang dibuat dinyatakan layak. Sehingga hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh guru untuk mendeteksi kesulitan belajar siswa.
PROMOTING CHARACTER EDUCATION THROUGH MARSIURUPAN VALUES Rahmansyah, Habib; Pricilia, Gabby Maureen
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.6343

Abstract

The purpose of this study is to outline how character education is impacted by the marsiurupan tradition’s local wisdom values in the Angkola marriage rite. Oral tradition known as marsiurupan is practiced in two contexts: happiness (siriaon) and sadness (siluluton). The marriage ceremony is a happy occasion for the Angkola people. Activities in the marsiurupan tradition during the wedding ceremony have principles derived from indigenous wisdom that aid in character development. A qualitative descriptive approach was adopted in this study. Participant observation is used to gather data, which is subsequently examined via qualitative data analysis. Based on the research, the findings indicate that the activities carried out, beginning with marpege-pege, pajongjong los, mamasu dahanon, mangkubak sibodak, and mardangdang, reflect the numerous local wisdom values found in the marsiurupan tradition.
PENGEMBANGAN MEDIA ALBUM HERBARIUM TUMBUHAN BERBASIS LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MORFOLOGI TUMBUHAN Siregar, Nabilah; Siregar, Dwi Aninditya
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media album herbarium book yang layak dan valid untuk digunakan dalam proses pembelajaran bagi mahasiswa pendidikan biologi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah research and development dengan model pengembangan oleh Hannafin dan Peck. Adapun tahap pengembangannya meliputi tahap: need assessment (analisis kebutuhan), design (perancangan), dan development/implementation (fase pengembangan dan implementasi). Dari hasil analisis data yang diperoleh, pengembangan media album herbarium tumbuhan berbasis lingkungan sebagai media pembelajaran morfologi tumbuhan termasuk dalam kategori sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hal ini dilihat dari hasil nilai validasi ahli materi 82%, ahli media 85%. Kriteria dari validator tersebut sangat layak. Untuk hasil respon mahsiswa untuk skala terbatas sebesar 88,4% dan skala operasional sebesar 95% termasuk dalam kategori sangat layak.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue