cover
Contact Name
Aryo Wibowo
Contact Email
aryo@unipasby.ac.id
Phone
+6287851923396
Journal Mail Official
wahana@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi
ISSN : 08534403     EISSN : 26544954     DOI : https://doi.org/10.36456/wahana.v77i2
Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is a research journal with an open access peer-review process that has eISSN: 2654-4954 | pISSN: 0853-4403, Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi received research papers and literature review studies on multidisciplinary sciences consisting of: applied science, social sciences and humanities, education, psychology, law, engineering, health and pharmacy, technology, management , economy, accounting and business. Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is managed by the Institute for Research and Community Service, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 577 Documents
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRICS TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN LAY-UP BOLABASKET Achmad Nuryadi
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.338 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.476

Abstract

The mastery of various techniques and good basic right, allowing players to show a good game anyway. In accordance with the opinion of M. Sajoto that a use and application of good engineering and in the right moment, will be a tactical game that does not need to be trained separately. Kosasih shooting is basic basketball skills of the best known and most popular. Wissel reveals that the ability to be controlled by a player is the ability to put the ball or shoting. This is consistent with the objective of a basketball game that requires for each team to memsukkan ball as much as possible to the opponent's basket or basket and prevent the opposing party do similar things. Lay-up was an attempt to enter the ball into the basketball hoop or basket with two steps and jumped in order to gain points. Lay-up is also called the shot floated and the possibility ball into the lay-up is immense. Plyometrics exercise is one exercise that is done to generate explosive power capability leg muscles or arm muscles. The goal of this research is to analyze the application of plyometrics exercises to achievement lay-up in basketball with the design of the study is Preexperimental design by using one group pretest-posttest design. Key word: Plyometrics workout and lay-up results
PENENTUAN JALUR TERPENDEK MENGGUNAKAN ALJABAR MIN-PLUS. Studi Kasus : Distribusi Kentang Jalur Pangalengan, Bandung - Jakarta Rani Kurnia Putri
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.457 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.477

Abstract

Penggunaan Sistem Event Diskrit (SED) dalam memodelkan, menganalisa dan mengontrol sistem-sistem yang kompleks menjadi salah satu fokus dalam dunia akademik. Gambaran karakteristik SED adalah ‘kedinamikaanya’ yaitu ‘event driven’ dimana hal tersebut bertolak belakang dengan ‘time driven’. Suatu event berkaitan dengan awal atau akhir dari suatu aktifitas. Event terjadi dengan waktu diskrit, dan interval diantara event tidak harus identik (bisa deterministic atau stokastik). Aljabar Max-plus dapat menentukan dan menganalisis berbagai sifat sistem, tetapi pendekatan hanya bisa diterapkan pada sebagian klas SED, yaitu pada klas SED yang dapat diuraikan dengan model waktu invariant max-linier. Selain aljabar max-plus, dalam John and George juga disinggung beberapa varian aljabar yang serupa dengan aljabar max-plus, yaitu aljabar min-plus (dengan operasi minimum dan penjumlahan) dan aljabar max-min (dengan operasi maksimum dan minimum). Artikel ini akan membahas tentang penentuan jalur terpendek menggunakan aljabar min-plus dengan studi kasus pada jalur distribusi kentang di pangalengan, Bandung menuju pasar Kramat jati Jakarta. Hal ini penting untuk dilakukan karena Kentang memiliki waktu kerusakan yang relatif singkat, dan kentang memiliki sifat, bila satu kentang membususk, maka kentang yang membusuk tersebut akan ‘menulari’ kentang yang lain, sehingga dalam waktu cepat kentang tersebut akan membusuk semuanya. Sehingga semakin cepat pendistribusian kentang sampai ke tangan konsumen akan semakin baik. Kata kunci: Aljabar Min-Plus, Jalur Terpendek, Distribusi Kentang
Implementasi Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Penataan Sanggul Up Style Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Vony Fatmawati Hipij
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.393 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.478

Abstract

Developments in science and technology requires qualified human resources, able to develop and master the science technology through learning activities that can improve student learning outcomes in the cognitive, affective and psychomotor domains which automatically takes the role of tools and learning models. One type of learning model that can meet the needs for human resources capable of developing science and technology is a learning model based on the problem. Research design used in this research is the development of research design pattern and post-test one group pretest design. In this study the development of statistical hypothesis test results obtained using a sign test grades count ≥ h h table. Mastery learning outcomes of students in each school with a learning model based on the problem gained mastery of 79.98% at class experimental and 76.69% at class control in adibuana university of Surabaya with KKM value by 70%. Completeness of the results obtained it can be concluded from the results of the implementation of the development of a learning device based on the competency issue bun up styles to improve student learning outcomes well. Keywords: Learning tool, Problem based instruction, Mastery learning
PENGARUH JENIS SAMPAH, VARIASI UMUR SAMPAH TERHADAP LAJU INFILTRASI LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB) Ananda Wulida Habibiyah; Sri Widyastuti
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.575 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.480

Abstract

Lubang resapan biopori digunakan sebagai tempat untuk menampung dan meresapkan air permukaan agar tidak menjadi banjir dan menjadi cadangan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan laju Infiltrasi air pada lubang biopori berdasarkan variasi umur dan jenis sampah. Penelitian dilakukan di Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Jl. Dukuh Menanggal XII Surabaya. Variabel yang digunakan adalah variasi umur sampah dan jenis sampah. Jenis sampah yang digunakan meliputi sampah organik yaitu sampah daun, sampah kantin dan sampah campuran yang terdiri sampah daun dan sampah kantin. Pengamatan umur sampah dilakukan pada hari ke-7 sampai dengan hari ke- 21. Dimensi lubang biopori dibuat dengan kedalaman 80 cm, dan diameter 7,7 cm. Jarak antar lubang adalah 100 cm. Hasil penelitian adalah jenis sampah dapat mempengaruhi laju infiltrasi pada Lubang Resapan Biopori (LRB). Sampah yang paling besar dalam meresapkan air adalah pada jenis sampah sisa makanan kantin, dengan nilai laju infiltrasi sebesar 0,0126 l/s dengan umur sampah hari ke – 16. Lubang Resapan biopori (LRB) sampah sisa makanan kantin memberikan tingkat keefektifan yang cukup signifikan terhadap blangko dalam meresapkan air mencapai rata-rata 62,5 %. Kata Kunci : lubang resapan biopori, jenis sampah,umur sampah, laju infiltrasi
IBM KELOMPOK PENGUSAHA TERASI DI DESA KRAMAT BUNGAH KABUPATEN GRESIK JAWA TIMUR Sagung Alit Widyastuty; Indah Nurhayati; Susilowati Susilowati
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.627 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.481

Abstract

Salah satu hasil perikanan yang melimpah di Desa Keramat Kecamatan Bungah kabupaten Gresik adalah udang rebon. Udang rebon pada saat musim penghujan melimpah tetapi pengusaha terasi belum bisa mengolah semua udang rebon yang ada dikarenakan belum mempunyai mesin menggiling uadang rebon. Pembuatan terasi belum memperhatihan kebersihan dan penjualannya terasi juga masih terbatas dikarenakan penjulanya melalui tengkulak dan tidak berlabel. Tujuan dari kegiatan IbM adalah memberikan ketrampilan dan pengetahuan kepada mitra tentang teknologi pembuatan terasi yang baik dan berkualitas, memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya kebersihan dalam pengolahan makanan (terutama terasi) sehingga dapat menguangi resiko kesehatan bagi manusia, memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada mitra tentang penjualan dan pembukuan sederhana. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pemberdayaan, pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PKK dan pengusaha terasi. Target dan luaran yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah pemberdayaan pengusaha terasi dalam memperluas pemasaran untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas.Dari kegiatan in dapat disimpulkan pengusaha terasi dapat memproduksi terasi yang hygienis dengan menggunakan mesin dan diberinama branch baru, Terasi Mengare. Kata Kunci : Terasi, Teknologi, Mengare
Pendidikan Jasmani Dan Pengembangan Karakter Siswa Sekolah Dasar Yandika Fefrian Rosmi
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.465 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.482

Abstract

Karakter merupakan cara berpikir dan berperilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Tujuannya tidak lain adalah mewujudkan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan melalui aktivitas jasmani yang kondusif dimana siswa dibantu untuk mewujudkan dirinya sesuai dengan tahap pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal dalam mencapai taraf kedewasaan tertentu. Pendidikan jasmani juga merupakan pendidikan yang mengaktualisasikan potensi-potensi aktivitas manusia berupa sikap, tindakan dan kemampuan gerak menuju kebulatan pribadi yang seutuhnya. Pendidikan jasmani memberikan kontribusi terhadap perkembangan peserta didik yang bersifat menyeluruh meliput perkembengan psikomotorik, pengetahuan dan penalaran (kognitif), watak serta kepribadian (afektif). Pembekalan pengalaman belajar diarahkan untuk membina sekaligus membentuk gaya hidup sehat dan aktif sepanjang hayat. Nilai-nilai yang terkandung didalam pembelajaran penjas antara lain: kejujuran, keadilan, sportifitas, kepercayaan diri, menghargai dan menghormati orang lain, menghormati kewenangan, fairplay, disiplin, empati, kepemimpinan, kerjasama, dan lain-lain. Nilai yang terkandung dalam pembelajaran penjas berbanding lurus dengan 9 karakter yang dikemukakan Suyanto (2009: 2) yaitu; (1) karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya, (2) kemandirian dan tanggungjawab, (3) kejujuran, amanah dan diplomatis, (4) hormat dan santun, (5) dermawan, suka tolong-menolong dan gotong royong serta kerjasama, (6) percaya diri dan pekerja keras, (7) kepemimpinan dan keadilan, (8) baik dan rendah hati, (9) karakter toleransi, kedamaian dan kesatuan. Keywords: Pendidiakan jasmani, Karakter
PRAGMATIC COMPETENCE OF TEACHER-STUDENTS AT ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT Nunung Nurjati; Ferra Dian Andanty
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.662 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.483

Abstract

English in Indonesia is still acting as a foreign language in a way that the language is still limited in use to be practiced in schools. English has not been as a second language in Indonesia. As a foreign language, English is still not fully utilized as appropriate in countries native speakers. The L2 still encounter verbal interaction with speakers of foreign languages, especially English teachers and learners in schools that are not in accordance with the function and the situation. The purposes of this study are to (1) describe the utterances used by the lecturer-student in meaningful situation, and (2) to describe a form of speech which implies related to the competence of pragmatic form of representation of (1) deixis, (2) conversational implicatures, (3) pre-supposition, and (4) acts of speech in the discourse of learning instructional interaction in English language education courses. This study uses a qualitative approach to the narrative definition. The data of this study include: (1) verbal aspects of speech acts between lecturer and students situational context, and (2) a form of speech acts that implies in terms of illocutionary and in terms of conversational implicatures. Keywords: pragmatic competence, situational meaning, narrative definition, deixis, conversational implicatures
PENGELOMPOKAN DATA ANGIN PUTING BELIUNG DENGAN MENGGUNAKAN LVQ Fenny Fitriani
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.018 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.484

Abstract

Pada tahun 2007, Puslitbang - BMKG merintis kegiatan kerja kajian cuaca ekstrim (Puslitbang, 2007). Dalam penelitian tersebut, didapatkan basis data cuaca ekstrim yang berdampak buruk terhadap sektor kehidupan masyarakat. Salah satu dampak tersebut adalah munculnya angin puting beliung yang terjadi di beberapa daerah. Penelitian akan pengelompokan data terjadinya angin puting beliung dapat membantu penelitian selanjutnya untuk digunakan sebagai dasar pembentukan suatu pola perkiraan terjadinya angin puting beliung. Pengelompokan data apda penelitian ini dilakukan dengan menggunakan salah satu algoritma yang ada di jaringan syaraf tiruan, yaitu learning vector quantization (LVQ). Data yang diolah dalam penelitian ini merupakan data cuaca yang terjadi pada persekitaran terjadinya puting beliung. Data yang didapatkan dinormalkan dahulu, lalu diolah dengan algoritma. Hasil pengolahan dengan LVQ ini diharapkan dapat membentuk suatu pola yang bisa digunakan untuk dijadikan pedoman dalam pengolahan data angin puting beliung pada penelitian lebih lanjut. Keywords: LVQ, jaringan syaraf tiruan, puting beliung, data kejadian.
APPLIKASI KRITERIA ROUTH-HURWITZ PADA KESTABILAN MODEL INTERAKSI PADI-HAMA Sari Cahyaningtias
WAHANA Vol 66 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.17 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v66i1.491

Abstract

Pertumbuhan tanaman padi pada lahan pertanian dapat membentuk suatu interaksi dengan pola tertentu dimana populasi tanaman padi yang besifat dinamik sebagai prey (mangsa) mendapatkan ancaman dari predator (pemangsa). Predator dalam penelitian ini dibatasi pada hama. Kedua jenis spesies ini terikat dalam bentuk interaksi yang dinamakan predator-prey. Tingginya populasi pada salah satu jenis spesies akan mempengaruhi jumlah populasi spesies yang lain. Model Lotka-Volterra dua dimensi digunakan sebagai dasar pembentukan model dinamik interaksi antara tanaman padi dengan hama. Analisis kestabilan pada model ini, diperlukan untuk mendapatkan pola interaksi antara tanaman padi dengan hama. Pada penelitian ini didapatkan dua jenis titik penyelesaian dari sistem yang dibentuk antara lain dan . Hasil dari analisis titik-titik penyelesaian yang didapatkan menunjukkan bahwa pada titik terjadi kepunahan baik pada predator (hama) dan juga prey (padi). Sedangkan pada terjadi kesetimbangan pada proses interaksi. Analisis kestabilan nilai karakteristik dan kestabilan Routh-Hurwitz menunjukkan bahwa sistem ini stabil pada
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP PEMBIASAAN BERPERILAKU BAIK PADA ANAK KELOMPOK A Achmadi Achmadi
WAHANA Vol 67 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.636 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v67i2.493

Abstract

Masih ditemui beberapa anak yang mengalami kesulitan dalam mengikuti program pembiasaan di Taman Kanak Kanak. Misalnya masih ada anak yang belum terbiasa melakukan bersalaman (berjabat tangan) pada saat bertemu dengan gurunya. Ada anak yang kurang peduli / tidak mau melakukan kegiatan di kelas sesuai dengan aturan yang ditetapkan gurunya. Ada anak yang tidak mau /tidak peduli untuk membantu teman yang sedang memerlukan bantuan, dan sebagainya. Padahal pembentukan sikap atau perilaku untuk anak usia dini melalui program pembiasaan. Program pembiasaan merupakan proses pembentukan sikap atau perilaku yang relatif menetap dan bersifat otomatis, serta melalui proses pembelajaran yang berulang ulang dilakukan setiap hari di sekolah. Bertolak dari kondisi tersebut maka kesulitan atau masalah dalam program pembiasaan perlu diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tayangan audiovisual terhadap program pembiasaan, khususnya dalam upaya peningkatan hasil program pembiasaan untuk anak usia dini. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan rancangan treatmen by subject untuk menganalisis perbedaan sebuah penelitian eksperimen yang terjadi dalam one group desain. Pola penelitiannya dengan pola pre tes - tindakan - pos tes, terhadap penggunaan media pembelajaran Audio Visual . Sedang pengumpulan datanya menggunakan tes perbuatan dan , observasi . Metode analisa data yang digunakan adalah analisa statistik uji - t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan tayangan audio visual yang bisa dilihat, bisa ditiru, bisa dirasa dan bisa didengar sangat efektif dalam meningkatkan program pembiasaan untuk anak usia dini. Kata Kunci : Program Pembiasaan , Media Audio Visual

Page 2 of 58 | Total Record : 577