Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Articles
5,030 Documents
SOSIALISASI LAIK FUNGSI RUMAH TINGGAL SEDERHANA DI DESA SUNGAIBUNTU KECAMATAN PEDES KABUPATEN KARAWANG
Bahar Amal;
Dicki Dian Purnama;
Siswadi Siswadi;
Ahmad Hilman Hidayat;
Aris Setiawan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4468-4475
Bencana alam merupakan suatu peristiwa yang tidak dapat diprediksi dengan pasti dan dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, mengantisipasi bencana alam menjadi hal yang sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan dan korban jiwa yang diakibatkan oleh bencana tersebut. Salah satu bencana yang mengancam adalah gempa bumi. Hasil penelitian banyak yang menunjukkan bahwa pengetahuan mengenai spesifikasi rumah tinggal tahan terhadap gempa masihlah minim. Sehingga diperlukan upaya untuk memberikan edukasi berupa sosialisasi laik fungsi bangunan rumah tinggal sederhana yang mengacu pada PerMen PUPR Nomor 27/PRT/M/2018 (1). Kegiatan sosialisasi ini masih menjadi bagian dari hasil penelitian yang akan dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kekurangan-kekurangan apa saja yang terjadi pada bangunan rumah tinggal di lokasi desa Sungaibuntu sehingga fokus pembahasan sosialisasi akan lebih terarah pada bagian tersebut disamping tetap menyampaikan aspek lainnya. Harapannya dengan adanya sosialisasi ini maka pengetahuan masyarakat akan bangunan rumah tinggal sederhana yang tahan gempa akan meningkat sehingga meminimalisisr potensi kerusakan rumah apabila terjadi gempa bumi. Hal tersebut tentu saja berdampak positif baik bagi keselamatan para warga desa Sungaibuntu maupun dari aspek ekonomi akibat minimnya kerusakan yang terjadi pada rumah tinggal sehingga biaya perbaikan akan seminimal mungkin. Bentuk kegiatan berupa sosialisasi dengan pemaparan dari pihak terkait baik dari pemerintahan yang diwakili oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karawang serta dari Kalangan Akademisi. Selain pemaparan akan dibuat maket berbentuk rumah tinggal sederhana yang menampilkan bagian-bagian rumah seperti pondasi, kolom, tulangan, dinding dan lainnya agar masyarakat lebih dapat membayangkan tekait rumah tinggal tahan gempa
PENERAPAN RANGE OF MOTION (ROM) EXERCISES PADA KELOMPOK LANSIA DI DESA ULIDANG, KECAMATAN TAMMERODO SENDANA, KABUPATEN MAJENE
Irfan Wabula;
Evawaty Evawaty;
Kurnia Harli;
Irfan Irfan;
Muhammad Amin R;
Irna Megawaty;
Boby Nurmagandi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v7i1.27-32
Proses penuaan merupakan proses yang terjadi dalam siklus hidup, dalam siklus ini sistem kekebalan tubuh seseorang akan semakin menurun sehingga berbagai macam jenis penyakit semakin rentan menyerang tubuh. Salah satu masalah yang biasa dialami oleh seseorang yang sudah masuk usia lansia ialah masalah musculoskeletal. Melihat permasalahan tersebut terdapat upaya yang ditawarkan ialah dengan latihan ROM. Salah satu program alternatif untuk melaksanakan perawatan lansia yang baik dan benar ialah bina keluarga lansia, Pemberdayaan bina keluarga lansia khsususnya.masalah ROM perlu di tindak lanjuti dengan harapan kualitas hidup lansia.semakin membaik. Kegiatan pengmas diawali dengan pemeriksaan TTV, kemudian pemberian edukasi tentang ROM, dan pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolestrol. Tingkat pengetahuan dan keterampilan lansia diobservasi sebagai bentuk evaluasi dari edukasi dan pelatihan yang diberikan. Kegiatan edukasi dilakukan secara tatap muka dengan menggunkan media LCD dan fasilitator untuk para peserta. Peserta lansia diberikan leaflet. Kegiatan demontrasi Gerakan ROM dilakukan sesuai SOP dan kondisi kelemahan anggota gerak pada lansia. Diharapkan para lansia dapat melakukan gerakan Range of Motion (ROM) secara mandiri.
EDUKASI MANAJEMEN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HANDICRAFT BERBASIS SAMPAH ANORGANIK PADA KELOMPOK PKK DRIEN RAMPAK ACEH BARAT
Agustinur Agustinur;
Dewi Junita;
Sumeinika Fitria Lizmah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4009-4015
Desa Drien Rampak merupakan salah satu desa di Kecamaan Johan Pahlawan yang terletak di wilayah pusat pemerintahan dan perekonomian kabupaten Aceh Barat. Keberadaan desa ini yang terletak di pusat pemerintahan dan perekonomian menyebabkan jumlah konsumsi rumah tangga semakin banyak dengan berbagai macam aktivitas sehingga berdampak terhadap penumpukan sampah rumah tangga yang banyak pula. Namun pengelolaan sampah di desa Drien Rampak belum optimal dilakukan, sehingga perlu dilakukan pemberdayaan terkait manajemen sampah rumah tangga serta praktik pemanfaatan sampah rumah tangga khususnya pada Kelompok PKK desa Drien Rampak. Kegiatan pemberdayaan di lakukan di kantor Keuchik desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat yang dilaksanakan dari juni sampai dengan September 2023. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas dua tahapan yaitu tahap persiapan yatu koordinasi dengan mitra, tahapan pelaksanaan edukasi dan praktik pembuatan handicraft berbahan dasar sampah anorganik rumah tangga. Keberhasilan kegiatan akan diukur dengan metode survey menggunakan instrumen kuesioner, data hasil survey disajikan dalam bentuk kuantitatif deskriptif. Kegiatan edukasi manajemen sampah rumah tangga dan pelatihan pembuatan handicraft pada kelompok PKK desa Drien Rampak berlangsung dengan baik, berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa dengan terlaksananya kegiatan pemberdayaan terjadi peningkatan nilai rata-rata pada peserta kegiatan baik dari aspek sikap, pengetahuam maupun keterampilan
MONITORING PEMERIKSAAN ANTEMORTEM DAN POSTMORTEM PADA PROSES PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN DI KOTA PALANGKA RAYA
Siti Ma'rifah;
Ardi Sandriya;
Nabil Fariz Noorrahman;
Paulini Paulini;
Satrio Wibowo;
Sherly Dwijayanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v7i1.229-235
Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan monitoring kondisi kesehatan hewan qurban tahun 2023 di UPT RPH Kota Palangka Raya dan beberapa Masjid Besar. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu pengamatan langsung lapangan yang meliputi pemeriksaan umur hewan dan kesehatan hewan qurban sebelum pemotongan (antemortem) dan pemeriksaan kesehatan hewan qurban setelah pemotongan (postmortem). Hasil peninjauan lapangan jumlah hewan qurban adalah 80 ekor sapi jantan dan 10 ekor kambing jantan. Rata-rata umur sapi adalah 3 tahun dan kambing berumur 2 tahun. Hasil pemeriksaan antemortem dan postmortem menunjukkan bahwa sapi dan kambing dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat pemotongan hewan qurban.
PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR ANAK DENGAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS)
Nita Arisanti Yulanda;
Nadia Rahmawati;
Annisa Mega Puspita;
Pavita Arista Widya;
Heriye Heriye
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4186-4190
Anak usia sekolah umumnya rentan terserang penyakit karena pada usia tersebut anak biasanya aktif bermain, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah. Perilaku kesehatan anak akan sangat mempengaruhi kondisi kesehatannya. Penyakit menular yang menjadi penyebab kematian terbesar pada bayi dan anak adalah penyakit infeksi saluran pernapasan akut. Salah satu perilaku kesehatan yang bisa membantu mencegah anak tertular penyakit adalah dengan menjaga kebersihan tangan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai cara tepat mencuci tangan menggunakan sabun (CPTS) kepada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam pemberian edukasi adalah metode ceramah, diskusi dan demonstrasi yang disertai dengan nyanyian yang bertujuan untuk membantu anak-anak menghafal tahap mencuci tangan yang baik dan benar. Target pemberian edukasi dalam kegiatan ini merupakan 30 siswa sekolah dasar kelas 1 yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas KORPRI Kubu Raya. Data yang diperoleh dari pengisian kuesioner mengenai pengetahuan tentang penyakit menular dan cuci tangan pakai sabun yang diisi oleh siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi menunjukkan peningkatan rerata nilai sebesar 15,52. Metode pemberian edukasi dengan nyanyian cukup efektif karena merupakan hal yang menarik bagi anak usia sekolah dasar. Bagi tenaga kesehatan, pemberian edukasi kesehatan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk memutus rantai penularan penyakit. Untuk hasil yang lebih optimal, pemberian edukasi bisa dilakukan secara berkelanjutan dengan menggunakan video atau audio serta demonstrasi cuci tangan setiap akan memulai kegiatan belajar mengajar
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DASHBOARD MONITORING PARIWISATA SECARA REALTIME UNTUK MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN SEKTOR PARIWISATA DI PROVINSI JAMBI
Muhammad Nuur;
Nuriah Alfisyahri;
Irfan Harmain;
Tessya Yunita Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4714-4727
Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memberikan pendapatan daerah dan nasional. Berdasarkan hasil identifikasi terhadap objek daya tarik wisata di Provinsi Jambi Tahun 2021 diketahui bahwa jumlah DTW yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi berjumlah 74 objek daya tarik wisata yang meliputi wisata Buatan, Alam, dan Budaya/Sejarah. Pentingnya sebuah sistem yang dapat membantu pemerintah dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan efisien dalam membangun pariwisata khususnya di Provinsi Jambi. Tim PKM UIN Sulthan Thaha Saifuddin sebagai salah satu Perguruan Tinggi perlu menjalan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan pembuatan dashboard monitoring pariwisata secara real time untuk meningkatkan keberlanjutan sektor pariwisata di Provinsi Jambi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu berupa Focus Group Discussion dan pendampingan terhadap pegawai bagian promosi, destinasi, dan IT dari Dinas Pariwisata Provinsi Jambi. Dari kegiatan ini maka dihasilkan dashboard monitoring pariwisata berbasis ArcGIS yang dapat dikelola oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jambi sebagai media untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Provinsi Jambi.
PENYULUHAN USULAN DESAIN KONSTRUKSI JALAN DI ATAS TANAH LEMPUNG EKSPANSIF LOKASI DESA MALANGSARI KABUPATEN KARAWANG
Neneng Winarsih;
Rikki Sofyan Rizal;
Wahyudin Wahyudin;
Aisyah Salimah;
Bahar Amal;
Alya Savitri;
Aldi Dena Kusuma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4402-4409
Desa Malangsari merupakan sebuah desa yang terletak di kecamatan Pedes Kabupaten Karawang dengan luas wilayah 301 Ha yang terdiri dari tanah sawah seluas 292 Ha dan tanah darat sebesar 9.85 Ha. Salah satu permasalahan yang menjadi prioritas adalah rusaknya infrastruktur jalan Desa. Jalan ini berfungsi sebagai salah satu akses untuk mendistribusikan hasil pertanian. Berdasarkan permasalahan diatas, dibutuhkan suatu perencanaan yang baik dalam penanganan infrastruktur jalan Desa Malangsari Kabupaten Karawang. Sosialisasi usulan desain perbaikan jalan dilakukan dengan cara penyuluhan kepada perangkat Desa dan juga perwakilan Masyarakat setempat. Hal ini dikarenakan pemerintah Desa mempunyai program Pembangunan fisik seperti jalan, sehingga dibutuhkan adanya pengembangan kompetensi bagi perangkat Desa untuk mengetahui desain konstruksi jalan yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah – langkah yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini diantaranya; 1) Pengambilan sample tanah 2) Membuat desain konstruksi jalan 3) Melakukan observasi awal 4) Melakukan penyuluhan terkait usulan desain konstruksi jalan 5)Melakukan observasi. Dari hasil observasi lapangan dan uji laboratorium yang dilakukan, didapatkan nilai indeks plastisitas sebesar 47% dan jenis tanah tergolong kedalam tanah lempung ekspansif. Usulan desain lapisan jalan yang diberikan yaitu dengan menambahkan batu kapur sebagai lapisan jalan diatas tanah dasar atau menambahakan lapisan membran. Dari hasil wawancara awal kepada perangkat desa, Sebagian besar belum mengetahui pengetahuan dasar seputar infrastruktur jalan. Dengan adanya kegiatan penyuluhan terkait desain infrastruktur jalan ini dapat meningkatkan wawasan bagi Perangkat Desa mengenai Desain konstruksi jalan diatas tanah lempung ekspansif, hal ini dibuktikan dari hasil wawancara akhir dengan nilai rata-rata peningkatan pengetahuan meningkat sebesar 51,25%.
PENGEMBANGAN WISATA PEMANDIAN PIJAR JAYA SEBAGAI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA SUNGAI DUREN
Pratama Febry Syahputra;
Delia Amanda Putri;
Fhytria Amrina Rosyada;
Riska Aprianti;
Shafiera Lazuarni;
Emilda Emilda;
Kgs, M. Nurkholis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4630-4635
Pariwisata memiliki peran penting bagi perekonomian. Pariwisata khususnya pada wisata pemandian di Desa Sungai Duren belum berkembang karena mayoritas mata pencarian warga di Desa Sungai duren adalah petani.Padahal banyak potensi desa yang bisa dikembangkan.Pemandian pijar jaya merupakan wisata yang ada didesa Sungai duren yang tidak dimanfaatkan dengan baik.Pengabdian ini berfokus untuk meningkatkan peningkatan breanding desa wisata Sungai duren dengan merevitalisasi pengembangan fasilitas berupa pembuatan gapura, penambahan spot foto, dan melakukan pelatihan penggunaan media sosial sebagai sarana promosi kepada karang taruna yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan rendahnya akses Pendidikan atau internet.Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membantu membuka dan mengembangkan UMKM dan masyarakat di Desa Sungai Duren dan juga membantu meningkatkan taraf desa.Dari hasil pengembangan pemandian ini menunjukan ada nya respon positif dari warga desa Sungai Duren dan pengunjung dari luar desa, hal ini terlihat dari warga yang antusias datang kepemandian selain itu terjadi peningkatan pengunjung yang berdampak pada peningktan omset pendapatan desa Sungai Duren.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG PADA BALITA
Andi Fatmawati Syamsu;
Fajrillah Kolomboy;
Rizkaningsih Rizkaningsih
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4693-4699
Pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting, yaitu mulai dari saat pembuahan di dalam Rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun. Pemantauan (skrinning) ini ditujukan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak dan menemukan secara dini gangguan tumbuh kembang sehingga dapat ditindaklanjuti segera hasilnya agar lebih baik. Analisis situasi di Posyandu Dahlia di Kelurahan Talise Kota Palu ditemukan masalah yang ada yaitu terbatasnya pengetahuan kader dalam melakukan stimulasi, deteksi dan intervensi tumbuh kembang pada balita (SDIDTK). Kegiatan pengabdian berprioritas pada pemberdayaan kader posyandu dalam stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang pada balita. Program ini dilakukan dengan cara penyuluhan kesehatan. Tujuan program ini adalah kader mampu mengetahui dan mengimplementasikan SDIDTK dalam program posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara efisien. Metode pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan pendekatan edukasi berupa penyuluhan dan demonstrasi kepada kader posyandu berjumlah 5 orang. Pengabdian ini diawali dengan penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap kader. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 33,64% dan sikap sebesar 28% dari sebelum dilakukan penyuluhan dan sesudah dilakukan penyuluhan.
SOSIALISASI PENERAPAN BLUE ACCOUNTING DALAM PENINGKATAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN OBJEK WISATA DI DESA BOTUTONUO
Tri Handayani Amaliah;
Ronald S. Badu;
Karmila Usman;
Juwita Kanon
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4113-4119
Desa Botutonuo merupakan salah satu desa yang terdapat di Kawasan Teluk Tomini di Provinsi Gorontalo. Selain produksi ikan yang melimpah, Teluk Tomini juga memiliki keunggulan pada bidang pariwisata. Salah satunya yang terdapat di Desa Botutonuo yang bernama Pantai Indah Botutonuo. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada kelompok masayarakat sadar wisata di desa Botutonuo mengenai penerapan blue accounting. Implementasi blue accounting mencakup pengelolaan wisata Pantai Indah Botutonuo. Kegiatan pengabdian ini berangkat dari permasalahan yang dihadapi oleh Desa Botutonuo, khususnya terkait dalam pengelolaan obyek wisata. Keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh kelompok wisata di Desa Bitutonuo menjadikan pengelolaan wisata Pantai Indah yang dimiliki oleh desa belum dilakukan secara maksimal. Hal ini mengakibatkan potensi yang terdapat dalam Wisata Pantai Botutonuo belum dapat membantu dalam memberikan kontribusi yang berarti bagi perekonomian desa. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu melalui pendekatan FGD (Focus Group Discussion). Metode yang digunakan adalah edukasi penerapan blue accounting pada wisata Pantai Indah Botutonuo, meliputi pengelolaan ekosistem objek wisata dan pengelolaan pendapatan Wisata Pantai Botutonuo. Kegiatan pengabdian ini merupakan upaya sharing ilmu tentang konsep blue accounting khususnya dalam pengelolaan objek wisata Pantai Indah Botutonu secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga didedikasikan untuk membentuk karakter mandiri masyarakat pesisir menuju desa sejahtera.