cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PEMANFAATAN PENGOLAHAN SINGKONG HASIL KEBUN SEKOLAH PADA SISWA SDN TAJURHALANG KECAMATAN SUKAHENING KABUPATEN TASIKMALAYA Yeni Somantri; Laras Pratiwi; Dona Setia Umbara; Delis Rohbiah; Sani Khoerunnisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.312-317

Abstract

Kurikulum Merdeka P5 adalah projek lintas disiplin ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat maupun berbasis masalah di lingkungan sekolah. Salah satu kegiatan yang mendukung kurikulum P5 pada jenjang sekolah dasar yaitu melalui pelatihan kewirausahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kewirausahaan dengan memanfaatkan produk olahan singkong dari kebun sekolah. Kegiatan diikuit oleh guru dan siswa SDN Tajurhalang, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari penyediaan modal berupa alat untuk mengolah singkong yang agar bernilai ekonomis tinggi, pelatihan cara mengolah singkong olahan, seminar pemasaran produk dan pencatatan sederhana terkait hasil penjualan produk olahan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode/program pembelajaran berupa pelatihan yang meliputi kecakapan personal yakni diberikan informasi dan analisis bisnis, keterampilan berusaha, keterampilan teknis dalam pembuatan produk olahan keripik singkong yang inovatif, serta memotivasi/menumbuhkan jiwa kewirausahaan; kecakapan sosial yakni menumbuhkembangkan menjadi suatu kelompok usaha para siswa yang tangguh; kecakapan vokalisasi yakni para siswa belajar diberikan suatu keterampilan teknis tentang tata cara pembuatan keripik singkong yang inovatif dan kekinian serta mempunyai nilai jual yang tinggi. Pelatihan ini dirancang dengan suatu sistem pelatihan yang terdiri dari penyampaian teori dan praktik secara langsung dalam preparasi dan pengemasan produk. Hasil kegiatan pada umumnya peserta pelatihan mengikuti kegiatan dengan baik dan bersemangat serta berperan aktif dalam diskusi. Manfaat dari kegiatan ini adalah terciptanya pengetahuan tentang bagaimana mengolah singkong yang berasal dari hasil kebun sekolah yang dimulai dari proses produksi sampai dengan pemasaran. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini juga merupakan perwujudan dari salah satu elemen pada Kurikulum Merdeka yaitu penguatan kewirausahaan pada siswa sekolah dasar.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA KRISIK KABUPATEN BLITAR Farandy Imantaka; Putri Agustina Nurbaiti; Alfi Sahrina; Putri Ulandari; Veronika Ernestin Delarosa; Restu Bintang Mahardika; Sitti Muwakkira; Muhammad Jimly Assiddicky; Anang Yuliyanto; Nafisah Fitriana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4346-4353

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal. Terkait dengan potensi pariwisata, Desa Krisik telah berhasil mengembangkan beberapa lokasi wisata unggulan yang menarik perhatian wisatawan. Namun, meskipun potensi wisata Desa Krisik begitu besar dan beragam, pengelolaan serta pemasaran wisata masih menghadapi tantangan. Salah satu masalah yang dihadapi adalah kurangnya integrasi dalam pengelolaan wisata, yang tercermin dalam ketidakseimbangan jumlah pengunjung di berbagai destinasi wisata. Selain itu, strategi promosi yang belum optimal dan ketiadaan paket wisata yang terstruktur menjadi kendala lain dalam perkembangan pariwisata di wilayah ini. Oleh karena itu, pengabdian ini akan membahas langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengoptimalkan potensi pariwisata di Desa Krisik. Salah satu solusi yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah konsep integrasi informasi wisata, yang diharapkan dapat meningkatkan pemasaran dan pengelolaan wisata secara efisien. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan bertempat di Desa Krisik. Terdapat tiga tahap pelaksanaan yaitu diskusi masalah, pelatihan dan pendampingan, dan penyusunan konten promosi. Hasil yang didapatkan memperlihatkan Desa Krisik memiliki potensi wsiata alam, edukasi, dan religi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Media promosi dilakukan dengan menekankan pada pengambilan video pada setiap objek wistaa yang sudah berkembang maupun yang memiliki potensi wisata untuk berkembang. Aspek edukasi dilakukan dengan memberikan pemahaman melalui pelatihan dan pengembangan softskill bagi pengelola wisata di Desa Krisik. Dengan adanya edukasi dan potensi wisata diharapkan wisata di Desa Krisik dapat menuju wisata yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar
STRATEGI PEREMPUAN USIA SUBUR DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA KUPANG Theny I. B. Kurniati Pah; I Putu Yoga B. Pradana; Jacoba D. Niga; Alfred O. Ena Mau; Mariayani Oktafiana Rene; Grace Oni Oet Neolaka; Nova Elisabeth Langaih
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4569-4574

Abstract

Stunting dapat terjadi karena tidak pahamnya perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan. Perempuan yang memiliki pemahaman yang baik akan kesehatan diri khusunya pada usia subur, memiliki resiko kecil untuk melahirkan bayi stunting. PKM Strategi Perempuan Usia Subur Dalam Pencegahan Stunting di Kota Kupang, akan mencoba mengenalkan kepada perempuan usia subur pentingnya kesehatan diri demi pencegahan stunting. Tahapan dalam melakukan PKM ini ada dengan sosialisasi, pengukuran kondisi kesehatan perempuan usia subur serta pembagian tablet tambah darah atau vitamin. Pada proses pelaksanaan kegiatan ditemukan sebagian besar peserta mengalami kondisi dimana berpotensi untuk melahirkan bayi stunting. Sehingga sebagai strategi yang diberikan oleh tim pengabdian adalah dengan pemberian tablet tambah darah sebagai langkah untuk mencegah stunting.
EDUKASI KHASIAT, PEMBUATAN, DAN PENGEMASAN MINYAK KARO DI DESA SEMANGAT KECAMATAN BARUSJAHE KABUPATEN KARO Sri Yuliasmi; Bayu Eko Prasetyo; Henny Sri Wahyuni; Lia Laila
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.123-128

Abstract

Saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih penggunaan obat alami karena dianggap memiliki lebih banyak khasiat dengan efek samping yang sedikit. Tanaman berkhasiat telah lama digunakan oleh nenek moyang untuk pengobatan penyakit juga pemeliharaan kesehatan. Pengetahuan ini disampaikan secara turun-temurun dari orang tua atau orang yang dianggap ahli untuk melakukan pengobatan tradisional. Salah satunya adalah minyak karo yang dihasilkan dari mengekstrak berbagai macam tanaman berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit. Minyak karo adalah minyak khas dari Tanah Karo atau dari Kabupaten Karo. Banyak jenis ragam dari minyak karo ini sendiri, tujuan penggunaannya juga berbeda-beda. Ada yang bertujuan menyembuhkan penyakit tulang, menyembuhkan gatal-gatal atau alergi hingga dapat menyembuhkan gigitan hewan berbisa. Desa Semangat yang terletak di Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo adalah salah satu desa yang memproduksi minyak karo. Namun, masih ada minyak karo yang belum terdaftar di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan belum mendapatkan izin UMOT (Usaha Mikro  Obat Tradisional) sehingga peredarannya masih sangat terbatas, padahal produk ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bermanfaat dalam memberikan solusi dalam usaha membantu masyarakat untuk mengajukan dan mendapatkan izin UMOT, sehingga dapat mengedarkan minyak karo secara luas. Edukasi mengenai cara mendapatkan izin UMOT diharapkan dapat membantu masyarakat yang memiliki usaha pembuatan minyak karo dan dapat dijadikan sebagai salah satu produk usaha yang dapat dikembangkan di masyarakat Karo, khususnya yang berada di Desa Semangat.
ANALISIS KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (PB) DARAH PADA PENGRAJIN GENTENG DI DESA DARMASABA, ABIANSEMAL, BADUNG, BALI Ni Putu Rahayu Artini; I Wayan Tanjung Aryasa; I Kadek Agus Riki Gunawan; I Kadek Arya Sugiantara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.254-259

Abstract

Desa Darmasaba adalah salah satu Kabupaten di Badung Bali yang merupakan salah satu desa penghasil genteng press yang ada di Bali. Proses produksi genteng press terdiri dari pemilihan bahan baku, pengolahan tanah liat, pencetakan tanah menjadi genteng, pengeringan genteng yang basah, dan penghalusan genteng. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, sebagian besar pengrajin genteng tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) pada saat proses produksi genteng berupa pencetakan genteng dengan pelumas Pb dan pembakaran genteng. Untuk mengetahui status kesehatan pengrajin, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis melalui pengabdian masyarakat pemeriksaan kadar logam berat Pb pada 10 orang pengrajin genteng di Desa Darmasaba, Abiansemal, Badung pada sampel darah vena dengan metode destruksi basah dan analisis dengan alat Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil pemeriksaan diperoleh kadar Pb semua pengrajin genteng di desa Dharmasaba adalah normal, dengan kadar terendah adalah 0,27 µg/mL, tertinggi 0, 42 µg/mL dengan rerata 0,353 µg/mL.
PKM PERBAIKAN KEHIDUPAN PEMULUNG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MELALUI PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM Meri Andriani; Iskandar Hasanuddin; Suri Purnama Febri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4502-4510

Abstract

Desa Kuala Pusong Kapal dengan luas 188,49 km2 mempunyai 611 jiwa jumlah penduduk. Hampir 80% Kepala Keluarga bekerja sebagai Nelayan, selebihnya Mereka tidak tahan dengan mabuk laut, sehingga bekerja sebagai pemulung, termasuk Mitra. Tim Pengabdi menemukan tiga permasalahan pada Mitra yaitu bidang produksi, Mitra tidak tahu memberdayakan sumber daya alam di daerahnya, Mitra tidak mempunyai ide dan modal dalam membuka usaha. Bidang manajemen, Mitra tidak tahu mengatur perencanaan produksi, Bidang Pemasaran, Mitra tidak tahu membuat kemasan dan   cara memasarkan produk. Tujuan pengabdian pada bidang Produksi, yaitu memberdayakan sumber daya alam yang ada yakni biji pohon manggrove dibuat menjadi kopi mangrove, ikan yang dibuat menjadi kerupuk ikan, memberikan modal, baik dari bahan baku diawal maupun alat/mesin yang ergonomis. Sosialisasi dilakukan kepada Mitra dalam penggunaan alat/mesin. Ada beberapa pelatihan diberikan mulai dari pada bagian produksi sampai pemasaran. Hasil yang dicapai yaitu bidang produksi, pendapatan meningkat (80%), pengetahuan meningkat (100%), keterampilan meningkat (100%), memproduksi kopi manggrove (85%), memproduksi kerupuk ikan (100%), alat/mesin dapat berproduksi 200 bungkus kopi manggrove dan 250 kerupuk ikan (100%). Target bidang manajemen keterampilan mengatur pembagian tugas  dan mengatur perencanaan produksi  meningkat (85%). Target bidang pemasaran, pengetahuan Mitra membuat kemasan meningkat  (85%), melayani konsumen tatap muka dan marketplace minimal 5 orang perbulan (85%).
PENATAAN MANAJEMEN PRODUKSI DAN PROSES PEMANGGANGAN BAGI UMKM OPAK KETAN Fadia Nulfaidah; Dessy Agustina Sari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.54-62

Abstract

Opak ketan merupakan salah satu kuliner khas provinsi Jawa Barat. Produksinya masih melestarikan cara tradisional secara turun – temurun yang salah satu segmen proses pembakaran. Minimnya media pembakaran yang digunakan memberikan ruang penataan bagi proses pemanggangan opak ketan dengan mempertahankan bahan bakar arang. Kebutuhan dalam mereduksi waktu produksi per sekali proses menjadi target kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa Pajaten kecamatan Cibuaya kabupaten Karawang. Forum diskusi antara pemangku desa, mitra opak ketan, dan tim pelaksana memprioritaskan penataan manajemen produksi pada bagian pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penerapan alat pembakar opak. Hasil uji coba peralatan menunjukkan bahwa kapasitas dalam satu kali proses pembakaran mampu memproses 50 buah opak ketan dan produk memiliki tingkat kematangan secara merata. Peralatan ini lebih cenderung cocok bagi opak ketan jenis kriket dengan memperhatikan tekstur dan tingkat kelengketan bahan. Selain itu, implementasi alat pembakar tersebut turut memberikan edukasi bagi mitra atas pentingnya pengetahuan keamanan pangan dan tingkat kelayakan produk opak ketan. Keberadaan NIB bagi pihak UMKM seirama mampu mendongkrak kuantitas penjualan dan area pemasaran pasca produk memiliki izin usaha yang resmi dari Dinas Koperasi wilayah setempat. Awalan untuk kedua perbaikan bagi mitra opak ketan di desa Pajaten akan berlangsung secara estafet bagi perbaikan manajemen produksi pada proses lainnya dan manajemen produk untuk sisi kelayakan izin edar produk yang lebih luas.
IMPLEMENTASI CERDIK : EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA MASYARAKAT KELURAHAN MANTUIL Aulia Rachman; Ermeisi Er Unja; Oktovin Oktovin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.260-270

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab kematian tertinggi didunia seperti kardiovaskular, kanker, penyakit pernafasan kronis, diabetes dan cidera. Zaman sekarang kegiatan merokok, konsumsi alcohol serta obat-obatan ada yang menjadikan gaya hidup sehingga penderita penyakit degenerative semakin meningkat serta menjadi penyebab ancaman kehidupan. Upaya pencegahan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan, menanamkan pola hidup sehat, mengenali tanda dan gejala penyakit, penegahan terjadinya PTM dan penyakit yang mengikutinya. Berdasarkan Analisa situasi ditemukan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit tidak menular (PTM) dan perilaku cerdik. Maka tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, perilaku, informasi masyarakat tentang upaya pencegahan penyakit tidak menular di keluarga dan Masyarakat. Pada kegiatan ini terdapat beberapa tahapan yaitu, tahap pembentukan kader lalu tahap pelatihan pemeriksaan fisik dan edukasi dan terakhir tahap monitoring status kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan tentang penyakit tidak menular khususnya hipertensi dan diabetes mellitus sebesar 21.39 dan terjadi peningkatan pada aspek keterampilan pengukuran tekanan darah menunjukkan peningkatan sebesar 13.39 poin, Kader mengikuti pelatihan dengan antusias dan mengatakan menjadi lebih percaya diri melaksanakan tugas sebagai kader di posbindu PTM. Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan implementasi CERDIK : edukasi pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) pada masyarakat Kelurahan Mantuil berhasil dan berjalan sesuai dengan tujuan.
PENGUATAN MOTIVASI DAN MINAT TERHADAP PENDIDIKAN UNTUK ANAK PUTUS SEKOLAH DI KECAMATAN LUBUK BESAR Fitri Apriani; Sasih Karnita Arafatun; Agci Hikmawati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3845-3851

Abstract

Kecamatan Lubuk Besar merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat angka putus sekolah tertinggi di Kabupaten Bangka Tengah. Hasil penelitian kerjasama Unmuh Babel dan Bappelitbangda Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2022 terdata 404 anak putus sekolah di usia produktif sekolah dengan faktor yang melatarbelakangi adalah minat anak untuk bersekolah sebesar 54,82%. Berkaitan dengan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, kegiatan pengabdian sebagai tindak lanjut kegiatan ini melakukan berbagai kegiatan antara lain sosialisasi penguatan motivasi dan minat melalui kegiatan Talk Show Inspiratif Penguatan Motivasi dan Minat terhadap Pendidikan dengan Tema “Pentingnya Pendidikan untuk Masa depan yang Lebih Baik”. Metode yang digunakan dalam kegiatan pegabdian ini adalah metode penyuluhan dengan presentasi, diskusi, dan tanya jawab dimana narasumber melakukan pendekatan persuasive dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan untuk masa depan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan sangat baik dan kondusif. Seluruh peserta yang hadir pada Talk Show Inspiratif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan aktif dari mulai awal pembukaan, penyampaian materi oleh narasumber, sesi diskusi hingga acara penutupan. Hasil dari kegiatan ini didapatkan 58 anak putus sekolah umur produktif yaitu 7 – 20 tahun di yang hadir dari 5 kali kegiatan talk show inspriratif, termotivasi untuk mengikuti pelatihan dan PKBM Terpadu Lubuk Besar sebagai warga belajar sebesar 75%.
OPTIMALISASI SUMBER DAYA KELOMPOK SADAR WISATA PESISIR PANTAI CEMARA DI GAMPONG MATANG RAYEUK Zulkarnen Mora; Bustami Bustami; Dewi Rossa Indah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4436-4444

Abstract

Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Matang Rayeuk PP merupakan satu kelompok masyarakat yang secara suka rela dan peduli akan keberlangsungan wisata pesisir yang ada di Desa/Gampong Matang Rayeuk PP di Kecamatan Idi Timur Kabupaten Aceh Timur. Tujuan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat berbasis produk ini adalah untuk menguatkan peran melalui pelatihan manajemen kelembagaan pada kelompok sadar wisata yang ada di Gampong Matang Rayeuk PP di Kecamatan Idi Timur agar terwujudnya desa/ gampong wisata mandiri. Pelatihan ini telah dilaksanakan di lokasi Pantai Cemara Gampong Matang Rayeuk PP, Kecamatan Idi Timur Kabupaten Aceh Timur dengan durasi pelatihan selama 3 hari dan melibatkan 10 orang anggota masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata Matang Rayeuk PP setempat. Metode pelaksanaan pelatihan yaitu dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan pada peran aktif seluruh peserta yang terlibat terutama dalam bidang penguasaan manajemen lembaga dan kemampuan pelayanan/ hospitality pokdarwis. Luaran dalam pelaksanaan Pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan/ pemahaman manajemen kelembagaan pokdarwis dan dapat memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada kepada wisatawan local dan mancanegara.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue