cover
Contact Name
Yori Yuliandra
Contact Email
yoriyuliandra@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsfkonline@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis)
Published by Universitas Andalas
ISSN : 24077062     EISSN : 24425435     DOI : 10.25077
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) adalah jurnal ilmiah di bidang kefarmasian yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan lembaga profesi "Ikatan Apoteker Indonesia" (IAI) daerah Sumatera Barat sejak tahun 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 509 Documents
Uji Aktivitas Antiplatelet, Antikoagulan, dan Trombolitik Alkaloid Total Daun Pepaya (Carica papaya L.) secara in Vitro Martina Kurnia Rohmah; Djelang Zainuddin Fickri
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.427 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.7.2.115-125.2020

Abstract

Daun pepaya memiliki kandungan beberapa senyawa alkaloid (karpain, pseudokarpain, dehydrokarpain I, dehydrokarpain II, dan emetin). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiplatelet, antikoagulan, dan trombolitik alkaloid total daun pepaya secara in vitro. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan: kontrol negatif, kontrol positif, alkaloid total daun pepaya (konsentrasi 0.5, 1.0, dan 2.0 mg/mL) dengan parameter persentasi inhibisi agregasi, persentase inhibisi koagulasi dari nilai Clotting Time (CT), Prothrombine Time (PT), dan Activated Parsial Thromboplastine Time  (APTT), dan daya fibrinolitik. Berdasarkan analisis statistik diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persentase inhibisi agregasi alkaloid total dibanding kontrol negative, namun tidak berbeda dengan kontrol positif (clopidogrel). Pada uji antikoagulan, alkaloid total daun pepaya secara signifikan dapat memperpanjang CT, PT, dan APTT yang berbeda signifikan dengan kontrol negatif, namun tidak berbeda dengan kontrol positif (heparin). Hasil uji trombolitik menunjukkan bahwa alkaloid total daun pepaya dapat meningkatkan persentase trombolitik yang berbeda dengan kontrol negatif, namun tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif (nattokinase).
Profil Kualitas dan Kuantitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Pre, On, dan Pos Bedah di Rumah Sakit Provinsi (RSP) NTB Firdaus Kabiru Massey; Rika Yulia; Nurlina Muliani; Fauna Herawati
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 8, No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.311 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.8.1.43-52.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kuantitas penggunaan antibiotik berdasarkan metode DDD/100 patient-days dan kualitas penggunaan antibiotik berdasarkan persentase kesesuaian (indikasi, waktu pemberian, durasi, dosis, dan rute pemberian) terhadap ASHP, PPAB, dan Formularium Rumah Sakit, serta profil Infeksi Daerah Operasi (IDO) pada pasien bedah di RSP NTB periode Januari-Juni 2019. Metode penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap data rekam medik sampel penelitian. Subyek penelitian adalah pasien bedah periode Januari-Juni 2019 yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu sebanyak 323 sampel penelitian. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kuantitas penggunaan antibiotik periode Januari-Juni 2019 di dominasi oleh antibiotik ceftriaxone (J01DD04) dengan nilai total DDD/100 patient-days pada pre operasi yaitu 77,655, on operasi 87,31, dan post operasi 93,65. Kesesuaian pemilihan antibiotik profilaksis berdasarkan guideline ASHP sebesar 1,9%, PPAB 15,5%, dan Formularium RSP NTB 100%, sedangkan kesesuaian durasi, waktu pemberian, dosis, dan rute pemberian berdasarkan ASHP berturut-turut yaitu 19,2%, 42,7%, 1,5%, dan 100%. Sampel penelitian yang mengalami IDO yaitu 2 dari 323 sampel (0,62%) dengan hasil pertumbuhan bakteri yaitu Proteus sp., Staphylococcus aureus, S. epidermidis, dan E.coli. Uji sensitivitas keseluruhan bakteri penyebab IDO ditemukan masih sensitif terhadap antibiotik seperti chloramphenicol, amoxicillin-clavulanic acid, vancomycin, cefoxitin, dan oxacillin
Diare Akibat Penggunaan Antibiotik pada Anak: Apa Saran yang Diberikan oleh Apoteker Komunitas? Virginia Johanes Putri; Adji Prayitno Setiadi; Abdul Rahem; Cecilia Brata; Yosi Irawati Wibowo; Eko Setiawan; Steven Victoria Halim
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 7, No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.507 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.7.3.218-228.2020

Abstract

Diare akibat penggunaan antibiotik (antibiotic-associated diarrhea; AAD) merupakan salah satu gangguan klinis yang seringkali terjadi pada anak dan perlu mendapat intervensi dari dokter untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan mempertimbangkan bahwa swamedikasi seringkali menjadi pilihan masyarakat ketika menghadapi kasus diare, apoteker di komunitas memiliki peran penting dalam mengarahkan masyarakat ke dokter untuk mengatasi masalah terkait AAD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan ketepatan rekomendasi apoteker dalam menanggapi permintaan swamedikasi terkait kasus AAD pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang yang dilakukan di wilayah Timur kota Surabaya. Sebuah kuesioner yang berisi pertanyaan terkait karakteristik peserta dan sebuah kasus digunakan pada proses pengambilan data. Validasi isi dari kasus serta penentuan kunci jawaban dilakukan melalui diskusi yang melibatkan pakar farmasi klinis, farmasi praktis, dan kesehatan masyarakat. Total terdapat 84 apoteker terlibat dalam penelitian ini; response rate 38,71%. Pemberian rekomendasi produk obat baik dengan maupun tanpa rujukan ke dokter atau saran non-farmakologi diberikan oleh 75 (89,29%) partisipan dan jenis obat yang paling sering direkomendasikan adalah probiotik, kaolin-pektin, domperidon, attapulgit. Sebanyak 26 apoteker (30,95%) memberikan rekomendasi yang tepat, yaitu: rujuk dokter segera dengan atau tanpa disertai rekomendasi lain. Hasil penelitian ini mengindikasikan perlunya intervensi untuk mengoptimalkan pemberian rekomendasi apoteker komunitas pada kasus AAD anak.
Kajian Fitokimia Fraksi Etil Asetat dari Lichen Stereocaulon massartianum Hue. dan Uji Aktivitas Antibakteri dengan Metode KLT-Bioautografi Friardi Ismed; Nadhifa Putri; Deddi Prima Putra
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1661.353 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.7.2.164-171.2020

Abstract

This research is a continuation study in the inventory of lichens of the genus Stereocaulon which is currently focused on the Stereocaulon massartianum Hue collected in the rocks of Diatas Lake, West Sumatera, Indonesia. Reports on phytochemical studies and pharmacological activities of this species are still limited, based on literature studies that have been carried out. This research was conducted to determine their secondary metabolites and potential antibacterial activity. The air-dried thallus of lichen S. massartianum was macerated successively using n-hexane, ethyl acetate and methanol solvents. The compounds were separated by chromatography and recrystallization methods, then analyzed by spectroscopy (UV-Vis, FTIR, 1H and 13C-NMR). Furthermore, the antibacterial activity assay was performed by agar diffusion method on ethyl acetate extract, and TLC-Bioautography for the isolated compound. Three compounds have been isolated from ethyl acetate extract, i.e. atranorin (1), stictic acid (2) and norstictic acid (3). The results of antibacterial assay from the extract showed antagonistic activity against pathogenic bacteria S. aureus, E. faecalis, E. coli, and P. aeruginosa at concentrations of 10 and 20%, while TLC-bioautography of compound 3 exhibited growth inhibition area in all test bacteria.
Penggunaan Off-Label Misoprostol Pada Pasien Obstetri-Ginekologi Di Rumah Sakit Swasta Kab. Banyumas Much Ilham Novalisa Aji Wibowo; Michelia Prastika Sugiri; Bella Arrista; Didik Setiawan
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 8, No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.098 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.8.1.9-18.2021

Abstract

Penggunaan obat off-label pada pasien obstetri-ginekologi memerlukan kewaspadaan karena berisiko tinggi bagi kehamilan. Meskipun masih terjadi perdebatan, data profil penggunaannya pada praktik klinik masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi penggunaan obat off-label pada pasien obstetri dan ginekologi di rumah sakit swasta, khususnya obat Misoprostol. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional terhadap data rekam medis rumah sakit. Pengambilan data penelitian secara retrospektif di RSU Bunda (RS X) periode Juli 2017 – Desember 2017 dan RS Sinar Kasih (RS Y) periode Januari 2018 – Desember 2018. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin, dengan teknik sampling systematic random sampling di RS X dan total sampling di RS Y. Jumlah keseluruhan sampel adalah 220 RM di RS X 130 dan RS Y 90. Penelitian dilakukan pada rentang waktu bulan Januari 2019 – Maret 2019. Hasil dianalisis secara univariat menggunakan beberapa referensi terkait. Hasil penelitian menunjukan adanya penggunaan obat off-label misoprostol sebanyak 26,92% di RS X dan sebanyak 4% di RS Y. Obat off-label yang ditemukan adalah Misoprostol yang tergolong ke dalam kategori off-label indikasi (Missed Abortion, Abortus Incomplete, Blighted Ovum, dan Induksi persalinan pada kasus Serotinus, KPD, dan IUFD), off-label dosis (50 µg, 100 µg dan 400 µg), dan off-label rute pemberian (sublingual dan vaginal).
Aktivitas Antibakteri Fraksi Serbuk Kayu Eboni (Diospyros celebica Bakh.) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Arsa Wahyu Nugrahani; Mohammad Farid Maulida; Akhmad Khumaidi
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 7, No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.91 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.7.3.194-201.2020

Abstract

Eboni (Diospyros celebica Bakh.) merupakan salah satu pohon khas daerah Sulawesi. Serbuk kayu sebagai hasil sampingan dari pengolahan kayu ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Hasil penelitian pendahuluan menyatakan bahwa ekstrak etanol serbuk kayu eboni memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemisahan senyawa antibakteri yang terdapat di dalamnya dengan metode fraksinasi cair-cair menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, n-butanol, dan air, serta pengujian aktivitas antibakteri dari fraksi-fraksi tersebut dengan metode disk diffusion dan KLT bioautografi. Identifikasi golongan senyawa dari fraksi aktif menggunakan pereaksi kromogenik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan memiliki diameter hambat tertinggi terhadap Escherichia coli yakni sebesar 12,53 mm dengan golongan senyawa yang memiliki aktivitas penghambatan adalah steroid dan fraksi etil asetat memiliki diameter hambatan tertinggi terhadap Staphylococcus aureus yakni sebesar 14,77 mm dengan golongan senyawa yang memberikan zona hambat yaitu terpenoid, fenolik, steroid. 
Pengaruh Metode Ekstraksi terhadap Kadar Fenol dan Flavonoid Total, Aktivitas Antioksidan serta Antilipase Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia) Nuri Nuri; Endah Puspitasari; Mochammad Amrun Hidayat; Indah Yulia Ningsih; Bawon Triatmoko; Dewi Dianasari
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.154 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.7.2.143-150.2020

Abstract

The leaf of Guazuma ulmifolia has been used traditionally for antiobesity. The activity of antiobesity was affected by the content of bioactive compounds. Extraction is the primary step to obtain bioactive compounds from plant material. The method and solvent used for extraction are crucial factors to produce extracts that have a high amount of active compounds. This study aims to determine the total phenolic and total flavonoids content from ethanolic extracts, water extract, and infusions of G. ulmifolia leaf and to evaluate the antioxidant and antilipase activity. Folin-Ciocalteu method was used to determine the phenolic content, while flavonoid content determination was done using aluminium chloride colorimetric assay. The antioxidant activity was done using 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) assay, and the antilipase activity was quantified using p-nitrophenol release from p-nitrophenyl butyrate (p-NPB) substrate-colorimetric assay. The result of G. ulmifolia leaf extraction showed that the highest yield was obtained from water extraction (10.50%). Whereas, the ethanolic extract was showed the highest total phenolic content (67.761±1.811 mg GAE/g extract) and the highest total flavonoid content (124.643 ± 1.033 mg QE/g extract). The same extract also exhibited the highest antioxidant activity (IC50 = 6.544 ± 0.271 µg/mL) and antilipase activity (IC50 = 307.280 ± 21.430 µg/mL).
Uji Aktivitas Antioksidan dan Daya Hambat Enzim Tirosinase Ekstrak Etanol Azolla filiculoides Lam. Bayu Febram Prasetyo
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 8, No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.08 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.8.1.53-59.2021

Abstract

Azolla (Azolla filiculoides Lam.) merupakan tanaman paku air dari famili Azollaceae. Azolla filiculoides digunakan sebagai pakan alami dengan ketersediaannya melimpah di alam yang belum termanfaatkan secara optimal. Tanaman ini dapat bersimbiosis dengan Cyanobacteria. Azolla memiliki senyawa bioaktif yang berfungsi sebagai antioksidan dan inhibitor tirosinase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2.2-difenil 1-pikrihidrasil ) dan daya hambat tirosinase pada ekstrak etanol Azolla filiculoides. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dan pelarut etanol 96%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol Azolla mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, steroid dan triterpenoid. Kandungan fitokimia tersebut berpotensi sebagai antioksidan dan inhibitor tirosinase, terutama senyawa flavonoid dan tanin. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol Azolla filiculoides memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 23.00 ppm. Uji aktivitas inhibisi tirosinase ekstrak azolla menunjukkan daya hambat yang lebih efektif pada aktivitas diphenolase (IC50 996.60 ppm) dibandingkan aktivitas monophenolase (IC50 1893.09 ppm).
Studi Interaksi Senyawa Turunan Saponin dari Daun Bidara Arab (Ziziphus spina-christi L.) sebagai Antiseptik Alami secara In Silico Fitrianti Darusman; Taufik Muhammad Fakih
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 7, No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1573.842 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.7.3.229-235.2020

Abstract

Christinin merupakan senyawa turunan glikosida saponin yang paling banyak terdapat dalam daun bidara arab (Ziziphus spina-christi L.). Terdapat empat tipe christinin yaitu christinin-A, B, C, dan D yang diduga memiliki aktivitas sebagai antimikroba yang efektif terhadap bakteri dan jamur, seperti Staphylococcus epidermidis, Echerichia coli, dan Candida albicans yang sering menyebabkan infeksi pada permukaan kulit yang biasanya dapat diatasi dengan penggunaan cairan antiseptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi serta mengeksplorasi afinitas dan interaksi molekular antara senyawa christinin-A, B, C, dan D terhadap makromolekul target pada Staphylococcus epidermidis, Echerichia coli dan Candida albicans dengan menggunakan simulasi penambatan molekular secara in silico. Molekul senyawa uji terlebih dahulu dioptimasi geometri dengan menggunakan perangkat lunak GaussView 5.0.8 dan Gaussian09. Konformasi terbaik dipilih untuk dilakukan studi interaksi terhadap makromolekul target dengan menggunakan perangkat lunak MGLTools 1.5.6 yang dilengkapi dengan AutoDock 4.2. Interaksi yang terbentuk selanjutnya diamati dengan menggunakan perangkat lunak BIOVIA Discovery Studio 2020.  Berdasarkan hasil dari simulasi penambatan molekular, senyawa christinin memiliki afinitas yang baik terhadap makromolekul target pada Staphylococcus epidermidis, Echerichia coli dan Candida albicans. Dengan demikian, senyawa tersebut diprediksi dapat digunakan sebagai kandidat komponen utama dari antiseptik alami.
Gambaran Perilaku Keluarga dalam Menyimpan dan Membuang Obat Antibiotik di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar Zulkarni Zulkarni; Syofyan Syofyan; Zola Triyanda
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.846 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.7.2.172-179.2020

Abstract

Faktor resiko terjadinya insiden obat dapat berawal dari masalah cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat yang tidak tepat termasuk obat antibiotik. Masalah obat antibiotik telah menjadi persoalan global yang harus mendapatkan perhatian serius termasuk di Indonesia. Tujuan penelitian untuk melihat gambaran perilaku keluarga dalam menyimpan dan membuang obat antibiotik di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian deskriptif ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Berdasarkan perhitungan jumlah sampel dengan menggunakan rumus Slovin, diperoleh sebanyak 100 keluarga di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Penelitian ini menggunakan instrument berupa kuesioner yang telah memenuhi syarat uji validitas dan reliabelitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku keluarga dalam menyimpan dan membuang obat antibiotik termasuk dalam kategori cukup dengan nilai mean masing-masing 6,07 dan 6,90. Berdasarkan hasil uji korelasi dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan  antara pengetahuan keluarga terhadap profesi apoteker dan obat antibiotik dengan perilaku keluarga dalam menyimpan dan membuang obat antibiotik yang ditunjukan dengan nilai r = 0,163.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2025): J Sains Farm Klin 12(2), August 2025 Vol 12 No 1 (2025): J Sains Farm Klin 12(1), April 2025 Vol 11 No 3 (2024): J Sains Farm Klin 11(3), December 2024 Vol 11 No 2 (2024): J Sains Farm Klin 11(2), August 2024 Vol 11 No 1 (2024): J Sains Farm Klin 11(1), April 2024 Vol 10 No 3 (2023): J Sains Farm Klin 10(3), Desember 2023 Vol 10 No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10 No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 10, No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9 No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9 No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9 No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022 Vol 8, No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8 No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8, No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8 No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8, No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 8 No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 7 No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7, No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7 No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 7 No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 6, No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6 No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): J Sains Farm Klin 6(2), Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019 Vol 5, No 3 (2018): J Sains Farm Klin 5(3), Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): J Sains Farm Klin 5(2), Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): J Sains Farm Klin 5(1), April 2018 Vol 4, No 1 (2017): J Sains Farm Klin 4(1), November 2017 Vol 3, No 2 (2017): J Sains Farm Klin 3(2), Mei 2017 Vol 3, No 1 (2016): J Sains Farm Klin 3(1), November 2016 Vol 2, No 2 (2016): J Sains Farm Klin 2(2), Mei 2016 Vol 2, No 1 (2015): J Sains Farm Klin 2(1), November 2015 Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015 Vol 1, No 1 (2014): J Sains Farm Klin 1(1), November 2014 More Issue