cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Lingkungan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 18298907     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 810 Documents
Kemampuan Microbacterium sp. strain SpR3 dan Isolat RT-9 pada Bahan Pembawa untuk Mereduksi Cr(VI) di Tanah Aprilia Citra Lestari; Vincentia Irene Meitiniarti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.735-739

Abstract

Kromium heksavalen memiliki tingkat toksisitas yang lebih tinggi daripada Cr(III). Penanganan tanah yang tercamer krom dapat dilakukan melalui bioremediasi dengan memanfaatkan proses metabolism mikroorganisme. Dalam pemanfaatan mikroorganisme untuk bioremediasi lingkungan tercemar Cr(VI), diperlukan bahan pembawa sebagai habitat sementara. Vermikompos dapat digunakan sebagai bahan pembawa karena mengandung nutrisi yang tinggi. Beberapa penelitian bioremediasi dengan kombinasi beberapa isolate terbukti meningkatkan kemampuan dalam mereduksi polutan. Microbacterium sp. Stain SpR3 diketahui mampu mereduksi krom, namun isolat RT-9 merupakan rhizobakteri yang berlum diketahui kemampuannya dalam mereduksi krom. Kemampuan dan viablitias kultur isolat RT-9 dan kultur campuran dengan SpR3 pada vermikompos belum diteliti. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan Microbacterium sp. Strain SpR3 dan RT-9 dalam kultur tunggal atai campuran dalam vermikompos sebagai bahan pembawa untuk mereduksi Cr(VI) dalam tanah. Dalam penelitian ini, uji viabilitas dianalisis dengan metode Total Plate Count dan reduksi Cr(VI) secara spektrofotometri. Isolat SpR3 dan RT-9 mampu tumbuh dalam kultur tunggal dan campuran. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kultur murni RT-9 dan kultur campur Microbacterium sp. SpR3 mampu menggunakan vermikompos sebagai bahan pembawa dan laju reduksi Cr(VI) pada hari ke-7 dan 14 berturut-turut adalah  0,177 ppm.hr-1 and 0,240 ppm.hr-1
Studi Kinetika Esktraksi Silika dari Abu Sekam Limbah Penggilingan Padi pada Kabupaten Gowa Gyan Prameswara; Sri Diana; Rezki Amalia
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.974-979

Abstract

Padi merupakan sumber dari pangan utama masyarakat Indonesia. Peningkatan populasi penduduk mengakibatkan peningkatan sumber pangan ini. Namun, produksi padi menimbulkan produk samping seperti sekam padi yang belum dimanfaatkan bahkan dibiarkan menumpuk menjadi limbah padat hasil penggilingan padi. Sekam padi mengandung kadar silika yang tinggi, bervariasi untuk lokasi yang berbeda. Kadar silika yang tinggi ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama sintesis produk yang memerlukan bahan utama silika seperti zeolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap ekstraksi silika dari abu sekam padi. Preparasi sampel dilakukan dengan proses pengarangan dan pengabuan pada temperatur 750 oC selama 4 jam yang bertujuan untuk mereduksi material organik dan volatil. Abu sekam padi diekstraksi menggunakan larutan NaOH untuk menghasilkan filtrat Na2SiO3. Rekoveri silika paling tinggi tercatat sebesar 95.59 % pada NaOH 2 N, rasio S/L 10 gram/100 mL, 90 oC dan 200 rpm selama 120 menit. Shrinking core model digunakan untuk mengevaluasi kinetika proses ekstraksi. Didapatkan bahwa model reaksi pada permukaan inti mengontrol proses ekstraksi dengan energi aktivasi sebesar 40.11 kJ/mol. Persamaan kinetika dari proses ekstraksi silika dari abu sekam padi menggunakan NaOH adalah 4907.01 exp (-40.11 kJ/mol / (R.T))t = 1-(1-X)^(1/3).
Fluktuasi Tinggi Muka Air Tanah Gambut Di Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Desa Kubu Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya Rossie Wiedya Nusantara; Gusti Zakaria Anshari; Wahyu Ramadhan
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.781-788

Abstract

The Government of Indonesia requires oil palm plantations on peatlands to regulate the ground water table at -40 cm all year. Factors that determine the groundwater are rainfall, tidal conditions, land conversions and drainage conditions. This research aims to measure the ground water table and water balance of the oil palm plantation on the drained peats. The research was conducted from August – October 2021. The grounwater table were measured with peizoemeter installed in three blocks at an interval of 250 m, 500 m, and 750 m. The measurements were at 8 am dan 4 pm. The groundwater table ranges -4 cm to -39 cm. It seems that rainfall and tides do not have influence heights of the groundwater table in this oil palm. Further research must be done to investigate this phenomenon. A comprehensive monitoring of groundwater table covering both rainy and dry seasons is required to record the differences of groundwater tables.
People Conditions from Socio-economic and Health Aspects on Access to Improved Drinking Water in East Nusa Tenggara Province Gabriel Otan Apelabi; Daniel Putra Pardamean Mbarep; Ratih Nurjayati; Iman Harisma Saleh Sasto; Yovita Yasintha Bolly
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.1002-1008

Abstract

TThe dynamics in access to improved drinking water in East Nusa Tenggara province from 2017 to 2021 can also happen to the people's conditions. This study aims to determine the potential dynamics in people's conditions from socioeconomic (education and poverty rates) and health (diarrheal disease rate) aspects and their relationship with access to improved drinking water. The dynamics of people's conditions are analyzed based on the calculation of the annual average percentage of the education, poverty, and diarrheal disease rates using a comparative descriptive analysis method. Then to access improved drinking water, it is calculated and analyzed using the linear regression analysis method. The first result is an increase in the education rate of the people as has occurred in access to improved drinking water, but there has been a decrease in poverty and diarrheal disease rates. Other results also show a significant relationship with access to improved drinking water, as evidenced by a significance F-value of 0.0315. This shows the dynamics in people's conditions and interrelated/mutually impacting each other with access to improved drinking water.
Inovasi Manajemen Pengairan pada Usahatani Lahan Kering Di Kawasan Karst Girisubo Gunungkidul dengan Teknik Irigasi Tetes Ernoiz Antriyandati; Paramaputra Wisnu Mahastian; Agustono Agustono; Rifqi Aji Maulana; Dea Hagania Laia
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.849-860

Abstract

Manajemen pengairan di wilayah Karst merupakan hal yang sangat penting dalam hal pertanian. Hal ini yang menjadi dasar tujuan penelitian untuk mendesain dan menerapkan teknologi irigasi tetes di lahan karst. Irigasi tetes merupakan mekanisme pengairan yang hemat air dengan efisiensi penggunaan air dengan menggunakan tanaman cabai. Metode penelitian ini menggunakan teknik action research dan exploratory research. Analisis data dilakukan dengan R/C Ratio untuk mengetahui kelayakan usahatani tanaman cabai. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan irigasi tetes dapat menunjang budidaya tanaman cabai di lahan kering pegunungan karst dan juga tumbuh dengan baik serta menghasilkan panen yang cukup menguntungkan. Produksi tanaman cabai memiliki jumlah produksi sebesar 88,2 kg dengan penerimaan Rp1.764.000 dan pendapatan yang didapatkan petani sebesar Rp394.480. selain itu berdasarkan penilaian R/C Ratio usahatani tanaman cabai menggunakan irigasi tetes ini layak untuk diusahakan dengan nilai 1,29.
Efisiensi Pengolahan Limbah Pewarna Sumifix Blue Menggunakan Lumpur Aktif dengan Penambahan Enterococcus faecalis pada Kondisi Anaerob-Aerob Yulia Mesak; Vincentia Irene Meitiniarti
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.907-913

Abstract

Sumifix blue (SB) merupakan salah satu pewarna golongan azo yang terdapat dalam limbah tekstil. Pembuangan limbah yang mengandung pewarna tanpa pengolahan terlebih dahulu dapat memunculkan masalah bagi lingkungan dan membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Pengolahan dengan proses lumpur aktif dalam kondisi aerob umum digunakan dalam mengatasi limbah pewarna. Proses lumpur aktif dapat ditingkatkan dengan penggunaan mikroba pengurai pewarna. Dalam penelitian ini ingin diketahui efisiensi lumpur aktif dalam pengolahan limbah pewarna dengan penambahan E. faecalis yang telah terbukti mampu mendekolorisasi pewarna jenis azo. Selain mengkombinasikan lumpur aktif dengan E. faecalis, proses juga diuji dalam kondisi yang berbeda yaitu aerob, anaerob dan campuran (anaerob-aerob). Penelitian ini didesain menggunakan limbah cair sintetik yang mengandung pewarna SB dengan konsentrasi warna yang disesuaikan dengan limbah aslinya (absorbansi warna diukur pada l 536 nm). Pengolahan dilakukan dengan proses lumpur aktif dan kombinasi lumpur aktif dengan E faecalis pada kondisi aerob, anaerob dan campuran (anaerob-aerob) dengan sistem batch. Pengambilan sampel dilakukan setiap selang waktu 24 jam selama 96 jam. Parameter yang diamati adalah konsentrasi warna, COD dan TS. Efisiensi hasil pengurangan parameter tersebut  dibandingkan pada semua perlakuan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa efisiensi pengurangan konsentrasi SB terbaik diperoleh pada proses pengolahan menggunakan lumpur aktif pada kondisi anaerob dengan presentase sebesar 86%, efisiensi pengurangan COD dan TS terbaik diperoleh dari proses pengolahan menggunakan lumpur aktif pada kondisi campuran (anaerob-aerob) dengan presentase berturut-turut sebesar 80% dan 28%. Pada penelitian ini, penambahan E. faecalis tidak terbukti meningkatkan efisiensi pengolahan SB.
Hubungan Antara Pengetahuan Lingkungan Terhadap Sikap Peduli Lingkungan Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Khairun Rusman Rasyid; Andi Tenri Pada Agustang; Vrita Tri Aryuni; Tamrin Robo
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.901-906

Abstract

This research is a correlation study that aims to determine the relationship between environmental knowledge and the formation of environmental care attitudes of students of Geography Education FKIP Khairun University. The population in this study amounted to 322 people with a sample of 76 people selected. Primary data collection in this study was through the provision of test questions related to environmental knowledge and environmental care attitudes, each of it had 30 question items. The data in this study were analyzed using the SPSS program by analyzing both descriptively through frequency distribution analysis and statistically through product moment correlation analysis. Based on the results of the descriptive analysis, it was found that most of the Geography Education students of Khairun University who became respondents had high environmental knowledge (75%), as well as their environmental care attitude was classified as good (96.05%). Meanwhile, based on the results of the product moment correlation analysis, a significance value of 0.000 was obtained, which was smaller than 0.05 (0.000 < 0.05), which means that there is a significant relationship between environmental knowledge and the formation of environmental care attitudes for Geography Education students at Khairun University.
Analisis Jasa Ekosistem Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Banjir di DAS Blukar Kabupaten Kendal Ika Karunia Fatmala; Calvina Izumi Bunga Pratiwi; Kiesha Arundya Setiyono; Merlina Merlina; Erlangga Jati Dewantara; Luthfiyy Fauziyyah; Muhammad Lutfi Rais; Dyah Rahmawati Hizbaron
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.965-973

Abstract

Penilaian terhadap Jasa Ekosistem Pencegahan dan Penanggulangan Bencana merupakan hal yang penting untuk dilakukan berkaitan dengan upaya mencegah dan mengurangi dampak yang ditimbulkan dari terjadinya bencana di suatu daerah. Setiap daerah memiliki kondisi ekoregion dan penggunaan lahan yang berbeda-beda. Perbedaan kondisi ekoregion serta penggunaan lahan tersebut mengakibatkan adanya potensi bencana yang berbeda pula. DAS Blukar yang termasuk dalam administrasi kabupaten kendal memiliki kondisi bentanglahan yang beragam mulai dari bentanglahan proses marine hingga vulkanik, sehingga memiliki potensi bencana berupa banjir dan tanah longsor. Penelitian ini menilai jasa ekosistem pencegahan dan penanggulangan bencana banjir di DAS Blukar Kabupaten kendal dengan menggunakan asumsi semakin jarang terjadi bencana banjir di wilayah tersebut maka memiliki nilai yang tinggi terhadap JE pencegahan dan penanggulangan bencana. Klasifikasi JE yang dilakukan dengan proses skoring dan menggolongkan kedalam 5 kategori yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui jasa ekosistem pencegahan dan penanggulangan bencana banjir di kawasan DAS Blukar Kabupaten Kendal.Kata Kunci : Bencana, Pencegahan, Ekoregion, Banjir, Jasa Ekosistem, DAS.
The Effects of El Nino Southern Oscillation on Rainfall in the Karst Area of Maros, National Park Bantimurung Bulusaraung South Sulawesi and its Impact on Flood Disasters Muhammad Arsyad; Fitriani Fitriani; Vistarani Arini Tiwow; Pariabti Palloan; Sulistiawaty Sulistiawaty; Agus Susanto
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.772-780

Abstract

The aims of this study were to describe rainfall profiles, to analyze the effect of the El Nino Southern Oscillation (ENSO) on rainfall and its impact on flood disasters in the karst area of Maros, National Park Bantimurung Bulusaraung South Sulawesi. The data used were monthly data of ENSO parameters and monthly data on rainfall of Karst Maros TN Babul area in the range of 2011-2020. The monthly data of ENSO parameters consist of Oceanic Nino Index (ONI) data, namely Nino Index 3.4 and Southern Oscillation Index (SOI) obtained from the official website of NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) and from the official website of BOM (Bureau of Meteorology), respectively. Whereas, the monthly data of rainfall of Karst Maros TN Babul area was obtained from Maros Climatology Station, South Sulawesi. The data was analyzed (i.e. graph analysis and simple linear regression) using Microsoft Excel 2010 Software and ArcGIS Software for map creation. The results showed that the rainfall profile of the karst Maros TN Babul region for the period 2011-2020 has a monsoon rainfall pattern with the highest rainfall in December, January, and February, while the lowest rainfall occurs in June, July, and August. The significant effect of ENSO on rainfall in the Karst Maros TN Babul Area for the period 2011-2020 was categorized as a moderate with an ONI correlation coefficient value of 0.521 and SOI of 0.465. The effect of ENSO on rainfall is in the range from 25.9 to 33.1% which result in flood disasters in the karst Maros TN Babul area such as Bantimurung, Tompobulu, Camba, and Simbang districts. The flood disasters mostly occurs in January and December with rainfall intensity from high to very high category.
Kajian Kerusakan Lingkungan dan Upaya Konservasi Sub DAS Hulu Luk Ulo pada Kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong di Kebumen Imam Aminudin; Imam Santosa; Moh. Husein Sastranegara
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 21, No 4 (2023): October 2023
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.21.4.992-1001

Abstract

Keberadaan penambangan pasir dan batuan Sub Das Hulu Luk Ulo di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong di Kebumen sudah berlangsung lama, sehingga kerusakan lingkungan dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerusakan lingkungan Sub DAS Hulu Luk Ulo pada Kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong di Kebumen. Penelitian dilakukan secara kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian berdasarkan kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah penelitian dari aspek abiotik, biotik, dan sosial. Metode yang dilakukan berdasarkan observasi lapangan, citra satelit landsat 8, dan pengisian kuesioner dengan sampel sebagian dari populasi sebagai sumber data yang dapat mewakili seluruh populasi untuk data primer. Data sekunder diperoleh dari literatur yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lokasi penambangan pasir dan batuan mengalami kerusakan lingkungan terutama pada aspek abiotik. Berdasarkan hasil pengskoran, Desa Karangsambung termasuk dalam kategori rusak berat dengan nilai total skor total kerusakan lingkungan sebesar 26, Desa Totogan masuk ke dalam kategori rusak ringan dengan skor sebesar 17, sedangkan Desa Banioro dan Desa Kaligending termasuk dalam kategori ringan dengan masing-masing skor sebesar 21 dan 24 secara berutan. Berdasarkan hasil analisis SWOT, skor faktor analisis internal sebesar 0,9 dan analisis faktor eksternal sebesar -0,45 sehingga strategi mengarah pada kuadran dua. Dengan demikian, strategi yang baik dalam upaya konservasi Sub DAS Luk Ulo yakni menggunakan strategi diversifikasi dengan memanfaatkan kekuatan untuk meminimalisir ancaman. 

Filter by Year

2011 2025