Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Articles
973 Documents
THE EFFECT OF JEMBER FASHION CARNAVAL AND SPONSORSHIP ON COMPANY IMAGE PT. MARTINA BERTO
Gultom, Vegys Virgynitha Yussy Jessyca;
Clarissa, Angela;
Chryztantya, Marcha
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (517.454 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i2.835
In 2015, Indonesia's GDP growth reached 852.24 trillion and fashion became an export commodity that dominated up to 56%. This stimulates the emergence of various fashion shows in Indonesia, one of which is the Jember Fashion Carnaval event sponsored by PT. Martina Berto from 2003. This study aims to find out whether there is an international standard JFC event that can improve the company's image of PT. Martin Berto as a local cosmetics company with international standard. This study uses a quantitative methodology with an instrument test in the form of a questionnaire distributed online to 100 respondents. The results of the study show that JFC events and sponsorships contribute to the corporate image of PT. Martina Berto at 53.6%. Separately, the event variable has an effect of 0.614 and the sponsorship variable has an effect of 0.326 on the corporate image of PT. Martina Berto. The results of this study can be used to increase the variable-forming elements that affect the company's image.
POLA KOMUNIKASI KEKERABATAN SUKU BATAK DALAM PENGGUNAAN MARGA UNTUK MENJALIN KEAKRABAN
Fitriyani, Lamria Raya;
Nurhajati, Lestari
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 2 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.01 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v17i2.620
Suku bangsa yang ada di Indonesia secara keseluruhan dapat dikelompokkan menjadi 31 kelompok. Salah satunya adalah suku Batak. Suku Batak memiliki 6 pengelompokkan sub suku, yang masing-masing memiliki marga yang berbeda. Pengelompokkan sub suku dan marga tersebut di pahami hampir semua masyarakat Batak. Selain suku Batak, ada beberapa suku di Indonesia yang memiliki marga, tetapi dalam suku Batak penggunaan marga jadi sangat erat digunakan dalam berbagai kesempatan kegiatan adat maupun pertemuan lainnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi kekerabatan suku batak dalam penggunaan marga untuk menjalin keakraban. Penelitian ini menggunakan teori intra budaya, dengan metodologi kualitatif dan paradigma konstruktivisme, sementara data didapat melalui wawancara mendalam kepada beberapa informan. Hasil awal penelitian ini menunjukkan bahwa keakraban kekerabatan masyarakat Batak melalui penggunaan marga dalam setiap pertemuan, perkenalan, dan dalam berbagai kesempatan pertemuan adat.
PEMASARAN MUSIK PADA ERA DIGITAL DIGITALISASI INDUSTRI MUSIK DALAM INDUSTRI 4.0 DI INDONESIA
Dewatara, Gerry Wahyu;
Agustin, Sari Monik
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.799 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i1.729
Penelitian ini akan membahas bagaimana digitalisasi dalam industri musik mempunyai dampak pada pemasaran musik. Hal tersebut berdampak besar bagi para pelaku industri dalam hal pemasaran musik maupun konsumen dalam hal menikmati musik. Layanan streaming menjadi sesuatu yang sangat berpengaruh dalam era digital yang kita kenal industri 4.0. Industri musik tidak lagi dapat bergantung pada produk fisik dan konsumen pun kini lebih selektif dalam menikmati musik. .Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian fenomenologi tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, seperti; perilaku, persepsi,motivasi, tindakan, dan lain-lain secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Hasil penelitian ini adalah bagi konsumen adalah mudahnya pencarian musikdan pelaku industri sangat mendukung adanya digitalisasi dalam industri musik karena mempermudah dalam memasarkan musik mereka dan membantu melindungi kekayaan intelektual mereka karena mengurangi pembajakan.
REPRESENTASI KEMARAHAN TOKOH MINH QUAN DALAM FILM THE FOREIGNER
Putra, Skhavito Wicaksono;
Diniati, Anisa
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i2.895
Kemarahan merupakan emosi negatif yang dimiliki manusia. Kemarahan timbul karena perlakuan atau tindakan buruk yang orang lain lakukan kepada seseorang. Kemarahan digambarkan dalam film dengan representasi yang berbeda-beda.Salah satu film yang merepresentasikan kemarahan yaitu The Foreigner. Tujuan penelitian ini untuk melihat tahap kemarahan pada tokoh Minh Quan di film The Foreigner. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruktivisme, dengan metode analisis isi Segitiga Makna oleh Semiotika Charles Sanders Peirce (sign, object, interpretant) dan teori yang digunakan adalah teori Konstruksi Realitas Sosial di media massa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemarahan yang di representasikan dalam Film The Foreigner pada tokoh Minh Quan merupakan contoh kemarahan yang tidak terkontrol dengan baik. Kemarahan tersebut dilampiaskan kepada orang yang telah menyakitinya melalui cara bicara, gesture tubuh, hingga melakukan tindakan agresi berupa pesan ancaman, terror bomb dan membunuh.
PELUANG PENGINTEGRASIAN DISKURSUS LITERASI MEDIA SEBAGAI MUATAN LOKAL PADA KURIKULUM PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
Hanika, Ita Musfirowati;
Syamtar, Ilham Ayatullah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (489.597 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i2.921
Migrasi besar-besaran masyarakat dalam penggunaan media baru nyatanya berdampak cukup signifikan terhadap timbulnya beberapa gejala sosial terutama pada anak-anak usia sekolah. Media baru memiliki sisi positif jika digunakan secara bijak namun akan berdampak destruktif jika penggunanya tidak teredukasi dengan baik. Sebagai salah satu pendidikan formal, sekolah menjadi institusi yang bertanggung jawab terhadap perubahan perilaku anak termasuk salah satunya mengedukasi anak-anak untuk menggunakan media baru secara bijak. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi, peluang, dan hambatan dari diskursus pendidikan literasi media digital bagi peserta didik maupun tenaga pendidik di sekolah tingkat dasar. Menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan Teori Belajar Sosial Bandura untuk menganalisa jawaban dari sejumlah guru dan siswa di Jakarta yang menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskursus literasi media digital telah sampai menjadi penting untuk diintegrasikan kedalam kurikulum Pendidikan dengan memanfaatkan peluang yang cukup besar dan penyesuaian terhadap regulasi yang ada.
KOMUNIKASI POLITIK “RASA†ALA JOKOWI DALAM MERESPON POLITIK SENTIMEN
Afriadi, Afriadi;
Prisanto, Guntur Freddy;
Ernungtyas, Niken Febrina;
Irwansyah, Irwansyah;
Afriani, Anindita Lintangdesi
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.539 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i2.928
Politik sentimen dieksploitasi secara massif oleh kelompok Populisme Islam dalam menyerang Presiden Joko Widodo. Isu-isu yang dipergunakan seperti Jokowi anti-Islam, antek-asing, pro-PKI, diskriminalisasi ulama dan sebagainya diharapkan bisa menciptakan kebencian kepada Presiden Jokowi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pandangan Jokowi terhadap politik sentimen tersebut dan bagaimana dia meresponnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa Presiden Jokowi secara personal tidak terganggu secara psikologis oleh politik sentimen tersebut, tetapi dia memandang sebagai isu yang perlu direspon karena politik sentimen berimplikasi negatif terhadap keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara. Jokowi lebih fokus menggunakan pendekatan komunikasi politik ?RASA? dalam merespon politik sentimen yang menurutnya juga adalah permainan rasa. Adapun politik komunikasi rasa yang dilakukan bertumpu pada kekuatan personal yang meliputi friendly, santun, dan merakyat.
COMMUNITY RELATIONS CORORATE RESPONSIBILITY
Depari, Edward
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 18 (2006)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32509/wacana.v5i18.181
Mendefinisikan apa dan siapa yang disebut komunitas dari sebuah organisasi atau perusahaan bukanlah pekerjaan yang sederhana. Komunitas local sering di definisikan sebagai kelompok masyarakat yang bertempat tinggal dalam jarak fisik yang paling dekat dengan lokasi perusahaan. Perusahaanyang beroperasi dalam jarak yang dekat dengan pemukiman masyarakat perlu menyadari bahwa anggota masyarakat akan memilki persepsi yang berbeda-beda terhadap kehadiran perusahaan. Ada yang merasa dirugikan karena keralaian lalu lintas, ada yang merasa tidak mempnyai kepentingan sama sekali, dan sebagainya.
PERSONAL BRANDING MOM-INFLUENCER DAN REPRESENTASI IBU MILLENIAL DI MEDIA SOSIAL
Arindita, Ruvira
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (896.612 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i1.722
Maraknya kemunculan para ibu yang menjadi social media influencer (mom influencer) telah menjadi tren baru yang diikuti oleh para ibu millennial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana personal branding sosok mom influencer sebagai representasi ibu millennial di media sosial. Konsep-konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebelas personal branding otentik dari Rampersad dan teori representasi dari Stuart Hall. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap akun Instagram @tanyalarasati. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sosok mom influencer telah menggunakan kesebelas kriteria dan menekankan pada konsep konsistensi, perbedaan, niat baik dan performa. Ia memegang nilai-nilai kekeluargaan sekaligus sangat menunjukkan nilai-nilai individualisme dan konsumerisme. Representasi ibu milenial yang ingin ia sampaikan melalui akun instagramnya adalah bahwa setelah seseorang menjadi ibu, ia tetap dapat mengejar mimpi pribadinya dengan bekerja sama dan tetap berkomitmen dengan keluarganya.
STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS DINAS PARIWISATA KABUPATEN BREBES DALAM MEMPROMOSIKAN OBJEK WISATA MANGROVE PANDANSARI
Manogari, Rialdo Rezeky;
Zia, Umi Khalidah
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 17, No 2 (2018): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.805 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v17i2.650
Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan Strategi Marketing Public Relations yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Brebes dan mengetahui hambatan apa saja yang di hadapi Dinas Pariwisata dalam memromosikan objek wisata di Kabupaten Brebes terutama objek wisata Mangrove Pandansari serta untuk mengetahui apa saja faktor pendukung Dinas Pariwisata Kabupaten Brebes dalam memromosikan Objek Wisata Mangrove Pandansari. Pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam sebagai metode utama pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivisme dalam memandang permasalahannya. Model yang di gunakan dalam penelitian ini adalah 4 step public relations dan Konsep Marketing Public Relations. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dinas Pariwisata dalam memromosikan objek wisata mangrove pandansari lebih menggunakan media sosial, selain itu faktor pendukung dalam memromosikan objek wisata Mangrove Pandansari yaitu dengan adanya duta wisata atau IFDWB (Ikatan Forum Duta Wisata Brebes) hambatan yang di peroleh adalah kurangnya anggaran untuk membentuk stimulan masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan pariwisata.
PERSPEKTIF KOMUNIKASI KREATIF DI ERA DIGITAL OLEH STAKEHOLDER ILMU KOMUNIKASI UDINUS
Satriya, Candra Yudha
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2019): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (491.094 KB)
|
DOI: 10.32509/wacana.v18i2.919
Dominasi Teknologi Informasi dan Komunikasi, telah membuka lembaran baru dimana masyarakat bisa memperoleh informasi secara mandiri. Sekat-sekat informasi dengan sendirinya menghilang oleh inisiatif kuat individu yang ingin mengetahui lebih jauh apa yang terjadi sekitarnya. Era yang penuh akan muatan nilai-nilai ide, konsep, kreativitas, dan inovasi ini membutuhkan kompetensi unik, spesifik, dan menarik yang harus dimiliki sarjana ilmu komunikasi dalam berkompetisi. Keberadaan media sosial semakin memperkuat peran kreatifitas bagi perusahaan untuk bisa menjangkau khalayak milenial secara terintegrasi dan interaktif melalui strategi komunikasi pemasaran.Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi lebih jauh implementasi yang efektif dari pengembangan berkelanjutan komunikasi kreatif. Menggunakan wawancara semi-terstruktur dan diskusi kelompok terarah (FGD), mengidentifikasi persepsi stakeholder dalam memastikan pengembangan berkelanjutan komunikasi kreatif di era digital pada program studi ilmu komunikasi UDINUS. Secara khusus penelitian ini telah menyelesaikan permasalahan penelitian yaitu Bagaimana stakeholder industri komunikasi mempersepsikan, mengalami dan mempraktikkan Komunikasi kreatif di era digital.