cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN TULANGAN TEKAN TERHADAP DAKTILITAS KURVATUR BALOK BETON BERTULANG Oscar Fitrah Nur
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.779 KB) | DOI: 10.25077/jrs.5.1.23-34.2009

Abstract

Salah satu usaha untuk meningkatkan kekuatan, kekakuan dan daktilitas beton bertulang dapat dilakukan dengan penambahan tulangan tekan (compression steel). Penambahan tulangan tekan pada balok beton bertulang hanya sedikit memberikan konstribusi terhadap kekuatan dan kekakuan balok, akan tetapi mempunyai pengaruh besar terhadap peningkatan daktilitas balok beton bertulang. Penyelidikan tentang model konstitutif beton (hubungan tegangan-regangan beton) tak tertekang yang dilakukan oleh Hognestad, memberikan sumbangan yang berarti dalam menganalisis perilaku daktilitas kurvatur balok beton bertulang. Berdasarkan model konstitutif beton yang diberikan oleh Hognestad tersebut, dilakukan analisis pengaruh penambahan tulangan tekan terhadap daktilitas kurvatur balok beton bertulang. Studi kasus pada penelitian ini menggunakan model benda uji dengan rasio tulangan tarik dan tulangan tekan yang bervariasi. Hasil dari analisis yang dilakukan, memperlihatkan bahwa penambahan tulangan tekan pada balok beton bertulang akan meningkatkan daktilitas kurvatur balok beton bertulang tersebut. Keywords : balok beton bertulang, penambahan tulangan tekan, model konstitutif beton, daktilitas kurvatur balok
PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU TERHADAP FLOWABILITY DAN KUAT TEKAN SELF COMPACTING CONCRETE Dhany Setyawan; Fadillawaty Saleh; Hakas Payuda
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.635 KB) | DOI: 10.25077/jrs.12.2.111-120.2016

Abstract

Self compacting concrete memanfaatkan berat sendirinya untuk dapat mengalir mengisi ruangan tanpa ada proses pemadatan sama sekali. Penggunaan abu ampas tebu sebagai pengganti sebagian semen dalam beton yang cukup tinggi mampu memperkecil ruang antar agregat sehingga beton yang dihasilkan lebih padat dandapat meningkatkan sifat workability dan kemampuan alir beton. Pada umumnya Self compacting concrete memerlukan penggunaan superplasticizer untuk meningkatkan workabilitas dan daya alir beton . Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui penggaruh penambahan abu ampas tebu sebagai pengganti sebagiandari semen pada sifat Self compacting concrete. Pembuatan benda uji menggunakan silinder berukuran diameter 15cm dan tinggi 30 cm dengan 3 variasi abu ampas tebu sebesar 5 %, 10%, dan 15 % dan penambahan viscocrete dengan dosis yang berbeda yaitu 1,2%, 1,4%, dan 1,6% dari berat semen dan diuji pada umur 28 hari. Penambahan abu ampas tebu terhadap pengujian beton pada kondisi segar (fresh properties) dari variasi 3 % ; 5 % dan 15 % telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh EFNARC. Pada variasi penambahan abu ampas tebu 5% ke 10 % mengalami penurunan kuat tekan rata-rata sebesar 6,96 % sedangkan pada variasi 10% ke 15% mengalami penurunan kuat tekan rata-rata sebesar 25,1 %.Kata kunci : Compacting Concrete, Abu Ampas Tebu, Flowability.
TINJAUAN LINGKUNGAN DAN PENANGGULANGAN ABRASI PANTAI PADANG - SUMATERA BARAT Bambang Istijono
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.075 KB) | DOI: 10.25077/jrs.9.2.42-49.2013

Abstract

Kawasan pesisir Padang merupakan daerah permukiman yang padat, salah satu kawasan andalan yang menjadi prioritas untuk dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Sumatera Barat. Amukan gelombang Samudera Hindia di pesisir Padang (17,90 km) dengan arah selalu berubah mengikuti musim merupakan permasalahan. Sepanjang 13,50 km telah terabrasi dalam berbagai intensitas dengan pengikisan rata-rata 2,20 m setiap tahun sejak 1918. Abrasi merupakan erosi pantai yang diikuti dengan longsoran pada material masif tebing pantai. Bentuk pantai Padang relatif lurus, sebagian besar pantainya disusun oleh pasir, dibelakang pantai berupa dataran alluvial yang luas. Konsep dasar penanggulangan abrasi pantai Padang adalah meredam pengaruh energi gelombang laut dengan pemasangan batu diameter 0,50-1,50 m dan pasir pantai yang terancam stabilitasnya. Groin dengan material batu yang dipasang menjorok ke laut 15-25 m dengan interval 50 m dan tanggul pantai adalah bentuk proteksi pantai yang cukup berhasil. Tetapi teknik ini terkadang merusak estetika keindahan panorama alami pantai. Keywords: gelombang, abrasi, penanggulangan, groin, tanggul pantai
KAJIAN EKSPERIMENTAL POLA RETAK PADA PORTAL BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN QUASI CYCLIC Oscar Fitrah Nur
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 6, No 1 (2010)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1373.653 KB) | DOI: 10.25077/jrs.6.1.55-66.2010

Abstract

Kajian eksperimental ini dilakukan untuk mendapatkan kurva histeresis (beban – perpindahan) dan mempelajari pola retak dari model struktur portal beton bertulang akibat beban quasi cyclic. Penelitian ini dilakukan pada dua tipe model portal beton bertulang, yaitu portal kolom kuat – balok lemah dan portal kolom – balok sama kuat. Pemberian beban quasi cyclic dilakukan dengan displacement control berdasaran siklus pembebanan yang telah ditetapkan sebelumnya, sampai portal mengalami keruntuhan atau mencapai perpindahan ultimit. Dari hasil eksperimental yang dilakukan, retak pertama sekali terjadi pada daerah tumpuan balok. Pada saat runtuh, retak pada umumnya terjadi pada daerah tumpuan balok dan daerah pertemuan antara balok dan kolom. Berarti, sendi plastis terjadi pada balok dan bukan pada kolom, atau keruntuhan pertama kali terjadi pada balok dan bukan pada kolom. Dengan demikian, portal kolom kuat – balok lemah dan portal kolom – balok sama kuat dapat digunakan pada bangunan yang terletak di daerah rawan gempa. Keywords: portal beton bertulang, beban quasi cyclic, kurva histeresis, pola retak.
ANALISIS KAPASITAS NOMINAL PENAMPANG DAN KINERJA STRUKTUR BETON BERTULANG DENGAN MATERIAL NONLINEAR Hafiz Maulana; Jati Sunaryati; Riza Aryanti
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.837 KB) | DOI: 10.25077/jrs.12.1.39-50.2016

Abstract

Dalam kasus analisis material kondisi non-linear, modulus elastisitas hanya titik definisi pertama dari sebuah perilaku secara keseluruhan. Definisi dan analisis dalam kasus material kondisi non-linear melibatkan salah satu dari perilaku pasca leleh (plastik). Solusi numerik dari jenis masalah non-linear melibatkan pendekatan segmen non-linear pada kurva tegangan-regangan dengan serangkaian potongan segmen linier. Setiap segmen linier didekati dengan modulus tangen (ET) yang dihitung sebagai rasio tegangan dengan regangan untuk segmen baris tertentu. Perbandingan antara material kondisi linear dengan kondisi non-linear menunjukkan bahwa hasil analisis menggunakan model material non-linear memberikan hasil cukup berbeda dibandingkan model material linear. Hasil ini juga menunjukkan adanya pengaruh perubahan nilai modulus elastisitas (E) pada matriks kekakuan elemen dalam analisis. Dimana untuk model material non-linear adanya modulus elastisitas tangent (ET) yang berpengaruh dalam analisis permodelan respon non-linear pada elemen.Kata kunci : model material linear, model material non-linear, modulus elastisitas (E), modulus elastisitastangent (ET).
Pembuatan Program Aplikasi Konstruksi Dinding Penahan Tanah Untuk Kondisi Gempa Dengan Visual Basic 6.0 Rina Yuliet; Abdul Hakam; Isyendo Firtsilova; Faharisatel Anafwil
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1412.155 KB) | DOI: 10.25077/jrs.8.2.75-84.2012

Abstract

Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) merupakan salah satu konstruksi yang digunakan untuk menahan tanah atau memberikan kestabilan kepada tanah yang memiliki beda ketinggian, sehingga tidak mengalami kelongsoran. Sampai saat ini metoda yang sering digunakan untuk menghitung struktur ini adalah metoda coba-coba, dengan metoda ini akan dibutuhkan waktu yang lama, terutama bagi mereka yang belum berpengalaman. Oleh karena itu sangatlah perlu untuk dikembangkan suatu program komputer yang dapat membantu proses perhitungan struktur ini. Dengan harapan waktu dan tenaga yang dibutuhkan lebih efisien (karena segala perhitungan akan dilakukan oleh komputer) dan tentu saja akan menghasilkan tingkat akurasi dan ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan dengan perhitungan secara manual dengan metoda coba-coba. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat program bantu untuk menghitung stabilitas konstruksi dinding penahan tanah pada kondisi gempa dengan menggunakan progran Visual Basic 6.0. Dari hasil analisis dengan menggunakan program dinding penahan tanah ini didapatkan dimensi dinding penahan tanah yang aman, relatif ekonomis sesuai dengan keperluan secara tepat dan mudah, hasil perhitungan dengan tingkat ketelitian yang lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan secara coba-coba, dan juga waktu dan tenaga yang dibutuhkan juga lebih efisien.
PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS SERAT PADA KUAT TEKAN PAVING BLOCK Fauna Adibroto
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.458 KB) | DOI: 10.25077/jrs.10.1.1-11.2014

Abstract

Umumnya paving block digunakan untuk perkerasan jalan, pedestrian dan trotoar. Selain itu dapat juga digunakan pada area khusus seperti area pelabuhan peti kemas, lahan parkir, area terbuka dan area industri. Penggunaan paving block sangatlah mendukung go green yang telah dikumandangkan secara nasional/internasional, karena daya serap air melalui pemasangan paving block dapat menjaga keseimbangan air tanah. Penelitian laboratorium ini menguji kuat tekan paving block dengan penambahan serat (ijuk, plastik dan kawat) pada benda uji dengan kadar dari 1% sampai 5% dari volume campuran paving block. Dari penelitian ini diharapakan memperoleh paving block dengan mutu kuat tekan yang tinggi. Dan berdasarkan hasil pengujian yang diperoleh ternyata secara prinsip ternyata penambahan serat (ijuk, plastik, kawat) sampai 5 % terhadap campuran paving block tidak memberikan nilai yang significant terhadap penambahan kuat tekan paving block, malah sebagian campuran memberikan kecenderungan penurunan kuat tekan dibandingkan dengan kuat tekan paving block standar sebagai pembanding. Untuk penambahan serat ijuk kekuatan tekan rata-rata maksimum hanya diperoleh sebesar 323,98 kg/cm2 pada penambahan serat ijuk panjang 3 cm dengan persentase penambahan serat 2%. Untuk penambahan serat plastik kekuatan tekan ratarata maksimum hanya diperoleh sebesar 325,10 kg/cm2 pada penambahan serat ijuk panjang 2 cm dengan persentase penambahan serat 3 %. Sedangkan untuk penambahan serat kawat kekuatan tekan rata-rata maksimum hanya diperoleh sebesar 341,52 kg/cm2 pada penambahan serat ijuk panjang 3 cm dengan persentase penambahan serat 3%. Keywords: paving block, serat (ijuk, kawat, plastik), kuat tekan
IDENTIFIKASI TANAH LEMPUNG KOTA PADANG BERDASARKAN UJI KLASIFIKASI TEKNIK DAN UJI BATAS-BATAS KONSISTENSI ATTERBERG Rina Yuliet
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1935.061 KB) | DOI: 10.25077/jrs.6.2.19-30.2010

Abstract

Tanah-tanah yang banyak mengandung lempung mengalami perubahan volume ketika kadar air berubah. Pengurangan kadar air menyebabkan lempung menyusut dan sebaliknya bila kadar air bertambah lempung mengembang. Perubahan volume tanah yang besar dapat membahayakan bangunan sehingga perlu penanganan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi mengembang tanah lempung di kota Padang dan untuk mengetahui derajat pengembangannya. Metode yang digunakan untuk identifikasi tanah lempung adalah uji klasifikasi teknik dan uji batas-batas konsistensi Atterbergh. Berdasarkan uji yang dilakukan secara keseluruhan terlihat bahwa dari 9 kriteria yang diberikan untuk masing-masing daerah hanya 24,07% dari kriteria tersebut yang menyatakan derajat pengembangan rendah, 16,67% derajat pengembangan sedang, 33,33% derajat pengembangan tinggi dan 25,93% menyatakan derajat pengembangan sangat tinggi. Jika suatu tanah diklasifikasikan sebagai tanah dengan potensi mengembang yang rendah, maka konstruksi standar bisa digunakan. Namun demikian jika tanah memiliki potensi mengembang yang sedang dan tinggi maka tindakan pencegahan perlu diambil. Keywords: Tanah lempung mengembang, uji klasifikasi teknik, derajat pengembangan.
Analisis Spasial Kekeringan Meteorologis Daerah Aliran Sungai Siak Manyuk Fauzi; Bambang Sudjatmoko; Sandi Cahyono; Imam Suprayogi
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.95 KB) | DOI: 10.25077/jrs.13.2.123-131.2017

Abstract

Daerah aliran sungai Siak bagian hilir merupakan kawasann gambut yang luas dengan kategori gambut sangat dalam (lebih dari 4 meter). Hingga Agutus 2017, berdasarkan laporan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) jumlah hotspot pada lahan gambut di Provinsi Riau dengan kedalaman lebih dari 4 meter mencapai 397 titik. Kebakaran hutan dan lahan gambut merupakan agenda tahunan Riau, khususnya pada musim kemarau (kering). Tingkat kekeringan suatu daerah dapat diketahui dengan menghitung indeks kekeringannya. Indeks kekeringan merupakan suatu perangkat utama guna mendeteksi, memantau dan mengevaluasi kejadian kekeringan. Salah satu metode guna menghitung indeks kekeringan adalah metode Thornthwaite Mather. Metode tersebut menekankan pentingnya faktor curah hujan dan evapotranspirasi potensial. Analisis kekeringan dilakukan berdasarkan data hujan yang terukur dan tercatat pada 4 stasiun di dalam daerah aliran sungai Siak meliputi Buatan, Kandis, Petapahan Baru dan Pekanbaru. Hasil analisis menunjukan nilai total maksimum indeks kekeringan terjadi pada tahun 2014 dan Tahun 2015 dengan persentase sebagai berikut stasiun hujan Buatan 466,31%, Kandis 398,33%, Petapahan Baru 757,17% dan Pekanbaru 520,77%.
MODEL UNTUK PENETAPAN TARIF ZONA PARKIR (STUDI KASUS KOTA PADANG) Asrizal Asrizal
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.955 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.1.31-40.2015

Abstract

Parking problem in Central Business District (CBD) of Padang City is the use of parking space on the roadside, especially on the Pasar Raya street that has exceeded capacities. Meanwhile, request of the parking space on the roads surrounding is still below the available capacity. To balance the demand and supply of the parking space in this area, a research is conducted to make a change of parking management through applying different tariff for different zones of parking. Tariff of parking in zone which have been identified, is calculated with equation of linear regression model which pursuant to probability of Willingness to Pay by service users. The antecedent survey which conducted to some respondent, indicate that factors such as tariff, distance, duration and accessibility, having an effect which enough to influence the probability of service user in choosing of location of parking. All factors did not correlate each other. Then, a research was conducted by collecting samples of data to 100 respondents through questioner survey and interview. The format of questioner was designed by using design of experiment "FULL FACTORIAL" which consisted of 4 attribute and 2 levels at existing condition and hypotheses. The result of survey was processed by using Spreadsheet Software with a multiple linear regression model, where Y is the function of utilities to Tariff (X1), Distance (X2), Duration (X3) and Accessibility (X4). The results of survey show the majority of respondent characteristic are males and the range of age is between 26-43 years. They are commonly private employee, and their average income are about Rp. 2.000.000 – Rp. 3.000.000 per month. From the data analysis of stated preference, an equation model of Y = 2.9123 – 0.0005 (X1) – 0.0133 (X2) 0.0225 (X3) – 0.0208 (X4) was obtained, value of R2 was 0.70 and has qualified the statistical test. The model was more sensitive to change of distance and duration of parking. From the application of model pursuant to Willingness to Pay by service user at the CBD area of Padang, it was obtained that the tariff of parking are Rp. 3.198 for zone 1 and Rp. 2.392 for zone 2.

Page 6 of 36 | Total Record : 353