cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rizki.ariazi@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
PeTeKa
ISSN : 25991914     EISSN : 25991132     DOI : -
Core Subject : Education,
PeTeka - Represents the Publication of Research Results from Lecturers, Teachers, Students and General in the field of Educational Science Special Class Action Research and Development Learning. Published by Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LP2M) University of Muhammadiyah South Tapanuli.
Arjuna Subject : -
Articles 847 Documents
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SISTEM ZONASI Miftahussa Adah; Abubakar Umar; Yadi Fahmi Arifudin
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.577-584

Abstract

Education is one of the main pillars in the development of a country. To achieve quality and equitable education for all citizens, the acceptance of new students is very crucial. However, in practice, there are various problems that arise, especially related to injustice in access and educational opportunities. To overcome this challenge, the zoning system for accepting new students is one of the solutions introduced by many countries. This zoning concept aims to create fairness and openness in education by allocating students based on the geographical location where they live. One of the main benefits of the zoning system is educational equity. By distributing students evenly in various regions, diversity and equality will be created in the learning environment. This will help reduce social and economic disparities between regions, so that every child has the same opportunity to get access to a proper education. In addition, the zoning system also encourages inclusivity in education. By combining students from various social and cultural backgrounds, a multicultural learning environment will be formed. This can increase understanding, tolerance and mutual respect among students, thereby creating a generation that is more open and accepting of differences. However, it must be acknowledged that the implementation of the zoning system also faces its own challenges. One of the main problems is the limited capacity of schools in each region. If an area has a population of students that is more than the capacity of the existing schools, this can lead to accumulation and a decrease in the quality of education. Therefore, careful planning and management is needed so that the zoning system can run effectively. In addition, another challenge is the role of parents in supporting the implementation of the zoning system. Some parents may prefer schools in certain areas that are considered more prestigious than schools closer to where they live. This can lead to a shift in the problem from geographic disparities to social and educational inequalities. In order to overcome these obstacles, the government needs to provide adequate educational facilities and infrastructure, improve the quality of teaching staff, and involve all stakeholders in planning and evaluating the zoning system. Overall, the zoning system in accepting new students is a positive step towards a more inclusive and equitable education. By providing equal opportunities for every child to get access to quality education, the hope for a generation that is competitive and has a strong personality is increasingly real.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MOBILE PADA MATA PELAJARAN INSTALASI JARINGAN LAN KELAS XI SMK NEGRI 2 PADANG Ola Hardian; Faiza Rini; Ade Pratama
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.862-871

Abstract

Proses pembelajaran dilaksanakan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Dengan metode ceramah, guru menjelaskan materi secara lisan dan siswa mendengarkan penjelasan guru. Namun penggunaan metode ceramah kurang efektif karena siswa mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam menyerap informasi. Dalam penelitian ini tujuannya adalah untuk menghasilkan suatu produk tertentu yaitu perangkat lunak media pembelajaran interaktif, Research and Development (R&D), sehingga penelitian yang digunakan bersifat analisis kebutuhan dan untuk menguji keefektifannya agar dapat berfungsi secara lebih luas. masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pengembangan media pembelajaran berbasis android pada mata pelajaran informatika kelas XI. Pengembangan media pembelajaran berbasis Android menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluasi). Produk yang dikembangkan berupa aplikasi berformat (.apk) yang mendukung proses pembelajaran, baik pembelajaran di kelas maupun mandiri. Pada aplikasi media pembelajaran ini terdapat fitur-fitur yang telah disesuaikan dengan kebutuhan Anda yaitu fitur penggunaan, materi pembelajaran, evaluasi dan permainan. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA GUNA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Neli Oktaria; Heri Mulyono; Haris Kurniawan
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.796-806

Abstract

Dalam konteks penelitian ini, pendekatan ADDIE digunakan untuk mengarahkan proses penelitian dan pengembangan (R&D) melalui serangkaian langkah yang mencakup analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil evaluasi oleh para ahli materi menunjukkan tingkat validitas yang sangat tinggi, dengan rata-rata persentase mencapai sekitar 91,31%, sementara penilaian oleh ahli media juga menunjukkan tingkat validitas yang tinggi, dengan rata-rata persentase sekitar 85,51%. Pada hasil kepraktisan guru terhadap media pembelajaran informatika diperoleh skor rata-rata kategori sangat praktis sebesar 93,65%, dan pada hasil kepraktisan siswa diperoleh skor rata-rata kategori sangat praktis sebesar 80,14%. Diantara data minat belajar yang diperoleh sebelum menggunakan media rata-rata persentasenya adalah 52,81% yang termasuk dalam kategori baik.  Selain itu, minat belajar siswa setelah menggunakan media  mencapai rata-rata sebesar 76,40% berada pada tingkat sangat positif. Ini mencerminkan adanya peningkatan minat belajar siswa, dan juga perbandingan persentase sebelum dan sesudah menggunakan media tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis platform Android memenuhi syarat sebagai alat yang valid, sederhana digunakan, dan sangat efisien dalam meningkatkan minat belajar siswa.
KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI PENDIDIKAN ABAD KE-21 Alma Kharissmawati; Sayan Suryana; Ceceng Syarif Husein
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.715-722

Abstract

Kepemimpinan merupakan hal yang mendasar dalam manajemen organisasi termasuk dalam dunia pendidikan. Pemimpin dalam organisasi pendidikan abad ke-21 dihadapkan pada tuntutan dan tantangan yang unik. Perubahan global, perkembangan teknologi, dan kebutuhan siswa yang semakin beragam memerlukan gaya kepemimpinan yang adaptif dan inovatif. Melalui proses kepemimpinan yang baik, tujuan dan cita-cita organisasi dapat tercapai sesuai dengan adanya visi dan misi suatu organisasi itu. Abad ke-21 merupakan persaingan dari segala bidang kehidupan, seperti jasa pendidikan, ekonomi, transportasi, teknologi, politik, sosial, budaya, dan kehidupan lainnya. Hal ini menuntut suatu produk yang dihasilkan dari jasa bidang-bidang tersebut agar lebih bermutu agar menjadi pemenang dalam persaingan dunia. Bidang pendidikan sebagai bagian dari sistem tata kehidupan yang dituntut untuk dapat meningkatkan kualitasnya dalam upaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menghadapi tantangan di era global saat ini dan yang akan datang. Dengan begitu untuk mewujudkannya, penataan sistem pendidikan harus didasari aspek-aspek yang dapat meningkatkan mutu daya saing di tiap tingkatan pendidikan secara berkelanjutan khusus nya pemimpin dalam suatu organisasi tersebut.
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN BERBASIS WEB KELAS XI TKJ SMK NEGERI 1 LINTAU BUO Teguh Nugratama Dayuza; Ami Anggraini Samudra; Satrio Junaidi
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.617-627

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui kualitas produk media pembelajaran interaktif berbasis web buat siswa kelas XI Teknik Komputer Jaringan SMK Negeri 1 Lintau Buo sebagai akibatnya layak digunakan dalam pembelajaran Administrasi Sistem Jaringan. Jenis penelitian yang dipergunakan pada penelitian ini artinya aplikasi Development Life Cycle (SDLC) dengan contoh iteratif sebagai metode penelitiannya. Contoh interaktif sendiri mempunyai 6 tahapan, diantaranya: tahap perencanaan, tahap analisis, termin desain, termin implementasi, dan  tahap pengujian dan  pengelolaan. Yang akan terjadi berasal validasi sistem oleh ahli sistem memperoleh nilai rata-rata skor 92,37% menggunakan akibat fakta sangat baik. Hasil berasal validasi pengguna sang siswa memperoleh rata-homogen 90,7% dengan yang akan terjadi berita sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, maka media pembelajaran interaktif yg sudah dirancang di Sekolah Menengah kejuruan negeri 1 lintau buo layak digunakan menjadi media pembelajaran interaktif buat siswa Teknik Personal Komputer  Jaringan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN DIGITAL MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPA DI SMA Lisanul Ulya Fatri; Siska Nerita; Annika Maizeli
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.909-914

Abstract

The aim of this research is to determine student learning outcomes in the cognitive domain of class X Science by applying the Group Investigation learning model assisted by Digital Mind Map at SMAN 1 Pangkalan Koto Baru District. This type of research is included in the experimental research category which adopts a Randomized Control Group Posttest Only Design research design. The sampling technique was a total sampling technique because it only consisted of 2 classes, namely X IPA1 as the experimental class and X IPA2 as the control class. The research instrument used to measure the cognitive domain is in the form of a written test with multiple choice questions. The findings from this research show that the average score in the cognitive domain for the experimental class reached 86.2. In this class, 28 students or 93% succeeded in achieving graduation, while 2 students or 7% did not achieve graduation. On the other hand, the average score in the control class was 80.44, with 23 students or 79% who succeeded in achieving graduation and 6 students or 21% who did not succeed in achieving graduation. Based on the results of this research, it can be stated that the Group Investigation learning model assisted by Digital Mind Map is more effective in improving student learning outcomes in the cognitive domain in class X Science at SMAN 1 Pangkalan Koto Baru District.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR DKV KELAS X DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SMKN 2 PADANG PANJANG Kenni Ceria Putri; Satrio Junaidi; Rini Novita
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.839-846

Abstract

Pada mata pelajaran Dasar-Dasar DKV terdapat dua metode yang dilakukan yaitu praktik dan teori dimana praktik pembelajaran memerlukan penggunaan komputer, dan teori di kelas dengan guru tetap menyampaikan materi dengan menyediakan buku digital melalui smartphone sebagai sumber dalam pembelajaran. digunakan dalam penelitian dan pengembangan menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. 7469 pada kelas valid dan rata-rata ahli dokumen sebesar 0,9259 pada kelas valid. Oleh karena itu, dari hasil konfirmasi ahli materi dan komunikasi dapat disimpulkan bahwa media edukasi interaktif dinyatakan valid.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN AWAL MELALUI MEDIA POP UP BOOK TEMATIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN RA NIHAYATUL AMAL PURWASARI Irma Rismayanti; Dewi Siti Aisyah; Feronica Eka Putri
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.760-766

Abstract

Kemampuan keaksaraan awal adalah komponen utama dalam meningkatkan aspek perkembangan intelegensi anak. Salah satu cara dalam mengenalkan keaksaraan awal pada anak adalah dengan mengenalkan simbol-simbol huruf. Pop up book merupakan media yang dapat dipergunakan untuk mengembangkan kemampuan keaksaraan awal dengan desain yang dirancang khusus sehingga mampu menarik minat anak. Dengan bantuan media buku pop-up dan metodologi penelitian tindakan kelas, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengkarakterisasi kemampuan literasi dini. Populasi pada penelitian ini adalah RA Nihayatul Amal Purwasari dengan kelompok B1 sebagai sampel penelitian. Dari hasil observasi pada tahap pra siklus menunjukkan hasil skor rata-rata sebanyak 49,3%, yaitu menunjukkan kemampuan keaksaraan awal yang ada pada tahap mulai berkembang. Pada siklus 1 presentase skor rata-rata menjadi 72,5% menunjukkan adanya peningkatan setelah adanya tindakan. Dilanjutkan pada siklus II pencapaian kemampuan keaksaraan awal mendapatkan skor rata-rata sebesar 87,1% menandakan bahwa kemampuan keaksaraan awal anak sudah berkembang sangat baik. Dengan hasil tersebut, terbukti bahwa dengan penggunaan media pop book book dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan awal pada anak usia 5-6 tahun di RA Nihayatul Amal Purwasari.
MANAJEMEN TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN LAYANAN AKADEMIK SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 KARAWANG Mashuriyah Mashuriyah; Abubakar Umar; Yadi Fahmi Arifudin
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.682-689

Abstract

Prosedur pelayanan pendidikan mewujudkan hal yang terutama yang harus diperhatikan. Dikarenakan Pendidikan sendiri menjalankan suatu bagian yang bergabung dengan menyediakan jasa. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan manajemen tata usaha dalam meningkatkan layanan akademik siswa di MAN 2 Karawang. Teknik penggumpulan data memerlukan pengamatan, tanya jawab dan pengumpulan. Adapun narasumber pada pengkajian ini yaitu kepala sekolah, kepala tata usaha, staff tata usaha dan peserta didik MAN 2 Karawang. Teknik analisis data dengan reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Menurut hasil penelitian: (1) perencanaan manajemen tata usaha dalam meningkatkan layanan akademik siswa seperti: pembentukkan program kerja tata usaha dalam rapat kerja tahunan yang dihadiri kepala sekolah, kepala tata usaha dan staff tata usaha. (2) pengorganisasian manajemen tata usaha dalam meningkatkan layanan akademik siswa yang terdiri dari tujuh bidang kepala arsip, operator KP & KU, operator emis, Staff Tata Usaha Bagian Layanan Akademik, Staf Tata Usaha Bagian Keuangan, Staf Tata Usaha Bagian Surat Menyurat Peserta Didik, dan Staf Tata Usaha Bagian Surat Menyurat Tenaga pendidik dan Tenaga kependidikan. (3) pelaksanaan manajemen tata usaha untuk meningkatkan layanan akademik belum cukup baik, hal ini dilihat kurangnya kedisiplinan dari staff tata usaha. Selain itu, pelaksanaan manajemen tata usaha sudah sesuai dengan tahap perencanaan yang telah dirumuskan hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan program kerja yang terlaksana dengan kebutuhan tahun ajaran baru. (4) pengawasan manajemen tata usaha untuk meningkatkan layanan akademik sudah cukup baik bisa dilihat dari hasil evaluasi yang dilaksanakan berkala dari harian hingga tahunan.
MANAJEMEN PENDIDIKAN UNGGUL BERBASIS MADRASAH (MBM) PADA MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 KARAWANG Sekar Ayu Widiastuti; Akil Akil; Kasja Eki Waluyo
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.585-589

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan pendidikan berbasis madrasah, kegiatan belajar mengajar, proses evaluasi madrasah, kurikulum dan kompetensi yang digunakan, serta standar kelulusan Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang. Mengenai tempat dilakukannya penelitian ini yaitu di Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang, metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif melalui penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Informan penelitian ini adalah asisten direktur bagian kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Proses Evaluasi Diri Madrasah (EDM) berfokus pada evaluasi mutu pendidikan di tingkat madrasah dengan menggunakan delapan indikator utama yang dikaitkan dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kurikulum Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang berpedoman pada Kurikulum 2013 dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang memiliki Penilaian Madrasah mandiri yang disupervisi langsung oleh Kepala Sekolah. 

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 4 (2025): PeTeKa : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 8, No 3 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 2 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 1 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 8, No 1 (2025): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish Vol 7, No 4 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish Vol 7, No 3 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish Vol 7, No 2 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish Vol 7, No 1 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 3 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 2 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 1 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 3 (2022): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 2 (2022): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2022): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4, No 1 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 3, No 2 (2020): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2019): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2019): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran Vol 1, No 3 (2018): PeTeKa Vol 1, No 2 (2018): PeTeKa Vol 1, No 1 (2017): PeTeKa More Issue