cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 725 Documents
KONFLIK PSIKOLOGIS KARAKTER UTAMA DALAM FILM “MAMA LOVES ME ONCE AGAIN” DAN “MULAN: RISE OF A WARRIOR” Lindawaty Rukitan, Karina,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.752-763

Abstract

The purpose of this research is to determine the types of psychological conflict and the factors that cause psychological conflict in the main characters in the films "Mama Loves Me Once Again" and "Mulan: Rise of a Warrior". In this research, qualitative descriptive research methods and documentation analysis techniques were used. The data source in this research is the dialogues spoken by the main characters in the two films which describe the psychological conflicts experienced by the main characters. The results of this research are as follows: (1) the types of psychological conflicts that occur in the film "Mama Loves Me Once Again " is avoidance – avoidance conflict and multiple approach – avoidance conflict; whereas in the film "Mulan: Rise of a Warrior" there is approach – approach conflict, avoidance – avoidance conflict, approach – avoidance conflict and multiple approach – avoidance conflict. (2) the factors that cause psychological conflict in the film "Mama Loves Me Once Again" include personal factors which include biological factors, sociopsychological factors which are divided into affective components and cognitive components as well as sociogenetic factors which include curiosity motives, competence motives and the need for attachment and love; whereas in the film "Mulan: Rise of a Warrior" these are personal factors which include biological factors, attitudinal factors, emotional factors, and sociopsychological factors, namely conative components and sociogenetic motives which include curiosity motives, competence motives, self-esteem motives, the need for feeling. security, the need for self-fulfillment and the need for values, desires and meaning of life.
REPRESENTASI KEMAMPUAN BERBICARA (SPEAKING) DAN TATA BAHASA (GRAMMAR) SISWA SMA SEDERAJAT DI KOTA PADANG SIDEMPUAN Rahmat Huda; Anni Zuraida, Indra Hadinata Rambe, Lanna Alisya Fitri
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.202-211

Abstract

This study aims to determine the representation of speaking ability and grammarThe sample of this study was students in five high schools (SMA) in Padangsidimpuan, with a sampling technique by using cluster random sampling. This research is a correlation research with descriptive quantitative data collection techniques. The tool used in this study is speaking performance rubric to measure students' speaking ability, while to measure students' vocabulary mastery using the multiple choice test.  To analyze the data in this study, the author used descriptive statistics (individual score, mean score) and inferential statistics (pearson product moment correlation) to calculate variables of vocabulary mastery and speaking skills. The results of this study represented that for the level of vocabulary and speaking achievement of students was at a good level. Researchers also found that there was a positive correlation between vocabulary mastery and students' speaking ability with a correlation significance of 0.943. The correlation is classified as a close correlation, meaning that the two variables have a strong correlation. Based on the results of the study, it can be concluded that the representation of students' speaking ability and vocabulary mastery is positively correlated, meaning that the highest level of vocabulary mastery then the level of speaking is also high. Therefore, teachers who play a role in controlling students in the teaching and learning process are also important to know the improvement of vocabulary and speaking ability.
KEMAMPUAN MENGGUNAKAN KATA KERJA “RENWEI” DAN “YIWEI” OLEH MAHASISWA/I STBA-PIA MEDAN SEMESTER IV TAHUN AKADEMIK 2021/2022 Hualangi, Anthony; Permatasari, Ayu
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.654-663

Abstract

This research aims to determine the ability of STBA-PIA Medan Semester IV 2021/2022 Academic Year students to use the verbs "renwei" and "yiwei" and describe the factors that influence this ability. This research uses an integrative research design, where quantitative descriptive research methods are combined with qualitative research methods. The sampling technique used the Cluster Random Sampling technique, namely 33 STBA-PIA Medan students Semester IV 2021/2022 Academic Year and Research Subjects using the Purposive Sampling technique, namely, 3 students with the highest scores and 3 students with the lowest scores. The results of data analysis show that the ability of fourth semester students is relatively high with an average score of 80. The score that appears most often (mode) is 85, the middle score (median) is 85 and the standard deviation is 13. In addition, there are 9 people (27.27%) were classified as having very high ability, 13 people (39.39%) were classified as having high ability, 8 people (24.24%) were classified as having moderate ability and there were 3 people (9.1%) who are classified as having very low abilities. The factors that influence the abilities of STBA-PIA students are motivation factors, formal presentation factors, first language factors, and environmental factors (formal and informal).
METODE PROJECT BASED LEARNING UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA KELAS IX DI SMP NEGERI 4 KISARAN Meidini Wardah Lesmana, Rina Hayati Maulidiah, Lilik
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.117-127

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif siswa dan mengintegrasikan pemahaman konsep dengan pengalaman praktis dalam konteks proyek nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar siswa ditingkat sekolah menengah. Melalui pendekatan kualitatif dan eksperimental, penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus pembelajaran yang menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek. Tahap pertama melibatkan perencanaan dan implementasi pembelajaran berbasis proyek dengan fokus pada materi Teks Tanggapan dan Menulis Teks Tanggapan. Hasil dari siklus pertama menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari pre tes ke post tes, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti manajemen kelompok dan partisipasi aktif siswa dalam diskusi. Tahap kedua dilakukan dengan memperbaiki aspek-aspek yang ditemukan dalam evaluasi siklus pertama. Perubahan dilakukan dalam pembagian kelompok, pendekatan pembelajaran, dan peningkatan partisipasi siswa. Hasil dari siklus kedua menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan dalam hasil belajar siswa. Dengan memperhatikan aspek-aspek tertentu, seperti manajemen kelompok dan pendekatan pembelajaran, metode ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di masa depan
DENOTASI, KONOTASI, DAN MITOS ROLAND BARTHES DALAM FILM AYAT-AYAT CINTA 2 Ridwan, Nensilianti, Haerana,
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.443-451

Abstract

Film yang saya analisis adalah film religius atau Islam. Film tersebut menceritakan mengenai berbagai persoalan hidup dengan cara islami dan mempresentasikan tentang kebencian dan ketakutan terhadap Islam atau orang muslim. Analisis film ini menggunakan salah satu teori terpenting dalam studi bahasa, semiotika Roland Barthes, dapat menangkap makna yang tergandung dalam setiap adegan dalam film. Eksplorasi ini mencoba menyelidiki implikasi yang perlu disampaikan oleh film tersebut kepada penontonnya. Dalam keadaan unik ini, ilmuwan perlu menyelidiki signifikansi Islamofobia yang menjadi subjek utama dalam film Ayat Cinta 2 dengan memanfaatkan hipotesis semiotika Roland Barthes. Nantinya, tanda-tanda yang ada akan digunakan untuk analisis dialog dan adegan untuk menemukan makna denotatif, konotatif, dan mitis. Hasil akhir dari penelitian ini menganggap bahwa Islamophobia dibayangkan dalam berbagai kegiatan yang tidak diinginkan seperti kritik, pencemaran nama baik, segregasi sosial, serta kebrutalan dan serangan nyata. Efek samping dari Islamophobia ini tidak hanya mengejar secara bertahap tetapi menjangkau beberapa sudut pandang lain seperti kewanitaan, budaya Islami, dan karunia Islami. Selain terorisme, penelitian ini mengungkap sejumlah faktor lain yang turut mendorong munculnya Islamofobia, di antaranya upaya propaganda segelintir kelompok untuk mencemarkan nama baik Islam dan ketidakmampuan mereka memahami dunia Islam, yang membuat mereka berkesimpulan bahwa Islam adalah Islam. agama kekerasan. Studi tentang tanda dikenal sebagai semiotika. Roland Barthes percaya bahwa ada tiga jenis makna: denotasi, konotasi, dan mitos.
HIERARKI KEBUTUHAN TOKOH NADHIRA DALAM NOVEL DUNIA NADHIRA KARYA ALNIRA: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Fitri Ratna
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.628-641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktualisasi diri pada tokoh utama dalam novel Dunia Nadhira karya Alnira mulai dari kebutuhan dasar hingga kebutahan tertinggi sehingga dapat terlihatnya pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri pada tokoh utama. Penelitian ini menggunakan teori psikologi Humanistik Abraham Maslow yang dimulai dari kebutuhan akan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan cinta dan rasa memiliki, kebutuhan harga diri, dan kekebutuhan tertinggi aktualisasi diri sebagai objek penelitian. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menggambaran data melalui kata-kata yang menunjukan adanya aktualisasi diri pada tokoh utama dalam novel Dunia Nadhira karya Alnira. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dunia Nadhira karya Alnira. Metode pengumpulan data penelitian ini ialah, studi pustaka.Teknik analisa data yang digunakan ialah menyajikan data, mengelompokkan data-data, dan memverifikasi data serta menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukanya aktualisasi diri pada tokoh utama dalam novel Dunia Nadhira karya Alnira.
KEKERASAN DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Dedy Mardiansyah; Lailatul Fitriyah; Silvya Anggun Lestari; Deli Lismawati
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.38-47

Abstract

This research discusses the issue of violence contained in the novel Bumi Kunci by Pramoedya Ananta Toer. This research was conducted using a qualitative descriptive method. The data is in the form of sentence quotations and is collected using the note-taking technique. Next, the collected data was analyzed using interactive techniques that emphasize the principle of continuity in the data collection and analysis process. Through Fairclough's critical discourse analysis model, this research identifies two problems of violence raised in the story, namely physical and psychological violence. The results of this research show that violence has a big impact on the survival of each individual, the impact is even long-term. This novel also provides a picture of life in the Dutch East Indies era and reminds us of the importance of overcoming violence against indigenous groups, weak groups and gender which is still a problem today throughout the world.
PENERAPAN METODE REWARD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 6 KISARAN Girsang, Dwi Friska Br; Nisa, Khairun; -, Masdawani
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.345-352

Abstract

Pelajaran bahasa Indonesia lazim dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan karena memiliki banyak teks yang harus dibaca ditambah lagi metode pembelajaran yang sering dijumpai masih bersifat konvensional dan tidak menarik minat dan motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan hasil observasi melalui pengamatan yang dilakukan di kelas VII-2 SMP Negeri 6 Kisaran, peserta didik memiliki motivasi belajar yang minim. Hal tersebut terjadi karena pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di dalam kelas masih monoton dan bersifat konvensional sehingga peserta didik tidak fokus. Penelitian tindakan kelas ini betujuan untuk melihat apakah penerapan metode reward dalam pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan penelitian ini dilakukan agar guru dapat melakukan evaluasi serta melakukan pengembangan dalam pelaksanaan pembelajaran di masa depan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dengan dua siklus. Siklus I menunjukkan motivasi belajar peserta didik sebedar 61,25% dan pada siklus II motivasi belajar peserta didik meningkat hingga mencapai skor 90,5% dengan kategori sangat tinggi. Walaupun masih terdapat kekurangan skor 9,5% untuk mencapai skor sempurna, namun melalui hasil skor sebesar 90,5% telah termasuk ke dalam kategori sangat tinggi yang artinya penerapan metode reward ini efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
AN ANALYSIS OF VERBAL AND NON-VERBAL SIGNS ADVERTISEMENT IN BALI Ketut Putra Jaya; I Made Perdana Skolastika
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.515-524

Abstract

An advertisement is an announcement or news about a product, event or job to convince people to be interested. Verbal and nonverbal are communication tools that humans use to interact, whether through messages, images, and gestures. This study aimed to analyze the verbal and non-verbal signs used in tourism advertisements and explore the meanings of these signs. Travel advertisements are intended to promote tourist attractions or destinations to travelers who are about to take a trip to Bali. The data comes from the Instagram account of Bali 2 Tour. The data was obtained by a qualitative method. The analytical process begins with the analysis of verbal and non-verbal signs based on semiotic theory of (Chandler, 2022). The analysis of the meaning of the linguistic and non-verbal signs was carried out using the meaning theory proposed by Barthes (1977) and the color analysis was performed using the color term theory proposed by Wierzbicka (1996) proposed. The results show that travel advertisements provide information to readers or tourists who are about to travel to Bali about interesting places to visit.
PERBANDINGAN KATA BANTU BILANGAN DALAM BAHASA MANDARIN DAN BAHASA INDONESIA wijaya, kesumawaty; Wijaya Ng, Yuliandre; Gunawan, Herry
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.781- 798

Abstract

 Penelitian ini membahas tentang persamaan dan perbedaan Kata Bantu Bilangan- Kata Kerja bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan teori analisis kontrastif dan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Setelah diteliti, peneliti menemukan persamaan yang mendasar antara kata bantu bilangan-kata kerja dari kedua sistem bahasa ini. Penelitian ini mencakup 6 poin persamaan dan 7 poin perbedaan, persamaan tersebut utamanya pada fungsi gramatikal, sedangkan perbedaannya pada letak dalam kalimat, pola reduplikasi, pola penyingkatan serta arti gramatikal.