cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.linguistik@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 25413775     EISSN : 25489402     DOI : -
Core Subject : Education,
LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra berisi artikel-artikel ilmiah tentang bahasa, sastra, linguistik, dan hubungannya dengan pengajaran, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Artikel yang dimuat berupa kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian, dan pembahasan kepustakaan.
Arjuna Subject : -
Articles 726 Documents
ANALISIS KESALAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA WACANA DESKRIPSI OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BADAR ACEH TENGGARA TAHUN PEMBELAJARAN 2020/2021 Johari, Irfan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.165-175

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan analisis kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) pada wacana deskripsi siswa kelas XI SMAN 1 Badar Aceh Tenggara Tahun Pembelajaran 2020/2021. Fokus analisisnya mengenai Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) yakni kesalahan huruf dan tanda baca dalam wacana deskripsi pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Badar Aceh Tenggara Tahun Pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode penelitiannya adalah metode deskriptif kualitatif. Data kesalahan penggunaan EBI dalam wacana deskripsi bersumber dari  35 sampel secara random berkisar 30% dari 117 orang. Data tersebut diperoleh dari 35 orang sampel yang diambil secara random atau acak sebesar 30 % dari populasi 117 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes analisis kesalahan EBI pada wacana deskripsi yang berjudul “Lorong Gelap yang Mengasikkan” oleh Maman S. Mahayana. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesalahan EBI pada wacana deskripsi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Badar Aceh Tenggara dikatagorikan baik dengan skor tertinggi 90, skor terendah 45, dan rata-rata keseluruhan 70,8. Nilai rata-rata dari setiap aspek yang dianalisis yakni: analisis kesalahan pemakaian huruf 14,02, analisis kesalahan penulisan huruf 16,71, analisis kesalahan penulisan kata 14,62, analisis penulisan unsur serapan 11,94, analisis kesalahan pemakaian tanda baca 13,48. Berdasarkan analisis data dari 35 orang siswa yang dijadikaan sampel dalam penelitian ini ternyata 7 orang  (20%) siswa memperoleh kemampuan menggunakan EBI pada wacana deskripsi dengan katagori sangat baik, 21 orang (60%) siswa memperoleh kemampuan menggunakan EBI pada wacana deskripsi dengan katagori baik, dan 7 orang (20%) siswa yang memperoleh kemampuan menggunakan EBI pada wacana deskripsi dengan katagori cukup.
THE IMPLEMENTATION OF JAVANESE LANGUAGE DEPICTED AS THE DISCRIMINATIVE USE Putri, Novita Sumarlin
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.146-153

Abstract

                                                                                                                                              Abstract           This paper discussed the implementation of Javanese language and the impact of the use. The writer did this study by the literature review. 25 text books are used as sources the data. Then, the writer made the summary from the review. Through the review, there is speech of levels in Java called by unggah-ungguhing basa (speech levels). Commonly the Javanese language is divided into three level; they are ngoko (rude), madya (middle in use) and krama (refined).  Each of them shows difference in use based on Javanese social status. It can be classified into social stratification which is system placement of social class based on the different rights. Social stratification causes discrimination especially in class discriminative and social distance in society. To realize about that discrimination, we have to understand about the basic of human right.Key word: Discrimination, Javanese language, social stratification
ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL LEBIH SENYAP DARI BISIKAN KARYA ANDINA DWIFATMA: ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA Sari, Muliani; Andriyani, Noni
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 1 (2023): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i1.133-145

Abstract

Sosiologi sastra adalah penelitian yang mengkaji hubungan karya sastra dengan manusia dalam masyarakat dan proses sosialnya. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah sosiologi sastra aspek interaksi sosisal dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma, (2) bagaimanakah sosiologi sastra aspek kelompok sosisal dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma, (3) bagaimanakah sosiologi sastra aspek masalah sosisal dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan, menganalisis, menginterpretasi dan mengumpulkan data tentang  sosiologi sastra dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma aspek sosial. Teori utama yang digunakan ialah Sikana (1986), Soekanto (2015), serta teori pendukung lainnya. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalausa, kalimat, paragraf dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif, jenis penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, mencari  fakta dengan interpretasi yang valid dalam menganalisis data dengan baik. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik hermeneutik. Teknik analisis yang penulis gunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian yang diperoleh dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma pada data interaksi sosial terlihat dari para tokoh berinteraksi, adapun interaksi yang muncul ialah interaksi yang kurang baik yang tergambar dalam isi novel. Pada aspek kelompok sosial pengarang lebih banyak memperlihatkan gambaran perbuatan, perilaku kelompok sosial yang memiliki sebab-akibat yang dialami oleh tokoh Amara. Pada aspek masalah sosial dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma lebih banyak memperlihatkan permasalahan yang timbul akibat pergesaran antara adat istiadat/ kebudayaan dengan norma- norma agama yang berlaku di masyarakat.
TRANSFERRED EPITHET IN TELL-ALL BY CHUCK PALAHNIUK AND CAN YOU KEEP A SECTRET BY SHOPIIE KINSELLA Agustina, Tiurmaya
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i2.452-460

Abstract

ABSTRACT Transferred Epithet In Tell-All By Chuck Palahniuk And Can You Keep A Secret By Sophie Kinsella.This thesis focused on the usage of figurative speech, especially on transferred epithet, inside two novels with a completely different genre. Specifically, this research analyzes how epithet is transferred in the sentences inside the two novels.Here, there was also a discussion on why transferred epithet is used inside a novel. And at the same time, a discussion on why a romance novel uses more transferred epithet than a mystery novel also happened.The research finding indicates that epithet is transferred in two ways; from the animate to the inanimate and from the animate into the inanimate which still belong/related to the animate. Also, just like the function of transferred epithet, as one of the many existing figurative speeches, these authors too uses transferred epithet to afford imaginative pleasure in which at the same time also adds emotional intensity to the reader. ABSTRAKJulukan yang Ditransfer Dalam Tell-All Oleh Chuck Palahniuk Dan Bisakah Anda Menyimpan Rahasia Oleh Sophie Kinsella.Tesis ini berfokus pada penggunaan ucapan kiasan, terutama pada julukan yang ditransfer, di dalam dua novel dengan genre yang sama sekali berbeda. Secara khusus, penelitian ini menganalisis bagaimana julukan ditransfer dalam kalimat di dalam dua novel.Di sini, ada juga diskusi tentang mengapa julukan yang ditransfer digunakan di dalam novel. Dan pada saat yang sama, diskusi tentang mengapa novel roman menggunakan julukan yang lebih ditransfer daripada novel misteri juga terjadi.Temuan penelitian menunjukkan bahwa julukan ditransfer dalam dua cara; dari yang hidup ke yang mati dan dari yang hidup ke yang mati yang masih milik/terkait dengan yang bernyawa. Juga, seperti fungsi julukan yang ditransfer, sebagai salah satu dari banyak pidato kiasan yang ada, para penulis ini juga menggunakan julukan yang ditransfer untuk memberikan kesenangan imajinatif di mana pada saat yang sama juga menambah intensitas emosional kepada pembaca.
Tindak Tutur Direktif Dalam Film Lion Of The Desert 1980 (Kajian Pragmatik) Aldila, Novely
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 3 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i3.397-407

Abstract

This study aims to describe the derivative speech act in the 1980 film Lion of Desert. This study used a pragmatic approach. This study used qualitative descriptive method. Researchers took the film Lion Of The Desert as a source of research data. All utterances contained in the Lion Of The Desert film will be the subject of research, while the object of research is all directive speech acts contained in films with the realm of pragmatic studies. The data analysis method used in this study is the equivalent method. This film tells the story of a former teacher, Umar Mukhtar, who is nicknamed the Lion of the Desert for his courage and ability to fight. In 1911 under the leadership of Benito Mussolini, Italy expanded its colonial territory to Libyan territory. In 1929 a war led by Umar Mukhtar broke out. General Benito Mussolini sent General Radofo Garziani with the task of suppressing the rebellion carried out by Umar Mukhtar. From the film Lion Of The Desert (1980) which became the source of this research data obtained dialogues that showed the existence of speech acts that referred to the form and function of directive speech acts. The directive speech acts contained in the film are, orders, requests, advises, prohibitions, invitations, suggestions, begs, questions, indirectly, and directly. While the functions of speech acts contained in the film are: commanding, warning, asking, asking, inviting, and suggestions.
AN ERROR ANALYSIS OF USING SIMPLE PRESENT TENSE IN DESCRIPTIVE TEXT AT THE GRADE VIII MTs MUHAMMADIYAH 22 PADANGSIDIMPUAN Huda, Rahmat; Wahyuni, Bunga Sri
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.299-308

Abstract

Analisis Kesalahan Penggunaan Simple Present Tense dalam Teks Deskriptif Siswa Kelas VIII MTs Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan ”. Tujuan skripsi ini adalah untuk menganalisa kesalahan siswa dalam penggunaan present tense pada paragraf deskriptif teks berdasarkan masalah yang diteliti, siswa merasa bingung dengan penggunaan present tense yang ada pada deskriptif teks. Skripsi ini metode kualitatif deskriptif . Objek penlitian skripsi ini adalah kelas VIIIA tahun ajaran 2021/2022 di MTs Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dengan menginstruksikan siswa untuk menulis teks deskriptif dengan tema tertentu. Data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dan diklasifikasikan jenis kesalahan dan penulis memberikan cek di daftar periksa observasi. Dari hasil temuan di Lapangan peneliti menemukan ada empat jenis kesalahan yaitu : omission, addition, misformation, misodering. Kemudian, peneliti mengkaji dan menyimpulkan bahwa jumlah kesalahan yang tertinggi adalah misformation dengan hasil 37%. Hal ini dikarenakan oleh siswa merasa bingung untuk mentranslate kata dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris begitupun sebaliknya. Siswa juga tidak mengerti dalam penggunaan dan penempatan to be pada subjek yang dipilih. Siswa juga mengaku mereka jarang praktek untuk membuat paragraf dalam Bahasa Inggris.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENULISAN KARYA ILMIAH UNTUK MAHASISWA PRODI TARJAMAH Suparno, Darsita; Thamrin, Husni; Ismail, Gunawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.81-91

Abstract

Tujuan utama penelitian ini menyelidiki keperluan mahasiswa dan dosen terhadap pengembangan bahan ajar menulis karya ilmiah dalam metode penulisan karya ilmiah. Pengajaran metode penulisan karya ilmiah yang berdampak kepada peningkatkan hasil belajar mahasiswa berbasis pada materi ajar. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester 4 Program Studi Tarjamah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.  Penelitian dan pengembangan Research and Development (RD) merupakan metode yang dipilih untuk diterapkan pada studi ini selain itu digunakan juga validasi ahli dan mahasiswa untuk menilai produk dan keefektifan produk. Hasil penelitian yang diperoleh dipaparkan sebagai berikut: i)mahasiswa dan dosen membutuhkan materi pengembangan bahan ajar menulis karya ilmiah yang sesuai dengan metode penulisan karya ilmiah; ii) skor dengan rentang sangat baik dan layak digunakan sebagai bahan ajar merupakan hasil validasi yang dibuat oleh ahli dan mahasiswa; iii) Peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah dapat diupayakan melalui pengembangan bahan ajar secara berkala. Fakta ini dapat diamati dari keadaan sebelum proses pengembangan bahan ajar rerata nilai mahasiswa untuk penulisan karya ilmiah berada pada nilai cukup. Peningkatan nilai menjadi skor cukup menjadi baik terjadi setelah tersedia bahan ajar hasil pengembangan dalam studi ini.
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM MENULIS PUISI BEBAS PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA NEGERI 4 PADANGSIDIMPUAN Kholila, Winda; Pulungan, S.Pd., M.Hum., Dr.Husniah Ramadhani; Aritonang, M.Pd., Devinna Riskiana
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.695-704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dalam menulis puisi bebas peserta didik kelas X di SMA Negeri 4 Padangsidimpuan. Metode penelitian ini merupakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu: guru, peserta didik kelas X MIA 6 yang berjumlah 35 peserta didik, dan terakhir adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, membagikan lembar soal prapenelitian, membagikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis yaitu dengan membaca, menerjemahkan makna puisi, dan menganalisis jenis gaya bahasa yang digunakan oleh peserta didik dalam menulis puisi bebas. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat lima jenis gaya bahasa yang muncul sebanyak 92 kali penggunaannya oleh peserta didik, di antaranya: simile, metafora, personifikasi, satire, dan hiperbola. Hiperbola menjadi gaya bahasa yang paling dominan muncul pada puisi bebas peserta didik. Karakteristik tema yang paling banyak digunakan adalah tema perasaan.
PENGARUH MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN Romanus Turnip, Berlian; Wulandari Lubis, Fheti; Saragih, Rosmeri
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.83-90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar berseri terhadap kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas XI SMA Swasta Erlangga. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI SMA Swasta Erlangga yang menampung 22 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest and postest design . Instrumen pengumpul data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes esai untuk mengukur kemampuan menulis cerita pendek. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat diperoleh bahwa kemampuan menulis cerita pendek menggunakan media gambar berseri mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari data hasil pretestdengan hasil nilai rata-rata sebesar 59,05, sedangkan data Postest menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa sebesar 72,9. Terdapat pengaruh penggunaan media gambar berseri terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa kelas XI SMA swasta Erlangga yang ditunjukkan dengan nilai t hitung   ttabel ( 4,15 2,07).
ANALISIS TERHADAP PROSES BELAJAR DALAM MENGGUNAKAN KREATIF BERBAHASA PRODUKTIF Adawiyah, Robiyatul
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.63-68

Abstract

Terdapat dua keterampilan berbahasa di dalam Bahasa Indonesia yaitu keterampilan Bahasa resptif dan keterampilan berbahasa produktif. Fokus dari penelitian ini yaitu keterampilan berbahasa produktif yaitu berbicara. Materi yang dianalisis adalah Keterampilan berbicara ini mencakup berpidato atau berretorika, berbicara dengan teman sebaya dan guru atau dosen, berbicara tentang wawancara, berbicara sebagai pembawa acara, MC atau presenter. Tujuan dari penelitian ini adalah menjabarkan dan mendeskripsikan mengenai kegiatan mahasiswa dan hasil proses belajar mereka dikelas berbahasa produktif. Produk yang mereka hasilkan dari kelas ini adalah membuat teks pidato, berpidato didepan kelas, berbicara dengan teman sebaya, guru atau dosen, dan membuat teks wawancara, mewawancarai seseorang,dan yang terakhir menjadi seorang pembawa acara atau berita. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis yang ditemukan didalam keterampilan berbahasa produktif adalah masih terdapat beberapa mahasiswa masih kurang mampu dalam berbicara dengan gaya Bahasa yang sesuai, pemilihan Bahasa yang tepat dan penggunaan kata yang bagus. Walaupun beberapa mahasiswa sudah mampu berbahasa produktif sesuai materi yang telah diajarkan, tetapi penggunaan Bahasa gaul masih menjadi problema utama bagi mereka. Performa yang menarik, Intonasi dan nada yang sesuai didalam pembawa berita juga menajadi kekurangan mereka didalam pembawa acara.