cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalprasiundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jend. A. Yani 67, Singaraja 81116, Telp. 0362-21541, Faks. 0362-27561
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya
ISSN : 16936124     EISSN : 26141116     DOI : -
Core Subject : Education,
PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya is a scientific open-access, peer-reviewed bilingual journal published by the Faculty of Language and Art, Universitas Pendidikan Ganesha. PRASI is a fully refereed academic research journal that aims to spread original, theoretical and practical progress in multidisciplinary research findings related to Language and Art. PRASI creates a bridge between research and development for researchers and practitioners nationally and globally.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
VIDEO ANIMASI DUA DIMENSI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN TATA SURYA UNTUK SISWA KELAS VI MI MIFTAHUL Faiz Arista Widya; Ernawati, Ernawati
PRASI Vol. 19 No. 02 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v19i02.84207

Abstract

Pendidikan sekolah dasar sangat penting dalam membentuk kepribadian dan pola pikir anak. Oleh karena itu, tenaga pendidik dituntut untuk selalu maksimal dalam menyampaikan materi di sekolah, termasuk di Madrasah Ibtidaiyah (MI), di mana media pembelajaran yang inovatif dan menarik sangat diperlukan. Pembelajaran konvensional sering menghadapi tantangan dalam menyampaikan materi teoretis seperti sistem tata surya, di mana diagram dan buku teks sering kurang memadai dalam memvisualisasikan konsep astronomi, seperti pergerakan planet dan karakteristik objek-objek tata surya. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan video animasi dua dimensi sebagai media pembelajaran sistem tata surya untuk siswa kelas VI di MI Miftahul Ulum. Pendekatan konvensional sering kurang mampu menarik minat siswa dan menjelaskan konsep abstrak. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru, serta menggunakan metode design thinking dalam perancangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi dua dimensi dapat meningkatkan minat belajar siswa, memudahkan pemahaman materi, dan membuat pembelajaran lebih dinamis serta menyenangkan. Visualisasi dalam animasi ini mampu menjelaskan konsep sistem tata surya dengan lebih jelas dan menarik, sehingga siswa lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran dibandingkan metode konvensional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran berbasis animasi dua dimensi efektif dalam membantu siswa memahami konsep tata surya dengan lebih baik dan menarik.
WACANA TUKAR PERAN RUMAH TANGGA DALAM KANAL YOUTUBE WOMANTALK Ningrat, Leny Wahyu; Abrian, Rizky
PRASI Vol. 19 No. 02 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v19i02.85806

Abstract

The phenomenon of changing roles in the household often occurs today, where women are busy working, while men take care of the house. This condition can give rise to family conflict, because it is contrary to natural norms which should be, namely that the husband earns a living and the wife takes care of the house. However, even though quite a lot of people have experienced an exchange of roles in the household. This phenomenon is still considered taboo, especially by Indonesian society. Therefore, this research was conducted to explore the position of women seen from the perspective of the subject and object as well as when seen from the reader's position. Placed in the discourse on the video on the Womantalk YouTube channel entitled "Shifting Household Roles, the Phenomenon of Role Exchange in the Household." Using Sara Mills' critical discourse analysis theory, namely by looking at the text from the perspective of subject-object and writer-reader. The research results show that the phenomenon of changing roles in the household is not a problem, and can even be a solution for couples who need it. Keywords : Discourse analysis, gender, household, Sara Mills, role switching. ABSTRAK Fenomena pertukaran peran dalam rumah tangga saat ini kerap kali terjadi, di mana perempuan sibuk bekerja, sedangkan lelaki mengurus rumah. Kondisi ini dapat menimbulkan adanya konflik keluarga, karena bertentangan dengan norma kodrat yang semestinya, yakni suami mencari nafkah dan istri mengurus rumah. Namun, meskipun sudah cukup banyak yang mengalami pertukaran peran di dalam rumah tangga. Fenomena ini masih dianggap tabu, terutama oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi kedudukan perempuan dilihat dari sudut pandang subjek dan objek serta jika dilihat dari posisi pembaca ditempatkan dalam wacana pada video di kanal Youtube Womantalk bertajuk “Household Role-Shifting, Fenomena Pertukaran Peran di Rumah Tangga.” Menggunakan teori analisis wacana kritis Sara Mills, yakni dengan melihat teks dari perspektif subjek-objek dan penulis-pembaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena pertukaran peran dalam rumah tangga bukanlah masalah, bahkan dapat menjadi solusi bagi pasangan yang membutuhkan.
REPRESENTASI KEHIDUPAN MASYARAKAT PRASEJARAH PADA PERTUNJUKAN “A SONG FOR SANGIRAN 17” OLEH PREHISTORIC BODY THEATER Soleh Sudarsono; Wahyu Novianto
PRASI Vol. 19 No. 02 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v19i02.86029

Abstract

This research issue focuses on the preservation of the cultural heritage of the Sangiran ancient human site. This research aims to analyse Preshistoricbody Theater in the performance titled A Song for Sangiran 17, as a representation of the life of prehistoric people. The research was conducted using a qualitative method. Qualitative methods are used to obtain factual data. The theory of Performance as Restoration by Richard Schechner is used as a scalpel in this research. Data was obtained using documentation studies and literature studies. The life narrative of prehistoric society becomes a reference in producing body language. The body is seen as a verbal language that produces ideas. The results of this research show that performance art is an effective medium to break the stereotypes that exist in society about cultural heritage sites that are often considered ancient and boring. By restoring the lives of prehistoric people, performing arts can represent cultural heritage sites well. These efforts are made as a form of preserving the cultural heritage of the Sangiran ancient human site. Performing arts thus becomes an effective bridge between the past and the present, creating an immersive and interactive experience that allows people to connect with prehistory. Keywords : Representation, prehistory, performing arts, preservation, Sangiran.   ABSTRAK Isu penelitian ini berfokus pada pelestarian cagar budaya situs manusia purba Sangiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Preshistoricbody Theater dalam pertunjukan berjudul A Song for Sangiran 17, sebagai representasi kehidupan masyarakat prasejarah. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif dipakai untuk mendapatkan data secara faktual. Teori Performance as Restoration oleh Richard Schechner dipakai sebagai pisau bedah dalam penelitian ini. Data didapatkan dengan menggunakan studi dokumentasi dan studi literatur. Narasi kehidupan masyarakat prasejarah menjadi acuan dalam memproduksi bahasa tubuh. Tubuh dipandang sebagai bahasa verbal yang memproduksi ide dan gagasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seni pertunjukan menjadi media yang efektif untuk mematahkan stereotip yang ada di masyarakat tentang situs cagar budaya yang sering dianggap kuno dan membosankan. Dengan merestorasi kehidupan masyarakat prasejarah, seni pertunjukan dapat merepresentasikan situs cagar budaya dengan baik. Upaya-upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian cagar budaya situs manusia purba Sangiran. Dengan demikian seni pertunjukan menjadi jembatan yang efektif antara masa lalu dan masa kini, sehingga menciptakan sebuah pengalaman yang mendalam dan interaktif yang memungkinkan masyarakat terhubung dengan prasejarah.
WACANA-WACANA EROTISME PADA IKLAN OBAT KUAT: KAJIAN FOLKLOR DIGITAL Darmayanti, Ida Ayu Made; Artika, I Wayan; Paramarta, I Ketut
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.82451

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana erotisme dalam iklan obat kuat melalui kajian folklor digital. Sumber data penelitian ini adalah wacana-wacana erotisme yang terdapat pada iklan obat kuat di media sosial. Objek penelitian ini adalah analisis wacana-wacana erotisme yang ada pada iklan obat kuat yang dikaji berdasarkan folklor digital. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dengan menggunakan instrumen penelitian kartu data. Data akan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Analisis menunjukkan bahwa wacana erotis dalam iklan obat kuat dapat menarik perhatian dan memengaruhi audiens, sekaligus mencerminkan dinamika sosial dan kultural yang kompleks di era digital. Dengan demikian, hasil penelitian ini menyoroti budaya digital untuk memfasilitasi penyebaran dan adaptasi pesan iklan erotis serta dampaknya terhadap persepsi dan kesehatan psikologis audiens.
INTERAKSI SIMBOLIK DALAM MEDAN SENI RUPA DI YOGYAKARTA Tunnikmah, Nadiyah
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.85196

Abstract

Di Yogyakarta, seniman menunjukkan bentuk kemandirian yang berbeda dibandingkan dengan rekan-rekan mereka di kota-kota Indonesia lainnya, terutama melalui penyelenggaraan berbagai pameran seni independen. Kemandirian berbasis kolektif ini mendefinisikan seniman Yogyakarta sebagai individu dalam komunitas seni yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika interaksi simbolik medan seni rupa Yogyakarta, menguraikan pola interaksi pelaku seni serta menganalisis asal-usul kolektif dari kemandirian seniman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teori interaksi simbolik, melibatkan wawancara mendalam, dan studi dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Analisis pola interaksi mengungkap bahwa kemandirian seniman Yogyakarta berkembang melalui hubungan simbolik yang berkelanjutan, terlihat dalam berkembangnya ruang-ruang seni yang dikelola secara kolektif. Studi ini mengungkap bahwa kemandirian ini berkembang melalui interaksi simbolik yang berkelanjutan di antara para seniman, yang terbukti dalam menjamurnya ruang-ruang yang dikelola seniman di seluruh Yogyakarta.
TUTURAN EKSPRESIF PADA SOCIAL EXPERIMENT “BOLEHKAH SEKALI SAJA KU MENANGIS” DALAM KANAL YOUTUBE SINEMAKU PICTURES EPISODE 9 - FADIL JAIDI Br Ginting, Sophie Aulia
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.86048

Abstract

Artikel ini membahas tindak tutur ekspresif dalam social experiment berjudul “Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis” yang diproduksi oleh Sinemaku Pictures dalam kanal Youtube. Tindak tutur sebagai bagian dari pragmatik, memungkinkan individu untuk menyampaikan perasaan dan emosi mereka melalui bahasa, dengan fokus pada interaksi antara penutur dan pendengar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis tuturan Fadil Jaidi dan Pak Muh, yang mengekspresikan berbagai emosi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat sembilan jenis tuturan ekspresif yang mencakup ungkapan terimakasih, permintaan maaf, harapan, keyakinan, rasa syukur, kesedihan, kasih sayang dan cinta, nasihat. Tuturan ekspresif ini menciptakan suasana yang mendalam dan menyentuh hati audiens. Pengaruh terhadap persepsi penonton tuturan ekspresif memberikan dampak positif pada persepsi penonton terhadap nilai-nilai kekeluargaan dan pentingnya komunikasi dalam hubungan. Penonton diharapkan dapat merasakan harapan dan cinta yang diungkapkan dalam interaksi tersebut. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi pada kajian linguistik dan praktik komunikasi di era digital, khususnya dalam konteks media sosial
FONOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA BALI Purnami, Ida Ayu Putu; Putrayasa, Ida Bagus; Suandi, I Nengah
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.96214

Abstract

Kajian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguraikan aspek fonologi dalam pembelajaran bahasa Bali. Fonologi sebagai cabang yang mengkaji pola bunyi dalam keterampilan berbahasa. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik penelitian literatur sumber daya tertulis. Data yang diperoleh dari kajian yang dilaksanakan  ini menunjukkan bahwa dalam bahasa Bali mempunyai 6 fonem yang terkategori vokal dan 18 fonem terkategori konsonan beserta kosa kata yang terdapat pada 6 fonem terkategori vokal dan 18 fonem terkategori konsonan dalam bahasa Bali. Selain itu, ditemukan proses fonologis terdapat empat jenis yaitu asimilasi, perubahan struktur kata, proses penggunaan kata, dan netralisasi. Melalui contoh kosa kata dan contoh proses fonologis dalam bahasa Bali tersebut menunjukkan bahwa fonem konsonan dan vokal memiliki peran penting dalam membedakan makna kata dan kalimat dalam bahasa Bali. Data kajian ini dapat dijadikan sebagai salah satu  referensi untuk memahami lebih lanjut tentang struktur bahasa Bali dan meningkatkan kemampuan bahasa Bali bagi pembelajar. Aspek fonologi berkontribusi secara signifikan terhadap efektivitas pembelajaran bahasa untuk pelafalan serta pemahaman maknanya. Oleh karena, itu sangat penting untuk proses pengajaran terdapat materi fonologi untuk meningkatkan kompetensi berbahasa.
EKSPLORASI TEKNIK GLUE PRINT DALAM SENI GRAFIS CETAK TINGGI Nurjanah, Devy Ika; Yusrrafinada, Abi
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.96623

Abstract

Seni cetak tinggi memerlukan pendekatan eksploratif yang berkelanjutan untuk mengoptimalkan potensi mediumnya, karena setiap teknik dan material dalam seni cetak grafis memiliki karakteristik unik yang dapat menghasilkan efek visual yang berbeda. Salah satu teknik yang dapat dieksplorasi dari segi bentuk dan karakteristiknya adalah teknik glue print, sebuah teknik cetak tinggi yang memanfaatkan lelehan lem untuk membentuk permukaan timbul pada matriks/klise cetak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan memahami karakteristik teknik glue print dalam seni cetak grafis, mewujudkan karya yang lebih eksploratif dengan teknik tersebut, serta menciptakan karya dengan karakteristik cetakan yang lebih kompleks. Metode yang digunakan adalah practice-led research, yaitu penelitian menghasilkan pemahaman baru yang diwujudkan melalui praktik menggunakan tahapan eksplorasi dan perancangan karya. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami proses kreatif secara langsung melalui praktik artistik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan wacana seni grafis kontemporer, memperkuat pemahaman tentang eksplorasi teknik alternatif dalam seni cetak grafis, serta menyediakan referensi metode baru bagi pendidik dan praktisi seni grafis dalam mengembangkan kompleksitas visual karya seni cetak grafis.
PENGEMBANGAN MEDIA INFOGRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 HALONGONAN Harahap, Putri Husnul Khotimah; Saputra, Edi
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.96729

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia terkait materi teks berita sulit dilakukan siswa apabila media pembelajaran yang digunakan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran infografis untuk meningkatkan kemampuan memahami teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Halongonan. Subjek penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Halongonan yang berjumlah 26 orang. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluate). Hasil dari pengembangan media infografis pada penelitian ini adalah 1) ditemukannya analisis bahwa siswa kesulitan dalam memahami isi teks berita berdasarkan unsur 5W+1H dan media pembelajaran yang kurang menarik sehingga rata-rata hasil belajar siswa rendah. 2) dihasilkannya media infografis yang berisi informasi terkait pembelajaran teks berita yang visualisasinya menarik dan disertai kuis. Hasil validasi media mendapat skor capaian 89% kriteria “sangat valid”, validasi oleh ahli materi mendapat skor capaian 91% dengan kriteria “sangat valid” dan validasi oleh ahli bahasa mendapat skor capaian 97% dengan kriteria “sangat valid”. Respon siswa terhadap media infografis menunjukkan hasil positif dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai rata-rata 84,65 dari rata-rata sebelum menggunakan media 49,88, kepraktisan penggunaan media infografis memperoleh skor persentase 92% dengan kriteria “sangat praktis”. Hasil ini menandakan media infografis yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teks berita. Simpulan dari penelitian ini bahwa diperlukan kehadiran media pembelajaran berbasis visual menarik untuk meningkatkan kemampuan memahami teks berita. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media infografis sebagai alternatif pembelajaran yang menarik dan interaktif dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS BLOG PADA PELAJARAN MENULIS PANTUN SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 3 HALONGONAN TIMUR Harahap, Meutiah Khairani; Kusumawati, Tri Indah
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.96800

Abstract

Kajian ini dilakukan dengan tujuan menyediakan media pembelajaran berbasis blog berupa link akses yang valid, efektif, dan praktis bagi pelajar yang duduk di bangku SMP Negeri 3 Halongonan Timur kelas VII pada materi pantun. Lagu ini dibuat dengan platform blogger dan mengikuti pola desain analysis, design, development, implementation, dan evaluation (ADDIE). Penelitian ini menggunakan teknik research and development dengan instrumental kajian berupa lembar validasi dari ahli bahasa, ahli materi, ahli, media, kuisioner respon guru, dan nilai pretest serta post test dari hasil pembelajaran siswa. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa media berbasis blog telah memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktis untuk dijadikan sarana pembelajaran dalam rangka meningkatkan keterampilan membuat pantun para pelajar di kelas VII SMP Negeri 3 Halongonan Timur. Validasi dari ahli materi senilai 84%, ahli media senilai 89% yang artinya memenuhi standarisasi sangat layak, dan validasi ahli bahasa sebesar 97%. Penerapan media blog Meningkatkan hasil belajar siswa rata-rata 45,88% menjadi 86 yang menunjukkan keaktifannya. Selain itu hasil analisis kuisioner kepraktisan instruktur menunjukkan 98% yakni kualifikasi sangat praktis. Sesuai dengan penjelasan tersebut maka kesimpulan yang didapatkan ialah media berbasis blog memiliki kelayakan untuk dimanfaatkan sebagai sarana belajar dikarenakan memenuhi kriteria validitas, edukasi, dan kepraktisan serta mampu meningkatkan hasil pembelajaran.