cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan
ISSN : 25810251     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
IMPLEMENTATION OF FINANCIAL GOVERNANCE IN ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS OF MADRASAH IBTIDAIYAH IN MEDAN Siregar, M. Fajri Syahroni
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i2.15724

Abstract

Financial Governanceis a policy that regulates and controls financial operations by protecting rights through controlling the company's operational processes to achieve company goals based on the provisions of Allah SWT. This study aims to look at the implementation of Financial Governance carried out at Islamic Education Institutions Madrasah Ibtidaiyah in Medan. This study uses a qualitative descriptive approach using primary data (through interviews and distributing questionnaires) and secondary data). The results of the study show that the Madrasah Ibtidaiyah Islamic Education Institution has implemented Financial Governance through the Good Corporate Governance approach and the addition of Shariah Complience indicators to this implementation.
Kompetensi Kepribadian Pendidik dalam Q.S Al Mujadallah (Kajian Tafsir al-Qurtubi Al Mujadallah ayat 11) zamzam, Alya; Pulungan, Nur
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i3.16153

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi kepribadian pendidik dalam mengajar kepada peserta didik. Penelitian ini memaparkan ataupun menjelaskan mengenai tentang Kompetensi Kepribadian Pendidik dalam surah Al Mujadallah dalam tafsir al Qurtubi. Jenis penelitian dalam kajian jurnal ini menggunakan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan penelitian kepustakaan (library research). Dan hasil dari penelitian yang dilakukan berupa analisis, yaitu bahwasanya kompetensi pendidik itu menurut tafsir al Qurtubi adalah 1) Mengedepankan adab atau akhlak ketika sedang berada dalam majelis (belajar), 2) Memiliki sikap sabar, arif dan bijaksana ketika sedang berada dalam mejelis, dan 3) Mampu memiliki sifat dalam berlapang-lapang dalam tempat duduk, yakni memberikan orang lain tempat duduk ketika seseorang datang terlambat, dengan tujuan agar terhindar dari desakan dan gangguan saat belajar. Dan inilah sifat kompetensi yang mesti dimiliki seorang pendidik ketika mengajar kepada peserta didiknya.Kata Kunci: Kompetensi Kepribadian, Pendidik, Tafsir.
Mengulas Hakikat Pendidik dalam Pendidikan Islam Afiva, Nazwa
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i3.16266

Abstract

This article is structured to describe the essence of educators in Islamic education. Writing this article aims to describe the meaning of educators, the requirements to become an educator, who can be said to be an educator, the goals of educators in Islamic education, and also the nature of educators in Islamic education. In writing this article using the descriptive method (library research) or literature study method. From this article, it was found that the essence of an educator in Islamic education is a person who has broad insight and is responsible as a guide and also a motivator for his student to be able to develop their potential through the skills, experience and expertise possessed by student.
Tinjauan Historis dan Sejarah Pendidikan Islam Putri, Ayilzi; Al Fattah, Muhammad Mahdi; Daulay, Aslamiyah Abda
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 4 (2023): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i4.16307

Abstract

Penelitian ini menjelaskan mengenai hakikat pendidikan Islam (istilah Tarbiyah, Ta’lim dan Ta’dib). Jenis penelitian dalam tulisan ini ialah deskriptif kualitatif. Adapun Teknik dalam pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu dengan studi pustaka. Dengan rumusan masalah bagaimana hakikat pendidikan islam? Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa pada hakikatnya pendidikan adalah metode pendidikan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam, yakni Al-Qur’an dan Hadis. Di dalam kerangka keislaman, terdapat 3 istilah yang dipakai untuk menunjukkan pendidikan. Ketiga term tersebut berasal dari bahasa Arab, yaitu tarbiyah, ta’lim dan ta’dib.
Mengulas Hakikat Manusia serta Implikasinya dalam Pendidikan Islam Winata, Fatma Ayu; Aisyah, Nurul; Amalia, Dinda; Aman Dasopang, Akhirul
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i3.16235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman yang mendalam tentang hakikat manusia dalam Islam dan menganalisis implikasinya dalam konteks pendidikan. Metode studi pustaka digunakan untuk melakukan pencarian, pemilihan, dan analisis terhadap literatur yang relevan, seperti buku dan jurnal, yang berkaitan dengan pemahaman hakikat manusia dalam pendidikan Islam. Data yang terkumpul dianalisis secara kritis dengan menggunakan pendekatan analisis kualitatif.Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman hakikat manusia dalam Islam memiliki dampak signifikan dalam konteks pendidikan. Pendidikan Islam yang berpusat pada hakikat manusia dapat membantu individu mencapai potensi penuh mereka dan menjadi anggota masyarakat yang berkontribusi secara positif. Implikasi ini memerlukan perhatian yang lebih besar dalam perencanaan kurikulum, metode pengajaran, dan pembinaan pendidik agar pendidikan Islam dapat efektif dalam membentuk individu yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Pendidikan Multikultural Dalam Perspektif Pendidikan Islam Harahap, Andika Septio; Swanto, Yola Anjeli; Winda, Winda; Arif, Muhammad
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 4 (2023): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i4.16456

Abstract

The results of this study explain several aspects regarding multicultural education in the perspective of Islamic education. This research is a qualitative descriptive research. Collecting data is by using literature study techniques, namely data collected by going through several stages of review originating from books, notes, literature and various reports related to the problem to be solved from various sources both from journals and books. The results of this study indicate the aspects discussed in multicultural education in an Islamic perspective consisting of: (1) the notion of multiculturalism, this multiculturalism, is an ideology which places more emphasis on equality in cultural diversity, (2) the principle of multicultural education, in principle Multicultural education is education that gives respect to diversity, (3) multicultural characteristics in an Islamic view, the characteristics of multicultural education in an Islamic education perspective can be identified through seven components, namely studying life in society with differences that occur in an idea or we call it a concept ( ideology), respecting three mutual aspects (understanding, respect, and mutual trust), having openness in thinking, appreciating and so on, (4) the purpose of multicultural education, multicultural education aims to form individuals who have understanding, appreciation, and skills in dealing with diversity culture, religion, and ethnic background that exist in society. ABSTRAKHasil penelitian ini menjelaskan beberapa aspek-aspek berkenaan dengan pendidikan multikultural dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Mengumpulkan data adalah dengan memakai teknik studi kepustakaan, yaitu data dikumpulkan dengan melalui beberapa tahap telaah yang berasal dari buku, catatan, literature dan berbagai laporan terkait masalah yang akan dipecahkan dari berbagai sumber baik dari jurnal dan buku-buku. Hasil penelitian ini menunjukkan aspek-aspek yang dibahas pada pendidikan multikultural dalam perspektif Islam yang terdiri dari : (1) pengertian multikultural, multikulturalisme ini, merupakan sebuah ideologi yang dimana lebih menekankan  pada kesetaraan dalam keragaman budaya, (2) prinsip pendidikan multikultural, secara prinsip pendidikan multikultural adalah pendidikan yang memberikan penghargaan terhadap keragaman, (3) karakteristik multikultural dalam pandangan Islam, karakteristik pendidikan multikultural dalam perspektif pendidikan Islam dapat diidentifikasi melalui tujuh komponen, yaitu mempelajari kehidupan dalam masyarakat dengan perbedaan yang terjadi pada sebuah gagasan atau kita sebut sebagai konsep (ideologi), menghormati tiga aspek mutual (pengertian, penghargaan, dan saling yakin), memiliki keterbukaan dalam berpikir, mengapresiasi dan sebagainya, (4) tujuan pendidikan multikultural, pendidikan multikultural bertujuan untuk membentuk individu yang memiliki pemahaman, penghargaan, dan keterampilan dalam menghadapi keragaman budaya, agama, dan latar belakang etnis yang ada dalam masyarakat. 
Hakikat Iqab Dan Hukuman Dalam Pendidikan Islam Umar, Ahmad
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 4 (2023): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i4.16835

Abstract

Education is a maturing process of learning a very complex learners systematically through a curriculum that is applied in the educational unit that is useful to explore the potential of students from various facets of the life of society, nation and state. To realize these goals much needed discipline and sense of responsibility in the learning process. Consistency discipline and sense of responsibility in the learning process, then the required method or preventive measures, one such method is the provision of a penalty or punishment in educational units aimed accompany the learning process in order to achieve educational goals that had been expected. We need to know the substance rather than reward and punishment will not be separated in the educational process as well as the essence of good and bad are both always go hand in hand at the wheel of life. Therefore, punishment in the educational process must be in accordance with Islamic education that directs learners to always berakhlakul karimah able to distinguish between good and bad behavior in daily life both in the school environment and society in general. Purpose of punishment in Education Islam is nothing but providing guidance and improvement. Therefore, it is necessary to pay attention to the character and condition of students before a teacher gives punishment to them. By understanding the meaning of inner punishment Islamic education is based on the Qur'an and hadith, it is hoped that punishment can give positive meaning to learners.
Hakikat Manusia dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam auliaz, isma
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i3.16184

Abstract

This article was written with the aim of knowing how the true nature of human beings. In writing this article, the author uses a descriptive method (library research) or known as literature review. The sources we took came from several other articles as well as printed books. With this article, the author will answer several problem formulations, namely how the concept of human creation, how the process of human creation, what is the purpose of human creation, what is the function of human creation, and how the implications of human creation on Islamic education. It is important for us to first recognize humans as objects of Islamic education studies so that Islamic education applied can be appropriate and can balance human functions as creatures, educators and students, as well as servants of Allah and the caliph of Allah. That way human identity as human kamil or kaffah Muslims can be said to be perfect. 
Esensi Kurikulum dalam Pendidikan Islam Fitri, Rizka Aida; Siregar, Alde Rizky Pratama; Nursyifa, Annisa; Ginting, Aloken Br Marwahta
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 4 (2023): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i4.16444

Abstract

Kurikulum menjadi salah satu bagian terpenting dalam sistem pendidikan, sebab kurikulum merupakan alat buat memperoleh tujuan pendidikan dan sekaligus menjadi acuan aplikasi pengajaran dalam semua jenis serta jenjang pendidikan. Pada Islam, istilah kurikulum bermakna manhaj, yang berarti jalan terang yang diikuti oleh pendidik dan peserta didik buat berbagi pengetahuan, keterampilan, serta sikapnya. Tujuan dari penelitian ini ialah buat mengetahui hakikat kurikulum pendidikan Islam. Penelitian ini memakai metode penelitian kepustakaan atau library research. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum adalah pedoman yang digunakan pendidik buat membina peserta didiknya mengarah tujuan tertinggi pendidikan Islam dengan cara memperoleh banyak pengetahuan, keterampilan, serta sikap. Oleh karena itu, proses pendidikan Islam bukanlah proses yang dianggap tidak penting, melainkan harus mengarah di bentuk konseptual manusia sempurna (insan kamil), yang strateginya disusun secara terstruktur pada kurikulum pendidikan Islam.
Article Review : Analysis of the Development of Integrated Teaching Materials of Qur'anic Verses in Science Learning kholila, azhari
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 7, No 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v7i3.15845

Abstract

Teaching materials are very important for students to help students in understanding the subject matter. Good teaching materials should not only contain knowledge, but also contain spiritual, social, and emotional intelligence. For this reason, it is necessary to conduct research related to the development of teaching materials that are integrated verses of the Qur'an. The method used in this study is the literature review method In this study, researchers reviewed relevant online journals related to the development of integrated teaching materials for Qur'anic verses in science learning. Articles were analyzed in the 2017-2023 timeframe. This study used data obtained from reputable online journal articles published on the internet with a period of 2017-2023. Journal search using Google Scholar database with medium and high quality by entering the keywords "Teaching Materials", "Qur'anic Verses", and "Science Learning". The results showed that teaching materials integrated with verses of the Quran are very suitable, feasible and effective if used in learning.