cover
Contact Name
Yuniar Siska Novianti
Contact Email
yuniar@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
geosapta@ulm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal GEOSAPTA
ISSN : 24603457     EISSN : 25275844     DOI : -
Jurnal Geosapta- Geosapta is a scientific period journal which is published in every January and July every year, contains scientific articles on Geosciences for Mining Applications from Exploration & Geology, Geomechanics, Coal and Mineral Processing, Management and Mineral-Coal Economic, and Mining Environment.
Arjuna Subject : -
Articles 215 Documents
PERENCANAAN QUARRY BLOK B PT PAMA INDO MINING JOBSITE PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA Teguh Hermanto; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim; Yuniar Siska Novianti; Suryadi Suryadi
Geosapta Vol 2, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i2.4221

Abstract

PT Pama Indo Mining merupakan kontraktor PT Indocement Tunggal Prakasa Jobsite Tarjun, yang melaksanakan kegiatan operasi produksi penambangan limestone, clay dan laterite dengan metode quarry di Blok B. Saat ini Blok B telah memasuki tahapan operasi produksi, namun belum memiliki rancangan akhir dan rencana penambangan, sehingga diperlukan adanya upaya yang sistematis agar penambangan dapat berlangsung dengan baik dan efisien.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey kondisi topografi eksisting di lapangan dengan proses pemecahan masalah menggunakan metode komputasi dan analisa disertai data-data berupa peta, gambar, grafik, dan tabel yang dapat membantu dalam penyampaian informasi hasil penelitian.Dari penelitian ini didapatkan bahwa cadangan limestone yang terdapat pada blok B adalah 8.360.000 m3 high-grade, 2.070.000 m3 medium-grade dan 1.940.000 m3 low-grade. Dimensi single slope quarry adalah perancangan adalah 70°, safety berm 0,8 m dan tinggi 10 m. Elevasi terendah 25 mpdl. Geometri pada perancangan adalah 9 m untuk lebar jalan lurus dan 11 m untuk lebar ditikungan dengan grade maksimum 12 %. Produksi limestone dilakukan selama 8 tahun dengan proses pengambilan sistematis dengan proses blending. Kata-kata kunci: Perencanaan, Perancangan, Cadangan, Blending
ANALISIS KESTABILAN LERENG LOW WALL PIT 3 BLOK 14 DI PT ARUTMIN INDONESIA TAMBANG ASAM ASAM Rismailina Erliani; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim; Ali Akbar Velayati; Sari Melati
Geosapta Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i1.2925

Abstract

Kestabilan lereng merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhitungkan dalam kegiatan tambang terbuka. Tentunya stabil dan tidak stabilnya lereng dipengaruhi beberapa faktor. Pada kasus di lapangan terdapat tiga faktor utama yang mengganggu kestabilan lereng low wall di pit 3 blok 14, diantaranya batuan atau lapisan yang kurang kuat yaitu carbonaceous mudstone, naiknya muka air tanah dan geometri lereng. Dari tiga faktor di atas, maka dilakukan perhitungan nilai keamanan lereng dengan metode kesetimbangan batas menggunakan software Slope W berdasarkan slip surface. Nilai faktor keamanan minimum yang dipakai sebagai batas kritis adalah 1,25. Analisis ini menggunakan tiga slip surface yaitu grid and radius, entry and exit dan fully specified yang penganalisaannya masing-masing berbeda untuk mendapatkan nilai faktor keamanan dengan metode Bishop dan Morgenstren-Price.Dari hasil analisis, diperoleh nilai faktor keamanan desain lereng low wall di pit 3 blok 14 tidak mencapai 1,25 (berpotensi longsor) baik dengan metode Bishop dan Morgenstren-Price. Untuk slip surface grid and radius nilai FK sebesar 1,156 dan 1,179, slip surface entry and exit nilai FK sebesar 1,163 dan 1,187 dan slip surface fully specified nilai FK sebesar 1,138 dan 1,136. Dengan hasil ini, maka diperlukan upaya pencegahan agar tidak terjadinya longsor, salah satunya merancang ulang geometri lereng. Kata-kata kunci: Analisis Kestabilan Lereng, Low Wall, Slope W, Faktor Keamanan, Kesetimbangan Batas
PERENCANAAN TEKNIS KEGIATAN BACKFILLING TAHUN 2017 DI VOID UC-WEST PT JORONG BARUTAMA GRESTON Nur Hidayatthulah; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim; Arriza Lukman Hadi
Geosapta Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i2.3906

Abstract

PT. Jorong Barutama Greston sudah memasuki masa mineclosure yang ditandai dengan mulai habisnya bahan galian yang ekonomis untuk ditambang sehingga banyak menimbulkan lubang bukaan (void). Untuk dapat melakukan kegiatan reklamasi maka diperlukan penutupan lubang-lubang bekas galian tambang tersebut salah satunya dengan metode backfilling. Kegiatan backfilling tidak lepas dari perhitungan material yang tersedia (volume existing) dan volume lubang bukaan (void) yang harus seimbang.Dalam penelitian ini perhitungan volume menggunakan bantuan software minescape 4.118 dan metode sayatan penampang. Metode backfilling yang digunakan dalam penelitian ini dalah metode full backfilling yaitu metode dimana material yang tersedia langsung ditimbun pada void yang akan dilakukan penutupan atau pengurangan luasannya.Material yang tersedia berasal dari void UC-East dengan volume sebesar 4,713,939 CCM dan void yang akan ditutup adalah void UC-West dengan volume lubang sebesar 13,707,304 BCM dengan jarak 1.9 km. Rencana design backfilling yang dibuat menghasilkan volume sebesar 3,167,360 CCM dan material yang tersedia akan memenuhi design tersebut. Waktu proses backfilling berlangsung selama 8 bulan dengan 3 fleet penambangan dengan kombinasi 26 alat angkut. Total biaya backfilling yang di rencanakan sebesar 3,556,699.36 USD/Bulan atau 1.34 USD/BCM. Kegiatan backfilling di void UC-West mengurangi luasan sebesar 23%. Kata-Kata Kunci : Mineclosure, Backfilling, Reklamasi, Void, Fleet Penambangan, Biaya.
PERENCANAAN TAMBANG JANGKA PENDEK UNTUK PENGUPASAN TANAH PENUTUP PADA TRIWULAN PERTAMA TAHUN 2017 PIT SCM DI PT SEMESTA CENTRAMAS Khairul Akbar; Nurhakim Nurhakim; Uyu Saismana
Geosapta Vol 4, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i01.4434

Abstract

PT Semesta Centramas merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara yang terletak di wilayah Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan. Pada tahun 2017 PT Semesta Centramas merencanakan penambangan di Pit SCM dengan target penambangan 1.000.000 ton batubara dan 1.500.000 BCM material overburden. Oleh Karena itu dilakukan perencanaan jangka pendek perbulan untuk mencapai target penambangan tahunan yang telah direncanakan. Hal ini yang menjadi latar belakang penulis melakukan penelitian ini.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah merencanakan desain tambang dan disposal perbulan dengan menyesuaikan target produksi yang telah dibuat oleh perusahaaan, juga merencanakan keperluan alat gali muat dan alat angkut untuk pengupasan tanah penutup berdasarkan ketersediaan alat, kemampuan produksi dan jam kerja efektif perusahaan untuk mencapai target produksi yang telah direncanakan. Tahap permodelan dan perancangan desain mengunakan metode komputasi dengan bantuan software komputer Minescape 5.7. dan ArcGis 10.3.Perencanaan desain pit pada bulan Januari diperoleh volume overburden sebesar 370,325 BCM dan batubara sebesar 247,540 TON dan SR 1.5 (luas: 9.15 Ha dan elevasi dan RL42 - 24 mdpl), pada bulan Februari diperoleh volume overburden sebesar 353, 174 BCM dan batubara sebesar 249.274 TON dan SR 1.4 (luas: 10.26 Ha dan elevasi RL36 - RL18 mdpl) dan pada bulan Maret diperoleh volume overburden sebesar 392,019 BCM dan batubara sebesar 270,411 TON dan SR 1.4 (luas: 12.60 Ha dan elevasi RL30 - RL6 mdpl). Desain disposal volume overburden yang dapat ditampung pada bulan Januari sebesar 411,000 BCM (luas: 13.70 Ha), Februari 401,000 BCM (luas: 13.80 Ha) dan Maret 420,000 BCM (luas: 16.70 Ha). Dalam kegiatan pembongkaran material penutup memerlukan tiga fleet. Fleet-1 terdiri dari 1 unit PC1250 SP-8 dengan 6 unit HD 465-7 (produktivitas: 454.68 BCM/JAM), Fleet-2 terdiri dari 1 unit ZX-870 dengan 4 unit CAT773 (produktivitas: 334.37 BCM/JAM) dan Fleet-3 terdiri dari 1 unit PC400 LC-7 dengan 5 unit DT K-380 (produktivitas: 167.42 BCM/JAM). Rencana OB removal dibulan Januari sebesar 335,244 BCM, bulan Februari sebesar 364,378 BCM dan bulan Maret 376,181 BCM. Kata-kata kunci: Perencanaan, Pit, Disposal, Overburden, batubara
KAJIAN TEKNIS GEOMETRI PELEDAKAN LAPISAN BATUBARA PT PAMAPERSADA NUSANTARA DISTRICT PT ADARO INDONESIA KABUPATEN TABALONG KALIMANTAN SELATAN Eko Nopiadie; Uyu Saismana; Romla Noor Hakim; Muhammad Aditya
Geosapta Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i2.5168

Abstract

Dalam dunia kerja pertambangan proses satu dengan yang lainnya akan saling beterkaitan. Demikian pula proses peledakan yang begitu erat kaitannya dengan proses penggalian pemuatan, terutama material hasil peledakan itu sendiri PT Pamapersada Nusantara district PT Adaro Indonesia yang beraktivitas di pit Tutupan Tanjung Kalimantan Selatan pun tidak lepas dari salah satu kegiatan pertambangan yaitu kegiatan blasting. Dengan adanya proses blasting material batubara akan lebih mudah dan cepat untuk digali oleh alat mekanis yang bekerja.Untuk hasil dari peledakan batubara dengan geometri yang digunakan oleh PT Pamapersada Nusantara masih berpotensi mengalami ukuran batubara yang terlalu besar (big coal). Yang mana ukuran hasil peledakan diatas 50 cm masih diangka 44,84 %, dari lima lokasi peledakan yang diteliti. Hal ini harus segera diatasi agar PT Adaro Indonesia tidak merasa dirugikan. Karna telah disepakati ukuran boulder dari batubara hasil peledakan yang diinginkan oleh pihak PT Adaro Indonesia sebagai owner yaitu ukuran 50 cm ≤ 30 %.Upaya  untuk  memperoleh  hasil  peledakan  yang  lebih  optimal,  perlu  dilakukan perbaikan rancangan peledakan yang terdiri sebagai berikut. Untuk geometri dengan burden 7 m, spasi 8 m dilakukan perbaikan dari stemming 3.9 m menjadi 3.3 m, powder column 2.53 m menjadi 3.20 m, isian handak 47.4 kg/lubang menjadi 77.62 kg/lubang yang mampu menghasilkan boulder 50 cm diangka optimum yaitu 29.50 %. Burden 8 m, spasi 9 m dan kedalaman 7.3 m dilakukan perbaikan stemming 4.7 m menjadi 2.8 m, powder column 2.20 m menjadi 4.50 m, isian handak 64,51 kg/lubang menjadi 109.12 kg/lubang dan menghasilkan boulder optimum 29.21 % ukuran 50 cm. Burden 8 m, spasi 9 m dan kedalaman 6.8 m dilakukan perbaikan stemming 4.7 m menjadi 2.7 m, powder column 2.28 m menjadi 4.10 m, isian handak 64.80 kg/lubang menjadi 99.34 kg/lubang dan menghasilkan boulder optimum 29.48 % ukuran 50 cm.   Kata-kata kunci : densitas batubara, fragmentasi boulder, geometri peledakan, powder factor
STUDI KINERJA POMPA MULTIFLOW 420 PADA SUMP HW BARAT PT SAPTA INDRA SEJATI JOB SITE ADARO MINING OPERATION (ADMO), KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN Muhammad Roghfirli Handayani; Nurhakim Nurhakim; Adip Mustofa; Syahraz Maghribi
Geosapta Vol 1, No 01 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v1i01.738

Abstract

PT Sapta Indra Sejati merupakan salah satu kontraktor PT Adaro Indonesia selaku pemegang PKP2B untuk melakukan kegiatan penambangan batubara yang beroperasi pada daerah tambang tutupan. Penambangan batubara PT SIS menggunakan sistem tambang terbuka (open pit) yang pada kegiatan penambangan akan menghasilkan daerah bukaan tambang pada permukaan kerja (front) penambangan, sehingga selama kegiatan penambangan akan menghadapi masalah air, kondisi inilah yang mengharuskan PT SIS melakukan penanganan masalah air tambang (mine dewatering). Salah satu cara yang digunakan untuk mengeluarkan air dari dalam tambang ialah dengan sistem pemompaan akan tetapi air yang akan dipompakan sudah bercampur dengan material lumpur. Untuk mengetahui kinerja pompa tersebut maka dilakukan penelitian berdasarkan RPM yang berbeda-beda agar mengetahui debit optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis kemampuan pompa berdasarkan RPM yang berbeda-beda sehingga dapat memberikan rekomendasi teknik pemompaan yang baik agar kinerja pompa dapat bekerja secara optimal.Kinerja pompa Multiflow 420 berdasarkan plotting pada grafik yaitu nilai total head dan debit yang dihasilkan, pada RPM 1100 nilai effisiensi kinerja pompa sebesar 47% dan merupakan nilai effisiensi terkecil sedangkan nilai effisiensi kinerja terbesar pada RPM 1300 yaitu 57.5%.
PERENCANAAN SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PIT 35 PT MULTI HARAPAN UTAMA BLOK TELUK DALAM OPERATION Anggriano Sagar; Agus Triantoro; Uyu Saismana; Zuan Eka Prawita
Geosapta Vol 2, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i2.4209

Abstract

PT Multi Harapan Utama (PT MHU) selaku pemegang PKP2B untuk melakukan kegiatan penambangan batubara yang beroperasi pada daerah tambang di Teluk Dalam. Penambangan batubara PT MHU menggunakan sistem tambang terbuka (open pit) yang pada kegiatan penambangan akan menghasilkan daerah bukaan tambang pada permukaan kerja (front) penambangan, sehingga selama kegiatan penambangan akan menghadapi masalah air, kondisi inilah yang mengharuskan PT MHU melakukan penanganan masalah air tambang (mine drainage dan mine dewatering). Salah satu cara yang digunakan untuk mengeluarkan air dari dalam tambang ialah dengan sistem pemompaan akan tetapi air yang akan dipompakan sudah bercampur dengan material lumpur. Sedangkan cara untuk mencegah air limpasan masuk ke area penambangan dapat diatasi dengan pembuatan saluran.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis kemampuan pompa berdasarkan Head atau julang yang ada di tiap triwulan penambangannya yang berbeda-beda sehingga dapat memberikan rekomendasi pemilihan unit pemompaan yang baik atau sesuai dengan kebutuhan tambangnya. Pemilihan unit pompa dilakukan terhadap 6 (Enam) tipe pompa merek Multiflo, meliputi Mf-120, Mf-140, Mf-160, Mf-180, Mf-290, Mf-360. Setelah dilakukan penelitian dan perhitungan pemilihan unit pompa yang digunakan, maka hasil yang diperoleh adalah pada Triwulan I menggunakan pompa tipe MF-140 dengan lama waktu pemompaan 3 hari, Triwulan II menggunakan pompa tipe MF-180 dengan lama waktu pemompaan 2 hari, Triwulan III menggunakan pompa tipe MF-180 dengan lama waktu pemompaan 2 hari, dan Triwulan IV menggunakan pompa tipe MF-180 dengan lama waktu pemompaan 2 hari. Selain itu pembuatan dimensi sumuran yang di asumsikan mampu dalam menampung jumlah debit air hariannya selama 1 tahun penambangan atau 4 (empat) triwulan. Kata-kata kunci: Mine Dewatering, Debit, Pompa, Dimensi   
STUDI RENCANA WILAYAH PERTAMBANGAN RAKYAT MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI WILAYAH KECAMATAN KAHAYAN TENGAH Agus Tryono; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i2.3901

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah mengatur tata cara penetapan Wilayah Pertambangan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2010. Mengacu kepada PP tersebut, Kabupaten Pulang Pisau berencana akan mengusulkan rencana Wilayah Pertambangan Rakyat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Gubernur Kalimantan Tengah.Penelitian ini dilakukan dengan mengkompilasi data pertambangan rakyat di Kecamatan Kahayan Tengah dengan memperhatikan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor : 4003 K/30/MEM/2013, Keputusan Menteri  Kehutanan Nomor : SK. 529/Menhut-II/2012, Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK. 5385/MenLHK-PKTL/IPSDH/ 2015 sebagai input, untuk selanjutnya diproses dengan aplikasi SIG. Aplikasi SIG digunakan untuk mengolah data seperti perolehan, verifikasi, penyimpanan, pembaruan, perubahan, manajemen, pertukaran, manipulasi, penyajian, dan analisis sehingga menghasilkan informasi bereferensi geografi.Dari hasil penelitian, terdapat 220,5 Ha lokasi pertambangan rakyat di Kecamatan Kahayan Tengah dimana 112,4 Ha layak diusulkan sebagai Rencana Wilayah Pertambangan Rakyat. Kata Kunci : Geoprocessing, Sistem Informasi Geografis, Wilayah Pertambangan Rakyat.
OPTIMASI PENGELOLAAN STOCKROM-STOCKPILE SERTA SIMULASI PENANGANAN TUMPUKAN BATUBARA DI STOCKROM Rakhman Silvika Maksum; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4206

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan pertambangan ketika produksi batubara mengalami hambatan salah satunya adalah dampaknya tumpukan batubara di stockROM terlalu lama tertimbun dan meninggi. Salah satu opsi penanganan adalah segera mengolah batubara lama yang masih ekonomis dan mencampurnya dengan batubara baru (homogenisasi). Selain itu manajemen terhadap proses produksi dan kontrol kualitas seperti tata ruang, pengelolaan air penjadwalan dan penempatan unit penunjang serta skema penumpukan juga masih belum optimal.Penelitian dilakukan berdasarkan data aktual produksi pada bulan Januari 2014. Data kemudian diolah dan disimulasikan untuk memberikan opsi manajemen stockpile yang lebih baik. Berdasarkan perbaikan tata ruang dan penumpukan, kapasitas stockROM 841.791,68 m3 dan kapasitas stockpile 261.772,94 m3. Bentuk tumpukan limas terpancung dengan sudut kemiringan tumpukan 30o dan ketinggian 16 m. Drainase berbentuk trapesium dengan dimensi aplikatif: lebar dasar saluran (b) 1 m, lebar permukaan saluran (B) 2 m, Kedalaman saluran (d) 1 m, Kemiringan dinding saluran (α) ±63o. Dimensi sediment pond di stockROM: panjang 30 m, lebar 12,5 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2). Sediment pond stockpile: panjang 10 m, lebar 8 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2).Berdasarkan perbaikan penggunaan unit penunjang di area stockROM-stockpile, maka unit yang direkomendasikan untuk produksi lancar dengan target 458.333,33 Ton/bulan: 1 unit dozer Caterpillar D8R di StockROM, 2 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 di stockpile dan 2 unit wheel loader Caterpillar 966H di stockroom, 3 unit excavator Komatsu PC 200-8 untuk memuat batubara ke hopper dan 1 unit excavator Komatsu PC 300-8 untuk mengelola drainase dan kolam pengendap serta mengantisipasi genangan dan swabakar. Unit stand by: 2 unit dozer Caterpillar D8R, 3 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 dan 1 unit wheel loader Caterpillar 966H. Dengan manajemen penumpukan menggunakan konsep FIFO. Waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi realistis adalah 41 hari dan waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi terbaik adalah 24 hari Kata-kata kunci: StockROM, Stockpile, Timbunan, Produktivitas, Drainase, Settling Pond
ANALISIS GROUND VIBRATION PADA PEMBONGKARAN OVERBURDEN TERHADAP PERMUKIMAN PENDUDUK DI PIT PARINGIN PT BUKIT MAKMUR MANDIRI UTAMA JOBSITE PT ADARO INDONESIA Ahmad Zaidan; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan; Mayati Isabella
Geosapta Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i2.5163

Abstract

Kegiatan peledakan yang dilakukan oleh PT Bukit Makmur Mandiri utama (BUMA) memegang peranan penting dalam kemajuan produksi tambang pada Pit Paringin, namun Pit Paringin memiliki jarak yang dekat dengan daerah kritis (permukiman penduduk) sehingga harus melakukan kontrol terhadap isian bahan peledak agar tingkat ground vibration yang dihasilkan tidak terlalu besar sesuai batas tingkat  ground vibration yang ditetapkan PT Adaro Indonesia di daerah kritis yang tidak boleh lebih dari sama dengan 2 mm/s.Metode analisis yang digunakan adalah dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ground vibration dan melakukan analisis scaled distance melalui software Blastware 10 untuk mendapatkan rumus scaled distance yang akan digunakan untuk memprediksi isian bahan peledak maksimal per lubang dengan variasi jarak aman agar tingkat ground vibration tidak melebihi batas maksimal ketetapan yaitu 1.99 mm/s.Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ground vibration yaitu jarak pengukuran, isian bahan peledak, metode decking, pola peledakan, diameter lubang ledak, burden dan spasi, serta elevasi lokasi peledakan. Hasil prediksi isian bahan peledak maksimal per lubang lokasi Low Wall metode Double Deck geometri 7 m x  8 m jarak terdekat 800 m terhadap permukiman penduduk yaitu sebesar 25 kg dan jarak terjauh 1130 m terhadap permukiman penduduk yaitu sebesar 49 kg, lokasi High Wall metode Single Deck geometri 8 m x 9 m, 9 m x 10 m, 10 m x 11,5 m jarak terdekat 800 m yaitu sebesar 46 kg, geometri 8 m x 9 m jarak terjauh 1120 m yaitu sebesar 90 kg, geometri 9 m x 10 m jarak terjauh 1210 m yaitu 104 kg, geometri 10 m x 11,5 m jarak terjauh 1150 m yaitu sebesar 94 kg, serta lokasi untuk High Wall metode Air Deck geometri 8 m x 9 m, 9 m x 10 m, 10 m x 11,5 m jarak terdekat 800 m yaitu sebesar 46 kg, geometri 8 m x 9 m jarak terjauh 1180 m yaitu sebesar 99 kg, geometri 9 m x 10 m jarak terjauh 1210 m yaitu sebesar 104 kg, geometri 10 m x 11,5 m jarak terjauh 1230 m yaitu sebesar 108 kg dengan nilai koreksi untuk prediksi isian bahan peledak lokasi Low Wall sebesar + 5 kg dan lokasi High Wall sebesar + 4 kg. Kata Kunci : Air Deck, Blasting, Ground Vibration, Peak Particle Velocity, Scaled Distance

Page 6 of 22 | Total Record : 215