cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Pengaruh Pemberian Buah Pisang Batu Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Tahun 2023 Purwati, Rati; Dwiaini, Ita
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.168

Abstract

Remaja adalah usia roduktif yang harus diperhatikan tumbuh kembangnya, tumbuh kembang pada masa remaja yang optimal tergantung dari asupan nutrisi yang diberikan sehingga sangat berpengaruh pada keadaan status gizi. Salah satu masalah gizi yang sering terjadi pada remaja yang berkaitan dengan terjadinya angka kematian ibu (AKI) adalah anemia gizi besi, Anemia merupakan kasus yang paling sering dijumpai di masyarakat terutama pada remaja putri. (Apeles Lexi Lonto, Drs. Jan Rattu and Telly Delly Wua, S.Th., 2023) . Kelompok yang beresiko tinggi menderita anemia salah satunya adalah remaja putri. penelitian ini menganalisis pengaruh pemberian buah pisang batu terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh pemberian buah pisang batu terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri di SMA Negeri Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-experiment dengan rancangan penelitian pretest posttest. Analisa data dengan menggunakan uji paired sample t-test. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 209 orang dan sampel berjumlah 40 orang yang diambil dengan menggunkan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi remaja yang memiliki kadar HB kurang dari 0,05. Kesimpulannya terdapat pengaruh pemberian buah pisang batu terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri di SMAN Sitiung Kabupaten Dharmasraya.
Pengetahuan Dan Sikap Remaja Dengan Kejadian HIV AIDS Pada Remaja Di MA Darul Ulum Palangka Raya Munanadia, Munanadia; Rabiatunnisa, Rabiatunnisa
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.169

Abstract

HIV/AIDS pada masa remaja masih menjadi masalah serius karena fenomenanya seperti gunung es, Data menunjukkan sekitar 51 persen kasus HIV terdeteksi diidap oleh remaja. Indonesia berupaya untuk mencapai Ending AIDS pada tahun 2030. Penularan HIV terjadi dinilai salah satunya karena kurangnya pengetahuan. Remaja kurang paham terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan menghindari seks bebas untuk mencegah penularan HIV disertai dengan sikap yang positif. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS dan mendeskripsikan hasil dari pemeriksaan HIV serta sifilis pada siswa dan siswi di MA Darul Ulum Palangkaraya. Penelitian dengan jenis deksriptif dan pendekatan Cross Sectional dengan metode pengambilan sample adalah total sampling. Sebanyak 46 remaja dibagikan kuesioner dan dilakukan pemeriksaan dengan rapid test. menggunakan pendekatan analisis deskriptif untuk masing-masing variable. Hasil penelitian menunjukkan 50 persen responden dengan pengetahuan baik mengenai HIV/AID, 30.4% responden dengan pengetahuan sangat baik. Remaja dengan sikap positif sebesar 84.8 persen, dan hanya sebesar 15.2 persen memiliki sikap negatif terhadap HIV/AIDS. Berdasarkan pemeriksaan Rapid test yang dilakukan diketahui bahwa tidak ditemukan kasus HIV dan sifilis pada responden. Kesimpulan : Pengetahuan dan sikap remaja mengenai HIV/AIDS sebagian besar sudah baik dan positif. Hal ini dikarenakan salah satunya adalah sumber informasi yang didapatkan tentang HIV/AIDS, masih ada remaja yang belum pernah mendapat informasi dan hamper seluruhnya mendapatkan informasi melalui media sosial.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Payudara Terhadap Kepatuhan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Remaja Putri Di MAN 2 Samarinda Burhanto, Burhanto; Norwanda, Tri Putri Ayu
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.170

Abstract

The aim of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of early detection of breast cancer and compliance with breast self-examination in young women at MAN 2 Samarinda. The method used was quantitative with a cross-sectional approach and using the Chi Square test with a confidence level of 95% and alpha 5% (0.05). The results obtained were pValue equal to 0.000 less than α equal to 0.05, which means accepting the alternative hypothesis (Ha). The conclusion is that there is a relationship between the level of knowledge about early detection of breast cancer and compliance with breast self-examination (BSE) among young women at MAN 2 Samarinda
Perbedaan Tumbuh Kembang Bayi ASI Eksklusif Dan Tidak ASI Eksklusif Di Kecamatan Ilir Timur Dua Anggeriani, Rini; Sari, Sagita Darma; Epriyani, Merita
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.171

Abstract

Tumbuh kembang sebenarnya mencakup 2 peristiwa yang sifatnya berbeda, tapi sering berkaitan dan sulit dipisahkan, pertumbuhan (growth) berkaitan dengan perubahan bentuk tubuh dan  dapat diukur sedangkan perkembangan berkaitan dengan fungsi tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan tumbuh kembang bayi usia 6-12 bulan yang diberi ASI eksklusif dan ASI tidak eksklusif di PMB Sagita, Kecamatan Ilir Timur Dua. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan pendekatan Cross sectional. Pengumpulan data menggunakan obsevasi dengan checklist yang dilakukan secara langsung. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi, yaitu sebanyak 30 bayi, masing -  masing 15 bayi mengkonsumsi ASI Eksklusif dan 15 bayi mengkonsumsi susu formula. Hasil penelitian pertumbuhan terdapat 8 bayi mengalami obesitas pada bayi yang diberikan susu formula. Nilai  p value 0,001 yang berarti kurang dari a (0,05). Hasil Penelitian perkembangan 5 bayi mengalami perkembangan meragukan dengan nilai p value 0,001 yang berarti kurang dari a (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan tumbuh kembang bayi usia 6-12 bulan yang diberi ASI Eksklusif dan Susu Formula.
Implementasi Pemeriksaan Laboratorium Ibu Hamil Sebagai Upaya Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan Dan Persiapan Persalinan Di Desa Batursari Wilayah Kerja Puskesmas Sirampog Khoeroh, Himatul; Susilowati, Endang
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.173

Abstract

ANC services are in accordance with the care service program policy Antenatal care must comply with the 10 T standard, which includes Hb examination, urine protein examination if indicated and urine glucose examination if indicated. The impact of abnormal laboratory results can affect the health status of pregnant women, especially complications during pregnancy and even childbirth. The aim of the research is to provide services in the form of implementing laboratory examinations for pregnant women through input, process and output elementsuse applied research methodswith a qualitative design presented descriptively. Results study showing element input Already Good from Source One Man (SDM), means infrastructure and funding Already integrated. On element process Laboratory examination services for pregnant women run well by showing results and explaining solutions for improvement, while the output elementThe results were found within a certain period of time from the initial visit to the next visit, from previously 18 pregnant women were at risk from 21 to 6 pregnant women who were at risk with details of 5 pregnant women of whom still experienced anemia and KEK (Calorie Energy Deficiency) and 1 other pregnant woman with the pre-eclampsia triad.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Legonkulon Kabupaten Subang Karimah, Karimah; Rokmah, Siti
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.174

Abstract

The Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia is still relatively high. Hypertension in pregnancy often occurs and is one of the causes of maternal death. The problem in Indonesia is that hypertension in pregnancy is the second highest cause of death after bleeding. The aim of the research is to see the relationship between age, parity, stress, obesity, physical activity and history of hypertension with the incidence of hypertension in pregnant women in the Legonkulon Regency Work Area. This research is in accordance with the road map of the study program and lecturers and is in accordance with the advantages of the PSDKU Subang D3 Midwifery study program. The research method is observational analytics with a case control approach. The sampling technique used purposive sampling which met the inclusion and exclusion criteria of 60 pregnant women. The data collection technique uses a questionnaire technique, namely collecting data containing demographic data, parity, stress, obesity, physical activity, and history of hypertension, using a list of questions related to research that has been prepared previously and given directly to respondents to be filled in according to the questionnaire instructions or researcher direction. The conclusion of the research was that there was a relationship between parity, stress, obesity, and a history of hypertension with the incidence of hypertension in pregnant women in the Community Health Center Work Area. However, there is no relationship between physical activity of pregnant women and the incidence of hypertension in pregnant women in the Puskesmas Work Area. Output, publication of national journals with ISSN or reputable journals and will produce posters for early detection of hypertension in pregnant women.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuamang Kuning X Tahun 2023 Haryanti, Dwi; Dayani, Dona Nopi; Lubis, Sunarti; Kencana, Dwike Cenderamata
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.175

Abstract

The background to the problem of this research is to provide knowledge about the relationship between knowledge and attitudes of pregnant women with adherence to consuming Ferosus (Fe) tablets in the working area of ​​the Kuamang Kuning X Health Center. Based on an initial survey conducted by researchers at the Kuamang Kuning X Health Center, Bungo Regency, it was noted that most experienced anemia with an average Hb level below 10 gr percent. The results of interviews with 6 pregnant women about the importance of taking blood supplements regularly, it was found that 3 people knew the importance of taking blood supplements regularly, while 3 people did not know the importance of taking iron tablets regularly, because they did not know the importance of consuming iron tablets. The research design is analytic descriptive with a cross-sectional study method, namely collecting data at once (point time approach). The type of data in this study is to use primary data. The collection uses a research questionnaire. Based on the research, it was obtained that the majority of pregnant women had less knowledge, namely 25 respondents (41.7 percent). The majority of pregnant women have a positive attitude as many as 34 respondents (56.7 percent). The majority of Obedient Pregnant Women are as many as 36 respondents (60.0 percent). There is a relationship between Knowledge of Obedience of Pregnant Women in the Working Area of ​​the Kuamang Kuning Health Center with a significant value of ρ value equal to 0.000. There is a relationship between the attitudes and compliance of pregnant women in the working area of ​​the Kuamang Kuning health center with a significant value ρ value equal to 0.000
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Personal Hygiene Saat Menstruasi Di Pondok Pesantren Muhammad Amin Rajo Tiang So Desa Simpang Talang Tembago Kabupaten Merangin Susanti, Desy; Pitri, Desila; Ningsih, Nisa Kartika; Kencana, Dwike Cenderamata
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.176

Abstract

Personal hygiene merupakan perawatan diri atau kebersihan diri yang dilakukan oleh diri sendiri untuk mempertahankan kesehatan baik fisik maupun psikologi. Di Indonesia, sebanyak 43,3 juta perempuan yang berusia 15-24 tahun memiliki personal hygiene yang tidak baik. Dampak kurangnya personal hygiene genitalia adalah terjadinya gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan, infeksi saluran reproduksi, penyakit radang panggul, dan kemungkinan terjadinya kanker serviks. Provinsi Jambi memiliki prevalensi kanker serviks meningkat pada usia lebih besar dari 15 tahun dan tertinggi pada usia lebih besar dari 75 tahun. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Pondok Pesantren Muhammad Amin Rajo Tiang So Desa Simpang Talang Tembago Kabupaten Merangin, pada Mei 2023. Jumlah populasi 82 responden dengan sampel menggunakan total sampling sebanyak 82 responden. Analisa data menggunakan chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 49 responden (59,8 persen), sebagian besar responden memiliki sikap positif sebanyak 46 responden (56,1 persen), sebagian besar responden memiliki motivasi tinggi sebanyak 46 responden (56,1%), Sebagian besar responden memiliki perilaku personal hygiens sebanyak 48 responden (58,5 persen), Terdapat hubungan pengetahuan (p-value 0,000), sikap (p-value 0,008), dan motivasi (p-value 0,002) dengan perilaku personal hygiens di Pondok Pesantren Muhammad Amin Rajo Tiang So Desa Simpang Talang Tembago Kabupaten Merangin. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan, sikap, dan motivasi dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi di Pondok Pesantren Muhammad Amin Rajo Tiang So Desa Simpang Talang Tembago Kabupaten Merangin
Asuhan Kebidanan Komprehensif Dengan Riwayat Sectio Caesarea Dan Ketuban Pecah Dini Kusmawati, Rena Dwi; Maryam, Maryam; Haryati, Sri
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.177

Abstract

Abstrack : According to WHO, the Maternal Mortality Rate (MMR) in 2020 globally is 152 deaths per 100,000 live births. The birth rate using the caesarean section method according to WHO is around 10 percent -15percent per 1000 births in the world, the caesarean section birth rate in Indonesia is 17.6 percent, the highest is in the DKI Jakarta region, 31.3 percent and the lowest is in Papua, 6.7 percent. While births by Caesarean in Central Java reached 17.1 percent, in general the number of Caesarean deliveries in government hospitals is around 20-25 percent of total births. According to WHO, the incidence of premature rupture of membranes (KPD) in 2020 in the world reached 12.3 percent of the total number of births, all of which were largest in developing countries in Southeast Asia including Indonesia, Malaysia, Thailand, Myanmar and Laos and in Indonesia itself the incidence rate In 2020, there were 17,6665 people with premature rupture of membranes (WHO), according to basic health research (Riskesdes), the highest incidence was in the fifth province with the highest incidence of KPD in Indonesia in 2019, namely 6.4 percent. Objective: Able to provide comprehensive care according to the Standards of Care for pregnant women, maternity, newborns, postpartum and family planning services. Research Method: This research uses a qualitative descriptive method with a direct field observational case study approach. Conclusion: The conclusion is that midwifery care for Mrs. D which is provided comprehensively starting from pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning so that the process runs smoothly without any obstacles.
Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Masyarakat Desa Tenang Di Wilayah Kerja Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2023 Mulyadi, Mulyadi; Yunita, Yunita
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.178

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat terdiri dari lima tatanan yaitu rumah tangga, sekolah, tempat kerja, serana kesehatan, tempat umum. PHBS di tatanan di rumah tangga terdiri dari 10 indikator yaitu persalinan di tolong tenaga kesehatan, ASI ekslusif, Menimbang bayi setiap bulan, Menggunakan air bersih, Mencuci tangan pakai sabun, Menggunakan jamban, Membrantas jentik nyamuk dirumah, Makan buah dan sayur, Melakukan aktivitas fisik, dan Tidak merokok didalam rumah. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan tingkat pendidikan dengan Perilaku Hidup Sehat (PHBS) pada masyarakat Desa Tenang di wilayah kerja Puskesmas Gandus Palembang tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KK yang ada di Desa Tenang wilayah Puskesmas Gandus Palembang tahun 2023. Sampel penelitian ini adalah total populasi. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian 75 responden, 55 responden kurang dalam ber-PHBS (73,3 persen), dan 45 responden memiliki tingkat pendidikan yang rendah (60 persen). Ada hubungan pendidikan (nilai p 0,016) dengan perilaku hidup bersih dan sehatan pada Masyarakat Desa Tenang Wilayah Kerja Puskesmas Gandus Palembang tahun 2023. Disarankan bagi tempat penelitian untuk meningkatkan peran petugas kesehatan dengan melakukan penyuluhan dan memberikan contoh dalam menerapkan dan meningkatkan PHBS pada masyarakat.