cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Gambaran Kunjungan Antenatal Care Di Posyandu Karuhey Kelurahan Tumbang Rungan Rabiatunnisa, Rabiatunnisa; Suhartati, Susanti; Anita, Anita; Zulliati, Zulliati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.179

Abstract

Indonesia kini menjadi salah satu dari 13 negara dengan angka kematian ibu tertinggi di dunia. Tingginya Angka kematian ibu disebabkan karena adanya komplikasi-komplikasi saat kahamilan. Menurut WHO (2018) sekitar 287.000 ibu meninggal karena komplikasi kehamilan dan kelahiran anak, seperti perdarahan 28 persen, preeklampsia/eklampsia 24 persen, infeksi 11 persen, dan penyebab tidak langsung (trauma obstetri) 5 persen Salah satu upaya yang diakukan untuk menurunkan dan mencegah terjadinya komplikasi saat melahirkan dengan melakukan pemeriksaan kehamilan (Antenatal care) secara rutin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kunjungan antenatal care di Posyandu Karuhey Kelurahan Tumbang Rungan. Penelitian ini adalah studi deskriptif yaitu peneliti menyelidiki gambaran kunjungan antenatal care di Posyandu Karuhey Kelurahan Tumbang Rungan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 7 ibu hamil. Kemudian seluruh ibu hamil diberikan kuesioner tentang pemeriksaan antenatal care. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar ibu hamil berpengetahuan rendah 71,4 persen, mempunyai sikap negatif 57 persen, penghasilan keluarga kurang dari UMR 57 persen, suami tidak mendukung 57 persen dan kunjungan antenatal care tidak sesuai jadwal 57 persen. Kesimpulan: masih terdapat ibu hamil dengan pengetahuan rendah dan bersikap negative, tidak mendapat dukungan dari suami serta melakukan kunjungan antenatal care tidak sesuai jadwal.
Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Ratnaeni, Ratnaeni; Amelia, Kiki; Hasliani, Andi; Rahmawati, Rahmawati; Yuliandini, Astri
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.180

Abstract

Word Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa anemia merupakan 10 masalah kesehatan terbesar di abad modern ini. Menurut WHO pada tahun 2019, diperkirakan kematian ibu sebanyak 303.000 jiwa atau sekitar 216/100.000 kelahiran hidup di seluruh dunia. Secara global prevalensi anemia pada ibu hamil sebanyak 41,8 persen. Menurut WHO prevalensi anemia pada wanita di Indonesia yaitu sebanyak 23,9 persen, yang terbagi dari prevalensi anemia pada wanita umur 5- 14 tahun sebanyak 26,4 persen dan umur 15-25 tahun sebanyak 18,4 persen. Sekitar setengah dari kejadian anemia tersebut disebabkan karena defisiensi zat besi. Anemia defesiensi zat besi yang banyak dialami ibu hamil di sebabkan oleh kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe yang tidak baik ataupun cara mengkonsumsi yang salah. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan komsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Desain penelitian pre eksperimen dengan one group Pretest- posttest desaign. Pengumpulan data menggunanak lembar observasi. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan purposive samping dengan jumlah sampel sebanyak 24 ibu nifas. Tekhnik Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p value = 0.000< 0,05 maka dapat diartikan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam pemberian Pendidikan Kesehatan terhadap kepatuhan komsumsi tablet Fe pada ibu hamil di Puskesmas Madising Na Mario Kota Parepare. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap kepatuhan komsumsi tablet Fe pada ibu hamil di PKM Madising Na Mario Kota Parepare.
Pengaruh Diseminasi Interprofessional Education (IPE) Terhadap Pengetahuan, Persepsi Dan Kesiapan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Undiksha Putri, Nabila Amelia Hanisyah; Khoiroh, Nis'atul; Rizki, A Mustika Fadillah; Subratha, Hesteria Friska Armynia
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.181

Abstract

Kerjasama lintas sektor hingga kolaborasi berbagi pihak menjadi kunci penting bagi suksesnya pembangunan kesehatan. Salah satu kerjasama atau kolaborasi yang sudah dilakukan pada ranah pelayanan Kesehatan adalah melalui praktek kolaborasi antar tenaga Kesehatan dalam perawatan pasien. Namun, sebagian besar praktek kolaborasi ini cenderung jarang diperoleh secara langsung atau diimplementasikan di ranah akademik. Pendidikan dan pembelajaran mahasiswa Kesehatan cenderung berfokus pada pemecahan masalah masing-masing. Padahal kolaborasi dapat dilakukan antar tenaga Kesehatan lain, untuk meningkatkan efektifitas pelayanan kepada pasien. Pendekatan pengajaran dan pembelajaran yang ditawarkan oleh IPE, terbukti efektif dalam menghasilkan tenaga Kesehatan yang kompeten dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh diseminasi interprofessional education (IPE) terhadap pengetahuan, persepsi dan kesiapan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Penelitian ini bertujuan mencari dan menggambarkan hasil atau pengaruh dari perlakuan dalam bentuk diseminasi kepada sampel. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Undiksha jenjang Sarjana. Sampel pada penelitian ini adalah 30 mahasiswa dari Prodi S1 Kedokteran, S1 Keperawatan dan S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Undiksha. Diperoleh hasil terdapat pengaruh diseminasi pada variable pengetahuan mengenai IPE. Namun tidak dapat pengaruh terhadap variable persepsi dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pembelajaran IPE. Pelaksanaan perlakuan dalam bentuk diseminasi IPE telah terlaksana dengan baik. Terlihat pada peningkatan dan pengaruh pengetahuan mahasiswa dalam menghadapi IPE sebelum dan setelah menerima diseminasi IPE. Namun tidak terdapat pengaruh IPE dalam variable persepsi dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi IPE.
Pengaruh Aromatherapy Lavender Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Natalia, Lia; Febriantari, Hidni; Handriana, Idris
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.182

Abstract

Pendahuluan. Kualitas tidur ibu hamil sangat perlu diperhatikan hal ini karena ibu hamil yang kekurangan waktu tidurnya atau gangguan tidur dapat meningkatkan risiko meningginya tekanan darah saat hamil menjadi empat kali lipat. Hasil studi bahwa 3 dari 5 ibu hamil mengatakan mengalami gangguan tidur karena gelisah dan tidur larut malam, sering bangun di malam hari 3-4 kali dan 2 orang lagi berkata sulit untuk mulai tidur karena gerakan janin yang aktif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromatherapy lavender terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di PMB Hj. Dewi Mulyati S.ST Kabupaten Majalengka Tahun 2023. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan one group pretest-posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin sebanyak 18 ibu hamil trimester III san sampelnya 15 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumennya menggunakan kuesioner, lembar observasi dan SOP. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariat dengan uji wilxocon. Hasil dan Kesimpulan. Rata-rata kualitas tidur pada ibu hamil trimester III sebelum pemberian aromatherapy lavender sebesar 11,60 dan menurun sesudah pemberian aromatherapy lavender menjadi 7,33. Terdapat pengaruh aromatherapy lavender terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III dengan r value sama dengan 0,001. Disarankan bidan atau petugas kesehatan dapat menjadikan aromatherapy lavender sebagai cara alternatif penanganan pada ibu hamil yang mengalami gangguan tidur, memberikan bimbingan dan konseling pada ibu hamil tentang kualitas tidur pada masa kehamilan.
Hubungan Pola Pemberian Makan Terhadap Status Gizi Anak Usia 6 - 24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalate Rika, Rika; Hijrawati, Hijrawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.183

Abstract

Asupan gizi anak tidak hanya tergantung pada ketersediaan makanan tetapi juga pada faktor-faktor lain seperti budaya lingkungan dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis hubungan pola pemberian makan terhadap status gizi anak usia 6 – 24 bulan di Posyandu pada wilayah kerja puskesmas tamalate, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 58 responden, analisis data menggunakan uji statistik dengan Chi-Square. Kriteria pengujian atau pengambilan keputusan sebagai berikut: Bila nilai ρ value lebih kecil dari 0.05 maka ada pengaruh pola pemberian makan terhadap status gizi anak usia 6 – 24 bulan Bila nilai ρ value lebih besar sama dengan dari 0.05 maka tidak ada pengaruh pola pemberian makanan pada bayi dan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi bayi dengan pola pemberian makan anak.
Pengaruh Rebozo Pada Rasa Nyeri Kala I Persalinan Di Wilayah Puskesmas C Sa’idah, Silfia Nuzulus
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.184

Abstract

Rasa nyeri merupakan salah satu mekanisme pertahanan alami dari tubuh manusia yang memberikan peringatan adanya bahaya. Teknik Rebozo merupakan teknik mengurangi nyeri yang berasal dari Amerika Latin. Teknik tersebut digunakan karena salah satu teknik yang praktis dan non-invasif yang digunakan saat akan bersalin. Pada saat persalinan dapat dilakukan oleh wanita di saat kondisi berbaring, berdiri, atau berada di lutut dan tangannya. Teknik Rebozo saat akan bersalin bertujuan untuk mengatasi nyeri pada persalinan tanpa intervensi obat serta menjadi mediator bagi wanita dalam menggunakan obat-obatan seminimal mungkin selama menjalani proses persalinan. Rebozo dilakukan dengan memberikan pijatan saat akan bersalin dengan menggerakgerakkan tubuh secara ritmis dari area pelvis hingga diatas paha, gerakan tersebut memberikan pengalaman yang sangat nyaman. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui pengaruh teknik rebozo guna menurunkan tingkat nyeri persalinan kala 1 fase aktif pada ibu bersalin Metode : Penelitian ini menggunakan dengan penelitian praeksperimen dengan pendekatan rancangan One Group Pretest Postest, Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata skor pada saat pretest berada pada angka 6,27, kemudian setelah dilakukan intervensi teknik Rebozo atau postest didapatkan rata-rata skor berada pada angka 5,07. Data tersebut menunjukan bahwa pemberian Teknik rebozo telah menurunkan rasa sakit, artinya bahwa telah mengalami penurunan, karena semakin rendah skor menunjukkan penurunan rasa nyeri setelah dilakukan Teknik rebozo, dengan demikian maka terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian teknik rebozo terhadap penurunan rasa nyeri pada Ibu Kala I Persalinan di wilayah Puskesmas Warungkondang. Oleh karena pemberian teknik Rebozo pada Ibu Kala I Persalinan sangat efektif dan disarankan dalam menurunkan rasa nyeri pada ibu bersalin.
Pengaruh Terapi Murottal Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Di PMB EB Tahun 2023 Qomarasari, Desy
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.185

Abstract

Latar belakang : Kecemasan dapat di alami oleh seseorang pada situasi apapun terutama pada ibu yang akan menghadapi persalinan. Tingkat kecemasan pada ibu bersalin akan mempengaruhi lamanya proses persalinan. Penanganan kecemasan pada saat bersalin dapat dilakukan melalui farmakologi maupun melalui non farmakologi. Pada penelitian ini dilakukan secara non farmakologi dengan terapi murotal Al Quran. Tujuan penelitian : tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh murottal terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin. Metode penelitian : penelitian ini menggunakan Quasi experimental design dengan rancangan one group pre and post test design dan sampel dalam penelitian ini 20 ibu bersalin dengan Teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian : tingkat kecemasan ibu bersalin sebelum diberikan terapi murottal sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan sangat berat dengan persentase sebesar 60 persen dan sesudah diberikan terapi murottal tingkat kecemasan responden sebagian besar mengalami kecemasan ringan dengan persentase sebesar 50 persen. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai P-value (0,000 kurang dari 0,5) dan rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi murottal adalah 4.00 dan setelah diberikan terapi murottal menjadi 1.50. Kesimpulan : terdapat pengaruh terapi murrotal terhadap penurunan tingkat kecemasan ibu bersalin di PMB EB.
Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Intensitas Nyeri Punggung Pada Ibu Bersalin Primigravida Kala I Fase Aktif Di PMB R Kota B Tahun 2023 Pratiwi, Lusy
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.186

Abstract

Rasa nyeri pada persalinan lazim terjadi dan merupakan proses yang melibatkan fisiologis dan psikologis ibu sehingga beberapa ibu sering merasa akan mampu melewati proses persalinan. Penanganan dan pengawasan nyeri persalinan terutama pada kala I fase aktif sangat penting, karena ini sebagai titik penentu apakah seorang ibu bersalin dapat menjalani persalinan normal atau diakhiri dengan suatu tindakan dikarenakan adanya penyulit yang diakibatkan nyeri yang sangat hebat. Tujuan penelitian umum untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap intensitas nyeri punggung pada ibu bersalin kala I fase aktif di PMB R Kota B. Tujuan khusus untuk mengetahui distribusi frekuensi nyeri punggung ibu bersalin primigravida kala I sebelum dan sesudah pijat endorphin kemudian untuk menganalisis perbedaan intensitas nyeri punggung ibu bersalin primigravida kala I sebelum dan sesudah pijat endorphin. Jenis penelitian adalah kuantitatif quasi eksperimental dengan rancangan pre test post test kelompok kontrol pada populasi 20 orang di PMB R Kota B. Sampel sebanyak 10 orang pada kelompok eksperimen dan 10 orang pada kelompok kontrol, diambil secara purposive sampling. Sebelum dilakukan eksperimen sebanyak 40% responden mengalami nyeri berat dan 50 persen responden mengalami nyeri sangat berat. Setelah eksperimen terjadi penurunan yaitu sebanyak 60 persen mengalami nyeri ringan dan 40 persen mengalami nyeri berat. Uji T test yang dilakukan pada kelompok eksperimen sebelum dan kelompok eksperimen sesudah dipijat terdapat nilai mean different 1,500. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat endorphin terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu bersalin primigravida kala I fase aktif dengan hasil uji T dependent didapat nilai p value 0,001. Saran ditujukan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan fungsinya sebagai pelaksana, memberikan pengaruh dari pijat endorphin terhadap ibu bersalin sehingga bidan dapat menerapkan dalam praktik kebidanan.
Persepsi Warga Kampus Tentang Rokok, Perilaku Merokok dan Pemberlakuan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Lingkungan Pendidikan Sugiyatmi, Tri Astuti; Handoko, Lukman; Wartiningsih, Minarni; Noviani, Doris
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.187

Abstract

Cigarettes and smoking behavior are public health problems. Together with other bad lifestyles such as lack of movement, stress, lack of balanced nutrition, and alcohol consumption, smoking is a risk factor for non-infectiou diseases. The bad effects of cigarettes are clear, but cigarettes and smoking behavior have long been perceived as normal by many people. The research aims to determine the perceptions of campus residents regarding smoking, smoking behavior and the implementation of non-smoking area in the educational environment. This study is an observational survey research. This research involved University of Borneo Tarakan residents, including lecturers, education staff, and students. The respondents obtained were 153 respondents (128 women and 25 men) from 7 faculties selected using a simple sampling technique. The instrument using a perception questionnaire developed by researchers which has been tested for validity and reliability. This research was conducted from June to November 2022. Of all respondents, the number of active smokers was 6 people (3.9%) and 1/3 were women. More than half of the respondents were passive smokers (54.2%). The perception of University of Bornoe Tarakan residents towards cigarettes, smoking behavior and the implementation of non-smoking area seems to vary, leading to good understanding, although there are also those who are in neutral territory regarding the implementation of tobacco/smoking control. Of all respondents, only 1 respondent disagreed with the implementation of non smoking area in education, health and places of worship. From these results it can be concluded that campus residents have a positive perception of the implementation of non-smoking areas in the educational environment.
Pengaruh Pijat Dan Refleksur Pada Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Di PMB Permata Kerang Di Kabupaten Paser Maslianti, Maslianti; Suhartati, Susanti; Fajriannor, M.
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i2.188

Abstract

Latar Belakang: Berat Badan merupakan hasil peningkatan atau penurunan semua jaringan yang ada pada tubuh, antara lain tulang, otot, lemak, cairan tubuh dan lain- lain. Berat badan digunakan sebagai indikator terbaik untuk mengetahui status gizi dan pertumbuhan bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pijat dan Refleksur pada bayi terhadap peningkatan Berat Badan. Metode: Penelitian ini melalui Pre Quesi eksperimen dengan desain one group Pretest-Intervensi-Post test. Hasil: Berdasarkan Uji Normalitas Significance (Sig) sebelum pijat 0,115 dan sesudah pijat 0,668,data berat badan sebelum dan sesudah pijat berdistribusi Normal, sehinga bisa dilakukan uji Paired t test dengan Paired Samples test Significance ( 2-tailed ) dengan hasil 0,000 kurang dari α jadi ada pengaruh peningkatan Berat Badan sebelum dan sesudah diberikan Pijat dan Uji Normalitas Significance (Sig) sebelum Refleksur 0,070 dan sesudah Refleksur 0,558, Data Berat Badan sebelum Refleksur dan sesudah Refleksur berdistribusi Normal, sehingga bisa dilakukan uji Paired t test dengan Paired Samples Test significance (2-tailed) dengan hasil 0,000 kurang dari α jadi ada pengaruh peningkatan berat badan sebelum dan sesudah diberikan Refleksur pada bayi. Simpulan: Penelitian ini terdapat dengan hasil 0,000 kurang dari α Hipotetis Alternatif (Ha) di terima ada pengaruh pijat dan Refleksur terhadap peningkatan Berat Badan