cover
Contact Name
Antoni Pardede
Contact Email
antonipardedekun@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
publikasidanpengelolaanjurnal@uniska-bjm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
ISSN : 26213060     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dalam bidang pendidikan kimia dan ilmu kimia di program studi pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Kalimantan MAB, diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal, terbit setiap mei dan November (e-issn: 2621-3060). Pada bidang ilmu pendidikan mencakup media pembelajaran kimia, strategi pembelajaran kimia dan evaluasi pembelajaran kimia. Sedangkan pada Ilmu kimia meliputi bidang kimia analitik, kimia anorganik, kimia fisik, kimia organik, biokimia dan kimia komputasi.
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
PENGEMBANGAN ASESMEN KIMIA BERBASIS HOTS: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TENTANG TREN DIGITAL DAN KONTEKSTUAL Anfasa Rizga Aprilia; Nahadi Nahadi
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i2.24283

Abstract

Pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills/HOTS) menjadi aspek penting dalam pendidikan kimia untuk membantu peserta didik memahami konsep-konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan meninjau tren terkini pengembangan asesmen berbasis HOTS pada pendidikan kimia tingkat menengah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 16 artikel yang dipublikasikan pada periode 2020–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa topik Kesetimbangan Kimia dan Termokimia menjadi fokus utama pengembangan instrumen, dengan model ADDIE dan 4D sebagai pendekatan yang paling banyak digunakan. Selain itu, terdapat pergeseran dari asesmen tradisional menuju instrumen diagnostik multi-tier serta peningkatan penggunaan Model Rasch untuk analisis psikometrik. Inovasi berupa digitalisasi melalui Quizizz dan integrasi Green Chemistry terbukti meningkatkan keterlibatan peserta didik. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala pada aspek infrastruktur digital dan kesiapan pedagogis guru. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan teknologi dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi pendidik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMAHAMAN KONSEP: EFEKTIVITAS CHALLENGE BASED LEARNING-GROUP INVESTIGATION Sitti Rahmawati; Ridwan Efendi; Winny Liliawati
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i2.24432

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas model Challenge Based Learning-Group Investigation (CBL-GI) terhadap keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep siswa kelas X pada materi Energi Alternatif. Metode kuasi-eksperimen menggunakan pretest-posttest equivalent control group design diterapkan pada dua kelas sampel. Hasil Paired Sample T-Test kelas eksperimen menunjukkan peningkatan berpikir kritis (N-Gain=0,5821; Cohen’s d=4,193) dan pemahaman konsep (N-Gain=0,7143; Cohen’s d=6,218). Selanjutnya, uji Mann-Whitney U mengonfirmasi perbedaan peningkatan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol dengan effect size (r) masing-masing sebesar 0,835 dan 0,852. Kesimpulannya akhir yang dihasilkan ialah model CBL-GI terbukti sangat efektif meningkatkan kapasitas berpikir analitis dan penguasaan konsep fisika siswa secara holistik.
ANALISIS KORELASI KEMANDIRIAN BELAJAR, KEMAMPUAN ARGUMENTASI, DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA Sugiarti Sugiarti; Zuhrah Adminira Ruslan; Muhammad Yunus
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i2.24504

Abstract

Kemandirian belajar dan kemampuan argumentasi merupakan keterampilan kunci abad ke-21 yang mendukung keberhasilan akademik mahasiswa kimia. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara kemandirian belajar, kemampuan argumentasi, dan hasil belajar mahasiswa pendidikan kimia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional terhadap 81 mahasiswa mata kuliah Perkembangan Peserta Didik tahun ajaran 2025/2026 dengan teknik total sampling. Data kemandirian belajar dan kemampuan argumentasi diperoleh dari lembar aktivitas partisipatif, sedangkan hasil belajar diukur dari nilai UAS. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan korelasi Spearman pada taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan korelasi positif signifikan antara kemandirian belajar dengan kemampuan argumentasi (ρ = 0,409; p < 0,001) dan hasil belajar (ρ = 0,226; p = 0,043), sedangkan kemampuan argumentasi tidak berkorelasi signifikan dengan hasil belajar (ρ = 0,198; p = 0,076). Temuan ini menegaskan pentingnya kemandirian belajar dalam mendukung argumentasi dan prestasi akademik.
PENGEMBANGAN E-MODUL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN KIMIA: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Hargianti Tri Rahayu; Wiji Wiji; Tuszie Widhiyanti; Sri Mulyani
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i2.24583

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik, metode penelitian, dan efektivitas e-modul dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan PRISMA. Sebanyak 13 artikel yang diterbitkan pada tahun 2021–2026 dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa e-modul didominasi oleh model Problem Based Learning (PBL) dengan berbagai inovasi, seperti STEM, etnokimia, guided inquiry, dan eksperimen virtual. Metode penelitian yang paling banyak digunakan adalah Research and Development (R&D). Seluruh penelitian menunjukkan bahwa e-modul efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada kategori sedang hingga tinggi. Dengan demikian, e-modul berpotensi menjadi bahan ajar digital yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran kimia.
META-ANALISIS PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP CAPAIAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LINGKUP IPA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS Dio Al Kautsar; Muhammad Damris; Wilda Syahri
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i2.24678

Abstract

Pembelajaran sains di SMA masih menghadapi hambatan berupa metode berpusat pada guru, konsep abstrak, dan miskonsepsi. Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) hadir sebagai model inovatif yang populer dalam pendidikan sains. Penelitian ini menggunakan meta-analisis untuk menguji pengaruh PjBL terhadap hasil belajar kognitif IPA di SMA. Pencarian artikel dilakukan di Scopus, SINTA, Google Scholar, dan Portal Garuda (2019-2026). Kriteria inklusi: desain eksperimen/kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol, subjek siswa SMA, pengukuran hasil belajar kognitif, data statistik lengkap (mean, SD, N), serta terindeks Scopus atau SINTA minimal 3. Analisis menggunakan Standardized Mean Difference (SMD) dengan model Fixed Effect di RevMan. Tujuh artikel memenuhi kriteria dengan total 690 siswa. Effect size gabungan sebesar 1,58 (95% CI [1,38-1,78]; p<0,00001) kategori sangat besar, dengan I²=95% (heterogenitas tinggi). Disimpulkan bahwa PjBL sangat efektif meningkatkan hasil belajar kognitif IPA di SMA dibandingkan pembelajaran konvensional.