cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,420 Documents
Pengembangan Gerak Silek Tuo di Sasaran Lantak Nan Indak Goyang Kanagarian Koto VIII Pelangai Pesisir Selatan Yengsi, Yengsi; Fahmiati, Mia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengungkapkan Pengembangan Gerak Silek Tuo di Sasaran Lantak Nan Indak Goyang Kanagarian Koto Vlll Pelangai Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen dari penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengembangan gerak pada silek tuo terdapat pada gerak transisi, pada awalnya silek tuo memiliki 6 macam gerak sedamgkan pada pengembangannya silek tuo memiliki 7 macam gerak yaitu ditambahan dengan gerak transisi. Gerak transisi ini dilakukan setiap pergantian gerak dan menjadi ciri khas silek tuo di sanggar lantak nan indak goyang. Bentuk gerak siek tuo; gerak sambah pembuka, gerak amuak, gerak sandang, gerak alang babega, gerak sumbuh katuang dan gerak sambah penutup, sedangkan bentuk pengembangan gerak silek tuo; gerak sambah pembuka, gerak transisi, gerak amuak, transisi, gerak sandang, gerak transisi, gerak alang babega, gerak transisi, gerak sumbuh katuang, gerak transisi dan gerak sambah penutup. Syarat menjadi anggota sasaran ada 4 macam yaitu: satu ekor ayam, satu pisau, satu cermin dan kain hitam. Silek Tuo banyak ditampilkan oleh laki-laki saja. Kostum Silek Tuo adalah baju yang berwarna hitam berlengan panjang dan longgar, baju di Sasaran ini ada dua untuk latihan dan penampilan. Tujuan dari baju besar dan lengan longgar supaya dalam melakukan gerak Silek Tuo lebih total dan maksimal. Orang yang mempelajari Silek Tuo tidak ada batasan umur dan kanagarian, dari anak-anak sampai orang yang sudah dewasa bisa mempelajari Silek Tuo di Sanggar Lantak Nan Indak Goyang, tetapi untuk anak-anak pulang lebih awal dari jadwal latihan yang lain.
Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Febiola, Rani; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kondisi dan sebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Eksisting di Kecamatan Pasaman (2) Evaluasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Pasaman ditinjau dari Permen ATR/BPN RI No 14 Tahun 2022. Metode penelitian yang diterapkan yakni deskriptif kuantitatif yang bertujuan guna mengungkapkan keadaan, fenomena, variabel, dan fakta yang terjadi selama penelitian dilakukan dengan menunjukkan realitas yang ada. Hasil penelitian ini menunjukhan bahwa : (1) RTH publik eksisting di Kecamatan Pasaman memiliki luas 10149.22 Ha. Tipologi RTH yang memiliki luas paling tinggi yaitu hutan produksi terbatas seluas 4.793,64 Ha dan yang paling kecil ialah taman RT/RW seluas 0.03 Ha. Persebaran RTH publik eksisting yang memiliki RTH paling luas dalam setingkat Nagari yaitu Nagari Aua Kuniang dengan luas 8.369 Ha, dalam setingkat Jorong yaitu Jorong Pinaga dengan luas RTH publik eksisting seluas 4088.8 Ha (2) Menurut UU No 14 Tahun 2022 tentang Penataan Ruang, harus ada minimal 20% luas wilayah perkotaan yang wajib dialokasikan untuk ruang terbuka hijau. Kecamatan Pasaman membutuhkan ketersediaan RTH seluas 8.914 Ha. Hasil identifikasi jumlah ketersediaan keseluruhan luas ruang terbuka hijau publik eksisting di Kecamatan Pasaman tahun seluas 10.149,22 Ha atau mencapai 22,9% dari luas wilayah kecamatan. Hal mengindikasikan bahwa luas ruang terbuka hijau bisa dikatakan sudah tersedia sesuai kebutuhan dan bahkan sudah melebihi proporsi ruang terbuka hijau seperti yang sudah diatur dalam peraturan-perundangannya. Berdasarkan perbandingan dan ketersediaan RTH setingkat nagari dan jorong terdapat 2 defisit pada tingkat nagari dan 19 defisit pada tingkat jorong.
Pengaruh Efektivitas Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Dan Insentif Pajak Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Padang Destya Rany, Indah; Frinaldi, Aldri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak efektivitas Bantuan Produktif Usaha Mikro dan Insentif Pajak terhadap peningkatan kesejahteraan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Padang pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan populasi sebanyak 61 responden penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro pada tahun 2021-2022. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Bantuan Produktif Usaha Mikro dan Pajak Insentif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dengan koefisien regresi masing-masing sebesar 0,449 dan 0,588. Uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 untuk kedua variabel tersebut, yang mengindikasikan bahwa keduanya berpengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa bantuan dan insentif yang diberikan oleh pemerintah selama pandemi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan UMKM.
Implementasi Layanan Konsultasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Siswa Yulianti, Yulianti; Ananta, Aulia; Az-Zahra, Faizah; Kharani, Fina; Ginting, Lisna Gita Christin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas beberapa manfaat penting dari layanan konsultasi, seperti peningkatan kompetensi konselor, penyelesaian masalah yang lebih efektif, penerapan teknologi dalam konseling, dan pengembangan keterampilan multikultural. Selain itu, layanan konsultasi juga berperan dalam memastikan layanan bimbingan dan konseling dapat berjalan optimal, terutama dalam konteks pendidikan dan kesejahteraan mental siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan layanan konsultasi yang efektif dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan akademik dan kehidupan sosial siswa.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas II UPTD SD Negeri Kamal 2 Bangkalan Firdausiyah, Naura; Pratikno, Ahmad Sudi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan membaca yang dialami oleh siswa kelas II UPTD SD Negeri Kamal 2, Bangkalan. Kesulitan membaca pada kelas rendah yang dialami oleh siswa diantaranya: terdapat siswa tidak bisa mengenal huruf dikarenakan anak berkebutuhan khusus (ABK) sehingga kemampuan kognitif yang dimiliki oleh siswa tersebut kurang, kesulitan dalam menyusun kata, kesulitan mengeja kata, dan kurang dalam memahami huruf mati. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi guru dalam menghadapi kesulitan yang dihadapi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Dalam penelitian ini, observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan metode yang digunakan untuk pengumpulan data. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu wali kelas dan siswa kelas II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kesulitan membaca siswa UPTD SD Negeri Kamal 2 yaitu menyusun kata, kesulitan mengeja kata, dan kurang dalam memahami huruf mati. Kemudian strategi guru dalam mengatasi permasalahan tersebut di antaranya pendekatan pada siswa, bimbingan belajar, serta motivasi dan dukungan sosial.
Pengaruh Kecerdasan Spiritual Siswa terhadap Penyesuaian Sosial Anak Tunarungu T.A 2021\2022 Erfiranda, Suhaimi; Surbakti, KRT Hardi Mulyono K.; Bahri, Samsul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini data yang diambil yaitu Pengaruh Kecerdasan Spritual Siswa Terhadap Penyesuain Sosial Anak Tunarungu yang diperoleh dari pengisian angket yang dilakukan responden yaitu siswa kelas X di Sekolah Luar Biasa Al-Azhar Medan. Jenis penelitian adalah kuanitatif. Adapun jumlah populasi sebanyak 108 orang sedangkan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Dari hasil pengelolaan data yang telah dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa: a) Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat Adanya hubungan yang signifikan antara Kecerdasan spiritual dengan Penyesuaian sosial anak tuna rungu; b) Dari hasil perhitungan diatas diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kecerdasan (X) berpengaruh terhadap variabel Penyesuaian Sosial anak Tunarungu (Y); c) Berdasarkan nilai t tabel: diketahui nilai thitung sebesar 4.191 > 2.101 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kecerdasan (X) berpengaruh terhadap variabel Penyesuaian Sosial anak Tunarungu (Y).
Pemenuhan Hak Narapidana Lansia dalam Pemberian Kamar Hunian Khusus Subroto, Mitro; Saragih, Erikson Candra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi hak narapidana lanjut usia (lansia) dalam sistem pemasyarakatan, dengan fokus pada pemberian kamar hunian khusus. Kejahatan tidak memandang usia dan status sosial, sehingga lembaga pemasyarakatan kini juga menampung narapidana lansia sebagai kelompok rentan. Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 32 Tahun 2018, lansia narapidana berhak atas perlakuan khusus, termasuk pemisahan dalam kamar hunian khusus guna memelihara kondisi fisik, mental, dan sosial mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif melalui studi dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penempatan kamar hunian khusus bagi narapidana lansia merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka, sekaligus mencerminkan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam sistem pemasyarakatan. Pemisahan ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko kekerasan dan konflik dengan narapidana lain, serta memudahkan pemantauan kesehatan. Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup narapidana lansia selama menjalani masa tahanan dan mempersiapkan mereka untuk reintegrasi sosial.
Hubungan antara Kelekatan Orang Tua dan Anak dengan Kedisplinan Siswa di SMA N 3 Bukittinggi Koto, Widya Mardhotillah; Santosa, Budi; Rahmi, Alfi; Yarni, Linda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi dilapangan yang berkaitan dengan kelekatan orang tua dan kedisiplinan siswa seperti: masih ada siswa masih tidak mematuhi peraturan sekolah, masih ada siswa memiliki disiplin rendah akan cenderung seenaknya saja, masih ada siswa yang membolos disekolah, dan sering berada diluar kelas atau luar sekolah pada saat jam pelajaran, masih ada siswa yang kurang mendapatkan komunikasi yang hangat, cinta, dan peratian dari orang tua dan masih ada siswa yang kurang terbuka kepada orang tua terhadap masalah yang ada di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui hubungan antara Kelekatan Orang tua dengan Kedisiplinan Siswa kelas XI.F di SMA N 3 Bukittinggi. 2) mengetahui seberapa besar hubungan antar kelekatan orang tua dan dengan kedisplinan siswa kelas XI.F di SMA N 3 Bukittinggi. Penelitian ini tergolong pada penelitian kuantitatif korelasional yaitu menghubungkan dua buah variabel yang berbeda. Populasi yang diambil dalam penelitian yaitu siswa kelas XI.F yang berjumlah 342 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah proportional random sampling agar pengambilan sampel per kelas merata sesuai dengan jumlah siswa per kelasnya, dengan jumlah sampel sebanyak 77 orang siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala pengukuran kelekatan orang tua dan anak dan skala pengukuran kedisplinan siswa. Analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis penelitian yaitu teknik analisis korelasi Rank Spearman’s Rho. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kelekatan orang tua dan anak dengan kedisplinan siswa di SMA N 3 Bukittinggi menunjukkan hasil uji korelasi menggunakan Rank Spearman’s Rho diketahui nilai signifikansi 0.000 < 0.005 maka Ho ditolak, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kelekatan orang tua dan anak dengan kedisiplinan siswa di SMA N 3 Bukittinggi. Koefisien korelasi sebesar 0.398 dapat disimpulkan bahwa nilai korelasi berada pada tingkat hubungan rendah karena berada pada interval koefisien 0.20-0.399. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diketahui bahwa terdapat hubungan/korelasi antara kelekatan orang tua dan anak dengan kedisiplinan siswa di SMA N 3 Bukittinggi.
Pengaruh Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kompetensi Profesional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Kota Pekanbaru Syuhada, Syuhada; Hartono, Hartono; Mudasir, Mudasir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui seberapa baik kinerja guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SMK swasta Kota Pekanbaru menjadi tujuan penelitian ini. Populasi penelitian adalah guru IPAS dan SMK yang mengikuti kegiatan MGMP sebanyak 46 orang. Analisis regresi berganda adalah metode yang digunakan dengan rumus Y=a + b1X1 + b2X2 + b3X3 +... bnXn. Dengan adanya perubahan pada variabel independen kegiatan MGMP, kompetensi profesional, dan motivasi kerja guru sebesar 94,8%, maka nilai tersebut dapat dikatakan sebagai perubahan kinerja mengajar guru Sisanya sebesar 5,2% ditentukan oleh faktor lain. Sehingga terdapat pengaruh MGMP tentang efektivitas guru seperti yang ditunjukkan oleh nilai t sebesar 6,877 dengan sig. 0,000 kurang dari 0,05, kompetensi profesional guru sebesar 16,982 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 kurang dari 0,05, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru, dibuktikan dengan nilai t sebesar 7,415 dengan sig. 0,000 kurang dari 0,05. Berdasarkan analisis tersebut kinerja guru IPAS SMK swasta di Kota Pekanbaru dipengaruhi oleh Kegiatan MGMP, Kompetensi Profesi, dan Motivasi Kerja.
Peranan Tata Tertib Sekolah dalam Membentuk Kedisiplinan Siswa di Sekolah Dasar : Studi Kasus pada UPTD SD KAMAL 2 Sofiati, Rina; Pratikno, Ahmad Sudi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan perbaikan tata tertib terhadap kedisiplinan siswa di UPTD SDN Kamal 2. Sebelum perbaikan, sekolah menghadapi berbagai masalah disiplin, seperti keterlambatan, ketidakpatuhan terhadap aturan berpakaian, dan perilaku yang mengganggu proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait tata tertib. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan tata tertib baru, terjadi peningkatan signifikan dalam kedisiplinan siswa. Siswa mulai lebih mematuhi peraturan, menurunkan tingkat keterlambatan hingga 80%, serta lebih terlibat aktif dalam proses belajar mengajar. Faktor keberhasilan penerapan tata tertib ini adalah keterlibatan semua pihak, termasuk guru, siswa, dan orang tua, serta penggunaan pendekatan reward and punishment. Guru memegang peranan penting sebagai pembimbing yang memberikan pemahaman dan menegakkan disiplin dengan pendekatan edukatif.. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata tertib yang diterapkan secara konsisten dan kolaboratif dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.