cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Manajemen Risiko sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Operasional Angkot di Wilayah Kabupatenn Tegal Arielafaza Kristiyanto; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko sebagai upaya meningkatkan kinerja operasional angkutan kota (angkot) di wilayah Kabupaten Tegal yang saat ini menghadapi tantangan disrupsi teknologi dan penurunan kondisi infrastruktur. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner terstruktur dari 30 responden supir angkot yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko di Kabupaten Tegal berada pada kategori Sangat Tinggi dengan nilai rata-rata keseluruhan (Grand Mean) sebesar 4,225. Hal ini didukung oleh skor dimensi identifikasi risiko sebesar 3,980 (Tinggi), pengukuran risiko sebesar 4,290 (Sangat Tinggi), dan pengelolaan risiko sebesar 4,404 (Sangat Tinggi). Temuan ini membuktikan bahwa para pelaku operasional memiliki kesadaran kolektif yang kuat dalam mendeteksi potensi bahaya, memahami dampak ekonomi dari risiko, serta disiplin dalam melakukan tindakan mitigasi seperti perawatan preventif, yang secara keseluruhan berperan sebagai katalisator dalam meningkatkan keandalan, keselamatan, dan efisiensi biaya operasional angkot.
Relevansi Konsep Tarbiyah dalam Pendidikan Islam terhadap Pengembangan Karakter Generasi Z di Era Modern Mirza Syadat Rambe; Fitri Maldali Fani; Khairani Aswita; Tri Anggita Siregar; Al Fira Nur; Dinda Agustina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, termasuk Generasi Z, yang hidup di era modern dengan tantangan globalisasi dan digitalisasi. Konsep tarbiyah dalam Islam menekankan pengembangan aspek spiritual, akhlak, intelektual, dan sosial melalui proses pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep tarbiyah dalam membentuk karakter Generasi Z di era modern. Penelitian ini menerapkan metode kajian pustaka berbasis pendekatan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip tarbiyah, seperti pembiasaan akhlak mulia, pendidikan spiritual, dan penanaman nilai-nilai moral, dapat meningkatkan kesadaran, disiplin, tanggung jawab, serta empati pada Generasi Z. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi konsep tarbiyah dalam pendidikan modern merupakan strategi efektif untuk pengembangan karakter yang berlandaskan nilai Islam.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Internalisasi Nilai Toleransi di SMA Teladan Pematangsiantar M. Lutfi Albar Nst; Asnil Aida Ritonga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya internalisasi nilai toleransi dalam masyarakat majemuk, khususnya di sekolah. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam menginternalisasikan toleransi di SMA Teladan Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap guru PAI, kepala sekolah, dan siswa, serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi toleransi terjadi melalui empat pendukung utama: (1) Pembelajaran PAI di kelas yang menekankan pemahaman, penghayatan, dan praktik; (2) Keteladanan guru sebagai model nyata sikap toleran; (3) Kebijakan dan budaya sekolah yang inklusif; serta (4) Pengalaman sosial siswa melalui kegiatan kolaboratif. Keempat aspek ini membentuk ekosistem pendidikan terpadu yang tidak hanya mengajarkan, tetapi juga menghidupkan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Membentuk Generasi Sadar Syariat: Problematika Mandi Wajib di Kalangan Remaja Desa Sambirejo Timur Dusun VIII Cempaka Ismi Aulia; Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mandi wajib (mandi junub) merupakan bagian esensial dari konsep thaharah dalam Islam yang berfungsi sebagai prasyarat sahnya pelaksanaan ibadah tertentu, khususnya salat. Meskipun memiliki kedudukan yang fundamental, praktik mandi wajib di kalangan remaja masih menunjukkan berbagai problematika yang berpotensi memengaruhi kualitas ibadah dan pembentukan karakter religius. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman, sikap, dan praktik remaja terkait mandi wajib serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kesadaran syariat di kalangan remaja Desa Sambirejo Timur Dusun VIII Cempaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan remaja, tokoh agama, serta unsur masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika mandi wajib di kalangan remaja disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap fiqih thaharah, minimnya pembinaan keagamaan yang sistematis, lemahnya peran keluarga dalam pendidikan syariat, serta pengaruh lingkungan sosial dan pergaulan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kesadaran remaja dalam menjaga kesucian diri sebagai prasyarat ibadah yang sah. Penelitian ini menegaskan urgensi penguatan pendidikan syariat secara integratif melalui peran keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat guna membentuk generasi remaja yang sadar syariat.
Konsep Pendidikan Islam Humanis dan Moderat dalam Pandangan Yusuf Al-Qardhawi Mayang Sari Lubis; Marwiyah Tanjung; Fazira Hapsari; Siti Aisyah; Tiya Indah Lestari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter, moralitas, dan kesadaran sosial umat Islam, khususnya dalam menghadapi dinamika era digital yang ditandai oleh globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Kondisi ini menuntut adanya pengembangan paradigma pendidikan Islam yang tidak hanya adaptif dan kontekstual, tetapi juga tetap berpijak pada nilai-nilai ajaran Islam yang autentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Islam yang humanis dan moderat dalam pemikiran Yusuf Al-Qardhawi serta relevansinya bagi pengembangan pendidikan Islam di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari sumber primer berupa karya-karya Yusuf Al-Qardhawi dan sumber sekunder berupa artikel jurnal ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Yusuf Al-Qardhawi memandang pendidikan Islam sebagai proses integral yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan amal dalam bingkai humanisme dan moderasi (wasathiyyah). Nilai humanisme tercermin dalam penghormatan terhadap martabat manusia, penegakan keadilan sosial, penguatan ukhuwah, serta perlindungan terhadap kehidupan. Adapun prinsip moderasi dipahami sebagai sikap keseimbangan antara keteguhan akidah dan keterbukaan terhadap realitas sosial, sehingga mampu mencegah sikap ekstrem dan eksklusif dalam beragama. Dengan demikian, konsep pendidikan Islam humanis dan moderat dalam pandangan Yusuf Al-Qardhawi relevan sebagai landasan konseptual pengembangan Pendidikan Agama Islam yang inklusif, kontekstual, dan berorientasi pada kemaslahatan umat di era digital.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Permainan Kotak Angka di Kelompok B Tk Idhata Kendari Kecamatan Kendari Barat Elsa Jubairi; Ahid Hidayat; Afifah Nur Hidayah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak di kelompok B TK Idhata Kendari Kecamatan Kendari Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah satu orang guru dan 12 anak yang terdiri atas 5 laki-laki dan 7 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan (observasi), dan (4) refleksi. Berdasarkan analisis data dari hasil observasi aktivitas mengajar guru pada siklus I mencapai 60% dan meningkat pada siklus II menjadi 90%. Aktivitas belajar anak mencapai 60% dan meningkat pada siklus II 90%. Hasil pembelajaran pada siklus I mencapai 66,67% dan meningkat di siklus II menjadi 91,67%. Dapat disimpulkan bahwa permainan kotak angka dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak di kelompok B TK Idhata Kendari Kecamatan Kendari Barat tahun akademik 2024/2025.
Implementasi Media Audio, Transparan, dan Audio Transparansi sebagai Bahan Ajar Inovatif dalam Pembelajaran Deri Herdiansyah; Intan Nisa Bani; Lia Zuliani; Shabira Fitria Nur Zhafir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan bahan ajar inovatif sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan media audio, media transparan, dan media audio-transparan sebagai bahan ajar inovatif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dikombinasikan dengan analisis kuantitatif terbatas untuk mengeksplorasi bagaimana media-media ini mendukung penyampaian instruksi dan pemahaman siswa. Peserta penelitian adalah siswa dan guru yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran di tingkat pendidikan menengah. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan tes hasil belajar. Hasil menunjukkan bahwa media audio secara efektif mendukung siswa dengan gaya belajar auditory dengan meningkatkan konsentrasi dan pemahaman, sementara media transparan memudahkan kejelasan visual dan pemahaman konseptual. Selain itu, media audio-transparan, yang menggabungkan penjelasan auditory dengan tampilan visual transparan, menunjukkan efektivitas tertinggi dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar. Temuan ini menyarankan bahwa integrasi mode sensorik multiple ke dalam bahan ajar dapat secara signifikan meningkatkan efektivitas pengajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio, transparan, dan audio-transparan merupakan bahan ajar inovatif yang layak dan efektif, dan merekomendasikan implementasi yang lebih luas dalam praktik pengajaran.
Persepsi Orang Tua terhadap Pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Khadijah Khadijah; Homsani Nasution; Ghinna Nabila; Annisa Zakhra Manullang; Syanti Laura Berutu; Riska Anita Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak usia dini merupakan dasar penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Deteksi dini tumbuh kembang anak menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi potensi hambatan perkembangan sejak awal, sehingga intervensi dapat dilakukan tepat waktu. Namun, kesadaran dan persepsi orang tua terhadap pentingnya deteksi dini masih beragam, dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, akses informasi, serta nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua mengenai pentingnya deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini serta faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada 50 orang tua yang memiliki anak usia 0–6 tahun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya deteksi dini, tetapi belum mampu menerapkan pemantauan tumbuh kembang secara konsisten. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya informasi, minimnya dukungan dari tenaga kesehatan, serta anggapan bahwa keterlambatan perkembangan adalah hal yang wajar dan akan membaik dengan sendirinya. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan dan peningkatan akses layanan deteksi dini bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program sosialisasi dan kebijakan yang memperkuat peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak usia dini.
Edukasi Gizi sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Anak Usia Dini Khadijah Khadijah; Irda Wahyuni Hasibuan; Juni Hati Hangoluan Siregar; Nurtia Sumarni Hasibuan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan gizi merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan anak usia dini, karena periode ini merupakan masa keemasan pertumbuhan dan perkembangan. Anak usia dini membutuhkan asupan gizi yang seimbang untuk mendukung perkembangan fisik dan kognitif, serta sistem kekebalan tubuh. Studi ini bertujuan untuk meneliti peran pendidikan gizi dalam meningkatkan kesehatan anak usia dini melalui pendekatan tinjauan pustaka. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber, termasuk buku, artikel ilmiah, dan jurnal nasional dan internasional yang relevan mengenai gizi dan kesehatan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan gizi yang diberikan kepada orang tua dan pendidik anak usia dini dapat meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang, pola makan sehat, dan pencegahan masalah kesehatan pada anak. Peningkatan pengetahuan ini berkontribusi pada praktik pengasuhan gizi yang lebih baik dan status kesehatan anak usia dini secara keseluruhan. Oleh karena itu, pendidikan gizi memainkan peran strategis dalam mendukung kesehatan anak usia dini dan perlu diimplementasikan secara berkelanjutan dalam lingkungan keluarga dan lembaga pendidikan anak usia dini.
Analisis Minat Berwirausaha Generasi Muda di Desa Pulau Bayur Kecamatan Pamenang Selatan Kabupaten Merangin Leni Kurnia; Kuswanto Kuswanto; Iwan Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis minat berwirausaha generasi muda di Desa Pulau Bayur. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap informan yang dipilih menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat berwirausaha dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga, keinginan untuk mandiri, ketertarikan pribadi, serta dukungan keluarga. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan modal, kurangnya pengetahuan manajemen usaha, dan ketidaksiapan mental menghadapi risiko. Simpulan penelitian ini adalah minat berwirausaha tumbuh secara optimal ketika terdapat keseimbangan antara dorongan ekonomi, kesiapan mental, dan dukungan lingkungan keluarga.