cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Pengaruh Kemampuan Matematika terhadap Regulasi Emosi dengan Pembelajaran Diri sebagai Variabel Mediasi: Analisis Structural Equation Modeling (SEM) Wida Susanti; Rizqi Muji Prisnaini; Wanda Nugroho Yanuarto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan matematika terhadap regulasi emosi dengan pembelajaran diri sebagai variabel mediasi. Kemampuan matematika dan regulasi emosi merupakan dua konstruk yang saling berkaitan dalam proses pembelajaran, namun hubungan keduanya sering kali dimediasi oleh kemampuan individu dalam mengelola dan memantau proses belajarnya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan software AMOS. Sampel penelitian berjumlah [N] responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa model memenuhi kriteria goodness of fit dengan nilai GFI = 0,955 dan AGFI = 0,916 yang berada di atas ambang batas 0,90. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan matematika berpengaruh signifikan terhadap pembelajaran diri (koefisien = 3,79), pembelajaran diri berpengaruh signifikan terhadap regulasi emosi (koefisien = 0,51), sementara kemampuan matematika tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap regulasi emosi (koefisien = -0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pengaruh kemampuan matematika terhadap regulasi emosi bersifat tidak langsung dan dimediasi sepenuhnya oleh variabel pembelajaran diri.
Peran Supervisor dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru BK di Sekolah Dasar Winda Muliani; Gusman Lesmana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran supervisor dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari artikel jurnal nasional terakreditasi, buku ilmiah, prosiding seminar, peraturan perundang-undangan, dan berbagai dokumen akademik yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian literatur, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisor memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kompetensi profesional guru BK melalui fungsi sebagai pembina, evaluator, konsultan, fasilitator, dan motivator. Pelaksanaan supervisi yang efektif mampu meningkatkan kemampuan guru BK dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi layanan bimbingan dan konseling sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, supervisi juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi kerja, profesionalisme, serta pengembangan kompetensi guru BK secara berkelanjutan. Faktor pendukung keberhasilan supervisi meliputi kompetensi supervisor, dukungan kepala sekolah, dan komitmen guru BK, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, jumlah supervisor, dan kurang optimalnya pelaksanaan supervisi. Dengan demikian, supervisi pendidikan merupakan salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru BK di sekolah dasar.
Membedah Pesan Revolusi dalam Poster Teater “Gardu Revolusi Emak-Emak”: Studi Semiotika Peirce dan Saussure Husna Nabila Nasution; Lulu Maharani; Dona Astrianti Harahap; Kisfan Lijae; Muhammad Ismani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40068

Abstract

Penelitian ini membedah bagaimana pesan revolusi dikonstruksi secara visual dalam poster teater "Gardu Revolusi Emak-Emak". Dengan menggabungkan teori semiotika Ferdinand de Saussure dan Charles Sanders Peirce, penelitian kualitatif ini mengungkap makna di balik simbol-simbol sederhana yang ditampilkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan siluet perempuan bersanggul dan pondok bambu bukan sekadar elemen dekoratif, melainkan simbol perlawanan domestik yang merakyat. Melalui permainan warna merah-jingga yang melambangkan situasi darurat serta tipografi yang tegas namun tidak formal, poster ini berhasil menggeser citra "Emak-emak" dari sosok rumahan menjadi simbol gerakan perubahan yang radikal. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa narasi revolusi dalam teater dapat disampaikan secara efektif melalui penguatan tanda-tanda visual yang dekat dengan realitas sosial masyarakat.
Analisis Gangguan Emosi dan Perilaku (Agresi, Tantrum dan Depresi) pada Anak Berkebutuhan Khusus Nurjannah Nurjannah; Hijriati Hijriati; Valira Syifa Zahra; Himayaturrahmah Himayaturrahmah; Intan Ramadhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40069

Abstract

Gangguan emosi dan perilaku pada anak berkebutuhan khusus merupakan salah satu permasalahan yang sering ditemukan dalam proses pendidikan dan perkembangan sosial anak. Kondisi ini dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti perilaku agresi, tantrum, dan gejala depresi yang dapat memengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk gangguan emosi dan perilaku yang ditunjukkan oleh seorang anak berkebutuhan khusus di TK Percontohan Raudhatul Jannah Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru kelas sebagai informan utama yang secara langsung mendampingi dan mengamati perkembangan anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tidak memperlihatkan perilaku agresi yang berat, meskipun pernah menunjukkan perilaku melempar barang ketika mengalami ledakan emosi. Perilaku tantrum ditemukan sebagai gangguan yang paling dominan, terutama ketika keinginan anak tidak terpenuhi atau saat harus menghentikan aktivitas yang disukainya. Sementara itu, gejala depresi yang muncul ditandai dengan perasaan sedih sementara, kecenderungan menarik diri dari interaksi sosial, serta berkurangnya semangat dalam mengikuti aktivitas tertentu. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa dukungan guru melalui pendampingan yang konsisten serta kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua memiliki peran penting dalam membantu perkembangan kemampuan regulasi emosi dan perilaku anak berkebutuhan khusus.
Dari Kemandirian ke Ketergantungan: Artificial Intelligence dalam Penulisan Akademik Mahasiswa Ayu Nadira Wulandari; Dinda Rizky; Devita Syahputri; Fithrah Amalia Sirait; Firman Satria Tafonao; Siti Aisyah Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40070

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam penulisan akademik mahasiswa. AI memberikan berbagai kemudahan dalam pencarian informasi, penyusunan ide, perbaikan tata bahasa, dan penyelesaian tugas akademik. Namun, penggunaan AI yang semakin intensif juga menimbulkan kekhawatiran terhadap menurunnya kemandirian belajar serta meningkatnya ketergantungan mahasiswa terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Artificial Intelligence terhadap penulisan akademik mahasiswa serta mengidentifikasi kecenderungan perubahan perilaku dari kemandirian menuju ketergantungan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas 39 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan yang pernah menggunakan AI dalam kegiatan akademik. Data dikumpulkan melalui angket daring menggunakan skala Likert dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori sangat tinggi (82,3%), manfaat penggunaan AI dalam kegiatan akademik sebesar 82,1% (sangat tinggi), pengaruh AI terhadap kemampuan berpikir mandiri sebesar 76,4% (tinggi), tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap AI sebesar 69,7% (tinggi), serta efektivitas penggunaan AI dalam membantu penyelesaian tugas akademik sebesar 82% (sangat tinggi). Temuan penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas dan kualitas penulisan akademik, namun penggunaan yang berlebihan berpotensi mengurangi kemandirian belajar dan meningkatkan ketergantungan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik. Oleh karena itu, AI perlu dimanfaatkan secara bijaksana sebagai alat bantu pembelajaran yang mendukung proses berpikir kritis dan kreativitas akademik, bukan sebagai pengganti proses tersebut.
Pengembangan Program Latihan Peregangan untuk Meningkatkan Fleksibilitas dan Mencegah Cedera pada Atlet Renang Samuel Alexandro; Nila Nila; Suni Zendrato; Andi Lahagu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40071

Abstract

Fleksibilitas merupakan komponen kondisi fisik yang krusial bagi atlet renang, namun sering kali kurang mendapat perhatian dalam program latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan program latihan peregangan yang sistematis guna meningkatkan fleksibilitas tubuh serta mengurangi risiko cedera pada atlet renang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain pre-post pada 10 atlet renang aktif usia 15–20 tahun. Program peregangan meliputi dynamic stretching, static stretching, dan PNF stretching yang difokuskan pada segmen bahu, punggung, pinggang, pinggul, paha, dan pergelangan kaki. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah Sit-and-Reach Test dan Shoulder Flexibility Test. Program dilaksanakan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan rerata fleksibilitas punggung-paha sebesar 7,40 cm (pre: 16,30 cm → post: 23,70 cm) dan fleksibilitas bahu meningkat sebesar 8,18 cm (pre: 34,15 cm → post: 42,33 cm). Selama program berlangsung, tidak ditemukan keluhan cedera baru pada peserta. Kesimpulan penelitian ini adalah program latihan peregangan yang terstruktur terbukti efektif meningkatkan fleksibilitas dan dapat menjadi strategi pencegahan cedera pada atlet renang.
Peran PKN sebagai Sistem Pendidikan Multikultural di Indonesia Putri Mas Intan Silalahi; Yacobus Ndona; Surya Dharma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40072

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pendidikan yang multikultural di Indonesia, yang terkenal dengan keberagaman suku, budaya, dan agama. Dalam hal ini, PKn tidak hanya berperan untuk mengenalkan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan sikap toleransi, keadilan sosial, dan menghargai perbedaan. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan cara studi pustaka untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai multikultural dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural dapat membantu siswa memahami berbagai budaya dan membentuk individu yang inklusif serta terbuka. Strategi pembelajaran yang mengutamakan multikultural, seperti belajar bersama dan melakukan penyelidikan sosial, membantu siswa untuk menyerap nilai-nilai baik yang mendukung persatuan sosial. Dengan begitu, PKn membantu dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga dewasa dalam hal emosi dan sosial. Penelitian ini diharapkan bisa membantu dalam mengembangkan pendidikan karakter di masyarakat yang beragam budaya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendorong penerapan nilai-nilai multikultural dalam kegiatan pendidikan di sekolah secara terus-menerus.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Pada Siswa Sekolah Dasar Siti Zulaikhah; Taqiyya Salma Nabila; Laelatul Munawaroh; Dian Mustika Anggraini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika pada siswa sekolah dasar. Kesulitan belajar matematika masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan dan dapat memengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan guru serta studi literatur. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi proses pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi belajar, kurangnya minat terhadap matematika, serta kecemasan dalam mengikuti pembelajaran. Faktor eksternal meliputi kurangnya dukungan orang tua dan lingkungan belajar yang kurang mendukung.
Analisa Penerapan Manajemen Hubungan Pelanggan (Customer Relationship Management) Pada UMKM Katupek Kamba Golan Hasan; Fatinah Salsabila Suganda; Bleddyan Tan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen hubungan pelanggan (Customer Relationship Management/CRM) pada UMKM Katupek Kamba. UMKM di sektor kuliner memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung perekonomian lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Katupek Kamba telah menerapkan CRM melalui interaksi langsung dengan pelanggan, penerimaan umpan balik, serta menjaga kualitas produk dan pelayanan. Namun, penerapan CRM berbasis digital masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi CRM berbasis teknologi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan daya saing usaha.
Dampak Kompetensi dan Penempatan Jabatan terhadap Produktivitas Kerja Aparatur Ahmad Haikal Taliwang; Mila Rosyana; Lina Marlina; Tajudin Tajudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40075

Abstract

Studi ini dirancang untuk mengkaji sejauh mana kompetensi dan penempatan jabatan berkontribusi terhadap produktivitas kerja aparatur organisasi. Kompetensi mencakup kapabilitas individu yang terwujud dalam pengetahuan, kecakapan teknis, serta orientasi sikap dalam pelaksanaan tugas, sementara penempatan jabatan dimaknai sebagai upaya organisasi dalam menyesuaikan posisi pegawai dengan kapasitas dan latar belakang keahlian yang dimiliki. Berbagai persoalan kerap muncul akibat ketidaksesuaian antara jabatan yang diemban dengan kompetensi aktual pegawai, yang berimbas pada penurunan produktivitas kerja. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif yang memadukan strategi deskriptif dan asosiatif. Instrumen kuesioner digunakan sebagai sarana utama pengumpulan data dari pegawai selaku responden. Pengujian data mencakup uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi berganda, uji t, uji F, serta analisis koefisien determinasi. Hasil analisis mengungkapkan bahwa kompetensi memberikan dampak positif dan bermakna secara statistik terhadap produktivitas kerja aparatur. Penempatan jabatan yang selaras dengan kemampuan pegawai juga terbukti mendorong peningkatan kinerja secara signifikan. Secara bersama-sama, kedua variabel membentuk pengaruh yang kuat terhadap produktivitas kerja. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi yang dibarengi penempatan jabatan yang tepat akan mendorong capaian kinerja yang lebih tinggi.