cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
ANDUnderstanding Learners’ Errors: A Dual Approach via Contrastive and Error Analysis in EFL Contexts Siti Ismahani; Annisa Nur Azizah; Dwi Yulianti; Kinanti Kinanti; Nabila Putri Azmy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40823

Abstract

Kesalahan pembelajar merupakan bagian alami dan signifikan dari pemerolehan bahasa kedua, khususnya dalam konteks Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Kesalahan-kesalahan ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana pembelajar mengembangkan pemahaman mereka tentang bahasa sasaran. Artikel ini mengeksplorasi kesalahan pembelajar melalui integrasi Analisis Kontrastif (CA) dan Analisis Kesalahan (EA). Analisis Kontrastif menekankan peran interferensi bahasa pertama (L1) dalam menyebabkan kesulitan dalam pembelajaran bahasa kedua (L2), sementara Analisis Kesalahan berfokus pada identifikasi dan penjelasan kesalahan pembelajar aktual yang ditemukan dalam produksi bahasa. Selain itu, konsep interlanguage mendukung pandangan bahwa bahasa pembelajar adalah sistem yang dinamis dan berkembang yang dibentuk oleh transfer linguistik dan proses perkembangan. Dengan menggabungkan CA dan EA, studi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kesalahan pembelajar dalam konteks EFL. Diskusi menyoroti bahwa kesalahan pembelajar dipengaruhi tidak hanya oleh perbedaan antara L1 dan L2, tetapi juga oleh faktor kognitif, perkembangan, dan instruksional. Oleh karena itu, mengintegrasikan kedua pendekatan dapat membantu guru mengidentifikasi kesulitan pembelajar secara lebih efektif dan mengembangkan strategi pedagogis yang tepat untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris.
Analisis Aspek Visual, Rasa, dan Tekstur Pada Dessert Strawberry Mousse Cake dalam Mendukung Pengalaman Romantis di PO Hotel Semarang Elfanditya Farussaifani; Helena Nasifa Sabila; Tober Dwi Saputra; Richie Ridho Dharmawan; Rizky Purnama Aji; Bambang Sugeng Suryatna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek visual, rasa, dan tekstur pada sajian dessert Strawberry Mousse Cake yang disajikan dalam perayaan Hari Valentine di PO Hotel Semarang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi langsung terhadap produk. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap penampilan, komposisi, cita rasa, dan karakteristik tekstur dari setiap komponen dessert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strawberry Mousse Cake memiliki nilai estetika yang tinggi melalui dominasi warna merah muda, penggunaan garnish yang menarik, serta teknik plating yang mendukung suasana romantis. Dari aspek rasa, dessert ini menawarkan keseimbangan yang harmonis antara rasa manis, asam, dan sedikit pahit sehingga menciptakan pengalaman konsumsi yang menyenangkan. Selain itu, kombinasi tekstur lembut dari mousse, ringan dari sponge, kenyal dari jelly, dan padat dari brownies menghasilkan pengalaman sensorik yang dinamis. Kesimpulannya, Strawberry Mousse Cake tidak hanya berfungsi sebagai hidangan penutup, tetapi juga sebagai representasi pengalaman kuliner yang mendukung suasana romantis.
Hubungan Manusia dan Lingkukan dalam Hikayat Indra Bangsawan: Kajian Ekokritik Endang Fitria; Dina Nurvita Sari; Adib Hasan Akmal; Wildan Purnama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk representasi lingkungan alam dalam Hikayat Indra Bangsawan melalui kajian ekokritik sastra. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik. Sumber data pada penelitian ini berasal dari teks Hikayat Indra Bangsawan yang diterbitkan Balai Pustaka tahun 1958. Sementara itu data yang di ambil dari teks tersebut berupa kutipan-kutipan yang menunjukan adanya unsur lingkungan alam dalam cerita. Teknik yang duganakan untuk mengumpulkan data pada teks tersebut adalah teknik baca dan catat. dengan kegiatan membaca, menyimak, mengidentifikasi, mencatat kemudian menganalisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hikayat Indra Bangsawan terdapat berbagai representasi lingkungan alam yang meliputi hutan, gunung, padang, gua, taman serta keberadaan flora fauna yang muncul dari berbagai macam jenis. Tindakan tokoh yang termasuk pada etika lingkungan yang juga termasuk pada konteks kajian ini, meggambarkan perjalanan tokoh yang memperlihatkan hubungan harmonis antara manusia dengan alam dan seisinya.
Konflik Batin Tokoh Ale dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Tinjauan Psikologi Sastra Sigmund Freud Anny Tsaniyah; Mukhzamilah Mukhzamilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik batin, mekanisme pertahanan ego, dan dampak konflik batin tokoh Ale dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan teknik hermeneutika dan diuji keabsahannya melalui triangulasi data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik batin tokoh Ale didominasi oleh pertentangan antara id-ego, mekanisme pertahanan ego yang digunakan meliputi represi, pengalihan, rasionalisasi, dan proyeksi, serta dampak konflik batin yang bersifat dua arah, yaitu dampak negatif dan positif. Penelitian ini juga menemukan bahwa perjalanan psikologis tokoh tidak selalu berjalan mulus dan dampak positif konflik batin justru muncul dari lingkungan yang tidak terduga.
Penerapan Customer Relationship Management (CRM) terhadap Customer Value Pelanggan Pada Pt Batam Flooring System Golan Hasan; Elva Jesicca
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40855

Abstract

Dalam persaingan bisnis yang semakin kompetitif, penelitian ini menyelidiki bagaimana penerapan manajemen hubungan pelanggan (CRM) berdampak pada loyalitas pelanggan pada PT Batam Flooring System. Strategi manajemen hubungan pelanggan (CRM) berfokus pada pengelolaan hubungan pelanggan yang berkelanjutan melalui penciptaan nilai bagi pelanggan dan perusahaan (nilai bagi pelanggan). Diharapkan kualitas interaksi, kepuasan, dan loyalitas pelanggan akan ditingkatkan melalui penerapan CRM yang efektif. Metode deskriptif dan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana perusahaan menerapkan sistem CRM. Untuk mengumpulkan data, perusahaan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan mengelola hubungan pelanggan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Dimensi CRM, termasuk operational, analytical, dan collaborative, dikaji dalam teori.
Peran Etika Profesi dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan I. S. Abbas; N. I. Tobangen; N. A. Putri; S. N. Adjak
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40856

Abstract

Etika profesional merupakan pilar fundamental dalam membentuk karakter, sikap, dan perilaku guru dalam menjalankan tugas-tugas pendidikan mereka. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran etika profesional dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya, serta merumuskan solusi strategis yang dapat diterapkan oleh berbagai pemangku kepentingan. Metode yang digunakan adalah pendekatan tinjauan pustaka dengan mengumpulkan, membaca, dan menganalisis sumber-sumber primer dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika profesional guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran, hubungan antara guru dan siswa, kompetensi profesional guru, serta output pendidikan. Guru yang secara konsisten menerapkan etika profesional cenderung lebih bertanggung jawab, kreatif, inovatif, dan berdedikasi dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, etika profesional mendorong guru untuk terus mengembangkan kompetensi dan menjaga perilaku yang bermartabat sebagai pendidik. Sebaliknya, pelanggaran terhadap etika profesional terbukti memberikan dampak negatif yang bersifat sistemik terhadap kualitas pendidikan. Oleh karena itu, upaya penguatan etika profesional melalui pelatihan yang terintegrasi, pengawasan yang konsisten, serta penerapan Kode Etik Guru Indonesia menjadi sangat penting untuk mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu, merata, dan bermartabat.
Pengenalan Editing serta Unsur - Unsur Video Diginal Winda Kustiawan; Muhammad Daffa; Rahadian Tri Anggraini; Alya Rahmadhani Br. Ginting; Teguh Pratama; M. Fikri Alhanif; Zulfah Hanum Bahri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40857

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam proses produksi dan distribusi konten audiovisual. Editing digital menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan video yang berkualitas, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan berbagai platform media. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dasar-dasar editing digital serta karakteristik utama video digital yang perlu dipahami oleh mahasiswa, praktisi penyiaran, maupun pembuat konten. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai referensi yang berkaitan dengan editing digital dan teknologi video. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses editing digital mencakup pemilihan perangkat lunak, pengelolaan timeline, teknik cutting dan trimming, penggunaan transisi dan efek visual, pengaturan audio, color correction, color grading, hingga proses rendering dan ekspor video. kualitas video digital dipengaruhi oleh beberapa karakteristik teknis, yaitu resolusi, pixel depth, frame rate, dan aspek rasio. Pemahaman terhadap unsur-unsur tersebut sangat penting untuk menghasilkan video yang memiliki kualitas visual yang baik, mampu menyampaikan pesan secara efektif, serta sesuai dengan perkembangan teknologi media digital saat ini.
Teknologi Penyiaran dan Teknologi Televisi Winda Kustiawan; Aqila Zahra Harahap; Inda Yani Pohan; Rifka Nur Azmi; Farah Fadila; Utsman Fazri Ramadhan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40858

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah lanskap media massa secara signifikan, khususnya dalam penyiaran televisi. Penelitian ini mengkaji definisi konseptual dari teknologi penyiaran dan televisi, menganalisis trajektori sejarahnya, serta mengeksplorasi implikasi sosial-politiknya dengan berfokus pada konteks Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-historis, penelitian ini melacak evolusi televisi dari tahap awal mekanis dan elektronik hingga platform digital dan streaming berbasis internet kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun pergeseran teknologi dari analog ke digital telah meningkatkan kualitas audio-visual, kapasitas saluran, dan interaktivitas audiens secara drastis, media itu sendiri tetap terikat erat dengan kekuasaan struktural. Dinamika ini dicontohkan oleh rekam jejak sejarah Televisi Republik Indonesia (TVRI) selama masa Orde Baru, di mana negara meregulasi konten penyiaran secara ketat dan memanfaatkan televisi sebagai alat terpusat untuk propaganda pemerintah, stabilisasi politik, serta mobilisasi pemilu melalui operasi sistematis seperti Rencana Operasi Penerangan (Renopen). Kesimpulannya, teknologi televisi tidak hanya berfungsi sebagai aparatus teknis untuk menyebarkan informasi, pendidikan, dan hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen penting dari pengaruh sosial-politik yang mencerminkan ekosistem politik yang berlaku pada zamannya.
Hubungan Soft Skills dan Kompetensi Pedagogik terhadap Kinerja Mahasiswa Calon Guru P. Purnamasari; D. A. Pratiwi; N. Amelista
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara soft skills dan kompetensi pedagogik terhadap kinerja mahasiswa calon guru melalui pendekatan studi pustaka. Kinerja calon guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan konten akademis, melainkan juga oleh kemampuan interpersonal dan kompetensi profesional yang dibangun selama masa studi. Kajian terhadap berbagai literatur ilmiah dari tahun 2020 hingga 2025 menunjukkan bahwa soft skills yang meliputi komunikasi efektif, kerja sama tim, berpikir kritis, adaptabilitas, kepemimpinan, dan kecerdasan emosional memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja calon guru. Di samping itu, kompetensi pedagogik yang mencakup pemahaman terhadap peserta didik, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi, dan pemanfaatan teknologi terbukti menjadi prediktor kuat dalam keberhasilan praktik mengajar. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 68,4% variansi kinerja mahasiswa calon guru. Temuan ini menegaskan bahwa program pendidikan calon guru perlu dirancang secara integratif dengan memberikan perhatian seimbang antara pengembangan soft skills dan penguatan kompetensi pedagogik untuk menghasilkan guru yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Dari Baitul Hikmah ke Big Data : Transformasi Tradisi Literasi Islam di Era Informasi Imam Ilyasa Pangestu; Lulu Huliayahi Ilmiati; Sabrina Kayla Putri Muti; Fadhilah Fadhilah; Abdul Fadhil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40860

Abstract

Artikel ini membahas mengenai perkembangan teknologi informasi terhadap tradisi literasi dalam peradaban Islam. Pada masa klasik, Baitul Hikmah menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya literasi Islam. Di era big data, akses terhadap sumber-sumber keislaman menjadi lebih mudah dan luas melalui teknologi digital. Artikel ini bertujuan mengkaji transformasi tradisi literasi Islam dari Baitul Hikmah hingga era informasi serta tantangan yang dihadapi pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi membuka peluang besar dalam penyebaran ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa informasi yang tidak valid dan menurunnya budaya membaca mendalam. Oleh karena itu, pendidikan Islam perlu mengintegrasikan nilai-nilai literasi klasik dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijak.