cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Teknologi Penyiaran dan Teknologi Televisi Winda Kustiawan; Aqila Zahra Harahap; Inda Yani Pohan; Rifka Nur Azmi; Farah Fadila; Utsman Fazri Ramadhan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40858

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah lanskap media massa secara signifikan, khususnya dalam penyiaran televisi. Penelitian ini mengkaji definisi konseptual dari teknologi penyiaran dan televisi, menganalisis trajektori sejarahnya, serta mengeksplorasi implikasi sosial-politiknya dengan berfokus pada konteks Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-historis, penelitian ini melacak evolusi televisi dari tahap awal mekanis dan elektronik hingga platform digital dan streaming berbasis internet kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun pergeseran teknologi dari analog ke digital telah meningkatkan kualitas audio-visual, kapasitas saluran, dan interaktivitas audiens secara drastis, media itu sendiri tetap terikat erat dengan kekuasaan struktural. Dinamika ini dicontohkan oleh rekam jejak sejarah Televisi Republik Indonesia (TVRI) selama masa Orde Baru, di mana negara meregulasi konten penyiaran secara ketat dan memanfaatkan televisi sebagai alat terpusat untuk propaganda pemerintah, stabilisasi politik, serta mobilisasi pemilu melalui operasi sistematis seperti Rencana Operasi Penerangan (Renopen). Kesimpulannya, teknologi televisi tidak hanya berfungsi sebagai aparatus teknis untuk menyebarkan informasi, pendidikan, dan hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen penting dari pengaruh sosial-politik yang mencerminkan ekosistem politik yang berlaku pada zamannya.
Hubungan Soft Skills dan Kompetensi Pedagogik terhadap Kinerja Mahasiswa Calon Guru P. Purnamasari; D. A. Pratiwi; N. Amelista
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara soft skills dan kompetensi pedagogik terhadap kinerja mahasiswa calon guru melalui pendekatan studi pustaka. Kinerja calon guru tidak hanya ditentukan oleh penguasaan konten akademis, melainkan juga oleh kemampuan interpersonal dan kompetensi profesional yang dibangun selama masa studi. Kajian terhadap berbagai literatur ilmiah dari tahun 2020 hingga 2025 menunjukkan bahwa soft skills yang meliputi komunikasi efektif, kerja sama tim, berpikir kritis, adaptabilitas, kepemimpinan, dan kecerdasan emosional memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap kualitas kinerja calon guru. Di samping itu, kompetensi pedagogik yang mencakup pemahaman terhadap peserta didik, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi, dan pemanfaatan teknologi terbukti menjadi prediktor kuat dalam keberhasilan praktik mengajar. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 68,4% variansi kinerja mahasiswa calon guru. Temuan ini menegaskan bahwa program pendidikan calon guru perlu dirancang secara integratif dengan memberikan perhatian seimbang antara pengembangan soft skills dan penguatan kompetensi pedagogik untuk menghasilkan guru yang profesional, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Dari Baitul Hikmah ke Big Data : Transformasi Tradisi Literasi Islam di Era Informasi Imam Ilyasa Pangestu; Lulu Huliayahi Ilmiati; Sabrina Kayla Putri Muti; Fadhilah Fadhilah; Abdul Fadhil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40860

Abstract

Artikel ini membahas mengenai perkembangan teknologi informasi terhadap tradisi literasi dalam peradaban Islam. Pada masa klasik, Baitul Hikmah menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya literasi Islam. Di era big data, akses terhadap sumber-sumber keislaman menjadi lebih mudah dan luas melalui teknologi digital. Artikel ini bertujuan mengkaji transformasi tradisi literasi Islam dari Baitul Hikmah hingga era informasi serta tantangan yang dihadapi pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi membuka peluang besar dalam penyebaran ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan tantangan berupa informasi yang tidak valid dan menurunnya budaya membaca mendalam. Oleh karena itu, pendidikan Islam perlu mengintegrasikan nilai-nilai literasi klasik dengan pemanfaatan teknologi digital secara bijak.
Implementasi Pendidikan Kebencanaan bagi Generasi Muda dalam Mendukung Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Nusa Tenggara Timur Sidklas Sabrai Ratu; Sarlince Samenel; Brend Aditio Siki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40861

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sangat rentan terhadap bencana, khususnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sering menghadapi berbagai jenis bencana seperti kekeringan, banjir, tanah longsor, badai tropis, dan gempa bumi. Pendidikan kebencanaan menjadi strategi penting dalam pengurangan risiko bencana (PRB), tetapi pelaksanaannya di NTT masih mengalami berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaaan pendidikan kebencanaan untuk generasi muda di NTT guna mendukung upaya PRB melalui tinjauan pustaka sistematis. Penelitian menggunakan desain systematic narrative review dengan mengkaji 18 artikel jurnal, laporan pemerintah, dan prosiding konferensi yang terbit pada periode 2015–2025 dari berbagai basis data seperti Scopus, Web of Science, DOAJ, SINTA, Google Scholar, ERIC, dan Garuda. Hasil penelitian menunjukkan tiga model implementasi utama, yaitu integrasi kurikulum formal, program ekstrakurikuler, dan program berbasis komunitas. Metode pengajaran yang paling efektif adalah pembelajaran aktif dengan simulasi bencana yang dapat meningkatkan pengetahuan siswa sebesar 35% dan kesiapsiagaan sebesar 42%. Empat hambatan utama yang ditemukan yaitu kurikulum yang padat (hanya 35% guru mampu mengintegrasikan materi), keterbatasan sumber daya (hanya 28% sekolah di pedesaan memiliki fasilitas yang memadai), pelatihan guru yang terbatas (hanya 30–40% guru terlatih), dan materi yang tidak sesuai dengan risiko lokal. Terdapat kesenjangan penelitian yang cukup signifikan antara wilayah barat Indonesia (15 artikel) dan wilayah timur Indonesia (3 artikel) dalam konteks pendidikan kebencanaan. Penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi strategis yaitu integrasi kurikulum yang lebih terstruktur, peningkatan pelatihan guru dengan target 75%, penyesuaian materi dengan kondisi lokal, perbaikan fasilitas simulasi, pelaksanaan program yang berkelanjutan dengan monitoring, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan kerja sama antara berbagai pihak. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur pendidikan kebencanaan di NTT dan dapat dijadikan acuan bagi pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, BPBD, serta pendidik dalam menyusun program yang efektif, sesuai kondisi setempat, dan berkelanjutan.
Transformasi Growth Mindset : Upaya Mewujudkan Budaya Belajar Sepanjang Hayat di Era Revolusi Pendidikan Naenna Iroqi; Abdul Khobir; Aisyah Azzahra Manazil; Keisya Wiyan Ramadhani; Zahrah Iklil Aniiqun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40862

Abstract

Permasalahan pendidikan saat ini menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar mandiri, orientasi pendidikan yang terlalu berfokus pada hasi akhir, tidak menilai berdasarkan proses, serta banyaknya masyarakat dengan pola pikir tetap atau fixed mindset menjadi hambatan dalam mewujudkan pendidikan sepanjang hayat (Lifelong learning). Kondisi tersebut menyebabkan sebagian individu kurang memiliki kesiapan untuk beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan perubahan sosial yang berlangsung secara dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran growth mindset atau pola pikir berkembang dalam mengatasi kecenderungan fixed mindset, sehingga dapat mendukung terbentuknya budaya belajar sepanjang hayat pada peserta didik. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (Library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai growth mindset, fixed mindset dan lifelong learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth mindset berperan dalam meningkatkan motivasi belajar, ketahanan menghadapi tantangan, serta kesadaran untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Dengan demikian, penerapan growth mindset dapat menjadi solusi dari pola pikir tetap atau fixed mindset serta dapat mendukung terbentuknya budaya belajar berkelanjutan dalam proses pendidikan.
The Effect of Teacher Performance on Students' English Learning Motivation Ahmad Ridho Khuailid; Atikah Hanum; Dwi Yulianti; Hanny Sarah Siregar; Jihan Luthfi; Didik Santoso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40863

Abstract

Kinerja guru merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi motivasi belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Guru yang mampu melaksanakan pembelajaran secara efektif, mengelola kelas dengan baik, serta memberikan umpan balik yang tepat dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung peningkatan motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja guru terhadap motivasi belajar Bahasa Inggris siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 23 siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai persepsi siswa terhadap kinerja guru dan motivasi belajar Bahasa Inggris, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar Bahasa Inggris siswa. Dengan demikian, peningkatan kualitas kinerja guru dapat mendukung peningkatan motivasi belajar siswa.
Integrasi Teori Maslow dan Teknologi Pendidikan: Studi Literatur tentang Peningkatan Motivasi Siswa di Era Digital Mufidah Nur Faiza; Nabila Vega Rahmawati; Suparmi Suparmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40865

Abstract

Transformasi digital di dunia pendidikan sering kali terfokus pada efisiensi teknis dan mengabaikan aspek humanis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi pendidikan melalui pandangan Teori Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow untuk meningkatkan motivasi dan kinerja akademik. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) pada literatur ilmiah, studi ini menggambarkan karakteristik teknologi modern terhadap lima tingkatan kebutuhan dasar manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi yang dirancang dengan memperhatikan aspek kemanusiaan dapat memenuhi berbagai kebutuhan siswa: kebutuhan fisik melalui akses yang fleksibel, rasa aman dengan adanya struktur platform yang jelas, kebutuhan sosial melalui kolaborasi, serta peningkatan rasa percaya diri melalui umpan balik yang disesuaikan. Pada akhirnya, otonomi dalam pembelajaran yang berbasis kecerdasan buatan (AI) mendukung pencapaian diri siswa. Kesesuaian antara desain digital dan kebutuhan psikologis terbukti mampu mengubah motivasi dari ekstrinsik menjadi intrinsik. Namun, masalah seperti dehumanisasi akibat algoritma dan kesenjangan digital tetap menjadi tantangan sistematik yang perlu diatasi. Penelitian ini menekankan pentingnya perubahan fokus dalam pendidikan digital ke arah metode yang lebih empatik. Teknologi seharusnya berfungsi sebagai sarana yang mendukung kesejahteraan emosional siswa untuk membantu mereka mencapai potensi maksimal dalam era digital.
Dampak Pengembangan Energi Panas Bumi Mutubusa terhadap Suhu Tanah dan Kualitas Air Tanah (PH, TDS dan Suhu) di Kabupaten Ende Intan Surullah Sutoro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40866

Abstract

Pengembangan energi panas bumi di kawasan Geotermal Mutubusa, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, merupakan upaya pemanfaatan energi terbarukan yang berpotensi memengaruhi kondisi lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pengembangan geotermal terhadap suhu tanah, kualitas air, tutupan vegetasi, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengukuran suhu tanah pada radius 0,5–3,0 km dari sumur geotermal, pengujian kualitas air (pH, TDS, dan suhu), analisis citra satelit periode 2020–2024, serta wawancara masyarakat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi linier, korelasi Pearson, dan GIS. Hasil menunjukkan suhu tanah menurun seiring bertambahnya jarak dari sumur geotermal (T = −7,2x + 71,5; R² = 0,94). Nilai pH air berkisar 6,3–6,9, TDS 210–355 ppm, dan suhu 28–33°C. Tutupan vegetasi menurun dari 82% menjadi 69%, sedangkan 65% masyarakat memperoleh manfaat ekonomi. Pengelolaan lingkungan berkelanjutan diperlukan melalui pemantauan kualitas air, rehabilitasi vegetasi, dan pengawasan AMDAL.
Living Hadits: Implementasi Nilai-Nilai Hadits dalam Kehidupan Modern Wiji Audi Claudia; Alya Khairani; Munandar Munandar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40867

Abstract

Kajian living hadits menelaah bagaimana hadis tidak hanya sebagai teks, tetapi diwujudkan dalam praktik sosial. Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai hadis dalam kehidupan modern menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka (kitab hadis, buku, jurnal, dan penelitian terdahulu). Analisis mengidentifikasi praktik sosial yang mencerminkan internalisasi nilai hadis. Urgensi penelitian muncul dari minimnya kajian yang menghubungkan teks hadis dengan praktik masyarakat modern termasuk konteks digital dan multikultural. Temuan menunjukkan nilai hadis tetap relevan dan terealisasi dalam etika media sosial, gotong royong, kejujuran ekonomi, moderasi beragama, dan pembentukan karakter, meski sering muncul bukan sebagai ritual langsung. Living hadits terbukti fleksibel, kontekstual, dan mampu menawarkan solusi atas tantangan kontemporer.
Grammatical Errors among Indonesian EFL Learners: An Error and Contrastive Analysis Amelia Faddya Wildhani; Hanny Sarah Siregar; Zulayha Ulinta Br Tarigan; Raja Farhan Ansory Nasution; Siti Ismahani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40869

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesalahan tata bahasa yang sering dilakukan oleh pembelajar bahasa Inggris di Indonesia akibat perbedaan sistem bahasa ibu dan bahasa target. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kategori dan jenis kesalahan berbahasa, serta menjelaskan faktor penyebabnya menggunakan pendekatan analisis kesalahan dan analisis kontrastif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis dua puluh kalimat representatif yang dikumpulkan dari mahasiswa, siswa sekolah menengah atas, dan komentar media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa misformasi merupakan kategori kesalahan yang paling dominan, mencapai 75 persen dari total keseluruhan. Selain itu, kesalahan interlingual (52 persen) sedikit lebih dominan dibandingkan kesalahan intralingual. Hal ini membuktikan bahwa interferensi bahasa pertama merupakan penyebab utama kesulitan belajar, terutama pada aspek bentuk waktu, artikel, pembentukan jamak, dan kesesuaian subjek-predikat. Kesimpulannya, pendidik perlu mengintegrasikan pengajaran tata bahasa secara eksplisit dengan pendekatan kontrastif untuk mengurangi dampak interferensi bahasa asing.