cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Penerapan Zone of Proximal Development dan Scaffolding dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Siswa Annajmi Mastari Maryam; Nasywa Dwi Septiani; Fauziah Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40878

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teori sosiokultural Lev Vygotsky dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran siswa dengan fokus pada Zone of Proximal Development (ZPD) dan scaffolding. Konsep ini menjadi dasar penting dalam pembelajaran modern yang menekankan interaksi sosial sebagai faktor utama perkembangan kognitif peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji buku dan artikel jurnal di bidang psikologi pendidikan dan teori pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa ZPD membantu guru menyesuaikan tingkat kesulitan materi dengan kemampuan aktual siswa, sedangkan scaffolding berperan sebagai dukungan sementara untuk meningkatkan pemahaman secara bertahap. Interaksi sosial juga terbukti meningkatkan keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, dan kemandirian belajar siswa. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan, terutama dalam mengidentifikasi kemampuan siswa secara akurat di kelas heterogen. Secara keseluruhan, teori Vygotsky berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran adaptif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.
Refleksivitas dan Ketergantungan Emosional dalam Hubungan Intim Mahasiswa Pendidikan Sosiologi di Era Digital Diva Hamnia Putri; Rizki Setiawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksivitas dan ketergantungan emosional dalam hubungan berpacaran di era digital pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Era digital telah mengubah pola interaksi dalam hubungan romantis melalui penggunaan media sosial dan aplikasi komunikasi yang memungkinkan intensitas komunikasi semakin tinggi. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan ketergantungan emosional yang memengaruhi cara individu memaknai hubungan yang dijalani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif teori refleksivitas Anthony Giddens. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa yang sedang atau pernah menjalani hubungan berpacaran di era digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksivitas mahasiswa terlihat dalam kemampuan mengevaluasi hubungan, mempertimbangkan dampak penggunaan media digital terhadap hubungan, serta mengambil keputusan terkait keberlanjutan hubungan. Sementara itu, ketergantungan emosional ditunjukkan melalui kebutuhan akan komunikasi intensif, validasi emosional, dan rasa cemas ketika komunikasi terganggu. Media sosial berperan sebagai ruang yang memperkuat sekaligus menantang kualitas hubungan romantis mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa refleksivitas menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa mengelola ketergantungan emosional secara lebih sehat.
Strategi Guru dalam Berkomunikasi dengan Anak Tunawicara di SLB Negeri Banda Aceh Juleha Ashari; Dara Nurul Fitri; Diba Futri Balkis; Aja Zazhila Hazqan; Hijriati Hijriati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan guru dalam berkomunikasi dengan anak tunawicara di SLB Negeri Banda Aceh. Anak tunawicara memiliki keterbatasan dalam kemampuan berbicara sehingga memerlukan pendekatan komunikasi yang khusus dan adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap empat guru yang mengajar anak tunawicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi komunikasi seperti bahasa isyarat formal dan sehari-hari, media visual berupa gambar dan kartu, serta komunikasi nonverbal yang meliputi ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan sentuhan emosional. Guru juga menyesuaikan pendekatan komunikasi berdasarkan kemampuan individual setiap siswa. Kendala utama yang dihadapi berupa keterbatasan pemahaman dua arah antara guru dan siswa, diatasi dengan penyampaian materi secara perlahan dan pendekatan penuh empati. Peran orang tua ditemukan sebagai faktor pendukung penting dalam keselarasan metode komunikasi antara rumah dan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas yang memadai, serta penguatan kerja sama antara guru, orang tua, dan pihak sekolah untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dengan anak tunawicara.
Manajemen Kepemimpinan dan Pengawasan Lembaga PAUD: Konsep, Strategi, dan Implementasi Menuju Pendidikan Berkualitas Suci Rahayu Ningsih; Rani Puspa Juwita; Usnaila Ramadhani; Fitria Santika; Putri Devani Aris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40881

Abstract

Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dalam meletakkan dasar bagi perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan fisik anak. Efektivitas lembaga PAUD sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan dan pengawasan yang diberikan oleh kepala sekolah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep manajemen kepemimpinan dan pengawasan dalam lembaga PAUD dan untuk memastikan strategi implementasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Metodologi yang digunakan adalah kajian Pustaka (library research) yang mencakup analisis berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Temuan studi menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan demokratis lebih efektif dalam mendorong kerja sama, meningkatkan motivasi guru, dan mempromosikan inovasi kelembagaan. Pengawasan yang berkelanjutan dan sistematis sangat penting untuk menjaga persyaratan kualitas layanan PAUD. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas kepemimpinan kepala PAUD melalui pelatihan berkelanjutan dan pendampingan profesional.
Implementasi Prinsip Outcome-Based Education (OBE) dalam Penyusunan RPS Mata Kuliah Psikologi Agama dengan Prinsip Outcome-Based Education (OBE) Habibie Ramadhan; Siti Halimah; Ayu Wanda Ginting; Ismi Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip Outcome-Based Education (OBE) dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Psikologi Agama di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Data diperoleh melalui analisis dokumen RPS dan wawancara semi terstruktur dengan dosen pengampu mata kuliah. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip OBE telah diimplementasikan dalam penyusunan RPS melalui keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), metode pembelajaran, dan sistem penilaian. RPS juga menerapkan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa melalui penggunaan seminar kelas, problem based learning, mini riset, dan project class. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa aspek yang perlu disempurnakan, terutama pada perumusan capaian pembelajaran yang lebih spesifik dan terukur serta penguatan asesmen berbasis praktik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyusunan RPS Mata Kuliah Psikologi Agama telah mencerminkan implementasi prinsip OBE dengan cukup baik, namun masih memerlukan pengembangan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Integrasi Nilai-Nilai Islami dan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran PAI Berbasis Kurikulum Merdeka Studi Kasus di SMA Nurul Ilmi Darunnajah Cecep Lalang Febrian; Holisoh Holisoh; Fitri Hilmiyati; Yahdinil Firda Nadirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam penguatan karakter siswa melalui implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka hadir sebagai upaya transformasi pendidikan nasional yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik, fleksibilitas pembelajaran, serta penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila. Di tengah berbagai tantangan sosial seperti degradasi moral, perundungan, dan menurunnya kepedulian sosial di kalangan pelajar, PAI memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur, regulasi, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi PAI dalam Kurikulum Merdeka mampu mendukung penguatan karakter siswa melalui pembelajaran yang kontekstual, berbasis proyek, dan berorientasi pada internalisasi nilai-nilai Islam. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, disiplin, dan kepedulian sosial dapat dikembangkan secara optimal melalui berbagai kegiatan pembelajaran. Namun demikian, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, antara lain keterbatasan pemahaman guru terhadap paradigma Kurikulum Merdeka, kurangnya sumber belajar yang memadai, serta belum optimalnya budaya sekolah yang mendukung pembentukan karakter. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, pengembangan perangkat ajar yang adaptif, dan sinergi seluruh elemen pendidikan untuk mewujudkan penguatan karakter siswa secara efektif.
Konseling Kelompok Teknik Cognitive Restructuring untuk Menurunkan Citra Tubuh Negatif Pada Wanita Emerging Adults Ghaisani Ashiilah Muhlis; Rohmah Rifani; Wilda Ansar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring dalam meningkatkan citra tubuh negatif pada wanita emerging adults. Partisipan berjumlah 7 orang perempuan berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil screening skala body image. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada skor citra tubuh partisipan setelah mengikuti intervensi (Z = -2,371; p = 0,018). Temuan ini menunjukkan bahwa teknik cognitive restructuring efektif dalam mengurangi distorsi kognitif terkait tubuh dan membentuk pola pikir yang lebih realistis dan positif. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan intervensi psikologis dalam menangani masalah body image pada wanita emerging adults.
Studi Literatur: Analisis Fenomena Miskonsepsi Siswa Sma Pada Konsep Ikatan Kimia Jima Aplonia Snae; Arnoldio Travis D. Putra; Ina Jeaned Asmaradi Piga Wahi; Sitiara Ramadani; Mariana Lalus Mona; Lusia Palang Demon; Daud Dakabesi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40885

Abstract

Miskonsepsi pada konsep ikatan kimia masih menjadi permasalahan yang sering dialami siswa SMA karena materi ini bersifat abstrak dan melibatkan representasi makroskopik, mikroskopik, serta simbolik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi instrumen diagnostik yang digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi, menganalisis efektivitas model dan media pembelajaran dalam mengurangi miskonsepsi, serta menjelaskan strategi remediasi yang diterapkan pada materi ikatan kimia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan Systematic Literature Review berdasarkan pedoman PRISMA. Sebanyak 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa instrumen multi-tier yaitu two-tier, three-tier, four-tier dan five-tier yang diperkuat Certainty of Response Index (CRI) terbukti paling tepat dalam mengidentifikasi miskonsepsi, dengan kesalahan pemahaman terbesar ditemukan pada representasi simbolik. Model ECIRR menunjukkan keunggulan dalam menurunkan miskonsepsi secara signifikan, didukung pendekatan induktif-deduktif sebagai langkah pencegahan dan media animasi untuk memperjelas konsep abstrak. Adapun penggunaan refutation text dan software interaktif menjadi strategi remediasi paling berhasil untuk mengubah miskonsepsi menjadi pemahaman yang tepat. Oleh karena itu, integrasi instrumen diagnostik, efektivitas model dan media pembelajaran, serta strategi remediasi diperlukan untuk mengatasi miskonsepsi ikatan kimia siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray terhadap Hasil Belajar Siswa di SMA Nurul Islam Kota Serang Alfa Nuryahning Sasikirana; Wahid Abdul Kudus; Dema Tesniyadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40886

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Two Stay Two Stray terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Nurul Islam Kota Serang pada materi permasalahan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 50,6 pada pretest menjadi 85 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, model pembelajaran Two Stay Two Stray efektif meningkatkan hasil belajar Sosiologi siswa.
Pengaruh Tren Kendaraan Listrik terhadap Minat Generasi Z Memilih Karier di Bidang Otomotif Ahmad Zaki; Bagas Anggaraksa; Wahid Munawar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40890

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik yang semakin pesat di Indonesia membawa perubahan besar pada industri otomotif, terutama dalam kebutuhan teknologi, kompetensi tenaga kerja, dan peluang karier di masa depan. Transformasi industri ini turut memengaruhi pandangan Generasi Z sebagai generasi yang dekat dengan teknologi digital, inovasi, dan isu lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tren kendaraan listrik terhadap minat Generasi Z dalam memilih karier di bidang otomotif. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z, seperti siswa dan mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap dunia otomotif. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan antara variabel tren kendaraan listrik dan minat memilih karier di bidang otomotif. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa perkembangan kendaraan listrik memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan minat Generasi Z untuk berkarier di sekr otomotif, khususnya pada bidang teknologi kendaraan listrik yang dinilai lebih modern, inovatif, dan memiliki prospek kerja yang menjanjikan di masa depan. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi dunia pendidikan dan industri dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif berbasis kendaraan listrik.