cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Analisis Ekologi Administrasi Publik terhadap Banjir di Jalan Ciremai Raya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Syifa Salwa Nafisah; Raeshard Dzikra Rifandy; Kartika Dewi Purwastuti; Tiara Agustina Evania
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40779

Abstract

Banjir di Jalan Ciremai Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, pada 5 Januari 2026, mengganggu aktivitas warga karena menghambat akses ke Perumnas dan permukiman sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologi administrasi publik untuk mengidentifikasi tiga penyebab utama banjir, yaitu curah hujan tinggi, drainase yang tersumbat, serta belum terpadunya sistem monitoring CCTV BPBD dan SPBE. Kondisi tersebut memengaruhi koordinasi antar instansi dalam penanganan banjir. Policy brief ini merekomendasikan pengembangan dashboard banjir digital, penyusunan SOP lintas instansi, serta pemasangan sensor drainase berbasis IoT untuk meningkatkan efektivitas respons bencana pemerintah daerah.
Inkonsistensi Kebijakan Tata Ruang terhadap Perlindungan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perdagangan Pusat Kota Cirebon dalam Perspektif Ekologi Administrasi Publik Wahyuning Arieyanti; Lutfi Amirul Hisyam; Nur Melinda Oktaviany; Fania Rachel Azzahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40780

Abstract

Penelitian ini menganalisis ketidakselarasan kebijakan perlindungan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perdagangan Kota Cirebon dari perspektif Ekologi Administrasi Publik dengan pendekatan studi kasus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas RTH hanya sekitar 8–9 persen, jauh di bawah ketentuan minimal 30 persen sesuai UU No. 26 Tahun 2007, akibat lemahnya penegakan hukum, rendahnya koordinasi antar OPD, dan praktik perizinan yang tidak konsisten. Kondisi ini mencerminkan adaptasi birokrasi terhadap tekanan ekonomi dan politik yang mengorbankan fungsi ekologis RTH. Oleh karena itu, perlindungan RTH merupakan persoalan sistemik administrasi publik yang memerlukan integrasi kebijakan, penguatan koordinasi, dan pelibatan pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.
Pengaruh Rotasi Kerja dan Sistem Reward terhadap Loyalitas Pegawai Pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar Siti Sara Armanisa; Tuwisna Tuwisna; Suryani Murad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Rotasi Kerja dan Sistem Reward terhadap Loyalitas Pegawai pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 52 responden. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linier berganda, melalui uji F untuk pengaruh simultan dan uji t untuk pengaruh parsial, serta untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian berdasarkan uji simultan menunjukkan bahwa variabel rotasi kerja dan sistem reward berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar. Sedangkan secara parsial, variabel rotasi kerja dan sistem reward berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pegawai di Kejaksaan Negeri Aceh Besar, dan variabel rotasi kerja memiliki pengaruh yang paling dominan dalam meningkatkan loyalitas pegawai pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar.
Peningkatan Berpikir Kritis dan Kolaborasi Melalui Media Amplop Rahasia Nusantara Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VIII Laily Maghfiro; Risa Triassanti; Siti Fatimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40782

Abstract

Penelitian ni bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi murid melalui penerapan media Amplop Rahasia Nusantara pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Arti Penting dan Pelaksanaan Wawasan Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada murid kelas VIII C UPT SMP Negeri 3 Tuban. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan asesmen pembelajaran, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Amplop Rahasia Nusantara mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid dari 66,4% pada Siklus I menjadi 86,6% pada Siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 81 menjadi 90, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 73% menjadi 90,6%. Selain itu, kemampuan kolaborasi murid juga meningkat melalui partisipasi aktif, kerja sama kelompok, dan keberanian menyampaikan pendapat. Dengan demikian, media Amplop Rahasia Nusantara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi murid dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Transformasi Layanan Perlindungan Saksi dan Korban melalui Pendampingan dan Edukasi Hukum Berbasis Teknologi Digital Asri Vivi Yanti Sinurat; Maulana Dwi Sena; Andri Nata; Ahmad Ray Fadillah Sitompul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40783

Abstract

Perlindungan terhadap saksi dan korban merupakan bagian penting dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang berkeadilan dan berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia. Namun, rendahnya tingkat literasi hukum masyarakat serta keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan hukum menyebabkan hak-hak saksi dan korban belum terpenuhi secara optimal. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam penyebarluasan informasi hukum masih belum dimaksimalkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak saksi dan korban serta mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendampingan dan edukasi hukum. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan dengan menggunakan metode penyuluhan hukum, diskusi interaktif, konsultasi, dan pendampingan berbasis partisipatif. Materi yang diberikan meliputi hak-hak saksi dan korban, mekanisme perlindungan hukum, peran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta pemanfaatan media digital dalam memperoleh informasi dan layanan hukum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan saksi dan korban serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana memperoleh akses terhadap keadilan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transformasi layanan hukum berbasis teknologi digital dapat memperkuat budaya hukum masyarakat dan mendukung terwujudnya keadilan substantif.
Implementasi Strategi Pembelajaran Sirkuit Motorik Kasar pada Anak Introvert Usia 4–5 Tahun Elly Fatuz Zuhroh; Fatimatul Zahro; Eka Nabila Maulina Zahroh; Fina Rohmah; Fantika Novia Puspitoyowati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran sirkuit motorik kasar pada anak introvert usia 4-5 tahun, menganalisis peningkatan kemampuan perkembangan motorik kasar setelah penerapan strategi sirkuit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek anak introvert usia 4-5 tahun di TK Brawijaya 02 Yasri. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan guru. Strategi pembelajaran dilaksanakan melalui 5 pos motorik: lintasan lompatan lingkaran, berjalan mengikuti pola tangan-kaki, mendorong keranjang dengan pola zig-zag, memilah buah-sayuran, dan melangkah di atas gambar buah jeruk. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran sirkuit motorik kasar mampu meningkatkan koordinasi gerak, keseimbangan, kelincahan, konsentrasi serta rasa percaya diri anak. Suasana belajar yang menyenangkan dan aktivitas terstruktur menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan program. Dengan demikian strategi pembelajaran sirkuit motorik kasar efektif di gunakan untuk menstimulasi perkembangan motorik sekaligus pendukung perkembangan sosial emosional anak introvert usia dini.
Pendidikan Dasar sebagai Fondasi Pembentukan Karakter dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di Era Digital Alzena Callista Dzahab; Nurdiana Holidah; Maretha Helena Aristia; Trapsila Siwi Hutami; Muhammad Lutfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40806

Abstract

Pendidikan dasar memegang peranan penting dalam membentuk generasi berkualitas karena merupakan landasan utama bagi pengembangan kemampuan akademik, karakter, keterampilan sosial, dan pola pikir siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka untuk mengkaji bagaimana pendidikan dasar berkontribusi terhadap pembentukan generasi berkualitas. Studi literatur adalah metodologi penelitian yang digunakan, yang melibatkan pengumpulan dan pemeriksaan berbagai bahan ilmiah, seperti buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dasar berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan kemampuan berpikir kritis sejak usia dini, selain membantu siswa mengembangkan keterampilan membaca, menulis, dan matematika. Selain itu, dengan menumbuhkan kemampuan literasi, kreativitas, dan keterampilan sosial, pendidikan dasar mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh globalisasi dan kemajuan teknologi. Ketersediaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan, suasana komunitas, dukungan keluarga, serta kualitas guru semuanya berdampak pada efektivitas pendidikan dasar. Namun, masih terdapat sejumlah hambatan dalam implementasi pendidikan dasar di Indonesia, termasuk ketidaksetaraan akses terhadap pendidikan, fasilitas yang tidak memadai, serta dampak negatif penggunaan teknologi digital yang berlebihan terhadap antusiasme siswa dalam belajar. Oleh karena itu, untuk menghasilkan generasi yang berilmu, berkarakter baik, kreatif, dan mampu mengatasi tantangan pembangunan modern dengan bijak, diperlukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat guna meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Analisis Kewenangan Penyidik dalam Proses Penyidikan Tindak Pidana Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Adinda Ramadhani Putri; Aat Atika; Muhammad Faris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40807

Abstract

Penyidikan merupakan tahapan penting dalam sistem peradilan pidana karena bertujuan untuk mencari dan mengumpulkan bukti guna membuat terang suatu tindak pidana serta menemukan tersangkanya. Dalam pelaksanaannya, penyidik diberikan kewenangan tertentu yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Kewenangan tersebut harus dijalankan berdasarkan prinsip legalitas, profesionalitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan penyidik dalam proses penyidikan tindak pidana menurut KUHAP serta mengidentifikasi kendala yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan penyidik meliputi tindakan pemanggilan, penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, pemeriksaan saksi dan tersangka, serta penghentian penyidikan. Pelaksanaan kewenangan tersebut harus dilakukan sesuai prosedur hukum untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak warga negara. Penyalahgunaan kewenangan dalam proses penyidikan dapat menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana.
Analisis Hilirisasi Produk Negara Berkembang terhadap Geopolitik Perdagangan Internasional Saidina Umar Nasution; M. Syafii
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40808

Abstract

Kebijakan hilirisasi produk sumber daya alam di negara berkembang telah menjadi instrumen strategis yang semakin penting dalam konteks geopolitik perdagangan internasional abad ke-21. Kebijakan larangan ekspor bahan mentah yang diterapkan oleh sejumlah negara berkembang, khususnya Indonesia dalam kasus nikel dan bauksit, telah memicu pergeseran mendasar dalam pola perdagangan global sekaligus menimbulkan ketegangan geopolitik yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan hilirisasi produk negara berkembang terhadap dinamika geopolitik perdagangan internasional, dengan fokus pada implikasi strategis terhadap rantai nilai global, posisi tawar geoekonomi, dan rezim perdagangan multilateral. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, didukung data sekunder dari dokumen WTO, publikasi Badan Pusat Statistik, laporan Kementerian Perdagangan dan Kementerian ESDM, serta laporan World Bank, IMF, OECD, dan UNCTAD periode 2019–2024. Analisis dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi berhasil mendorong peningkatan nilai tambah ekspor, menarik investasi asing langsung skala besar, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok mineral kritis global. Namun, kebijakan ini sekaligus menimbulkan sengketa perdagangan internasional, terutama melalui gugatan Uni Eropa di WTO dalam kasus DS592, serta mempertegas kontestasi geopolitik atas penguasaan rantai pasok mineral strategis. Penelitian menyimpulkan bahwa hilirisasi produk negara berkembang merupakan strategi geoekonomi yang efektif namun kompleks, yang secara simultan membuka peluang transformasi struktural sekaligus memperhadapkan negara berkembang pada ketegangan sistemik antara kepentingan industrialisasi domestik dan disiplin liberalisasi perdagangan multilateral.
Analisis Peluang, Tantangan, dan Dampak Larangan Ekspor Nikel terhadap Perdagangan Internasional di Tengah Gugatan Uni Eropa di WTO Alfin Yudha Utama; M. Syafii
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40809

Abstract

Larangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan Indonesia sejak Januari 2020 merupakan instrumen utama strategi hilirisasi industri nasional, namun kebijakan ini memicu sengketa dagang dengan Uni Eropa yang membawa Indonesia ke hadapan Dispute Settlement Body World Trade Organization (WTO) dalam kasus DS592. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang, tantangan, dan dampak kebijakan larangan ekspor nikel terhadap perdagangan internasional Indonesia di tengah berlangsungnya sengketa tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, didukung data sekunder dari dokumen panel dan Appellate Body WTO, publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta laporan World Bank, IMF, OECD, dan UNCTAD periode 2020–2024. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan model Miles dan Huberman, dengan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan ekspor berhasil mendorong lonjakan investasi smelter, pertumbuhan ekspor produk olahan bernilai tambah, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik global. Namun, kebijakan tersebut juga menimbulkan tantangan signifikan berupa putusan panel WTO yang menyatakan larangan ekspor dan kewajiban pengolahan domestik Indonesia bertentangan dengan Pasal XI:1 GATT 1994, ketergantungan pada investasi asing, serta risiko retaliasi dagang. Dampak terhadap perdagangan internasional tercermin pada pergeseran struktur ekspor, penguatan posisi tawar geoekonomi, sekaligus ketegangan hubungan dagang dengan Uni Eropa. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan hilirisasi nikel mencerminkan ketegangan struktural antara kepentingan industrialisasi negara berkembang dan rezim liberalisasi perdagangan multilateral yang diatur WTO.