cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Analisis Manajemen Risiko dalam Mengantisipasi Pembiayaan Bermasalah Pada Koperasi Al Anshari (Studi Kasus: KSPPS Al-Anshari Bukittinggi) Tia Rahmadani; Yenty Astarie Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40774

Abstract

KSPPS merupakan koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiayaan berbasis prinsip syariah. Banyaknya jumlah anggota yang mengalami pembiayaan bermasalah menjadi perhatian utama dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah serta penerapan manajemen risiko yang dilakukan dalam mengantisipasi terjadinya pembiayaan bermasalah pada KSPPS Al-Anshari Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang berlokasi di jalan Prof. DR. Hamka No. 27 Gurun Panjang Bukittinggi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pembiayaan bermasalah itu terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. penerapan manajemen risiko yang digunakan yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko dan pengendalian risiko. mencakup analisis 5C, kelengkapan dokumen, serta monitoring rutin dengan melakukan kunjungan harian terhadap anggota. Dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah KSPPS Al-Anshari Bukittinggi menggunakan pendekatan persuasive dengan melakukan musyawarah kemudian diterapkan seperti penjadwalan kembali (reschedulling), persyaratan kembali (reconditioning), penataan kembali (restructuring), hingga penarikan jaminan. Penerapan manajemen risiko yang telah diterapkan kurang berjalan dengan efektif dalam meminimalisasi risiko pembiayaan bermasalah. Hal ini di buktikan dengan masih adanya sedikit kenaikan pada tingkat jumlah anggota yang mengalami pembiayaan macet dari pada tahun sebelumnya.
Peran Pesantren dalam Pendidikan Keagamaan di Indonesia Alya Angelin; Asmiranda Putri; Maulia Apriani Panjaitan; Miftahul Jannah; Nazhimatul Fadhiyah; Nazwa Putri Rahmadani; Nazwa Ramadhani; Rizka Aziz; Shella Maulidya; Syagita Arisa Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40775

Abstract

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki kedudukan penting dalam perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. Keberadaan pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu agama, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembentukan karakter, pembinaan moral, serta penanaman nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan zaman, pesantren terus menunjukkan eksistensinya dengan beradaptasi terhadap berbagai perubahan sosial, budaya, dan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar pendidikan Islam yang menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, pesantren memiliki peran yang sangat besar dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pesantren dalam pendidikan keagamaan di Indonesia serta melihat kontribusinya dalam membangun masyarakat yang religius dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen yang berkaitan dengan pendidikan pesantren. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memahami fungsi dan kontribusi pesantren dalam sistem pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren berperan penting dalam menanamkan pemahaman agama Islam melalui pengajaran Al-Qur’an, hadis, fikih, akidah, dan akhlak. Selain memberikan pendidikan keagamaan, pesantren juga membentuk sikap disiplin, kemandirian, tanggung jawab, serta kepedulian sosial pada para santri. Di tengah perkembangan era digital, banyak pesantren yang mulai mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan teknologi ke dalam kurikulumnya sehingga mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga kompetensi yang dibutuhkan dalam kehidupan modern. Selain itu, pesantren turut berperan dalam memperkuat nilai moderasi beragama, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Berdasarkan hasil kajian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. Perannya yang tidak hanya berfokus pada aspek keilmuan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kehidupan sosial, menjadikan pesantren tetap relevan dan dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Implementasi Pembelajaran Bermain dalam Mengembangkan Kemampuan Sosial Anak Usia 4–5 Tahun (Studi Kasus di RA Al-Hikmah) Dinda Alfiyah Damanik; Khoirunnisa Khoirunnisa; Sofia Suandi; Tria Andriani; Husna Zebua
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran bermain dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia 4–5 tahun di RA Al-Hikmah. Kemampuan sosial merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting bagi anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan berinteraksi, bekerja sama, berbagi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan di RA Al-Hikmah yang berlokasi di Jalan Penguin XII, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelompok usia 4–5 tahun, dan anak-anak kelompok A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermain diimplementasikan melalui kegiatan bermain peran, permainan kelompok, diskusi interaktif, dan aktivitas kolaboratif lainnya. Kegiatan tersebut mampu mengembangkan kemampuan sosial anak yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berbagi, menunggu giliran, serta berinteraksi dengan teman sebaya. Faktor pendukung implementasi pembelajaran bermain meliputi kreativitas guru, ketersediaan media pembelajaran, dan kerja sama orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakteristik anak, kondisi emosi yang masih berkembang, dan kurang sinkronnya pembiasaan antara rumah dan sekolah. Dengan demikian, pembelajaran bermain terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini.
Analisis Ekologi Administrasi Publik terhadap Banjir di Jalan Ciremai Raya Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Syifa Salwa Nafisah; Raeshard Dzikra Rifandy; Kartika Dewi Purwastuti; Tiara Agustina Evania
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40779

Abstract

Banjir di Jalan Ciremai Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, pada 5 Januari 2026, mengganggu aktivitas warga karena menghambat akses ke Perumnas dan permukiman sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologi administrasi publik untuk mengidentifikasi tiga penyebab utama banjir, yaitu curah hujan tinggi, drainase yang tersumbat, serta belum terpadunya sistem monitoring CCTV BPBD dan SPBE. Kondisi tersebut memengaruhi koordinasi antar instansi dalam penanganan banjir. Policy brief ini merekomendasikan pengembangan dashboard banjir digital, penyusunan SOP lintas instansi, serta pemasangan sensor drainase berbasis IoT untuk meningkatkan efektivitas respons bencana pemerintah daerah.
Inkonsistensi Kebijakan Tata Ruang terhadap Perlindungan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perdagangan Pusat Kota Cirebon dalam Perspektif Ekologi Administrasi Publik Wahyuning Arieyanti; Lutfi Amirul Hisyam; Nur Melinda Oktaviany; Fania Rachel Azzahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40780

Abstract

Penelitian ini menganalisis ketidakselarasan kebijakan perlindungan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perdagangan Kota Cirebon dari perspektif Ekologi Administrasi Publik dengan pendekatan studi kasus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas RTH hanya sekitar 8–9 persen, jauh di bawah ketentuan minimal 30 persen sesuai UU No. 26 Tahun 2007, akibat lemahnya penegakan hukum, rendahnya koordinasi antar OPD, dan praktik perizinan yang tidak konsisten. Kondisi ini mencerminkan adaptasi birokrasi terhadap tekanan ekonomi dan politik yang mengorbankan fungsi ekologis RTH. Oleh karena itu, perlindungan RTH merupakan persoalan sistemik administrasi publik yang memerlukan integrasi kebijakan, penguatan koordinasi, dan pelibatan pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.
Pengaruh Rotasi Kerja dan Sistem Reward terhadap Loyalitas Pegawai Pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar Siti Sara Armanisa; Tuwisna Tuwisna; Suryani Murad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Rotasi Kerja dan Sistem Reward terhadap Loyalitas Pegawai pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 52 responden. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linier berganda, melalui uji F untuk pengaruh simultan dan uji t untuk pengaruh parsial, serta untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian berdasarkan uji simultan menunjukkan bahwa variabel rotasi kerja dan sistem reward berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pegawai pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar. Sedangkan secara parsial, variabel rotasi kerja dan sistem reward berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pegawai di Kejaksaan Negeri Aceh Besar, dan variabel rotasi kerja memiliki pengaruh yang paling dominan dalam meningkatkan loyalitas pegawai pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar.
Peningkatan Berpikir Kritis dan Kolaborasi Melalui Media Amplop Rahasia Nusantara Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VIII Laily Maghfiro; Risa Triassanti; Siti Fatimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40782

Abstract

Penelitian ni bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi murid melalui penerapan media Amplop Rahasia Nusantara pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Arti Penting dan Pelaksanaan Wawasan Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada murid kelas VIII C UPT SMP Negeri 3 Tuban. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan asesmen pembelajaran, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Amplop Rahasia Nusantara mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid dari 66,4% pada Siklus I menjadi 86,6% pada Siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 81 menjadi 90, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 73% menjadi 90,6%. Selain itu, kemampuan kolaborasi murid juga meningkat melalui partisipasi aktif, kerja sama kelompok, dan keberanian menyampaikan pendapat. Dengan demikian, media Amplop Rahasia Nusantara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi murid dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Transformasi Layanan Perlindungan Saksi dan Korban melalui Pendampingan dan Edukasi Hukum Berbasis Teknologi Digital Asri Vivi Yanti Sinurat; Maulana Dwi Sena; Andri Nata; Ahmad Ray Fadillah Sitompul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40783

Abstract

Perlindungan terhadap saksi dan korban merupakan bagian penting dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang berkeadilan dan berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia. Namun, rendahnya tingkat literasi hukum masyarakat serta keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan hukum menyebabkan hak-hak saksi dan korban belum terpenuhi secara optimal. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dalam penyebarluasan informasi hukum masih belum dimaksimalkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak-hak saksi dan korban serta mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendampingan dan edukasi hukum. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bunut Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan dengan menggunakan metode penyuluhan hukum, diskusi interaktif, konsultasi, dan pendampingan berbasis partisipatif. Materi yang diberikan meliputi hak-hak saksi dan korban, mekanisme perlindungan hukum, peran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta pemanfaatan media digital dalam memperoleh informasi dan layanan hukum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan saksi dan korban serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana memperoleh akses terhadap keadilan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transformasi layanan hukum berbasis teknologi digital dapat memperkuat budaya hukum masyarakat dan mendukung terwujudnya keadilan substantif.
Implementasi Strategi Pembelajaran Sirkuit Motorik Kasar pada Anak Introvert Usia 4–5 Tahun Elly Fatuz Zuhroh; Fatimatul Zahro; Eka Nabila Maulina Zahroh; Fina Rohmah; Fantika Novia Puspitoyowati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran sirkuit motorik kasar pada anak introvert usia 4-5 tahun, menganalisis peningkatan kemampuan perkembangan motorik kasar setelah penerapan strategi sirkuit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek anak introvert usia 4-5 tahun di TK Brawijaya 02 Yasri. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan guru. Strategi pembelajaran dilaksanakan melalui 5 pos motorik: lintasan lompatan lingkaran, berjalan mengikuti pola tangan-kaki, mendorong keranjang dengan pola zig-zag, memilah buah-sayuran, dan melangkah di atas gambar buah jeruk. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran sirkuit motorik kasar mampu meningkatkan koordinasi gerak, keseimbangan, kelincahan, konsentrasi serta rasa percaya diri anak. Suasana belajar yang menyenangkan dan aktivitas terstruktur menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan program. Dengan demikian strategi pembelajaran sirkuit motorik kasar efektif di gunakan untuk menstimulasi perkembangan motorik sekaligus pendukung perkembangan sosial emosional anak introvert usia dini.
Pendidikan Dasar sebagai Fondasi Pembentukan Karakter dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di Era Digital Alzena Callista Dzahab; Nurdiana Holidah; Maretha Helena Aristia; Trapsila Siwi Hutami; Muhammad Lutfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40806

Abstract

Pendidikan dasar memegang peranan penting dalam membentuk generasi berkualitas karena merupakan landasan utama bagi pengembangan kemampuan akademik, karakter, keterampilan sosial, dan pola pikir siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka untuk mengkaji bagaimana pendidikan dasar berkontribusi terhadap pembentukan generasi berkualitas. Studi literatur adalah metodologi penelitian yang digunakan, yang melibatkan pengumpulan dan pemeriksaan berbagai bahan ilmiah, seperti buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dasar berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan kemampuan berpikir kritis sejak usia dini, selain membantu siswa mengembangkan keterampilan membaca, menulis, dan matematika. Selain itu, dengan menumbuhkan kemampuan literasi, kreativitas, dan keterampilan sosial, pendidikan dasar mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh globalisasi dan kemajuan teknologi. Ketersediaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan, suasana komunitas, dukungan keluarga, serta kualitas guru semuanya berdampak pada efektivitas pendidikan dasar. Namun, masih terdapat sejumlah hambatan dalam implementasi pendidikan dasar di Indonesia, termasuk ketidaksetaraan akses terhadap pendidikan, fasilitas yang tidak memadai, serta dampak negatif penggunaan teknologi digital yang berlebihan terhadap antusiasme siswa dalam belajar. Oleh karena itu, untuk menghasilkan generasi yang berilmu, berkarakter baik, kreatif, dan mampu mengatasi tantangan pembangunan modern dengan bijak, diperlukan kerja sama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat guna meningkatkan kualitas pendidikan dasar.