cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Analisis Kewenangan Penyidik dalam Proses Penyidikan Tindak Pidana Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Adinda Ramadhani Putri; Aat Atika; Muhammad Faris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40807

Abstract

Penyidikan merupakan tahapan penting dalam sistem peradilan pidana karena bertujuan untuk mencari dan mengumpulkan bukti guna membuat terang suatu tindak pidana serta menemukan tersangkanya. Dalam pelaksanaannya, penyidik diberikan kewenangan tertentu yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Kewenangan tersebut harus dijalankan berdasarkan prinsip legalitas, profesionalitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan penyidik dalam proses penyidikan tindak pidana menurut KUHAP serta mengidentifikasi kendala yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan penyidik meliputi tindakan pemanggilan, penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan, pemeriksaan saksi dan tersangka, serta penghentian penyidikan. Pelaksanaan kewenangan tersebut harus dilakukan sesuai prosedur hukum untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak warga negara. Penyalahgunaan kewenangan dalam proses penyidikan dapat menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana.
Analisis Hilirisasi Produk Negara Berkembang terhadap Geopolitik Perdagangan Internasional Saidina Umar Nasution; M. Syafii
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40808

Abstract

Kebijakan hilirisasi produk sumber daya alam di negara berkembang telah menjadi instrumen strategis yang semakin penting dalam konteks geopolitik perdagangan internasional abad ke-21. Kebijakan larangan ekspor bahan mentah yang diterapkan oleh sejumlah negara berkembang, khususnya Indonesia dalam kasus nikel dan bauksit, telah memicu pergeseran mendasar dalam pola perdagangan global sekaligus menimbulkan ketegangan geopolitik yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kebijakan hilirisasi produk negara berkembang terhadap dinamika geopolitik perdagangan internasional, dengan fokus pada implikasi strategis terhadap rantai nilai global, posisi tawar geoekonomi, dan rezim perdagangan multilateral. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, didukung data sekunder dari dokumen WTO, publikasi Badan Pusat Statistik, laporan Kementerian Perdagangan dan Kementerian ESDM, serta laporan World Bank, IMF, OECD, dan UNCTAD periode 2019–2024. Analisis dilakukan melalui model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hilirisasi berhasil mendorong peningkatan nilai tambah ekspor, menarik investasi asing langsung skala besar, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok mineral kritis global. Namun, kebijakan ini sekaligus menimbulkan sengketa perdagangan internasional, terutama melalui gugatan Uni Eropa di WTO dalam kasus DS592, serta mempertegas kontestasi geopolitik atas penguasaan rantai pasok mineral strategis. Penelitian menyimpulkan bahwa hilirisasi produk negara berkembang merupakan strategi geoekonomi yang efektif namun kompleks, yang secara simultan membuka peluang transformasi struktural sekaligus memperhadapkan negara berkembang pada ketegangan sistemik antara kepentingan industrialisasi domestik dan disiplin liberalisasi perdagangan multilateral.
Analisis Peluang, Tantangan, dan Dampak Larangan Ekspor Nikel terhadap Perdagangan Internasional di Tengah Gugatan Uni Eropa di WTO Alfin Yudha Utama; M. Syafii
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40809

Abstract

Larangan ekspor bijih nikel yang diberlakukan Indonesia sejak Januari 2020 merupakan instrumen utama strategi hilirisasi industri nasional, namun kebijakan ini memicu sengketa dagang dengan Uni Eropa yang membawa Indonesia ke hadapan Dispute Settlement Body World Trade Organization (WTO) dalam kasus DS592. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang, tantangan, dan dampak kebijakan larangan ekspor nikel terhadap perdagangan internasional Indonesia di tengah berlangsungnya sengketa tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, didukung data sekunder dari dokumen panel dan Appellate Body WTO, publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Perdagangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta laporan World Bank, IMF, OECD, dan UNCTAD periode 2020–2024. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan model Miles dan Huberman, dengan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan ekspor berhasil mendorong lonjakan investasi smelter, pertumbuhan ekspor produk olahan bernilai tambah, dan penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik global. Namun, kebijakan tersebut juga menimbulkan tantangan signifikan berupa putusan panel WTO yang menyatakan larangan ekspor dan kewajiban pengolahan domestik Indonesia bertentangan dengan Pasal XI:1 GATT 1994, ketergantungan pada investasi asing, serta risiko retaliasi dagang. Dampak terhadap perdagangan internasional tercermin pada pergeseran struktur ekspor, penguatan posisi tawar geoekonomi, sekaligus ketegangan hubungan dagang dengan Uni Eropa. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan hilirisasi nikel mencerminkan ketegangan struktural antara kepentingan industrialisasi negara berkembang dan rezim liberalisasi perdagangan multilateral yang diatur WTO.
Peran Lingkungan Keluarga dalam Mendukung Perkembangan Bahasa Ekspresif Pada Anak Usia Dini Dinda Amelia; Nursila Nursila; Mufaro’ah Mufaro’ah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40810

Abstract

Perkembangan bahasa yang ekspresif adalah salah satu elemen krusial dalam masa pertumbuhan anak-anak kecil, yang berpengaruh pada kemampuan mereka untuk menyampaikan ide, pikiran, emosi, dan kebutuhan kepada orang lain. Sebagai lingkungan pertama yang anak temui, keluarga memainkan peran yang sangat signifikan dalam proses pembelajaran bahasa ekspresif. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengeksplorasi kontribusi lingkungan keluarga terhadap pertumbuhan bahasa ekspresif pada anak-anak di usia dini melalui analisis literatur. Metodologi yang diterapkan adalah penelitian pustaka dengan menelaah sejumlah buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang aktif berkomunikasi, pemberian stimuli bahasa yang teratur, kegiatan membaca bersama, serta gaya pengasuhan yang responsif dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak. Di sisi lain, kurangnya interaksi verbal dan penggunaan gadget yang berlebihan dapat menghambat perkembangan bahasa ekspresif. Maka dari itu, keluarga memiliki posisi strategis dalam mengoptimalkan kemampuan berbahasa anak sejak usia dini.
Penerapan Teknik Restrukrisasi Kognitif dalam Mengatasi Stigma Bullying dan Rendahnya Self-Esteem pada Remaja Putus Sekolah Muh. Yusran Diniy; Putri Putri; Nur Safira Irfan; Alamsyah R. Mangge
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40811

Abstract

Remaja putus sekolah rentan memperoleh pelabelan buruk dari masyarakat yang dapat menimbulkan tindakan perundungan (Bullying) dan melemahkan harga diri (Self-Esteem), riset ini menerapkan pendekatan kuantitatif berbasis eksperimen melalui rancangan One-Group Pretest-Posttest bertujuan menguji efektivitas pendekatan restrukturisasi kognitif dalam mengurangi Stigma Bullying serta menaikkan Self-Esteem remaja putus sekolah. Sampel penelitian melibatkan 50 remaja putus sekolah yang berada di wilayah Sulawesi Tengah, data diperoleh melalui kuesioner Stigma Bullying dan Self-Esteem, lalu diolah memakai Wilcoxon Signed Ranks Test serta N-Gain. Temuan Wilcoxon memperlihatkan angka signifikansi 0,000 (p<0,05) pada kedua variabel, yang menegaskan adanya pengaruh signifikan berupa berkurangnya skor Stigma Bullying sekaligus bertambahnya skor Self-Esteem. Walaupun perhitungan N-Gain memperlihatkan adanya kenaikan skor Self-Esteem masih berada pada klasifikasi rendah (23,56%), pendekatan restrukturisasi kognitif tersebut secara aktual dinyatakan berhasil menurut statistik dalam mengarahkan pola pikir negatif remaja menjadi lebih rasional dan membangun untuk menghadapi tekanan sosial.
The Relationship between Vocabulary Mastery and Students’ Reading Comprehension Ibtisamah Nasywa; Amelia Faddya Wildhani; Kinanti Kinanti; Melani Melani; Zulayha Ulinta Tarigan; Didik Santoso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40812

Abstract

Studi ini meneliti hubungan antara penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan di kalangan mahasiswa semester enam Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Desain korelasional kuantitatif digunakan dengan melibatkan 30 mahasiswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosakata dan tes pemahaman bacaan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Korelasi Momen Produk Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata penguasaan kosakata adalah 17,30, sedangkan skor rata-rata pemahaman bacaan adalah 16,93. Analisis korelasi mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan (r = 0,628, p = 0,0002). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan penguasaan kosakata yang lebih tinggi cenderung mencapai kinerja pemahaman bacaan yang lebih baik. Temuan ini mendukung pandangan bahwa pengetahuan kosakata memainkan peran penting dalam memahami teks tertulis. Oleh karena itu, pengembangan kosakata harus ditekankan untuk meningkatkan keterampilan pemahaman bacaan mahasiswa.
Tinjauan Maqāṣid Syariah terhadap Praktik Trading Aset Kripto di Era Transformasi Digital Alfin Miftahul Akmal; Tanadda Shidqi; Iqbal Fathul Falakh; Fajrin Ramadhani; Syaeful Bahri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40814

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah menghadirkan berbagai inovasi di bidang keuangan, termasuk aset kripto yang semakin banyak dimanfaatkan sebagai sarana investasi dan perdagangan. Fenomena ini memunculkan beragam pandangan dalam ekonomi Islam karena di satu sisi memberikan peluang ekonomi, sementara di sisi lain mengandung risiko ketidakpastian dan spekulasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik trading aset kripto melalui perspektif Maqāṣid Syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang memanfaatkan berbagai sumber, seperti literatur Maqāṣid Syariah, fatwa MUI, regulasi terkait aset kripto, serta artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa trading aset kripto memiliki nilai kemaslahatan berupa kemudahan transaksi, inovasi teknologi keuangan, dan alternatif investasi. Namun, aktivitas ini juga berpotensi menimbulkan kemudaratan akibat fluktuasi harga yang tinggi, unsur gharar, serta risiko kerugian finansial. Oleh karena itu, penilaian terhadap trading aset kripto dalam Islam bergantung pada dominasi aspek maslahat atau mafsadat yang ditimbulkannya.
Penelitian Tindakan Kelas Muhammad Zaki Al Asyraf; Zamsiswaya Zamsiswaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40815

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas melalui perbaikan yang bersifat sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep PTK, tahapan pelaksanaannya, serta peran PTK dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan PTK. Hasil kajian menunjukkan bahwa PTK terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan secara berulang dalam bentuk siklus. PTK memiliki peran penting dalam memperbaiki proses pembelajaran, meningkatkan hasil belajar siswa, serta mengembangkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran. Selain itu, PTK juga mendorong guru untuk lebih reflektif, inovatif, dan profesional dalam melaksanakan tugasnya di kelas. Meskipun memiliki beberapa keterbatasan, PTK tetap menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian Tindakan Kelas merupakan metode yang relevan dan bermanfaat bagi guru dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta profesionalisme guru secara berkelanjutan.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Tuturan Para Tokoh Film Pendek Berjudul Natalan Karya Sutradara Sidharta Tata Dina Cahyati; Dyassantika Ratna Saputri; Novita Tea Estetika; Nur Indah Bunga Setyawati; Nirbito Hanggoro Pribadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40816

Abstract

Berkomunikasi dapat menyebabkan adanya peralihan bahasa ataupun pencampuran bahasa yang dilakukan secara sadar maupun tidak. Hal itu tidak hanya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, namun dapat pula terjadi pada sebuah film. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi campur kode dan alih kode pada film pendek berjudul Natalan karya Sidharta Tata. Data yang didapatkan berupa kutipan dari tuturan para tokoh dalam film Natalan, diperoleh melalui metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat. Penelitian ini mengidentifikasi bentuk alih kode intern dan ekstern serta campur kode intern. Mengidentifikasi sebab terjadinya campur kode, yaitu adanya faktor tidak terikat kaidah bahasa dan mempermudah komunikasi antar penutur, serta faktor terjadinya alih kode adanya penutur dan mitra tutur. Hasil data diperoleh delapan data yang terdiri atas 4 data alih kode dan 4 data campur kode.
Analisis Penggunaan Istilah Keteknikan dalam Laporan Penelitian Sistem Energi Terbarukan Syakira Pasca Khairunnisa; Chrisetya Panji Bagus Handoko; Kevin Ariskhi; Rafiansya Tamara; Arie Cahya Fajar Ramadhan; Mochamad Whilky Rizkyanfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40818

Abstract

Studi ini dilakukan dengan tujuan menelaah kecenderungan pemakaian terminologi teknis dalam laporan riset bertema sistem energi terbarukan yang telah dipublikasikan pada jurnal-jurnal nasional berbahasa Indonesia. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif dengan menerapkan analisis konten sebagai teknik utama terhadap 20 artikel ilmiah yang terbit di tiga jurnal nasional dalam kurun 2020–2024. Dari keseluruhan 1.240 lema yang dikaji, hasil analisis mengungkapkan bahwa pengalihan kode melalui adopsi langsung istilah berbahasa Inggris tanpa adaptasi menjadi pola yang paling banyak ditemukan, yakni mencapai 50% dari total lema. Proporsi istilah baku berdasarkan PUPI berada di angka 30%, sementara bentuk serapan yang menyimpang dari kaidah terhitung sebesar 20%. Akar persoalan ketidakseragaman terminologi ini terletak pada minimnya ketersediaan glosarium khusus di ranah energi terbarukan, sekaligus tidak adanya ketentuan dalam panduan penulisan ketiga jurnal yang mewajibkan perujukan pada PUPI ataupun KBBI. Keadaan ini membuka peluang terjadinya kerancuan pemaknaan konsep teknis sekaligus mengikis bobot akademis suatu karya ilmiah. Bertolak dari temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar pihak pengelola jurnal merancang glosarium resmi yang terintegrasi dalam pedoman penulisan, serta mengimbau para peneliti untuk senantiasa menjadikan PUPI dan KBBI sebagai rujukan utama demi terwujudnya keseragaman dan ketepatan terminologi dalam wacana ilmiah.