JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,400 Documents
Peran Lingkungan Keluarga dalam Mendukung Perkembangan Bahasa Ekspresif Pada Anak Usia Dini
Dinda Amelia;
Nursila Nursila;
Mufaro’ah Mufaro’ah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40810
Perkembangan bahasa yang ekspresif adalah salah satu elemen krusial dalam masa pertumbuhan anak-anak kecil, yang berpengaruh pada kemampuan mereka untuk menyampaikan ide, pikiran, emosi, dan kebutuhan kepada orang lain. Sebagai lingkungan pertama yang anak temui, keluarga memainkan peran yang sangat signifikan dalam proses pembelajaran bahasa ekspresif. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengeksplorasi kontribusi lingkungan keluarga terhadap pertumbuhan bahasa ekspresif pada anak-anak di usia dini melalui analisis literatur. Metodologi yang diterapkan adalah penelitian pustaka dengan menelaah sejumlah buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang aktif berkomunikasi, pemberian stimuli bahasa yang teratur, kegiatan membaca bersama, serta gaya pengasuhan yang responsif dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak. Di sisi lain, kurangnya interaksi verbal dan penggunaan gadget yang berlebihan dapat menghambat perkembangan bahasa ekspresif. Maka dari itu, keluarga memiliki posisi strategis dalam mengoptimalkan kemampuan berbahasa anak sejak usia dini.
Penerapan Teknik Restrukrisasi Kognitif dalam Mengatasi Stigma Bullying dan Rendahnya Self-Esteem pada Remaja Putus Sekolah
Muh. Yusran Diniy;
Putri Putri;
Nur Safira Irfan;
Alamsyah R. Mangge
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40811
Remaja putus sekolah rentan memperoleh pelabelan buruk dari masyarakat yang dapat menimbulkan tindakan perundungan (Bullying) dan melemahkan harga diri (Self-Esteem), riset ini menerapkan pendekatan kuantitatif berbasis eksperimen melalui rancangan One-Group Pretest-Posttest bertujuan menguji efektivitas pendekatan restrukturisasi kognitif dalam mengurangi Stigma Bullying serta menaikkan Self-Esteem remaja putus sekolah. Sampel penelitian melibatkan 50 remaja putus sekolah yang berada di wilayah Sulawesi Tengah, data diperoleh melalui kuesioner Stigma Bullying dan Self-Esteem, lalu diolah memakai Wilcoxon Signed Ranks Test serta N-Gain. Temuan Wilcoxon memperlihatkan angka signifikansi 0,000 (p<0,05) pada kedua variabel, yang menegaskan adanya pengaruh signifikan berupa berkurangnya skor Stigma Bullying sekaligus bertambahnya skor Self-Esteem. Walaupun perhitungan N-Gain memperlihatkan adanya kenaikan skor Self-Esteem masih berada pada klasifikasi rendah (23,56%), pendekatan restrukturisasi kognitif tersebut secara aktual dinyatakan berhasil menurut statistik dalam mengarahkan pola pikir negatif remaja menjadi lebih rasional dan membangun untuk menghadapi tekanan sosial.
The Relationship between Vocabulary Mastery and Students’ Reading Comprehension
Ibtisamah Nasywa;
Amelia Faddya Wildhani;
Kinanti Kinanti;
Melani Melani;
Zulayha Ulinta Tarigan;
Didik Santoso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40812
Studi ini meneliti hubungan antara penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan di kalangan mahasiswa semester enam Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Desain korelasional kuantitatif digunakan dengan melibatkan 30 mahasiswa sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan kosakata dan tes pemahaman bacaan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Korelasi Momen Produk Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata penguasaan kosakata adalah 17,30, sedangkan skor rata-rata pemahaman bacaan adalah 16,93. Analisis korelasi mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan (r = 0,628, p = 0,0002). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan penguasaan kosakata yang lebih tinggi cenderung mencapai kinerja pemahaman bacaan yang lebih baik. Temuan ini mendukung pandangan bahwa pengetahuan kosakata memainkan peran penting dalam memahami teks tertulis. Oleh karena itu, pengembangan kosakata harus ditekankan untuk meningkatkan keterampilan pemahaman bacaan mahasiswa.
Tinjauan Maqāṣid Syariah terhadap Praktik Trading Aset Kripto di Era Transformasi Digital
Alfin Miftahul Akmal;
Tanadda Shidqi;
Iqbal Fathul Falakh;
Fajrin Ramadhani;
Syaeful Bahri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40814
Kemajuan teknologi digital telah menghadirkan berbagai inovasi di bidang keuangan, termasuk aset kripto yang semakin banyak dimanfaatkan sebagai sarana investasi dan perdagangan. Fenomena ini memunculkan beragam pandangan dalam ekonomi Islam karena di satu sisi memberikan peluang ekonomi, sementara di sisi lain mengandung risiko ketidakpastian dan spekulasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik trading aset kripto melalui perspektif Maqāṣid Syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang memanfaatkan berbagai sumber, seperti literatur Maqāṣid Syariah, fatwa MUI, regulasi terkait aset kripto, serta artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa trading aset kripto memiliki nilai kemaslahatan berupa kemudahan transaksi, inovasi teknologi keuangan, dan alternatif investasi. Namun, aktivitas ini juga berpotensi menimbulkan kemudaratan akibat fluktuasi harga yang tinggi, unsur gharar, serta risiko kerugian finansial. Oleh karena itu, penilaian terhadap trading aset kripto dalam Islam bergantung pada dominasi aspek maslahat atau mafsadat yang ditimbulkannya.
Penelitian Tindakan Kelas
Muhammad Zaki Al Asyraf;
Zamsiswaya Zamsiswaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40815
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas melalui perbaikan yang bersifat sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep PTK, tahapan pelaksanaannya, serta peran PTK dalam meningkatkan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan PTK. Hasil kajian menunjukkan bahwa PTK terdiri dari empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan secara berulang dalam bentuk siklus. PTK memiliki peran penting dalam memperbaiki proses pembelajaran, meningkatkan hasil belajar siswa, serta mengembangkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran. Selain itu, PTK juga mendorong guru untuk lebih reflektif, inovatif, dan profesional dalam melaksanakan tugasnya di kelas. Meskipun memiliki beberapa keterbatasan, PTK tetap menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian Tindakan Kelas merupakan metode yang relevan dan bermanfaat bagi guru dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta profesionalisme guru secara berkelanjutan.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Tuturan Para Tokoh Film Pendek Berjudul Natalan Karya Sutradara Sidharta Tata
Dina Cahyati;
Dyassantika Ratna Saputri;
Novita Tea Estetika;
Nur Indah Bunga Setyawati;
Nirbito Hanggoro Pribadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40816
Berkomunikasi dapat menyebabkan adanya peralihan bahasa ataupun pencampuran bahasa yang dilakukan secara sadar maupun tidak. Hal itu tidak hanya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, namun dapat pula terjadi pada sebuah film. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi campur kode dan alih kode pada film pendek berjudul Natalan karya Sidharta Tata. Data yang didapatkan berupa kutipan dari tuturan para tokoh dalam film Natalan, diperoleh melalui metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat. Penelitian ini mengidentifikasi bentuk alih kode intern dan ekstern serta campur kode intern. Mengidentifikasi sebab terjadinya campur kode, yaitu adanya faktor tidak terikat kaidah bahasa dan mempermudah komunikasi antar penutur, serta faktor terjadinya alih kode adanya penutur dan mitra tutur. Hasil data diperoleh delapan data yang terdiri atas 4 data alih kode dan 4 data campur kode.
Analisis Penggunaan Istilah Keteknikan dalam Laporan Penelitian Sistem Energi Terbarukan
Syakira Pasca Khairunnisa;
Chrisetya Panji Bagus Handoko;
Kevin Ariskhi;
Rafiansya Tamara;
Arie Cahya Fajar Ramadhan;
Mochamad Whilky Rizkyanfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40818
Studi ini dilakukan dengan tujuan menelaah kecenderungan pemakaian terminologi teknis dalam laporan riset bertema sistem energi terbarukan yang telah dipublikasikan pada jurnal-jurnal nasional berbahasa Indonesia. Penelitian menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif dengan menerapkan analisis konten sebagai teknik utama terhadap 20 artikel ilmiah yang terbit di tiga jurnal nasional dalam kurun 2020–2024. Dari keseluruhan 1.240 lema yang dikaji, hasil analisis mengungkapkan bahwa pengalihan kode melalui adopsi langsung istilah berbahasa Inggris tanpa adaptasi menjadi pola yang paling banyak ditemukan, yakni mencapai 50% dari total lema. Proporsi istilah baku berdasarkan PUPI berada di angka 30%, sementara bentuk serapan yang menyimpang dari kaidah terhitung sebesar 20%. Akar persoalan ketidakseragaman terminologi ini terletak pada minimnya ketersediaan glosarium khusus di ranah energi terbarukan, sekaligus tidak adanya ketentuan dalam panduan penulisan ketiga jurnal yang mewajibkan perujukan pada PUPI ataupun KBBI. Keadaan ini membuka peluang terjadinya kerancuan pemaknaan konsep teknis sekaligus mengikis bobot akademis suatu karya ilmiah. Bertolak dari temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar pihak pengelola jurnal merancang glosarium resmi yang terintegrasi dalam pedoman penulisan, serta mengimbau para peneliti untuk senantiasa menjadikan PUPI dan KBBI sebagai rujukan utama demi terwujudnya keseragaman dan ketepatan terminologi dalam wacana ilmiah.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa dan Literasi AUD
Irsa Aulia Ningsih;
Lailis Sa’adah;
Mufaroah Mufaroah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40820
Kemampuan bahasa dan literasi merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan komunikasi, berpikir, dan kesiapan belajar pada jenjang pendidikan berikutnya. Perkembangan kemampuan tersebut memerlukan stimulasi yang tepat melalui berbagai strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan literasi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian yang relevan dengan topik kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi guru yang efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa dan literasi anak usia dini meliputi menciptakan lingkungan literasi yang kaya, membacakan cerita (read aloud), mengembangkan komunikasi melalui kegiatan tanya jawab, menggunakan metode bermain, serta kegiatan bernyanyi dan bersajak. Strategi tersebut dapat meningkatkan kemampuan menyimak, berbicara, membaca permulaan, menulis permulaan, serta kesadaran fonologis anak. Selain itu, keterlibatan aktif guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengembangan bahasa dan literasi anak. Dengan demikian, penerapan strategi pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berpusat pada anak dapat mendukung perkembangan kemampuan bahasa dan literasi secara optimal sejak usia dini.
Pengaruh Metode Pembelajaran Kooperarif terhadap Minat Belajar Siswa Kelas XIA di SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon
H. I. Untu;
L. Sareng;
M. Timbaratu;
G. Mongdong
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40821
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran kooperatif terhadap minat belajar siswa kelas XI A di SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon. Dalam proses pembelajaran di sekolah, penggunaan metode pembelajaran yang tepat sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan, keaktifan, dan ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Metode pembelajaran kooperatif dipilih karena menekankan kerja sama antar siswa dalam kelompok sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang aktif, komunikatif, dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI A yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert yang terdiri dari 30 pernyataan untuk mengukur pengarih metode pembelajaran kooperatif terhadap minat belajar siswa . Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif memiliki hubungan positif terhadap minat belajar siswa, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik. Meskipun demikian, penerapan metode pembelajaran kooperatif tetap memberikan dampak positif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan interaktif di kelas. Dengan demikian, metode pembelajaran kooperatif dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk membantu meningkatkan keterlibatan dan minat belajar siswa di sekolah.
Hukum Perdata Islam di Bidang Perkawinan
Rafly Dhiya Ahmad;
Muhammad Aqiel Mukhtar;
Nedian Fizar Ambara;
Satria Singa Antar Bangsa Djaidi;
Rosdiana Rosdiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40822
Artikel ini membahas pencatatan perkawinan, perjanjian perkawinan, dan larangan perkawinan dalam perspektif hukum perdata Islam di Indonesia. Ketiga aspek tersebut penting dikaji karena perkawinan tidak hanya merupakan peristiwa keagamaan, tetapi juga peristiwa hukum yang menimbulkan akibat keperdataan bagi suami, istri, anak, dan pihak ketiga. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, serta literatur hukum Islam dan hukum keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa pencatatan perkawinan berfungsi sebagai instrumen kepastian dan perlindungan hukum; perjanjian perkawinan berperan sebagai sarana preventif dalam mengatur hak dan kewajiban keperdataan para pihak; sedangkan larangan perkawinan bertujuan menjaga ketertiban keluarga, kejelasan nasab, serta nilai-nilai agama dan moral. Dengan demikian, pencatatan perkawinan, perjanjian perkawinan, dan larangan perkawinan merupakan bagian integral dari sistem hukum keluarga Islam di Indonesia yang berorientasi pada perlindungan, ketertiban, dan kemaslahatan keluarga.