cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Analisis Efektivitas Peran Pengadilan Agama dan KUA dalam Pencegahan Perkawinan di Bawah Umur Akibat Media Sosial Revita Putri Sadewi; Marwa Fadhila Hasna; Fawwaz Hilalilhaq Fikrie; Muhammad Fazel Pasha; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41004

Abstract

Perkawinan di bawah umur di Indonesia masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan, bahkan menunjukkan kecenderungan meningkat seiring dengan perkembangan media sosial yang memengaruhi cara pandang dan perilaku remaja. Konten digital yang menampilkan romantisasi pernikahan usia muda tanpa diimbangi pemahaman atas risiko dan tanggung jawab seringkali mendorong keputusan menikah secara prematur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas peran Pengadilan Agama dan Kantor Urusan Agama (KUA) dalam mencegah perkawinan dini yang dipengaruhi oleh media sosial. Permasalahan yang diangkat meliputi bagaimana konstruksi hukum dan sosial terkait fenomena tersebut serta sejauh mana kedua lembaga menjalankan fungsi preventifnya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan historis, melalui analisis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun KUA telah berperan melalui fungsi administratif dan pembinaan, serta Pengadilan Agama melalui mekanisme dispensasi nikah, pelaksanaan fungsi pencegahan belum berjalan secara optimal. Tingginya angka pemberian dispensasi yang lebih didasarkan pada pertimbangan sosial daripada ketentuan normatif menjadi salah satu indikatornya. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran kelembagaan serta sinergi yang lebih terarah agar upaya pencegahan perkawinan di bawah umur dapat berjalan lebih efektif.
Analisis Yuridis Pengaturan Pencemaran Udara berdasarkan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Sarah Nisma Cahyani Nasution; Nia Rahmadani Batubara; Fajar Siregar; M.faisal Rahendra lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41005

Abstract

Pencemaran udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup yang memberikan dampak besar terhadap kesehatan manusia, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan ekosistem. Meningkatnya aktivitas industri, transportasi, dan pembakaran bahan bakar fosil menyebabkan kualitas udara mengalami penurunan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai pencemaran udara, pengaturan baku mutu udara dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta bentuk pertanggungjawaban negara terhadap pencemaran udara lintas batas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual yang didukung oleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan mengenai pencemaran udara di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Pengaturan baku mutu udara berfungsi sebagai instrumen preventif dalam pengendalian pencemaran udara dan menjadi dasar penegakan hukum lingkungan. Selain itu, negara memiliki tanggung jawab untuk mencegah terjadinya pencemaran udara lintas batas berdasarkan prinsip hukum internasional, seperti sic utere tuo ut alienum non laedas, Stockholm Declaration 1972, dan Rio Declaration 1992. Bentuk pertanggungjawaban negara meliputi upaya pencegahan, pengawasan, penghentian pencemaran, pemulihan lingkungan, serta kerja sama internasional dalam pengendalian pencemaran udara. Dengan demikian, diperlukan penegakan hukum yang tegas dan kerja sama antarnegara guna menciptakan lingkungan hidup yang baik, sehat, dan berkelanjutan.
Analisis Yuridis tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang Sarah Nisma Cahyani Nasution; Nia Rahmadani Batubara; Frenclinton Samosir; Talia Ramadhani Harahap
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41006

Abstract

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) merupakan salah satu bentuk kejahatan yang melanggar hak asasi manusia dan mengancam harkat serta martabat manusia. Perkembangan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi telah menyebabkan meningkatnya berbagai modus perdagangan orang yang menyasar kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, dan pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian tindak pidana perdagangan orang, unsur-unsur yang membentuk tindak pidana perdagangan orang, serta berbagai jenis tindak pidana perdagangan orang yang berkembang dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan sumber hukum lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana perdagangan orang merupakan bentuk perbudakan modern yang dilakukan melalui tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan menggunakan ancaman, kekerasan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan, atau cara lainnya untuk tujuan eksploitasi. Unsur-unsur TPPO terdiri atas unsur tindakan, unsur cara atau sarana, dan unsur tujuan eksploitasi. Selain itu, TPPO memiliki berbagai bentuk, antara lain eksploitasi pekerja migran, perdagangan anak, prostitusi, adopsi ilegal, pernikahan pesanan, serta perdagangan organ tubuh. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan penegakan hukum yang lebih efektif melalui kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat guna menekan angka perdagangan orang serta memberikan perlindungan yang optimal bagi korban.
Pembiasaan Perilaku Islami pada Anak Usia Dini di Lingkungan RA Istiqomah Nurmala Hayati; Muhammad Satria Sembiring Pelawi; Riska Nurasnida Siregar; Dwi Syafira Adelia; Putri Mawardah Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pembiasaan perilaku Islami, proses pelaksanaannya, serta faktor pendukung dan penghambat pembiasaan perilaku Islami pada anak usia dini di RA Istiqomah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, orang tua peserta didik, dan anak usia dini yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan perilaku Islami di RA Istiqomah dilaksanakan secara terstruktur melalui kegiatan rutin, seperti mengucapkan salam, membaca doa, menghafal surat pendek, menerapkan adab makan, menjaga kebersihan, dan membiasakan sikap sopan santun. Proses pelaksanaan didukung oleh keteladanan guru, pembiasaan yang konsisten, pemberian penguatan positif, serta kerja sama antara sekolah dan orang tua. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, lingkungan sekolah yang religius, dan dukungan keluarga, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan pola asuh, kurangnya konsistensi pembiasaan di rumah, dan pengaruh penggunaan gawai pada anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara sekolah dan keluarga berperan penting dalam membentuk karakter religius anak sejak usia dini.
Akar Filosofis Sila-Sila dalam Pancasila Menurut Rizieq Syihab Dirga Candra Styawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41008

Abstract

Keberadaan Pancasila sebagai dasar negara rentan terhadap interpretasi sempit di era keterbukaan informasi, sebagaimana tercermin dalam diskursus publik yang dipicu oleh pandangan Rizieq Syihab. Artikel ini bertujuan menggali akar filosofis nilai Pancasila dalam perspektif pemikiran tokoh tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap berbagai literatur akademis dan dokumen historis. Hasil kajian menunjukkan bahwa landasan filosofis Pancasila menurut Rizieq Syihab bersifat teosentris dan integralistik. Ia menempatkan Piagam Jakarta sebagai rumusan otentik dan menjadikan syariat Islam sebagai rujukan utama dalam memaknai setiap sila. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pemahaman Pancasila harus melampaui dikotomi ideologis menuju etika publik yang inklusif. Oleh karena itu, penguatan pendidikan kewarganegaraan dan dialog antarumat beragama diperlukan untuk menjaga kohesi sosial serta memperkuat ketahanan ideologi bangsa di tengah dinamika pemikiran kontemporer.
Pengaruh Customer Relationship Management terhadap Customer Satisfaction, Loyalty dan Business Performance Pada UMKM Fortune Pao Batam Kerdion Gilbert; Golan Hasan; Calvin Calvin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41009

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan untuk mempertahankan daya saing di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen hubungan pelanggan pada UMKM Fortune Pao di Kota Batam serta perannya dalam meningkatkan kepuasan, loyalitas pelanggan, dan kinerja bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi terhadap aktivitas komunikasi, pemasaran, dan pelayanan pelanggan melalui media sosial Instagram dan WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fortune Pao telah menerapkan manajemen hubungan pelanggan melalui komunikasi aktif, penyediaan informasi produk yang mudah diakses, serta pelayanan yang responsif. Penerapan tersebut mendukung kepuasan pelanggan melalui kualitas layanan dan pengalaman positif, serta mendorong pembelian ulang dan rekomendasi pelanggan. Namun, pengelolaan pelanggan masih sederhana dan belum memiliki pencatatan yang terstruktur. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan data pelanggan dan program loyalitas untuk memperkuat hubungan pelanggan serta keberlanjutan bisnis.
Riset Aksi terhadap Permasalahan Rendahnya Sumber Daya Alam di Jalan Gambir Pasar 8 Gang Karya Rotan 23 Tembung Winda Kustiawan; Edi Setiawan; Khairunnisa Aqila; Fadillah Ikhwani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta memberikan solusi terhadap permasalahan rendahnya sumber daya alam di Jalan Gambir Pasar 8 Gang Karya Rotan 23, Tembung melalui pendekatan riset aksi. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi terbatasnya ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah yang belum optimal, minimnya ruang terbuka hijau, serta rendahnya pemanfaatan lahan yang tersedia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan action research yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan diskusi kelompok (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan riset aksi memberikan perubahan positif, antara lain meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, perbaikan dalam pengelolaan sampah, mulai dilaksanakannya kegiatan penghijauan, serta meningkatnya pemanfaatan lahan secara lebih produktif. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam kegiatan lingkungan juga mengalami peningkatan. Namun, perubahan yang terjadi masih bersifat bertahap dan belum merata di seluruh masyarakat.
Nilai-Nilai Karakter dalam Kitab Akhlak Lil Banin Karya Syekh Umar Bin Ahmad Baradja Alpan Fadhil Azzuhri Dalimunthe; Khairuddin Lubis; Khairul Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biografi Syekh Umar bin Ahmad Baradja serta menjelaskan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam kehidupan dan pemikirannya. Syekh Umar bin Ahmad Baradja merupakan salah satu ulama dan tokoh pendidikan Islam di Indonesia yang berperan penting dalam pengembangan ilmu agama serta pembinaan moral masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, artikel, dan karya tulis yang membahas kehidupan serta kontribusi beliau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan Syekh Umar bin Ahmad Baradja sarat dengan keteladanan nilai-nilai karakter. Nilai religius tercermin dari ketaatannya dalam menjalankan syariat Islam dan mengajarkan ilmu agama. Nilai kejujuran tampak dalam sikap dan tutur katanya yang selalu menjaga amanah. Nilai disiplin terlihat dari konsistensinya dalam berdakwah dan mendidik umat. Nilai kemandirian tercermin dari usaha beliau dalam mengembangkan karya-karya pendidikan tanpa bergantung pada pihak lain. Nilai demokratis terlihat dari sikapnya yang menghargai perbedaan pendapat. Nilai menghargai prestasi tercermin dalam dorongannya agar generasi muda bersemangat menuntut ilmu. Nilai peduli lingkungan dan sosial terlihat dari kepeduliannya terhadap kebersihan, keteraturan, serta kesejahteraan masyarakat. Nilai tanggung jawab dan menepati janji tampak dari konsistensinya dalam menjalankan amanah dakwah dan pendidikan hingga akhir hayat.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa biografi Syekh Umar bin Ahmad Baradja tidak hanya merekam perjalanan hidup seorang ulama besar, tetapi juga menjadi sumber keteladanan nilai-nilai karakter yang relevan untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan berbangsa.
The Effect of Vocabulary Mastery on Students’ Reading Comprehension Carisha Puti Salsabila; Didik Santoso; Ibnu Fiqri Ayatullah; Naila Alzahwa; T. Arfa Athari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41012

Abstract

Penguasaan kosakata dianggap sebagai salah satu faktor terpenting yang memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami teks tertulis dalam bahasa Inggris. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh penguasaan kosakata terhadap pemahaman bacaan siswa di kalangan pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL). Penelitian ini menggunakan desain korelasional kuantitatif yang melibatkan siswa sebagai partisipan penelitian. Data dikumpulkan melalui tes kosakata dan tes pemahaman bacaan untuk mengukur prestasi siswa di kedua bidang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dan pemahaman bacaan, yang mengindikasikan bahwa siswa dengan pengetahuan kosakata yang lebih tinggi cenderung mencapai skor pemahaman bacaan yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa penguasaan kosakata memberikan kontribusi yang besar terhadap kemampuan siswa untuk memahami, menafsirkan, dan menganalisis teks tertulis. Oleh karena itu, guru bahasa Inggris didorong untuk menerapkan pengajaran kosakata yang efektif dan kegiatan pengayaan untuk meningkatkan keterampilan pemahaman bacaan siswa. Studi ini memberikan wawasan berharga tentang pentingnya pengembangan kosakata dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa secara keseluruhan.
Peran Diksi dalam Menciptakan Kejelasan dan Keindahan Bahasa Dian Amelia Putri; Esra Widianingsih; Jaza Al Aufa; Muhammad Haikal Ramadhan Oktoriansah; Rindiani Rindiani; Shindy Audia; Zahra Hanifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41013

Abstract

Diksi atau pemilihan kata merupakan salah satu unsur yang sangat berpengaruh untuk kejelasan, agar pesan dapat di sampaikan dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan diksi dalam menciptakan kejelasan dan keindahan makna. Study Pustaka (library research) dan deskriptif kualitatif adalah metode yang di gunakan dalam penelitian ini. Data akan diperoleh dari sumber tertulis seperti buku, jurnal, maupun artikel yang memiliki katian dengan penelitian. Dari hasil penelitian diksi tidak hanya membantu menyampaikan pesan dengan jelas tanpa ada kesalahpahaman namun juga dapat menciptakan estetika bahasa yang menjadikan penyampaian pesan menjadi lebih menarik. Itulah mengapa diksi sangat penting dalam penggunaan bahasa yang baik dan efektif.