cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Analisis Pengaruh Pola Pikir Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Tata Rias Rina Dwijuliani; Nia Kusstianti; Octaverina Kecvara Pritasari; Novia Tesalonika Amanda Rerung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41975

Abstract

bagi mahasiswa pendidikan tata rias yang memiliki keterampilan berbasis jasa. Namun, sebagian besar mahasiswa masih memiliki orientasi sebagai pencari kerja dibandingkan sebagai pencipta usaha. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi teknis dan kesiapan mental kewirausahaan. Pola pikir kewirausahaan dipandang sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi minat berwirausaha mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola pikir kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa S1 Pendidikan Tata Rias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert kepada mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah kewirausahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana, didukung uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pikir kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Nilai koefisien regresi sebesar 0,612 menunjukkan bahwa peningkatan pola pikir kewirausahaan diikuti peningkatan minat berwirausaha. Koefisien determinasi sebesar 0,404 mengindikasikan bahwa variabel pola pikir kewirausahaan mampu menjelaskan 40,4% variasi minat berwirausaha, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan pola pikir kewirausahaan merupakan faktor strategis dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa tata rias. Oleh karena itu, pembelajaran kewirausahaan perlu diarahkan tidak hanya pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan mindset kewirausahaan.
Data Mining Menggunakan K-Means Clustering untuk Pengelompokan Kelurahan Berdasarkan Sebaran Penerima Bantuan Sosial di Kota Bontang Ahmad Ramadhan; Muhammad Raffi Rahmmad; Rewinur Raihan Naufal Zakki; Errizal Ade Ragil Khariumayif; Zelli Ghea Mardi Anugrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41976

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong instansi pemerintah memanfaatkan data digital untuk mendukung pengambilan keputusan, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan wilayah berdasarkan karakteristik penerima bantuan sosial di Kota Bontang menggunakan metode K-Means Clustering. Data penelitian berasal dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang berdasarkan Keputusan Wali Kota Bontang Nomor 100.3.3.3/235/DSPM/2026. Tahap penelitian meliputi pembentukan atribut berdasarkan proporsi kategori bantuan sosial dan jumlah penerima pada setiap kelurahan, normalisasi data menggunakan metode Min-Max, penentuan jumlah kelompok dengan metode Elbow, serta evaluasi hasil menggunakan metode Davies-Bouldin Index. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kelompok optimal sebanyak tiga kelompok, yaitu kelompok dengan jumlah penerima rendah, kelompok dengan tingkat kebutuhan kecil hingga menengah, dan kelompok dengan jumlah penerima tertinggi. Nilai Davies-Bouldin Index sebesar 0,7895 menunjukkan kualitas pengelompokan yang cukup baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam menentukan prioritas penyaluran bantuan sosial secara lebih objektif dan tepat sasaran.
Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Prestasi Program Tahfidz Siswa di MI Tahfidz Mathla’ul Huda Argosuko Imam Muhidin; Abdurrahman Abdurrahman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi lingkungan keluarga terhadap prestasi program tahfidz siswa di MIS Tahfidz Mathla’ul Huda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 427 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 171 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk variabel lingkungan keluarga dan dokumentasi prestasi tahfidz siswa. Variabel lingkungan keluarga meliputi pola asuh orang tua, suasana religius keluarga, keterlibatan orang tua, serta dukungan keluarga terhadap program tahfidz. Adapun prestasi tahfidz diukur berdasarkan kategori belum mencapai target, mencapai target, dan melebihi target hafalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan keluarga siswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 14,2. Sementara itu, prestasi program tahfidz siswa berada pada kategori baik dengan mayoritas siswa mencapai target hafalan. Hasil analisis korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,684 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara kondisi lingkungan keluarga dengan prestasi program tahfidz siswa. Koefisien determinasi sebesar 46,7% menunjukkan bahwa lingkungan keluarga memberikan kontribusi terhadap prestasi tahfidz siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program tahfidz siswa. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, suasana religius keluarga, dan dukungan belajar di rumah perlu ditingkatkan untuk menunjang pencapaian hafalan Al-Qur’an siswa secara optimal.
The Role of Drama Performance in Developing Students' Creativity and Confidence in English Learning Theodora Lumban Raja; Diana Tampubolon; Stevani Banjarnahor; Mora Gultom; David Togi Hutahaean
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41978

Abstract

Pertunjukan drama dikenal luas sebagai salah satu strategi pengajaran yang paling menarik dalam pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini memberikan siswa kesempatan untuk menggunakan bahasa Inggris dalam situasi yang bermakna sambil mendorong partisipasi aktif di kelas. Artikel ini bertujuan untuk membahas peran pertunjukan drama dalam mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Melalui kegiatan drama, siswa didorong untuk mengemukakan gagasan, memecahkan masalah secara kreatif, dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Selain itu, melakukan peran yang berbeda membantu siswa mengurangi kecemasan dan menjadi lebih percaya diri ketika berbicara bahasa Inggris. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis drama menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan yang meningkatkan motivasi, kolaborasi, dan keterampilan komunikasi siswa. Selain itu, pertunjukan drama memungkinkan pelajar untuk merasakan penggunaan bahasa yang autentik, menjadikan pembelajaran bahasa Inggris lebih bermakna dan interaktif. Oleh karena itu, memasukkan pertunjukan drama ke dalam kelas bahasa Inggris tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa siswa tetapi juga mendukung pengembangan kreativitas, kepercayaan diri, dan keterampilan hidup penting lainnya. Artikel ini menyoroti pentingnya pertunjukan drama sebagai pendekatan efektif untuk menciptakan pembelajaran bahasa Inggris yang aktif dan berpusat pada siswa.
Yesus Sang Mediator (Yohanes 9:1-41) Novita Simanjuntak; Kamrol Sidauruk; Tondri Manurung; Daniel Sidabutar; Sebastian Saragih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41979

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran Yesus sebagai Sang Mediator dalam Yohanes 9:1–41 melalui pendekatan eksegesis dan teologi biblika. Pembahasan berfokus pada penyembuhan seorang yang buta sejak lahir sebagai peristiwa yang menyatakan identitas Yesus sebagai Terang Dunia, Penyembuh, Hakim, dan Mediator antara Allah dan manusia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang dilakukan melalui analisis teks Alkitab, kritik teks, penafsiran ayat, serta kajian literatur teologi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutaan dalam Yohanes 9 tidak dipahami sebagai akibat dosa pribadi ataupun dosa orang tua, melainkan sebagai sarana untuk menyatakan pekerjaan Allah. Mukjizat penyembuhan yang dilakukan Yesus memperlihatkan kuasa ilahi-Nya sekaligus mengungkapkan perbedaan antara penglihatan jasmani dan penglihatan rohani. Orang yang disembuhkan mengalami pertumbuhan iman hingga mengakui Yesus sebagai Tuhan, sedangkan orang-orang Farisi tetap berada dalam kebutaan rohani karena menolak kebenaran. Kajian ini juga menegaskan bahwa setiap manusia, termasuk penyandang disabilitas, tetap memiliki martabat sebagai gambar Allah (Imago Dei). Dengan demikian, Yesus hadir sebagai Mediator yang membawa manusia kepada pengenalan akan Allah, memulihkan kehidupan secara jasmani maupun rohani, serta mengajarkan umat percaya untuk mewujudkan kasih, empati, dan pelayanan kepada sesama sebagai bentuk nyata dari iman Kristen.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tauhid Berbasis Ahlussunnah wal Jama'ah di Pesantren Muhammad Danial; Saiful Falah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41980

Abstract

Degradasi moral dan krisis spiritual pada generasi muda menjadi tantangan serius pendidikan Islam abad ke-21. Akar permasalahan terletak pada disintegrasi nilai tauhid dalam proses pembelajaran, di mana aspek kognitif seringkali terpisah dari internalisasi afektif dan pembiasaan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan menguji validitas model kurikulum pendidikan tauhid berbasis Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) di lingkungan pesantren yang terintegrasi dan holistik. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor, melibatkan wakil kepala kurikulum, guru akidah dan Aswaja, wali kelas, musyrif, serta santri. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dokumentasi, dan angket validasi ahli. Analisis data kualitatif mengikuti model interaktif Miles, Huberman & Saldaña, sementara data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif dan persentase kelayakan. Hasil penelitian adalah Model Kurikulum Pendidikan Tauhid Berbasis Ahlussunnah wal Jama'ah (KPT-Aswaja) yang secara eksplisit mengintegrasikan empat pilar: kurikulum formal, hidden curriculum, budaya pesantren, dan sistem pembinaan asrama. Validasi ahli menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi (rata-rata 92,5%) pada aspek konstruk, isi, dan keterterapan model. Uji coba terbatas mengindikasikan model ini efektif dalam menumbuhkan pemahaman tauhid yang komprehensif dan pembentukan karakter mutadayyin. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa model KPT-Aswaja merupakan sebuah kebaruan (novelty) yang menjembatani kesenjangan antara idealitas teologis Aswaja dengan praktik pendidikan di pesantren, menawarkan kerangka kerja sistemik untuk membentuk generasi khoir ummah yang kokoh secara intelektual, spiritual, dan moral.
Gambaran Dukungan Sosial Teman Sebaya Pada Fresh Graduate dalam Proses Job Seeking Wahyu Ariantono; Kus Hanna Rahmi; Sarita Candra Merida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Dukungan Sosial Teman Sebaya Pada Fresh Graduate Dalam Proses JobSeeking. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian 120 responden dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Popusive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat ukur dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya berpengaruh secara signifikan terhadap kecemasan fresh graduate dalam menghadapi dunia kerja. Saran untuk peneliti selanjutnya untuk memperdalam fenomena khususnya terkait dengan teori dan alat ukur yang akan digunakan dalam penelitian selanjutnya dan Bagi peneliti selanjutnya yang ingin menggunakan fenomena terkait fresh graduate, diharapkan menggunakan lokasi penelitian yang berbeda serta dapat menemukan faktor-faktor agar dapat menggali permasalahan penelitian yang berbeda, teman sebaya berperan penting dalam memberikan berbagai saran dan dukungan mengenai pekerjaan yang dapat dijajaki di masa depan karena adanya rentang usia yang sama dan perasaan menghadapi pengalaman serupa.
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Media Digital Pembelajaran IPS Kiki Zakiyah; Ratu Rania Azzahra; Zalfa Muthia Khansa; Fadila Wahyu Nugroho; Mochammad Noviadi Nugroho
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.41982

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru bagi transformasi media pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Artikel ini bertujuan mengkaji pemanfaatan AI dalam tiga bentuk media digital pembelajaran IPS, yaitu video interaktif, chatbot pembelajaran, dan platform e-learning adaptif. Melalui pendekatan studi literatur, artikel ini menelaah konsep dasar AI dalam pendidikan, menganalisis penerapannya pada konteks pembelajaran IPS di Indonesia, serta mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan personalisasi pembelajaran, memperkuat pemahaman siswa terhadap fenomena sosial yang bersifat abstrak melalui visualisasi dinamis, serta menyediakan pendampingan belajar yang responsif di luar jam tatap muka. Meski demikian, penerapannya masih dihadapkan pada kesenjangan infrastruktur digital, kesiapan kompetensi guru, serta persoalan etika terkait privasi data siswa dan potensi bias jawaban pada isu sosial yang kontroversial. Artikel ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru IPS secara berkelanjutan, penyusunan pedoman etis penggunaan AI, serta penempatan AI sebagai alat bantu yang melengkapi, bukan menggantikan, peran guru dalam memfasilitasi diskusi kritis atas isu-isu sosial yang kompleks.
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk dalam Kumpulan Cerpen Dua Pilar Rindu Karya Bengkel Literasi Rakyat Sumbar dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Teks Cerpen SMP Ilham Ramadhan; Zulfikarni Zulfikarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10275

Abstract

Penelitian ini meneliti praktik kekuasaan dan akses yang memengaruhi wacana ditinjau dari konteks sosial analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk dalam kumpulan cerpen Dua Pilar Rindu karya Bengkel Literasi Rakyat Sumbar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuatitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah human instrument. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, dan kalimat yang ditinjau dari konteks sosial ditinjau dari analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana praktik kekuasan dan akses yang memengaruhi wacana dalam empat belas cerpen Dua Pilar Rindu karya Bengkel Literasi Rakyat Sumbar.
Improving Speaking Proficiency of Students Through The Use of Commic Life 3 Application Among Vocational High School Yesi Darmayanti; Vivi Amanda; Asih Ria Ningsih; Jabbar Jabbar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i3.32710

Abstract

Penelitian ini meneliti efektivitas penggunaan aplikasi Comic Life 3 dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa di SMK Kesehatan Rambah Samo. Berbicara merupakan proses interaktif dalam membangun makna yang menuntut peserta didik untuk secara aktif memproduksi, menerima, dan memproses informasi. Namun, siswa sering mengalami kesulitan karena keterbatasan kosakata, kurangnya rasa percaya diri, serta minimnya kesempatan untuk berlatih berbicara. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Comic Life 3 diintegrasikan ke dalam pembelajaran berbicara guna meningkatkan keterlibatan dan kemampuan berbahasa siswa. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan satu kelompok pre-test dan post-test yang melibatkan 28 siswa. Data dikumpulkan melalui tes berbicara sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menggunakan uji t berpasangan (paired-sample t-test) menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata dari 56,43 menjadi 77,68 (t = −5,45, p < 0,001). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Comic Life 3 secara efektif dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui scaffolding multimodal, kreativitas, dan digital storytelling, yang berdampak pada peningkatan motivasi, kefasihan, dan penguasaan kosakata siswa.