JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,400 Documents
Konstruksi Fatwa Mui tentang Relasi Muslim dan Non-Muslim: Studi Atas Fatwa Doa Bersama, Natal Bersama, dan Ucapan Selamat Natal
Marhadi Muhayar;
Syaripudin Syaripudin;
Muhammad Aris;
Ahmad Munthaha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42037
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi relasi Muslim dan non-Muslim dalam fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai doa bersama, Natal bersama, dan ucapan Selamat Natal. Ketiga isu tersebut merupakan tema yang terus menjadi perdebatan dalam masyarakat Indonesia karena berkaitan dengan batas interaksi sosial dan keagamaan antara umat Islam dan pemeluk agama lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan melalui analisis terhadap dokumen fatwa, taushiyah, dan literatur yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan perspektif konstruksi sosial dan teori fatwa untuk memahami pola argumentasi yang dibangun oleh MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MUI mengonstruksi relasi Muslim dan non-Muslim berdasarkan prinsip keseimbangan antara pemeliharaan kemurnian akidah dan pengakuan terhadap realitas masyarakat yang plural. Dalam konteks tersebut, MUI membedakan secara tegas antara ranah sosial kemasyarakatan dan ranah ritual keagamaan. Konstruksi ini menjadi landasan dalam penetapan hukum mengenai partisipasi umat Islam dalam doa bersama, Natal bersama, maupun pemberian ucapan Selamat Natal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa fatwa MUI tidak hanya berfungsi sebagai pedoman hukum keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan wacana keagamaan dan relasi sosial di tengah masyarakat multikultural Indonesia.
Pengembangan Media Sensory Path sebagai Media Keaktifan Pembelajaran Matematika di Kelas 1 SD Swasta Pab 15 Klambir Lima
Dinda Fitriani;
Nuri Ramadhan;
Syarifah Ainun Harahap
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42044
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media sensory path sebagai media keaktifan pembelajaran matematika di kelas 1 SD Swasta PAB 15 klambir lima. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Dari hasil penelitian media Sensory Path dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi dengan persentase 93 % (Sangat Valid) dan ahli media dengan persentase 100 % (Sangat Layak). Selain itu, guru juga memberikan penilaian positif terhadap penggunaan media ini dalam proses pembelajaran matematika, sehingga media dinyatakan layak untuk diimplementasikan di SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Media Sensory Path terbukti efektif meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas 1 SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Rata- rata keaktifan siswa meningkat dari 77,5% menjadi 89,2% (naik 15,1%), sementara nilai belajar meningkat dari 61,25 (pretest) menjadi 84,25 (posttest) atau 84,25 %%. Seluruh siswa (100%) mencapai KKM (≥75), dengan peningkatan terlihat pada semua aspek yang diukur, mulai dari keaktifan mengikuti instruksi hingga kemampuan menyelesaikan soal dengan benar.
Pengaruh Pendekatan Lingkungan terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas III di SDN 106153 Klambir Lima Kebun
Vika Amanda Putri;
Nuri Ramadhan;
Nizmi Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42045
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan lingkungan terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas III di SDN 106153 Klambir Lima Kebun Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas 25 siswa kelas III-A yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa mengalami peningkatan dari 67,48 pada saat pretest menjadi 83,32 pada saat posttest, sehingga terjadi kenaikan sebesar 15,84 poin. Berdasarkan hasil uji normalitas, data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing 0,180 dan 0,613 (Sig. > 0,05). Selanjutnya, hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Temuan tersebut membuktikan bahwa penerapan pendekatan lingkungan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas III di SDN 106153 Klambir Lima Kebun. Selain meningkatkan capaian belajar, pendekatan ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif, termotivasi, serta mampu memahami materi melalui pengalaman belajar yang nyata dan sesuai dengan konteks kehidupan sehari-hari.
Analisis Keterampilan Kolaborasi Siswa SMK TITL Pasca Praktik Kerja Lapangan untuk Kesiapan Kerja
Ary Yuda Try Wahyono;
Ihtiari Prastyaningrum;
Sulistyaning Kartikawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42047
Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa SMK Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMKN 1 Bendo Magetan pasca Praktik Kerja Lapangan (PKL) serta relevansinya terhadap kesiapan memasuki dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kombinasi (mix method) dengan desain concurrent embedded strategy, metode kualitatif sebagai primer dan kuantitatif sebagai pendukung. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas XI TITL 1 yang telah menyelesaikan PKL di PT. PLN ULP Dolopo periode Januari-Juni 2026, dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, kuesioner Likert 5 poin, dokumentasi, dan penilaian DUDI. Hasil menunjukkan rerata skor kuesioner 4,20 dari skala 5 (Sangat Baik), observasi menunjukkan 97,5% perilaku teramati, dan penilaian DUDI menghasilkan rerata 74,95 (Baik). Triangulasi ketiga sumber data menunjukkan konsistensi bahwa PKL meningkatkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi siswa secara signifikan. Penelitian menyimpulkan PKL terstruktur berperan sebagai katalis penting kesiapan kerja siswa SMK pada dimensi kompetensi abad ke-21.
Pengalaman Pribadi dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka sebagai Ide Penciptaan Karya Digital Painting
Annisa Aramintha;
Angga Elpatsa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42048
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan sebuah perjalanan transformatif yang memberikan peluang bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan keberagaman budaya di Indonesia. Pengalaman penulis saat mengikuti program PMM di Daerah Istimewa Yogyakarta memicu dinamika psikologis berupa culture shock terhadap aspek kuliner, geografis, gaya hidup, hingga munculnya perasaan homesick. Fenomena sosiokultural dan refleksi personal tersebut diangkat sebagai landasan utama dalam perwujudan karya akhir ini. Rumusan ide penciptaan dalam tugas akhir ini adalah bagaimana memvisualisasikan pengalaman serta momen-momen menarik selama mengikuti PMM di Yogyakarta ke dalam karya seni digital painting. Proses penciptaan karya ini mengacu pada lima tahapan teori konsursium seni, meliputi tahap persiapan (observasi dan pengumpulan data), elaborasi (pendalaman gagasan dan analisis masalah), sintesis (pemantapan konsepsi makna karya), realisasi konsep (pembuatan sketsa hingga eksekusi digital), dan penyelesaian (finishing dan pameran). Media penggarapan karya menggunakan perangkat keras berupa iPad dan stylus pen dengan perangkat lunak Procreate. Karya kemudian diproduksi secara fisik (print) di atas media kanvas berukuran 100 cm x 100 cm dengan pewarnaan berbasis sistem cetak (CMYK). Berdasarkan metode tersebut terwujud sepuluh karya seni digital painting berjudul “Kopi Jos”, “Jejak Persatuan”, “Menyelami Perbedaan (Disorientasi Arah Mata Angin)”, “Harmoni Dalam Keberagaman”, “Gudeg : Sensasi Rasa Pertama”, “Masangin : Alun Alun Kudul”,” Harta Tanah Air Ku”, “Transformasi Diri”, “Cerita Dan Angkringan”, “Tri Pusaka”.
Pengaruh Game Edukasi Detective Math Mystery Terhadap Pemahaman Siswa Materi Bangun Ruang di Kelas II UPT SPF SD Negeri 101751 Klambir Lima Kebun
Anggi Diana Putri;
Astria Ayu Ramadianti;
Thessa Herdyana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42049
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Game Edukasi Detective Math Mystery terhadap pemahaman siswa pada materi bangun ruang di kelas II UPT SPF SD Negeri 101751 Klambir Lima Kebun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa pada pembelajaran matematika, khususnya materi bangun ruang, yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II UPT SPF SD Negeri 101751 Klambir Lima Kebun. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas II-A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 35 siswa dan kelas II-B sebagai kelas kontrol yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik, yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan pemahaman siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan Game Edukasi Detective Math Mystery dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 59,14 pada pretest menjadi 74,00 pada posttest, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 46,86 menjadi 56,86. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Game Edukasi Detective Math Mystery berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman siswa pada materi bangun ruang di kelas II UPT SPF SD Negeri 101751 Klambir Lima Kebun. Media ini juga mampu meningkatkan keaktifan, minat, dan motivasi belajar siswa sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.
Hubungan Kadar Glukosa Darah Puasa dengan Tekanan Darah Pada Lansia di Puskesmas Jetis 2
Isnaya Alfatichah;
Havida Widyastuti;
Joko Murdiyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42050
Glukosa darah puasa adalah parameter pemeriksaan yang diaplikasikan untuk merefleksikan konsentrasi glukosa di dalam darah pasca berpuasa selama 6 sampai 8 jam. Kenaikan kadar gula darah puasa dapat memicu kerusakan fungsi pada lapisan endotel pembuluh darah lewat mekanisme stres oksidatif sehingga secara teoritis berpotensi memengaruhi tekanan darah. Risiko komplikasi kardiovaskular dapat meningkat akibat kondisi ini, yang mana sering kali ditemukan pada populasi usia lanjut. Melalui pendekatan cross-sectional dalam metode observasional analitik, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi korelasi antara variabel glukosa darah puasa dengan tekanan darah pada kelompok lansia di Puskesmas Jetis II. Data penelitian dihimpun dari rekam medis populasi lansia yang sesuai dengan kriteria restriksi. Melalui metode total sampling, didapatkan ukuran sampel sebanyak 35 responden, yang kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar glukosa darah puasa sebesar 119,46 mg/dL, rerata tekanan darah sistolik sebesar 136,91 mmHg, dan rerata tekanan darah diastolik sebesar 77,29 mmHg. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar glukosa darah puasa dengan tekanan darah sistolik (p=0,837; r=0,036) maupun tekanan darah diastolik (p=0,272; r=0,191). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa status tekanan darah pada kelompok lansia di Puskesmas Jetis II tidak dipengaruhi secara signifikan oleh kadar glukosa darah puasa mereka.
Redistribusi Pada Koperasi Simpanan Bajopuik Rasoki Basamo di Desa Lunto Barat Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto
Nisbatun Nisak;
Yetty Oktayanty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42061
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme dan dampak redistribusi pada Koperasi Simpanan Bajopuik Rasoki Basamo (KSBRB) di Desa Lunto Barat, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan redistribusi untuk mengkaji mekanisme redistribusi pada KSBRB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme redistribusi berlangsung melalui penghimpunan dana simpanan anggota, pengelolaan dana, serta pendistribusian kembali dalam bentuk pinjaman dan pengembalian simpanan menjelang Ramadan. Mekanisme tersebut mencakup aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Dampak yang dirasakan anggota meliputi meningkatnya akses terhadap modal, berkurangnya ketergantungan terhadap rentenir, meningkatnya kesejahteraan ekonomi rumah tangga, serta menguatnya solidaritas antaranggota. Penelitian ini juga menemukan beberapa permasalahan, yaitu dualisme dalam penerapan sistem bunga pinjaman, ketimpangan akses kredit, risiko gagal bayar, serta dominannya penggunaan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek dibandingkan kebutuhan produktif jangka panjang.
Eksplorasi Pengalaman Masyarakat dan Makna Sosial dalam Mengurus Administrasi di KUA Kecamatan Medan Tembung
Hery Sahputra;
Rahmad Affandi Nst;
Azkia Zahra;
Muhammad Iqbal Nabawi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42062
Eksplorasi terhadap pengalaman masyarakat serta pemaknaan sosial dalam pengurusan administrasi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Tembung menjadi fokus utama penelitian ini. Interaksi langsung dengan publik menjadikan pelayanan administrasi keagamaan sebagai komponen krusial dalam penyelenggaraan layanan pemerintahan. Kendala-kendala praktis masih kerap dijumpai di lapangan, di antaranya minimnya pemahaman warga terhadap alur prosedural serta durasi pelayanan yang cenderung berlarut-larut. Pendekatan deskriptif kualitatif menjadi landasan metodologis dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan masyarakat serta pegawai KUA. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kualitas pelayanan, kejelasan informasi, dan kelengkapan persyaratan administrasi merupakan faktor-faktor yang membentuk pengalaman masyarakat. Di samping itu, pelayanan administrasi di KUA mengandung dimensi sosial yang erat kaitannya dengan legalitas, pengakuan sosial, dan kepastian hukum dalam konteks kehidupan sosial keagamaan. Pelayanan administrasi di KUA mengandung dimensi sosial dan keagamaan yang esensial bagi publik, bukan sekadar prosedur birokratis belaka.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) bagi Siswa Kelas III Sekolah Dasar
Akila Putri;
Putri Salsabila Ramadhani;
Nur Alfiyana;
Rijal Nabil Taufiqur Rohman;
Muhammad Pais Hafid Ridho;
Mawardi Mawardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42063
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran Direct Instruction pada peserta didik kelas III. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika, khususnya pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada setiap siklus. Pada kondisi pra siklus, peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 2 orang (20%). Setelah dilakukan tindakan pada Siklus I, jumlah peserta didik yang tuntas meningkat menjadi 6 orang (60%). Peningkatan kembali terjadi pada Siklus II, yaitu sebanyak 9 orang (90%) telah mencapai ketuntasan belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Direct Instruction dapat meningkatkan hasil belajar Matematika peserta didik kelas III pada materi operasi penjumlahan dan pengurangan.