JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,727 Documents
Strukturasi Peran Bappeda Kota Salatiga dalam Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2021-2022
Wahyuni Dwi Purwanti;
Suryo Sakti Hadiwijoyo;
Daru Purnomo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (141.095 KB)
Pemerintah telah merumuskan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (STARNAS) yang terdiri dari lima pilar berfokus pada kebijakan penurunan stunting. Salah satu pilar yakni pilar ketiga berfokus pada konvergensi melalui koordinasi dan konsolidasi program kegiatan pusat, daerah hingga desa. Bappeda memiliki peranan sebagai leading sectors yang mampu mengkoordinir seluruh komponen agar dapat melaksanakan aksi konvergensi penurunan percepatan stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan kondisi stunting di Kota Salatiga. 2) mendeskripsikan implementasi aksi konvergensi percepatan penurunan stunting yang dilakukan oleh Bappeda. 3) menganalisis strukturasi peran Bappeda dalam aksi konvergensi stunting di Kota Salatiga. Peneliti menggunakan teori strukturasi Antoni Giddes untuk menganalisis peran Bappeda dalam aksi konvergensi stunting di Kota Salatiga. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa angka prevalensi stunting di Kota Salatiga pada tahun 2021 mencapai 15,2% hal ini berarti angka prevalensi stunting pada tahun 2022 mengalami penurunan yaitu 6,21. Bappeda sebagai leading sektor dalam aksi konvergensi berperan sebagai perencana dan pengarah dalam menjalankan proses pemerintah di suatu daerah. Bappeda berperan sebagai koordinator dan fasilitator untuk memperlancar pencapaian tujuan dengan memberikan bantuan berupa pelatihan, pengadaan sarana dan prasarana, serta komunikasi.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas III SD
Andre Andika Alfadillah;
Masniladevi Masniladevi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.56 KB)
Hasil belajar siswa yang masih rendah menjadi latarbelakang penelitian ini. Ini disebabkan oleh kurang maksimalnya perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran. Dengan penggunaan model Problem Based Learning (PBL) peneliti bertujuan mendeskripsikan peningkatan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan data kualitatif dan kuantitatif penelitian dilakukan selama dua siklus. Hasil penelitiannya adalah pengamatan RPP mendapat nilai rata-rata 86.11%. meningkat menjadi 94.44% untuk siklus kedua pada pelaksanaan aktivitas guru rata-rata siklus pertama mencapai 80.35%, meningkat 92,80% pada siklus kedua. Siklus kedua persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 78.50% menjadi 92.80 %. Pada siklus pertama hasil belajar memiliki nilai rata-rata 79.66 , berikutnya siklus kedua meningkat menjadi 94.59. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar.
Hubungan antara Dukungan Sosial Pasangan dengan Resiliensi Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Yayasan Inspirasi Pembelajar
Annisa Sriwahyuni;
Devi Rusli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.367 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial pasangan dengan resiliensi ibu yang memiliki ABK di Yayasan Inspirasi Pembelajar. Metode yang digunakan kuantitatif dengan desain kuantitatif korelasional. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 30 orang ibu yang memiliki ABK yang sedang bersekolah di YIP. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Pengambilan data menggunakan skala Dukungan Sosial dari Cohen, Mermelstein, Kamarck dan Hoberman (1985) yaitu Interpersonal Support Evaluation List-12 (ISEL-12) dan skala Resiliensi yang mengacu pada dimensi dari Smith et al (2008) yaitu The Brief Resilience Scale (BRS). Data penelitian diolah menggunakan korelasi product moment. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial pasangan secara signifikan mempengaruhi resiliensi Ibu yang memiliki ABK di Yayasan Inspirasi Pembelajar. Kesimpulannya ibu yang mendapatkan dukungan dari pasangannya cenderung akan memiliki daya juang untuk bangkit dari keterpurukan dan berbagai tuntutan pengasuhan secara adekuat.
Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Calistung pada Anak Desa Sintong Marnipi Kecamatan Laguboti
Sahlan v;
Lewi Purnama Simangunsong;
Anisa Frantika Gultom;
Eva Ria Sitinjak;
Teresia Agustina Panjaitan;
Winda Sari Purba;
Lasmaria Pardede
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.338 KB)
Ruang lingkup penelitian ini termasuk dalam masyarakat. Penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek menelitian adalah masyarakat dan anak-anak desa Sintong Marnipi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat di Desa Sintong Marnipi dan untuk meningkatkan CALISTUNG( baca, tulis, hitung) pada kalangan anak-anak di Desa Sintong Marnipi. Hasil kegiatan Pengabadian kepada Masyarakat di Desa Sintong Marnipi memiliki banyak potensi dalam pemberdayaan masyarakan baik didalam ekonomi maupun didalam pendidikan anak di desa tersebut. Beberapa program yang terealisasi ikut serta membantu dalam mata pencaharian masyarakat Desa Sintong Marnipi, kegiatan calistung di Bilut Pustaka, kegiatan mengajar di PAUD yang terdapat di Desa Sintong Marnipi, kegiatan mengajar di SDLB, sekolah ini terdapat di Desa Sintong Marnipi.
Analisis Kesesuaian Isi Buku Teks Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Terbitan Erlangga dengan Silabus Kurikulum 2013
Syaiful Hidayat;
Abdur Rahim
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (99.552 KB)
Buku teks pelajaran merupakan bahan ajar yang penting dalam kegiatan pembelajaran. Semakin banyak buku teks yang beredar dalam lingkungan Pendidikan sekolah khususnya disini dalam lingkup Madrasah Ibtidaiyah. Maka perlu adanya analisis kesesuaian dengan silabus kurikulum yang berlaku. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian isi buku teks dengan silabus pada Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan subjek penelitiannya adalah buku atau dokumen. Rancangan penelitian menggunakan teknik analisis isi materi pada buku teks untuk melihat kesesuaian dengan silabus kurikulum 2013. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa buku yang berjudul Sejarah Kebudayaan Islam untuk MI kelas IV yang diterbitkan oleh Erlangga dalam implementasi Kurikulum 2013 sudah memenuhi standar buku teks dengan perolehan skor 95 % (kategori “sangat baik”).
Pertanggung Jawaban Pengangkut Atas Kerusakan yang Ditimbulkan Akibat Pengangkutan Barang Melalui Jalur Laut
Aurelia Meagan Tan;
Gunardi Lie;
Moody Rizqy Syailendra Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (124.973 KB)
Transportasi yang disebut sebagai pengangkutan selalu berkaitan dengan kegiatan pengangkutan. Tujuan diadakannya pengangkutan adalah untuk memindahkan penumpang atau barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan maksud untuk meningkatkan daya guna. Pengangkutan laut terjadi karena adanya suatu perjanjian antara kedua pihak. Namun, tidak jarang dengan adanya perjanjian tersebut munculah permasalahan seperti adanya kerusakan pada barang yang diangkut pihak pengangkut sehingga diperlukan suatu bentuk pertanggung jawaban serta perlindungan hukum yang seharusnya. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian normatif dengan pendekatan undang-undang (statue approach). Terkait Pertanggung jawaban terhadap barang konsumen kapal dimulai dari saat barang dimuat sampai saat barang dikeluarkan dari kapal. Tanggung jawab didasarkan pada kesalahan dan bahwa beban untuk membuktikan tidak adanya kesalahan terletak pada pihak pengangkut apabila kerusakan dan kehilangan barang tersebut memang disebabkan karena kesalahan atau kelalaian dari pihak perusahaan pengangkut. Apabila benar kesalahan berasal dari pihak pengangkut maka berkaitan dengan bentuk tanggung jawab pihak pengangkut atas kerusakan barang dapat diwujudkan melalui pemberian ganti kerugian yang mana telah sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Pasal 472 KUHD. Perlindungan hukum utama bagi pihak konsumen kapal dapat dilakukan secara preventif dan represif. Namun, apabila tidak ditemukan titik temu penyelesaian sengketa tersebut penyelesaian suatu sengketa dapat diwujudkan dengan melakukan (klaim) tuntutan ganti rugi. Hal ini tentunya haruslah dibuktikan terlebih dahulu apakah kerusakan barang milik konsumen yang terjadi memang benar disebabkan oleh kelalaian dari pihak pengangkut. Bila terbukti sepenuhnya bersalah maka konsumen dapat melakukan proses penyelesaian penuntutan ganti ruginya melalui (dua) cara, yaitu Non-Litigasi (di luar pengadilan), dan Litigasi (melalui pengadilan).
Kemampuan Memberi Tanggapan Siswa Kelas IX melalui Audio di SMP Negeri 34 Pekanbaru
Dudung Burhanudin;
Tria Putri Mustika;
Fitri Maharani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (217.153 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan siswa dalam memberikan tanggapan yang didengar melalui audio di SMP Negeri 34 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX 1 SMP Negeri 34 Pekanbaru yang berjumlah 39 siswa. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Sampel yang terpilih sebanyak 22 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Berdasarkan dari segi keaktifannya, siswa dapat dikategorikan menjadi aktif, kurang aktif, dan tidak aktif. Siswa aktif berjumlah 9 orang, siswa kurang aktif berjumlah 8 orang, dan siswa tidak aktif berjumlah 8 orang. Jika dinotasikan dalam bentuk persentase siswa yang aktif 41%, kurang aktif 36%, dan yang tidak aktif 23%. Maknanya, dari segi keaktifan dalam memberikan tanggapan, dalam hal ini berbentuk keterampilan berbicara siswa kelas IX 1 berkategori baik.
Identifikasi Perilaku Sosial Siswa Tuna Laras di SMPN 7 Samarinda
Rina Rianti;
Achmad Ruslan Afendi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (104.427 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek-aspek perilaku sosial siswa tunalaras di SMPN 7 Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tekhnik pengumpulan data menggunakan metode studi kasus. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik triangulasi. Hasil penelitian ini berupa identifikasi aspek perilaku social tunalaras meliputi : aspek perilaku, aspek akademik dan aspek emisional. Kemudian mengetahui sejauh mana pemahaman guru BK SMPN 7 Samarinda mengenai perilaku siswa tuna laras. Salah satu guru menjelaskan bahwa perilaku tuna laras merupakan bentuk perbuatan dimana seseorang menjadi sulit mengendalikan emosi, sulit fokus, tidak bisa diam dalam satu tempat untuk waktu yang lama, secara akademik belum bisa mencapai standar yang ada, dan juga saat guru menyampaikan intruksi kepada siswa tuna laras maka ia sering salah paham atau persepsinya berbeda dengan apa yang dimaksud. Salah satu penyebab tuna laras bisa dari pola asuh keluarga yang kurang adanya bimbingan, arahan atau intruksi yang tepat. Cara menangani siswa tuna laras yaitu dengan sabar, konsisten, guru harus perhatian tidak mudah menjudge siswa tuna laras dan memberikan gaya belajar yang tidak monoton disesuaikan dengan keadaan. Dan salah satu solusi untuk anak tuna laras dalam belajar lebih cocok menggunakan metode pembelajaran aktif karna ia mudah bosan terhadap sesuatu.
Urgensi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Pada Peserta Didik di SMPN 6 Tenggarong Seberang
Siti Rahmah Diana;
Achmad Ruslan Afendi;
Sudadi Sudadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.862 KB)
Pembentukan karakter sangat dekat kaitannya dengan pendidikan agama islam yang dapat mengembangkan nilai-nilai akhlak bagi anak didik. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan pengajaran agama Islam dalam upaya membentuk karakter peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa observasi dan wawancara. Untuk melaksanakan analisis data kualitatif ini maka perlu ditekankan beberapa tahapan dan langkah-langkah yaitu reduksi kata dan penyajian data serta verifikasi. Hasil dari penelitian menunjukkan strategi yang diterapkan guru PAI dalam menanamkan dan membentuk karakter yang baik bagi siswa tidak di jam pembelajaran tetapi di luar jam pembelajaran bisa ditambahkan, meningkatkan materi pembelajaran tentang akhlak dan sopan santun, memberikan motivasi dan perhatian kepada siswa, metode pembiasaan dan Kegiatan Ekstrakurikuler: kegiatan ektrakurikuler meliputi: meliputi Tahfidzul Quran (menghafal Quran) dan khitabah. Pendidikan agama Islam memiliki peranan penting dan strategis dalam upaya pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan untuk mencapai cita-cita tujuan pendidikan nasional.
Meningkatkan Literasi dan Numerasi Serta Kreativitas dalam Kebersihan Lingkungan Masyarakat Desa Parlondut Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir
Efron Manik;
Windi Asria Lumban Gaol;
Eyxza Prilia Pratiwi Simanjuntak;
Desty Apriyanti Pinem;
Melissha Enintha Hutajulu;
Sri Rezeki Hutagalung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.477 KB)
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas HKBP Nommensen Medan merupakan salah satu matakuliah dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang ada di Universitas HKBP Nommensen Medan. Pada Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi terhadap anak-anak yang ada di masyarakat Desa Parlondut Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, dalam belajar Literasi, Numerasi, dan Kreativitas dan (2) meningkatkan kemampuan anak-anak yang ada di masyarakat Desa Parlondut Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, dalam belajar Literasi, Numerasi, dan Kreativitas. Pencapaian tujuan tersebut dilakukan melalui dengan terjun kelapangan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa Pengabdian kepada Masyarakat berlangsung dengan baik dan lancar. Kendala-kendala yang muncul pada tahap menjalani program ini terdapat pada anak-anak yang mengikuti belajar Literasi, Numerasi dan Kreativitas yakni anak-anak yang susah diatur. Adapun saran yang dapat diajukan dari hasil program PkM, yaitu bagi mahasiswa yang terjun kelapangan lebih sabar dan lebih mendekatkan diri kepada anak-anak tersebut.