cover
Contact Name
Asep Amam
Contact Email
aam@student.upi.edu
Phone
-
Journal Mail Official
teoremamathunigal17@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Teorema: Teori dan Riset Matematika
Published by Universitas Galuh
ISSN : 25410660     EISSN : 25977237     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Teorema: Teori dan Riset Matematika merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap bulan Maret dan September, dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis dengan P-ISSN 2541-0660 dan E-ISSN 2597-7237.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
Analisis Hubungan Antara Growth Mindset Siswa Dan Dukungan Harapan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VI SDN Banjarsari Ananda, Ricky Najwan Farryz; Wibowo, Sigit; Sambodo, Ridlo Najjah
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.22615

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara growth mindset siswa dan dukungan harapan orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VI SDN Banjarsari. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya faktor psikologis dan dukungan keluarga dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SDN Banjarsari yang berjumlah 29 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa angket growth mindset, angket dukungan harapan orang tua, serta data nilai prestasi matematika. Instrumen telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman karena sebagian variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth mindset maupun dukungan harapan orang tua tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi matematika, ditandai dengan koefisien korelasi yang sangat lemah dan nilai signifikansi yang melampaui batas pengujian. Temuan ini menegaskan bahwa kedua variabel belum memberikan kontribusi berarti terhadap capaian matematika siswa, sehingga prestasi lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar keduanya. Simpulan penelitian menekankan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih komprehensif serta dukungan akademik yang lebih konkret dari orang tua. Implikasi penelitian mendorong guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan matematika siswa secara lebih optimal.
Pengaruh Model Pembelajaran Take And Give terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Matematika di SDN 74 Palembang Sunarti, Rini; Margaretta, Allen; Ayurachmawati, Puji
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.20700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Take and Give terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Matematika kelas IV SD Negeri 74 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Posttest-Only Control Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model Take and Give dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis di kelas eksperimen sebesar 85,00, sedangkan di kelas kontrol hanya 52,50. Total nilai kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas eksperimen mencapai 2.720, lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya 1.680. Pengujian hipotesis menggunakan Uji Independent T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan t-hitung = 12,235 > t-tabel = 1,695, yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, model pembelajaran Take and Give terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Berorientasi Deep learning Berbantuan Alat Peraga Manipulatif Dan Media Gambar Setyawan, Trijoko Bagus; Kusumadewi, Rida Fironika; Kusmaryono, Imam
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.23574

Abstract

Kemampuan berhitung siswa pada jenjang sekolah dasar awal masih relatif rendah karena pembelajaran matematika sering bersifat abstrak dan kurang menarik bagi siswa. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media pembelajaran konkret yang dapat membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih efektif. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas 1 sekolah dasar melalui penggunaan media manipulatif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini melibatkan 32 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses pembelajaran dan tes kemampuan berhitung untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung siswa pada setiap siklus. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 58,4 pada kondisi awal menjadi 70,2 pada Siklus I dan meningkat kembali menjadi 90,1 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 42% pada kondisi awal menjadi 68% pada Siklus I dan mencapai 92% pada Siklus II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media manipulatif efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa serta mendukung pembelajaran matematika yang lebih bermakna di sekolah dasar.
Analisis Praksiologi Perencanaan Pembelajaran Mendalam Materi Komposisi Fungsi (Fase F) Kurikulum Merdeka Simanjuntak, Dameria Elisabeth; Dasari, Dadan; Prabawanto, Syufyani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.22552

Abstract

Penelitian ini menganalisis praksiologi Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) Komposisi Fungsi Fase F dalam Kurikulum Merdeka yang mendorong pemanfaatan masalah kontekstual. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan kerangka Teori Didaktik Antropologi (ATD) oleh Yves Chevallard, data dikumpulkan melalui analisis dokumen modul pembelajaran mendalam dan wawancara dengan guru perancang sekaligus pengguna modul. Hasil menunjukkan praksiologi modul meliputi beragam tugas (pemodelan kontekstual, manipulasi aljabar); teknik (analisis masalah, substitusi bertahap, penurunan rumus, kolaborasi PBL); teknologi (justifikasi efisiensi, relevansi realitas, filosofi Kurikulum Merdeka); serta teori (fungsi dasar, operasi aljabar, definisi formal). Praksiologi ini menunjukkan desain yang koheren, berorientasi kuat pada aplikasi kontekstual, dan adaptif terhadap tantangan implementasi di kelas, tetapi dalam penyajian materi masih perlu menyajikan pemahaman dasar dari fungsi komposisi berdasarkan scholarly knowledge untuk dapat menanamkan konsep dasar yang kuat bagi pemahaman murid. Temuan ini memberikan wawasan berharga mengenai penerapan ATD dalam menganalisis desain didaktis guru serta implikasinya bagi praktik pengajaran matematika yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
Analisis Variasi Parameter terhadap Optimasi Produksi Bakso dengan Pendekatan Metode Interior-Point Pradjaningsih, Agustina; Islamiyah, Syayidah Umrotul; Santoso, Kiswara Agung; Soepardi, Apriani
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.20560

Abstract

UMKM Pentol Bakso Bu Nurus, bergerak di bidang produksi bakso beku dengan berbagai varian. Ketidakstabilan pasokan bahan baku dan tingginya kompetisi pasar mendorong perlunya penerapan optimasi guna memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang terbatas demi mencapai keuntungan tertinggi. Penelitian ini mengimplementasikan dua algoritma dari metode titik interior yaitu algoritma Affine Scaling dan Karmarkar dengan mempertimbangkan data seperti jenis produk, biaya produksi, takaran bahan, dan profit per unit. Analisis sensitivitas kemudian dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana jumlah daging dapat berubah tanpa mempengaruhi solusi optimal. Hasil optimasi menunjukkan kedua algoritma memberikan peningkatan keuntungan sebesar 20,9%. Sedangkan dari analisis sensitivitas, diperoleh interval stabilitas untuk penggunaan daging, yakni 206.550 gram < b₂ ≤ 250.000 gram, di mana solusi optimal tidak berubah selama pasokan daging berada dalam rentang itu.
IMPLEMENTASI FUZZY POSSIBILISTIC C-MEANS UNTUK PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Gazali, Muhammad; Chandrawati, Chandrawati; Adini, Ertina Septia
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.20886

Abstract

Pemetaan wilayah berdasarkan kondisi kesehatan penting untuk mengidentifikasi ketimpangan pelayanan dan menentukan prioritas intervensi. Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadapi tantangan berupa distribusi fasilitas kesehatan yang belum merata serta peningkatan kasus penyakit menular. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan Kabupaten/Kota berdasarkan ketersediaan fasilitas kesehatan dan prevalensi penyakit menular menggunakan metode Fuzzy Possibilistic C-Means (FPCM). Variabel yang digunakan meliputi jumlah puskesmas, rumah sakit, serta kasus tuberkulosis, HIV/AIDS, demam berdarah, dan diare. Evaluasi hasil klasterisasi menggunakan Partition Entropy (PE), Partition Coefficient (PC), dan Modified Partition Coefficient (MPC) menunjukkan konfigurasi optimal pada tiga cluster (PE = 0.6125239, PC = 0.9798644, dan MPC = 0.9697966). Profilisasi hasil klaster menunjukkan bahwa Cluster 1 terdiri dari daerah-daerah dengan ketersediaan fasilitas kesehatan yang relatif rendah serta tingkat prevalensi penyakit menular yang tinggi. Cluster 3 mencakup wilayah dengan fasilitas kesehatan yang lebih memadai, namun tetap menghadapi beban penyakit menular yang signifikan. Cluster 2 mencakup wilayah dengan fasilitas kesehatan yang tinggi sedangkan kasus penyakit menular yang rata-rata rendah. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis data dalam mendukung perencanaan intervensi kesehatan yang lebih terfokus dan responsif terhadap kebutuhan masing-masing wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Desain Pembelajaran Kontekstual dengan Bantuan Media Interaktif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Rianti, Rianti; Eriyantika, Novi; Nufninu, Yoyada
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.23768

Abstract

Pemecahan masalah adalah proses yang digunakan untuk menemukan solusi atas suatu situasi atau tantangan yang tidak memiliki jawaban langsung. Artikel ini bertujuan untuk mendesain pembelajaran dengan bantuan media interaktif dalam hal ini menggunakan Desmos terhadap kemampuan pemecahan masalah. Prosedur yang digunakan yaitu Analysis, Design dan Develop (ADD) dengan merancang desain pembelajaran kontesktual dengan bantuan media interaktif Desmos terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika. Adapun tahapannya yaitu: (1) Analysis dilakukan dengan memilih materi yang akan digunakan yaitu fungsi kuadrat. (2) Design dilakukan dengan menyajikan materi fungsi kuadrat melalui masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan di bawa ke dalam Desmos yang bertujuan memvisualisasikan suatu grafik. (3) Develop dilakukan dengan mendesain pembelajaran kontekstual dengan bantuan media interaktif Desmos. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemecahan masalah kontekstual dengan bantuan media interaktif Desmos dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan aktif, sekaligus meningkatkan nilai, keterlibatan dan motivasi siswa. Penggunaan media interaktif ini memungkinkan siswa lebih terlibat dalam proses pembelajaran, yang pada gilirannya dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan pemecahan masalah secara mendalam melalui visualisasi konsep-konsep yang lebih jelas. Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Masalah Kontekstual, Media Interaktif Desmos, Pembelajaran Matematika 
Analisis Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika untuk Penyelesaian Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Siswa Sekolah Dasar Kartika, Sofia Nur; Sutama, Sutama; Hidayati, Yulia Maftuhah; Rahmawati, Fitri Puji; Minsih, Minsih
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.20022

Abstract

PPembelajaran matematika di sekolah dasar diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills / HOTS), namun pada kenyataannya siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal yang menuntut kemampuan analisis, evaluasi, dan penarikan kesimpulan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika masih belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal matematika bertipe HOTS pada siswa kelas IV MI Muhammadiyah Trangsan Gatak. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain sequential explanatory, yaitu diawali dengan pendekatan kuantitatif kemudian dilanjutkan dengan pendekatan kualitatif untuk memperjelas hasil penelitian. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas IV yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian berbasis HOTS sebanyak 6 soal, observasi, dan wawancara. Indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung skor dan persentase ketercapaian setiap indikator, sedangkan analisis data kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah, dengan persentase indikator interpretasi sebesar 54% (cukup), analisis 36% (rendah), evaluasi 27% (rendah), dan inferensi 45% (cukup). Hasil ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS, sehingga diperlukan pembiasaan pemberian soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.