cover
Contact Name
Nurjaman Gunadi Putra
Contact Email
nurjamangunadiputra@jabarprov.go.id
Phone
+6285659246824
Journal Mail Official
admin.crjournal@jabarprov.go.id
Editorial Address
Gedung BP2D Provinsi Jawa Barat, Jalan Kawaluyaan Raya Nomor 6, Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Creative Research Journal
ISSN : 24604194     EISSN : 25799231     DOI : -
CR Journal (merupakan singkatan dari Creative Research journal) adalah media publikasi hasil penelitian ilmiah diberbagai disiplin ilmu untuk memecahkan permasalahan pembangunan di Jawa Barat. CR Journal diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun dan dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat.
Arjuna Subject : -
Articles 206 Documents
PENGARUH WARNA PERANGKAP DAN DOSIS METIL EUGENOL TERHADAP LALAT BUAH (Bactrocera spp.)  YANG TERPERANGKAP PADA PERTANAMAN TOMAT Maesyaroh, Siti Syarah; Mutakin, Jenal; Fathurrohman, Bagus Irham
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 8 No 02 (2022): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v8i2.313

Abstract

Hama pada tanaman tomat salah satunya adalah lalat buah. Populasi lalat buah dapat ditekan dengan menggunakan perangkap metil eugenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara warna perangkap dan dosis metil eugenol terhadap hama lalat buah yang terperangkap pada pertanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Desa Lengensari Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada bulan Januari sampai Februari 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti, yaitu faktor warna perangkap dan dosis metil eugenol. Faktor warna perangkap (W) terdiri atas w0= kontrol, w1= merah, w2= kuning dan w3= hijau. Faktor dosis metil eugenol (D) yang terdiri atas d0= kontrol, d1= 0,5 ml/botol, d2= 1 ml/botol dan d3= 1,5 ml/botol. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara warna perangkap dan dosis metil eugenol terhadap lalat buah yang terperangkap pada pertanaman tomat. Perlakuan warna kuning dan dosis 1,5 ml metil eugenol berpengaruh lebih baik terhadap jumlah lalat buah yang terperangkap pada pertanaman tomat minggu ke-1 sampai ke-4.
INDIKATOR PARIWISATA BERKELANJUTAN - PERSPEKTIF WISATA PESISIR PANGANDARAN Komalasari , Neneng Yanthi; Herwangi, Yori
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 02 (2023): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v9i2.314

Abstract

Pariwisata berkelanjutan merupakan sebuah sistem yang kompleks dan multidimensi. Salah satu strategi perencanaan dan pengelolaan kinerja keberlanjutan pada destinasi wisata adalah dengan mengembangkan sistem indikator pariwisata berkelanjutan. Oleh karena itu, studi ini mencoba untuk menetapkan dan menyederhanakan kerangka evaluasi untuk mengukur kinerja keberlanjutan pariwisata menggunakan sistem indikator yang bersifat kontekstual dengan lokasi pariwisata. Dengan demikian, tujuan pertama adalah menetapkan indikator pariwisata berkelanjutan dari daftar lengkap set indikator melalui tinjauan literatur untuk wisata pesisir Pangandaran. Kedua, merumuskan bobot relatif dari dimensi dan indikator dengan pendekatan multi-criteria decision making (MCDM) menggunakan adaptasi metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) untuk menentukan urutan prioritas berdasarkan tingkat kepentingan yang dihasilkan. Hasil studi menetapkan 25 sistem indikator dari 126 set indikator awal mencakup dimensi ekonomi, sosial-budaya, lingkungan serta manajemen dan perencanaan. Berdasarkan bobot relatif masing-masing dimensi dan indikator, urutan keseluruhan indikator teratas dalam kerangka sistem indikator yang terbentuk, memiliki tingkat kepentingan prioritas yang dimulai dari dimensi manajemen dan perencanaan, lingkungan, ekonomi dan sosial-budaya. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pedoman bagi pemangku kepentingan untuk merumuskan perencanaan strategis dalam mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan
TINGKAT EFEKTIVITAS KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTA BANDUNG DENGAN PENYERAPAN EMISI CO2 Haq , Harun Din
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 02 (2023): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v9i2.315

Abstract

Kota Bandung merupakan salah satu kota inti dari Kawasan Metropolitan Bandung Raya. Sebagai Kawasan inti, Kota Bandung memiliki banyak aktifitas yang menyebabkan Kota Bandung menjadi padat. Kepadatan ini menyebabkan polusi yang dihasilkan Kota Bandung terus meningkat. Salah satunya disebabkan oleh kendaraan bermotor yang semakin meningkat keberadaannya di Kota Bandung. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung dalam menyerap polusi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor yang ada di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode analisis kesenjangan yaitu dengan membandingkan nilai serap CO2 vegetasi RTH Kota Bandung berdasarkan data luasan RTH Kota Bandung Tahun 2021 yang bersumber dari BPS Kota Bandung dengan produksi emisi kendaraan bermotor selama satu tahun yaitu pada tahun 2021 berdasarkan data jumlah kendaraan tahun 2021 di Kota Bandung yang bersumber dari BPS Kota Bandung. Potensi produksi gas emisi CO2 untuk transportasi sebesar 5.603.106,40 ton/tahun/ha. Jika nilai tersebut dibandingkan dengan kapasitas serapan RTH terhadap gas emisi yang ada di Kota Bandung sebesar 99.026,70 ton/tahun/ha. Idealnya kapasitas serapan RTH terhadap gas emisi yang ada di Kota Bandung harus lebih besar daripada potensi produksi gas emisi CO2 yang dihasilkan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa luas RTH yang ada di Kota Bandung belum mampu menyerap keseluruhan gas emisi CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor di Kota Bandung dengan selisih 5.504.079,70 ton/tahun/ha. Hal ini berindikasi bahwa jumlah kendaraan yang ada di Kota Bandung sudah melampaui kemampuan dari RTH Kota Bandung sendiri. RTH di Kota Bandung belum bisa menyerap gas emisi yang dihasilkan dari kendaraan bermotor yang ada di Kota Bandung pada tahun 2021
KEANEKARAGAMAN, DOMINANSI, DAN PERANAN SERANGGA DAN ARTHROPODA LAINNYA DI PERKEBUNAN TEH RAKYAT DESA SUKAHURIP, CIGEDUG, GARUT Maesyaroh, Siti Syarah; Rismayanti, Ai Yanti; Nuraisya, Fujia Sepia
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 02 (2023): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v9i2.316

Abstract

Teh merupakan salah satu komoditas andalan subsektor perkebunan yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Teh berperan sebagai penghasil devisa ekspor sebesar 108,5 juta USD di tahun 2018 atau setara 1,5% dari PDB sektor pertanian. Kabupaten Garut salah satu sentra produksi teh Indonesia memanfaatkan teh untuk industri pabrik Teh Kejek. Upaya dalam mengelola agroekosistem teh supaya produktif adalah dengan mempelajari struktur agroekosistem misalnya keberadaan serangga dan arthropoda lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman dan dominansi serangga dan arthropoda lainnya serta peranannya di perkebunan teh. Penelitian dilaksanakan di Desa Sukahurip, Cigedug, Garut pada bulan Desember 2021 – Januari 2022. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan mengaplikasikan perangkap; 24 yellow bottle sticky trap dan 18 pitfall trap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman serangga dan arthropoda lainnya (yellow bottle sticky trap) adalah 0,348 kategori rendah dengan 9 ordo, sedangkan serangga tanah (pitfall trap) adalah 1,320 kategori sedang dengan 10 ordo. Dominansi serangga dan arthropoda lainnya (yellow bottle sticky trap) adalah 0,865 kategori tinggi dengan yang mendominansi serangga ordo Diptera, sedangkan (pitfall trap) adalah 0,371 kategori rendah dengan yang mendominansi arthropoda ordo Collembola. Pada yellow bottle sticky trap lebih banyak memerangkap B. dorsalis yang bukan merupakan hama utama pada tanaman teh. Hal tersebut dikarenakan sistem tanam polikultur dengan tanaman inang B. dorsalis dan yellow bottle sticky trap kurang efektif memerangkap serangga dan arthropoda lainnya pada tanaman teh. Peranan serangga dan arthropoda lainnya dalam agroekosistem teh yakni sebagai herbivora (hama), karnivora (predator dan parasitoid), detritivor (pengurai), dan polinator (penyerbuk). Agroekosistem teh Desa Sukahurip, Cigedug, Garut dengan teknik yellow bottle sticky trap didominansi oleh spesies serangga lalat buah (Bactrocera dorsalis) berperan sebagai herbivora (hama), sedangkan dengan teknik pitfall trap adalah ekor pegas (Isotomurus balteatus) berperan sebagai detritivor (pengurai).
DAYA SAING KOMODITAS BIOFARMAKA DI JAWA BARAT SELAMA PANDEMI COVID-19 Suhartono
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 02 (2023): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v9i2.317

Abstract

Seperti banyak aspek kehidupan manusia lainnya, sektor pertanian terkena dampak pandemi Covid-19. Namun tidak semua dampak pandemi bersifat negatif. Pandemi justru meningkatkan permintaan beberapa jenis komoditas biofarmaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing komoditas biofarmaka di Provinsi Jawa Barat pada masa pandemi Covid-19. Metode desk study dengan menggunakan pendekatan analisis Location Quotient dan analisis Differential Shift digunakan untuk menentukan daya saing komoditas biofarmaka. Data yang digunakan adalah data sekunder produksi tanaman biofarmaka tahun 2019-2022 di seluruh provinsi di Indonesia yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis komoditas biofarmaka yang menjadi komoditas basis di Jawa Barat yaitu jahe, laos, dan kencur. Ketiga komoditas tersebut juga memiliki keunggulan kompetitif di masa pandemi, dengan nilai Differential Shift yang positif. Peluang pengembangan komoditas biofarmaka di Jawa Barat masih terbuka mengingat ketersediaan lahan dan tenaga kerja yang memadai. Strategi intensifikasi tanaman biofarmaka yang didukung dengan penguatan modal dan kelembagaan dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan pengembangannya.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN SECARA DARING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Hadianti, Yeni
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 9 No 02 (2023): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v9i2.318

Abstract

Membaca pemahaman merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran. Melalui pembelajaran membaca pemahaman siswa didik diasah kemampuannya untuk mengambil makna atau gagasan dari sebuah bacaan. Laporan dari beberapa lembaga pemerhati pendidikan menunjukan kemampuan membaca pemahaman pada siswa sekolah dasar masih rendah. Pada masa pandemi, ditengah tantangan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring sebagai bentuk kepatuhan terhadap himbauan pemerintah guna memperlambat penyebaran virus Covid-19. Beberapa hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif dan manfaat dari penggunaan aplikasi pada proses pembelajaran. Penggunaan aplikasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang menarik bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi implementasi pembelajaran daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings dalam pembelajaran membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode ekploratif dengan teknik analisis kualitatif. Pemilihan penggunaan metode penelitian eksploratif dengan teknik analisis kualitatif dikarenakan peneliti ingin menggali secara luas kebenaran, menemukan suatu fenomena atau kecenderungan, dan menguak kemungkinan adanya berbagai temuan tentang implementasi pembelajaran daring terhadap pembelajaran membaca pemahaman. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memberikan pendapat yang positif tentang implementasi pembelajaran membaca pemahaman secara daring. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan riset-riset selanjutnya, dan untuk memberikan masukan bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi guna meningkatan kemampuan belajar membaca pemahaman.    
IDENTIFIKASI POLA DEMOGRAFI DI PROVINSI JAWA BARAT DENGAN SPATIAL AUTOCORRELATION: MEMPERSIAPKAN MOMENTUM PUNCAK BONUS DEMOGRAFI Barwanto, Lutfhi Ahmad; Ramadhan, Afrizal
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 10 No 01 (2024): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v10i1.327

Abstract

West Java is the most populated province in Indonesia, and this places quite a heavy burden in facing the wave of demographic dividend which is predicted to occur in 2030-2035. This article aims to identify patterns of similarity and anomalous values from West Java demographics using spatial autocorrelation. The data used consists of population growth rates at the Regency/City level in West Java as well as growth factors such as birth rates (TFR), infant mortality (IMR), and migration. To identify spatial patterns from demographic variables, Global Moran statistics and Local Indicators of Spatial Association (LISA) with the ArcMap application are used. The results show that there is global and local spatial autocorrelation for the demographic variables considered. The use of LISA also shows the existence of clusters and outliers that are formed as well as an indication of their location in West Java. The contribution of this study is to provide an overview of significant locations in West Java for policy studies and further research in preparing for the momentum of the demographic dividend.  
KAJIAN ARSITEKTUR BERLAPIS UNTUK PENGEMBANGAN APLIKASI DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN APLIKASI DI PEMERINTAHAN PROVINSI JAWA BARAT Ramdhani, Taufik Iqbal
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 10 No 01 (2024): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v10i1.328

Abstract

The Electronic-Based Government System (EBGS) includes regulations for application development in the context of digital transformation to enhance public services. However, the increasing innovation in the government sector faces challenges in governing and standardizing application development technology, especially for specific applications in the West Java Provincial Government. The gap between technology selection and human resource planning can lead to an excessive number of applications without optimizing maintenance and development. Therefore, this study emphasizes the importance of technology standardization in application development to support the government's digital transformation. The study presents a four-layer technology architecture design: front-end, middleware, back-end, and persistent. The classification of technology standards is divided into three levels: small, medium, and large, based on the number of users, transactions, and data. By standardizing, it is expected to increase the efficiency and effectiveness of application development, reduce development costs, increase team productivity, and optimize application quality. This study also highlights the relevance of implementing this architecture in the West Java Provincial Government environment, with reference to existing local regulations and policies. The results of the study indicate that this four-layer technology standardization can be an effective solution to overcome the challenges of government application development and support sustainable digital transformation
ANALISIS STUDI KASUS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK IFAS DAN EFAS Maula, Nurkholifatul
Creative Research Journal Vol 10 No 01 (2024): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v10i1.333

Abstract

The Ciwaringin handwritten batik industry still faces many obstacles, including production process challenges and long production durations which can hinder cash flow turnover, marketing issues, and the limited skills and knowledge of the artisans, making it difficult for the Ciwaringin batik industry to grow. To foster the growth of the Ciwaringin batik industry, internal and external evaluations are necessary. This research aims to analyze the challenges and future of the Ciwaringin batik industry using SWOT analysis and calculations with IFAS and EFAS matrices. The study employed a descriptive qualitative approach with Miles and Huberman's analysis techniques. The results indicate that the IFAS value (strength and weakness) is 2.92, identifying that the IFAS value is in quadrant V (Five), which represents an average score. Therefore, there is a need for improvement in the internal factors of the Ciwaringin batik industry. The EFAS value of the Ciwaringin batik industry is 2.65, which falls in the "medium" quadrant. This means that the level of opportunities available to the Ciwaringin batik industry is medium, as it competes not only with other batik industries but also with various other creative industries in the fashion sector. Hence, the Ciwaringin batik industry can leverage its unique characteristics to capitalize on these opportunities. Based on the IFAS and EFAS results, the quantitative assessment provided by the IFAS and EFAS can assist the local government in evaluating and developing programs for the Ciwaringin batik industry. The findings of this research can guide policy direction to be more effective and efficient.
HAMBATAN PROSES AKSELERASI PENERBITAN SERTIFIKAT RECHTS CADASTER:PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP DI KABUPATEN BANDUNG Ummah, Alda jamilathul; Nurliawati, Nita; Sodik Sudrajat, Achmad; Alikha Novira
CREATIVE RESEARCH JOURNAL Vol 10 No 01 (2024): Creative Research Journal
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34147/crj.v10i1.340

Abstract

Land registration is seen as a way to provide legal certainty for the control and ownership of land parcels in accordance with Article 19 Paragraph (1) of the Basic Agrarian Law. In order to reduce the problems in the land sector, the government issued a program to facilitate the community in managing land title certificates. This study used a qualitative descriptive approach. The data obtained were analyzed using the theory of policy implementation model from Grindle (1980). The data sources come from primary data obtained through interviews, observations, and documentation studies as well as secondary data in the form of regulations related to the implementation of the complete systematic land registration program (PTSL). Data analysis techniques using fishbone diagrams. The results showed that the implementation of a complete systematic land registration program in Bandung Regency has been carried out in accordance with the stages of program implementation. However, in the implementation, there are still several inhibiting factors in human resources, public awareness, and completeness of application files. Recommendations to accelerate the issuance of land certificates by improving the competence of human resources and compiling internal technical guidelines (PTSL pocketbook).