Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika
Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika is a journal on mathematics Education. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika (JC) is under the auspices of the Faculty of Education, Mathematics Education Program of the Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2579-9258 and P-ISSN: 2614-3038. JC is published twice a year in May and November. JC receives 40 articles per year The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles
1,419 Documents
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Statistika Peserta Didik Kelas VIII.3 SMP Negeri 42 Pekanbaru
Dwinda, Tasya Syafa;
Siregar, Syarifah Nur;
Saragih, Sehatta
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2991
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi statistika peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 42 Pekanbaru yang disebabkan proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut dengan menerapkan model Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan ini dilaksanakan di SMP Negeri 42 Pekanbaru semester genap tahun pelajaran tahun 2022/2023 pada peserta didik kelas VIII.3 yang berjumlah 40 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah perangkat pembelajaran yang terdiri dari Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dan Lembar Kerja Peserta Didik, sedangkan instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar pengamatan dan tes kemampuan literasi statistika. Lembar pengamatan aktivitas guru dan peserta didik didik dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data kemampuan literasi statistika dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa proses pembelajaran mengalami perbaikan dari siklus I ke siklus II dimana pada proses pembelajaran peserta didik sudah aktif dan pembelajaran sudah bersifat student center. Hasil tes kemampuan literasi statistika menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan literasi statistika peserta didik. Rerata hasil tes kemampuan literasi statistika peserta didik meningkat dari tes awal dengan rerata 56,9 menjadi 71,65 pada tes kemampuan literasi statistika I dan 90,5 pada tes kemampuan literasi statistika II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan literasi statistika peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 42 Pekanbaru.
Penerapan Pendekatan Matematika Realistik Berbantuan Media Tangram dalam Pembelajaran Matematika Materi Kekongruenan dan Kesebangunan (Penelitian Eksperimen di SMP Negeri 6 Tondano)
Rori, Deais Nadya Debora;
Sulistyaningsih, Murni;
Mangobi, James
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2999
Pembelajaran yang menerapkan pendekatan dan media pembelajaran yang tidak sesuai akan mengakibatkan rata-rata hasil belajar siswa rendah. Oleh karena itu, dengan melakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata hasil belajar siswa dengan menerapkan Pendekatan Matematika Realistik berbantuan Media Tangram dalam pembelajaran matematika materi kekongruenan dan kesebangunan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experiment. Populasi yang diambil adalah semua siswa kelas IX SMP Negeri 6 Tondano tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari dua kelas dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX A berjumlah 20 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IX B yang berjumlah 20 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes essay yang digunakan untuk pengumpulan data dan uji-t untuk mengetahui rata-rata dua kelompok untuk menganalisis data. Dari analisis data yang sudah dilakukan, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang di ajar dengan menerapkan Pendekatan Matematika Realistik berbantuan Media Tangram lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa yang tidak menerapkan Pendekatan Matematika Realistik berbantuan Media Tangram.
Pengembangan Modul Ajar dengan Menggunakan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kecakapan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP
Gumanti, Gumanti;
Roza, Yenita;
Murni, Atma
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3001
Kecakapan pemecahan masalah matematis adalah salah satu kecakapan yang penting dimiliki oleh peserta didik. Namun, berdasarkan studi pendahuluan terhadap 60 siswa, 60% siswa memiliki kecakapan pemecahan masalah matematis kategori kurang. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kecakapan tersebut, salah satunya adalah dengan modul ajar. Rendahnya kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka menyebabkan modul ajar yang disusun tidak memenuhi syarat kelengkapan komponen dan kesesuaian isi. Hasil wawancara terhadap 18 guru matematika menunjukkan bahwa hanya 5% guru yang pernah menggunakan model Project Based Learning. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dilakukan penelitian pengembangan modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning untuk meningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Model pengembangan yang dilakukan adalah model 4D yang terdiri dari empat tahapan yaitu, Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian ini adalah modul ajar yang sudah melewati tahap validasi dan revisi. Berdasarkan hasil validasi, modul ajar dinyatakan sangat valid dengan nilai 3,8. Modul ajar yang dikembangkan dapat berkontribusi dalam pelaksanaan pembelajaran aktif dan berpusat pada siswa dan memberikan alternatif penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Modul ajar yang dikembangkan memberikan inspirasi bagi guru yang akan merancang modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning, dan memberikan inspirasi modul ajar yang memiliki komponen yang lengkap.
Efektivitas Model Problem-Based Learning Terhadap Berpikir Kritis dengan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Peserta Didik SMKN 1 Cerme
Ni'mah, Fadhilatun;
Asari, Slamet;
Huda, Syaiful
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3027
Model pembelajaran menggunakan problem-based learning menjadi salah satu cara yang diterapkan oleh pengajar untuk dapat mempengaruhi kemampuan berpikir siswa. Dalam menerapkan problem-based learning, terdapat pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan sehingga setiap anak dapat memperoleh pengajaran sesuai kemampuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efektivitas model pembelajaran problem-based learning terhadap keterampilan berpikir kritis dengan pembelajaran berdiferensiasi pada peserta didik SMKN 1 Cerme. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan paired t-test untuk dapat menguji efektivitas antara problem-based learning terhadap berpikir kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat efektivitas antara problem-based learning terhadap berpikir kritis menggunakan pembelajaran berdiferensiasi pada peserta didik SMKN 1 Cerme pada kelompok “mahir”, “siap”, dan “berkembang”.
Pemahaman Konsep Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Barisan dan Deret Kelas X
Musa, Reska Novarni;
Monoarfa, Jorry F.;
Regar, Vivian E.
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3031
Berdasarkan observasi yang dilaksanakan pada peserta didik di SMA Negeri 2 Tondano, masih banyak ditemukannya masalah yang berhubungan dengan pemahaman konsep matematis. Seperti peserta didik kurang memiliki pemahaman dalam hal menyelesaikan beberapa variasi soal yang berbeda dari contoh soal yang telah diberikan, peserta didik hanya bisa menghafalkan rumus tetapi tidak mengetahui cara mengerjakan soal yang berkaitan dengan rumus tersebut, peserta didik mempunyai kesulitan dalam mengerjakan soal dalam bentuk cerita termasuk dalam materi barisan dan deret, dan kurangnya keberanian peserta didik untuk mengerjakan soal di depan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman suatu konsep matematis peserta didik dalam hal menyelesaikan soal cerita materi Baris dan Deret pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Tondano. Subjek penelitian ini yaitu 21 siswa kelas XA di SMA Negeri 2 Tondano. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes tertulis yang terdiri dari 4 soal cerita dan wawancara yang terdiri dari 6 indikator pemahaman konsep matematis. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah pada tingkat pemahan konsep matematis siswa kategori tinggi terdapat 8 siswa dengan presentase 38%, tingkat pemahaman konsep matematis siswa kategori sedang terdapat 12 siswa dengan presentase 57%, dan tingkat pemahaman konsep matematis siswa kategori rendah terdapat 1 siswa dengan presentase 5%. Maka, dilihat dari nilai rata-rata yang diperoleh siswa, jadi dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa pada penelitian ini berada pada tingkat pemahaman konsep matematis siswa yang di kategorikan sedang.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Berbantuan Media Powtoon terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa pada Materi SPLTV
Bulawan, Milga;
Sumarauw, Sylvia Jane Annathe;
Salajang, Santje M.
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3032
Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan metode pembelajaran yang kurang bervariasi, sehingga siswa kurang aktif selama proses pembelajaran berlangsung dan mengakibatkan hasil belajar siswa kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merode pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media Powtoon terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi SPLTV. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode quasi experimen dan desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 2 Tondano dengan sampel sebanyak 40 orang yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas kontrol dengan perlakuan metode pembelajaran kooperatif tipe NHT dan kelas eksperimen dengan perlakuan metode pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media Powtoon, sampel dalam penelitian ini diambil secara random sampling. Instrumen penilaian yang digunakan adalah tes berbentuk essay. Data yang dianalisis adalah hasil pretest-posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen menggunakan t-test two sample. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada kels kontrol rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa yaitu 77,65 sedangkan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yaitu 79,90. Maka, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media Powtoon berpengaruh positif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear tiga variabel.
Implementasi Permainan Tic-Tac-Toe sebagai Konteks Pembelajaran Matematika pada Materi Keliling Bangun Datar dalam Menanamkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar
Utami, Alfida Mukti;
Adelia, Ratna;
Kurniawati, Irna;
Damayanti, Erna;
Damara, Tio Deny;
Pramudiani, Puri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3036
Matematika sangat berperan penting bagi kehidupan. Dengan begitu peserta didik memerlukan pembelajaran matematika di sekolah sebagai bekal kehidupan peserta didik. Namun, permasalahan terkait rendahnya kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematis berdampak bagi pemahaman peserta didik dalam materi matematika. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menanamkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi keliling bangun datar melalui permainan Tic-Tac-Toe yang diadaptasi dari papan geoboard dengan berdasarkan pada pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia. Lokasi penelitian ini terletak di salah satu sekolah dasar negeri di Jakarta Timur dengan subjek penelitian sebanyak 29 peserta didik kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa permainan Tic-Tac-Toe dapat membantu peserta didik dalam memecahkan masalah yaitu menentukan keliling bangun datar serta peserta didik antusias dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Media permainan Tic-Tac-Toe dapat dijadikan salah satu konteks dalam mengajarkan konsep keliling bangun datar kepada peserta didik sekolah dasar.
Analisis Pembelajaran Matematika dengan Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka
Azizah, Nur;
Wardani, Hizmi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3061
Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui modul ajar ajar matematika dengan mengimplementasian kurikulum merdeka di SMP Negeri 22 Medan; 2) Mengetahui proses pembelajaran matematika dengan mengimplementasikan kurikulum merdeka di SMP Negeri 22 Medan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang lebih menekankan analisa atau deskritif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang Guru matematika dan siswa kelas VII SMP Negeri 22 Medan. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; 1) Bahwa pada aspek perencanaan pembelajaran, yaitu modul ajar yang dikembangkan oleh Guru matematika pertama di SMP Negeri 22 Medan sudah sesuai dengan modul ajar berdasarkan kurikulum merdeka dengan persentase sebesar 69,27% pada kategori cukup baik. Sedangkan modul ajar yang dikembangkan oleh guru matematika kedua di SMP Negeri 22 Medan sudah sesuai dengan modul ajar berdasarkan kurikulum merdeka dengan persentase sebesar 82,81% pada kategori baik; 2) Pada aspek pelaksanaan pembelajaran matematika yang dilaksanakan oleh guru matematika pertama SMP Negeri 22 Medan sudah sesuai dengan modul ajar yang dikembangkan dengan persentase sebesar 58,59% pada kategori cukup baik. Sedangkan pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru matematika kedua SMP Negeri 22 Medan sudah sesuai dengan modul ajar yang dikembangkan dengan persentase sebesar 77,34% pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan mengimplementasikan kurikulum merdeka sudah terlaksana dengan baik.
Analisis Kesulitan Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent
Ginting, Sri Defina;
Nasution, Haryati Ahda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3063
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kesulitan siswa dalam pemecahan masalah matematika materi barisan dan deret aritmatika ditinjau dari gaya kognitif field independent (FI) dan gaya kognitif field dependent (FD) di kelas XI SMA Negeri 21 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 21 Medan. Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah adalah 35 siswa. Prosedur pengumpulan yang digunakan, yaitu tes Geft, tes pemecahan masalah, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari hasil penelitian diketahui terlihat bahwa peserta didik dengan gaya kognitif FI lebih cepat mengingat kembali materi yang telah disampaikan oleh guru. peserta didik dengan gaya kognitif FD tidak dapat menentukan rencana dan tidak dapat menentukan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. Secara keseluruhan terlihat bahwa peserta didik dengan gaya kognitif FD kurang dalam mengingat kembali materi yang disampaikan oleh guru.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Menggunakan Metode Newman Ditinjau dari Perbedaan Gender
Roisah, Khofifatur;
Sari, Dwi Ivayana;
Affaf, Moh
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3072
Ada perbedaan antara hakekat matematika dan hakekat siswa SD. Matematika adalah ilmu yang bersifat abstrak, sedangkan siswa SD merupakan siswa yang tahap berpikirnya berada pada tahap operasi konkret. Ini menyebabkan siswa SD mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, terutama konsep bangun datar. Lebih lanjut, siswa SD cenderung melakukan kesalahan dalam menyelesaikan masalah matematika, yang merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika. Oleh karena itu, menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika sangatlah penting sebagai pedoman bagi guru untuk membantu siswa SD dalam belajar matematika. Salah satu metode yang dapat membantu menganalisis kesalahan siswa adalah metode Newman. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar menggunakan metode Newman ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan yang memiliki kemampuan setara. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi waktu, Teknik analisis data dalam penelitian ini bertujuan untuk menarik kesimpulan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa kesalahan siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar menggunakan metode Newman ditinjau dari perbedaan gender. Kesalahan yang dilakukan oleh siswa laki-laki dan perempuan berbeda bergantung pada faktor penyebab munculnya kesalahan tersebut. Namun demikian, masih ada kekurangan dalam penelitian ini, diantaranya adalah pengambilan data dengan jangka waktu yang singkat, sehingga hasil penelitian kurang mendalam. Oleh karena itu, peneliti berharap agar peneliti selanjutnya bisa menyempurnakan hasil penelitian ini