cover
Contact Name
Siti Juariah
Contact Email
sitijuariah@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sitijuariah@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Klinikal Sains (Jurnal Analis Kesehatan)
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 23384921     EISSN : 26141515     DOI : -
Jurnal klinikal sains program studi analis kesehatan adalah jurnal ilmiah yang membahas tentang kompetensi analis kesehatan yang meliputi kompetensi Mikrobiologi, Hematologi, Parasitologi, Imunoserologi, Toxikologi, dan Kimia Klinik. Jurnal klinikal sains akan terbit setiap enam bulan, dalam satu periode setiap tahun ajaran akan terbit dua kali yakni pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 134 Documents
PEMANFAATAN ENZIM PAPAIN DARI PEPAYA LOKAL SEBAGAI PROTEASE UNTUK ISOLASI DNA GENOME BAKTERI DALAM MENUNJANG PEMERIKSAAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) Wasdili, Fini Ainun Qolbi; Rihibiha, Dwi Davidson; Permana, Ellsie Viendra
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4298

Abstract

Polymerase chain Reaction (PCR) is affected by many factors, one of which is DNA isolation. Proteinase K is a common protease used in DNA isolation. However, proteinase K is relatively expensive and limited. To date, many studies have been conducted to explore alternative protease from nature. Papain is an enzyme derived from papaya, which has been frequently observed, makes it promising as protease in DNA isolation. This study aims to evaluate potency of papain as cheaper alternative in DNA isolation from Salmonella thypi. This study consisted of four steps: papain extraction, characterization of papain, DNA isolation, and fliC detection with PCR. Papain was acquired with tapping method which resulted in approximately 1700 μl bp. Molecular weight of papain was 23,4 kDa, and its total concentration was 903 mg/mL. Whole genom of Salmonella thypi was successfully isolated using papain. The DNA concentration was also comparable to control. Nevertheless, the purity was low which is not recommended to be used in PCR.
HUBUNGAN KEJADIAN HIPERTENSI DENGAN PROTEIN URINE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RSUD dr. SOEDIRMAN KEBUMEN Apriyanti, Dwiar; Sulistiyowati, Retno; Sudarsono, Tantri Analisawati; Rahaju, Minto
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4508

Abstract

Abstract The prevalence of hypertension during pregnancy is 2.6 - 7.3% of all pregnancy incidents which can have risks for pregnant women, which is usually called the Maternal Mortality Rate (AKI). Hypertension during pregnancy is one of the causes of maternal death which can be detected early through a urine protein test. Urine protein is an important sign of preeclampsia which is caused by the kidney tubules not having optimal capacity to absorb protein. Based on research by Wulandari et al (2022) which states that there is a significant relationship between urine protein and blood pressure levels in TM III pregnant women at the Madukara I Banjarnegara Community Health Center with p=0.003. The aim of the study was to determine the relationship between the incidence of hypertension and urine protein in pregnant women in TM III at RSUD dr. Soedirman Kebumen. The research method used Observational Analytical through a Cross-Sectional design with a sample of 40 people, carried out in May - July 2023 at the Laboratory of RSUD dr. Soedirman Kebumen. Based on this research, a value of p=0.052 (p>0.05) was obtained, so it can be concluded that there is no significant relationship between the incidence of hypertension and urine protein in TM III pregnant women at Dr. Soedirman Hospital, Kebumen. Keywords: Hypertension, Third Trimester pregnant women, urine protein.
GAMBARAN JUMLAH KOLONI Candida albicans TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA WANITA PENDERITA DIABETES MELLITUS Ningrum, Anik Puspita; Qurrohman, Muhammad Taufiq
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4632

Abstract

Diabetes mellitus terjadi dikarrenakan adanya gangguan pada metabolisme karbohidrat yang tidak stabil sehingga peningkatan kadar gula darah. Kenaikan kadar gula darah ini menyebabkan pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk menilai jumlah koloni Candida albicans dalam urin pasien diabetes mellitus terkait dengan kadar glukosa darah sewaktu (GDS). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu dengan menggunakan metode pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) menggunakan point-of-care testing (POCT), dan pemeriksaan kadar glukosa urine menggunakan metode celup. Penelitian dilakukan di laboratorium parasitologi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Surakarta, dengan teknik sampling purposive sampling terhadap 19 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai GDS berkisar antara 101 mg/dL hingga 313 mg/dL, dengan mayoritas responden memiliki GDS di atas batas normal. Pada wanita penderita diabetes mellitus, mayoritas hasil pemeriksaan glukosuria negatif, namun satu responden menunjukkan hasil positif. Temuan penelitian menunjukkan adanya pertumbuhan jamur Candida albicans pada urine wanita penderita diabetes mellitus di Puskesmas Karanganyar. Dengan demikian, kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah mayoritas respondendengani kadar GDS yang melebihi batas normal terdapat peningkatan jumlah koloni Candida albicans.
GAMBARAN KEJADIAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DALAM PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI PADA IBU HAMIL DI SIDOARJO Rahmadhanti, Galuh Destika; Fitriana, Farida; Wittiarika, Ivon Diah
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4641

Abstract

Ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang berisiko tertular penyakit menular seksual seperti Human Immunodeficiency Virus (HIV), Sifilis, dan Hepatitis B. Risiko penularan dari ibu ke anak untuk penyakit HIV/AIDS adalah 20-45%, untuk Sifilis adalah 69-80%, dan untuk Hepatitis B adalah lebih dari 90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kasus penyakit menular seksual pada ibu hamil di Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di seluruh Puskesmas Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2023. Sampel Penelitian ini adalah data pemeriksaan triple eliminasi pada K1 ANC di seluruh Puskesmas Kabupaten Sidoarjo Tahun 2023 (populasi total). Hasil penelitian menunjukkan kelompok usia 20-35 tahun adalah yang terbanyak pada ibu hamil HIV (87,5%), sifilis (90,0%), dan Hepatitis B (79,0%) Ibu hamil yang tidak bekerja adalah yang terbanyak pada penderita HIV (82,5%), sifilis (90,0%), dan hepatitis B (67,4%). Berdasarkan jumlah paritas ibu nullipara adalah yang terbanyak pada ibu HIV (46,3%), ibu sifilis terbanyak pada kelompok primipara (60,0%), HBsAg terbanyak pada kelompok primipara (41,7%). Usia kehamilan terbanyak pada ibu hamil dengan HIV adalah ≥25 minggu (47,5%), ibu hamil dengan sifilis terbanyak pada ≤ 12 minggu dan ≥25 minggu (40%), ibu hamil dengan hepatitis B terbanyak pada usia kehamilan 13-24 minggu (33,8%). Kesimpulannya usia, pekerjaan, jumlah paritas, dan usia kehamilan adalah karakteristik pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas di Sidoarjo.