cover
Contact Name
Edy Susanto
Contact Email
jurnal.staialamindpu@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.staialamindpu@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
AL-FURQAN
ISSN : 22523812     EISSN : 26212099     DOI : -
Core Subject : Education,
AL-FURQAN: Jurnal studi Pendidikan Islam adalah jurnal nasional bermitra bestari yang diterbitkan dua kali setahun dalam bentuk cetak dan online oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Akhlak Siswa Kelas VIII SMP Negeri 06 Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu Tahun Pelajaran 2017/2018 Nurhasanah Nurhasanah
AL-FURQAN Vol 6 No 1 (2017): Edisi Maret -Agustus 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.533 KB)

Abstract

Pada saat mengenalkan konsep-konsep baik-buruk, benar-salah atau menanamkan disiplin pada anak, orang tua atau guru hendaknya memberikan penjelasan tentang alasannya. Seperti (1) mengapa menggosok gigi sebelum tidur itu baik, (2) mengapa sebelum makan harus mencuci tangan, atau (3) mengapa tidak boleh membuang sampah sembarangan. Penanaman disiplin dengan disertai alasannya ini, diharapkan akan mengembangkan self-control atau self-discipline (kemampuan mengendalikan diri, atau mendisiplinkan diri berdasarkan kesadaran sendiri) pada anak. Apabila penanaman disiplin ini tidak diiringi penjelasan tentang alasannya, atau bersifat doktriner, biasanya akan melahirkan sikap disiplin buta, apalagi jika disertai dengan perlakuan yang kasar.
Komparasi Daya Matematis antara Siswa yang Diajar Melalui Strategi Pembelajaran TTW Dengan TAPPS Titi Pujiarti
AL-FURQAN Vol 6 No 1 (2017): Edisi Maret -Agustus 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.537 KB)

Abstract

The research aimed to discover the description, the difference of the improvement of Mathematical Powers of students who were taught by using cooperative learning TTW strategy TAPPS strategy to class VIII students at SMPN 26 Makassar. This research is a quasi-experimental research, using the h pretest-posttest two group design. The population in this study in a class VIII at SMPN 26 Makassar on the academic year 2016/2017 by number of 250 students. The study involved two experimental class, the class VIII 3 consisting of 28 student and class VIII 4 which consists of 28 student selected by simple random sampling. The first experimental class was treated by applying cooperative learning with TTW strategy and and the second experimental class was treated by applying TAPPS strategy. The instruments of the research were Mathematical power test, learning implementation observation sheet, and students’ activities observation sheet. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and inferential statistical analysis using analysis of Multivariate Analysis of Varian (MANOVA). The results of the research showed that (1) Mathematical powers (concept understanding ability) after the implementation of cooperative learning with TTW strategy were in high category, Mathematics communication abilities were in medium category, Mathematics problem solving abilities were in high category and the improvement of Mathematical powers in high category. And Mathematical powers (concept understanding ability, Mathematics communication, and Mathematical problem solving) after the implementation of cooperative learning with TAPPS strategy were in medium category, Mathematical powers in medium category, (2) there was difference of improvement of Mathematical powers of students who were taught by using TTW strategy and TAPPS strategy. (3) there was no difference of the improvement of Mathematics concept understanding abilities who were taught by using TTW strategy and TAPPS strategy (4) there was a difference of the improvement of Mathematics communication abilities of the students who were taught by using TAPPS strategy, and (5) there was a difference of the by using TTW strategy and TAPPS strategy to class VIII students at SMPN 26 Makassar
Pengaruh Metode Pembelajaran Demonstrasi terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Rizka Awaluddin
AL-FURQAN Vol 6 No 2 (2018): Edisi September 2017-Februari 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.612 KB)

Abstract

The purpose of this study were (1) to determine the effect of demonstration learning methods on student motivation and learning outcomes, (2) to determine differences in motivation and student learning outcomes between demonstration learning methods and conventional learning methods. This research is a Quasi Experiment study. The population in this study was the entire study group of class VIII even semester Bolo Middle School 4 consisting of seven study groups. The instruments used in this study are (1) learning motivation questionnaire, and (2) learning outcomes test. The results showed (1) There was a significant effect of demonstration learning methods on student learning motivation, (2) There were differences in motivation and learning outcomes of students who were taught by demonstration learning methods and conventional learning methods.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Memanfaatkan Lingkungan sebagai Sumber Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X Rizka Awaluddin
AL-FURQAN Vol 5 No 1 (2016): Edisi Maret -Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.072 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar peserta didik, (2) Untuk mengetahui hasil belajar peserta didik antara model pembelajaran discovery learning dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rombongan belajar kelas X semester genap SMA Negeri 2 Bolo yang terdiri dari empat rombongan belajar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran discovery learning dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar peserta didik, (2) Terdapat perbedaan belajar peserta didik yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar dengan model pembelajaran pembelajaran langsung
Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Prestasi Belajar Aqidah Akhlak di Kelas IV MIS Iqro’ Ummat Kecamatan Manggelewa Tahun Pelajaran 2016/2017 Nurhasanah Nurhasanah
AL-FURQAN Vol 5 No 1 (2016): Edisi Maret -Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1758.433 KB)

Abstract

Pada beberapa dekade terakhir sampai pada abad millennium ini, kita bisa melihat betapa pendidikan di Indonesia seperti “mati suri” akan nilai-nilai yang menjadi budaya bangsa timur yang cenderung untuk mengedepankan nilai-nilai moralitas, etika masyarakat yang berbudi luhur, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dari agama (religius) sesuai dengan jati diri dan kepribadian bangsa. Kita bisa melihat pada akhir-akhir ini para generasi muda, khususnya para pelajar yang sedang terjangkiti penyakit “dekadensi moral” seperti kekerasan atau tawuran antar pelajaran, pemerkosaan, hamil diluar nikah, pengunaan obat terlarang, minum-minuman keras, perkelahian dan lain sebagainya seolah-olah sudah menjadi hal yang biasa. Hal inilah menjadikan bangsa Indonesia pada hari ini terasa seperti tercerabut dari akar budaya bangsa sendiri. Hakekat dari sebuah tujuan pendidikan Islam sebenarnya adalah proses sesuatu yang terikat oleh nilai-nilai ketuhanan (teistik) atau ketauhidan. Karena itu, pemaknaan pendidikan merupakan perpaduan antara keunggulan spiritual dengan cultural. Dengan demikian, budaya akan berkembang dengan berlandaskan nilai-nilai agama, yang mana pada gilirannya akan melahirkan hasil cipta, karya, rasa dan karsa manusia yang sadar akan nilai-nilai ilahiah (keimanan-ketauhidan).
Pendekatan dalam Proses Belajar Perspektif Imam Al-Ghazali Muhammad Amin
AL-FURQAN Vol 5 No 1 (2016): Edisi Maret -Agustus 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2504.467 KB)

Abstract

Pendekatan dalam proses belajar perspektif Imam al-Ghazali dalam kitab Ayyuhā al-Walad fī Nasīhati al-Muta‘allimīn wa Maw‘izatihim Liya’lamū wa Yumayyizū ‘Ilman Nāfi‘an min Gayrihi adalah pendekatan yang penuh dengan nuansa teosentris. Hal ini dibuktikan dengan pandangannya tentang belajar yang bernilai adalah apabila diniatkan untuk beribadah kepada Allah, dan motivasi dalam belajar harus demi menghidupkan syari’at Nabi dan menundukkan hawa nafsu. Kemudian, siswa juga harus memperhatikan kesucian jiwanya, dan karena itu, ia harus menelaah ilmu agama dan ilmu tauhid, perkataan dan perbuatannya harus sama dengan syara’, lebih memilih fakir dan menjauhi kehidupan dunia, ikhlas, tawakkal, dan tidak meninggalkan shalat tahajjud. Siswa juga harus memilih guru yang memiliki akhlak yang baik, bersikap patuh dan tunduk terhadap guru dalam segala hal, tidak boleh berdebat, tidak boleh menjadi juru mau’izah, tidak bergaul dengan kalangan eksekutif, serta berbuat baik terhadap Allah dan sesama manusia. Di samping itu, siswa juga harus mengamalkan ilmu yang diperolehnya sebab ilmu tanpa diamalkan adalah kegilaan dan beramal yang tidak didasari oleh ilmu pengetahuan adalah sia-sia
Konsep Manajemen Pendidikan Islam bagi Peningkatan Mutu Pendidikan Sekolah: (Studi Analisis di Madrasah Aliyah Al-Amin Dompu) Syatriadin Syatriadin
AL-FURQAN Vol 6 No 2 (2018): Edisi September 2017-Februari 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.815 KB)

Abstract

Organisasi pendidikan sebagai lembaga yang bukan saja besar secara fisik, tetapi juga mengemban misi yang besar dan mulia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Tentu saja memerlukan manajemen yang professional. Jika kita melihat dari sisi pengelolaan pendidikan, selama ini kurang memerhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, dan produktivitas yang menjadi inti dari manajemen. Oleh karena itu pengelolaan pendidikan dengan manajemen yang baik adalah solusi bagi perbaikan kualitas dan mutu pendidikan sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif, efisien dan produktif. Dalam konteks pendidikan, pengertian mutu mencakup input, proses, dan output pendidikan. Input pendidikan adalah segala sesuatu yang harus tersedia karena dibutuhkan untuk berlangsungnya proses. Faktor penyebab rendahnya mutu pendidikan adalah masalah manajemen pengelolaan sekolah yang berkaitan erat dengan peningkatan mutu sekolah. Pada umumnya manajemen sekolah belum mampu menggali secara maksimal seluruh potensi yang ada agar dapat bersinergi dalam mendukung proses kegiatan pembelajaran yang optimal.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Inquiry Terbimbing terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa MTs. Negeri Model Kuripan Kamaluddin Kamaluddin
AL-FURQAN Vol 6 No 2 (2018): Edisi September 2017-Februari 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.857 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, dilaksanakan di MTs.N Model Kuripan, kelas yaang dijadikan tempat penelitian adalah kelas VIII/d sebagai kelompok tanpa perlakuan dan kelas VIII/d sebagi kelompok perlakuan. Pada penelitian yang diharapkan adalah hasil belajar siswa. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen (Quasi experiment), yaitu penelitian yang secara khas meneliti mengenai keadaan praktis yang didalamnya tidak mungkin untuk mengontrol semua variabel yang relevan. Terdapat beberapa tipe rancangan penelitian yang dipandang sebagai Quasy Experimental Design. Dari beberapa tipe tersebut, peneliti menggunakan Nonequivalent Control Group Design dimana desain ini hampir sama dengan pretes-postes control group design, hanya pada desain ini kelompok eksperimen maupun kontrol tidak dipilih secara random. Pembelajaran ini juga dapat dikatakan lebih efektif dari pembelajaran yang biasa dilaksanakan oleh guru (pendekatan konvensional), karena keefektifan ini bisa dilihat dari rata-rata postes hasil belajar fisika siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada rata-rata postes hasil belajar fisika siswa pada kelas kontrol.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan Pesantren Sebagai Upaya Pengembangan Manajemen Budaya Islami (Studi Kasus MA Darusshalihin NW Kalijaga Kec. Aikmel Kab. Lombok Timur NTB) Ittihad Ittihad
AL-FURQAN Vol 7 No 2 (2019): Edisi September 2018 - Februari 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.15 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan partisipasi pendidikan pesantren dalam upaya pengembangan manajemen budaya islami di MA Darusshalihin NW melalui manajemen madrasah, budaya madrasah, penerimaan peserta didik baru, kurikulum madrasah, pengembangan sumber daya manusia, dan pengelolaan sarana prasarana pendidikan. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data dalam penelitian diperoleh dari informan penelitian, yaitu kepala, kepala tata urusan, wakil kepala, dewan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kepala madrasah telah menerapkan fungsi manajemen : perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dalam manajemen madrasah, 2) Budaya madrasah berkaitan erat dengan nilai-nilai positif dan norma-norma yang mengikat seluruh santri madrasah, 3) penerimaan siswa baru untuk menjaring siswa kelas regular dan kelas unggulan dilaksanakan untuk mendapatkan input yang baik yang akan menghasilkan output yang amat baik, 4) kurikulum pembelajaran MA Darusshalihin NW Kalijaga menggunakan Kurikulum 2013 dan untuk kurikulum muatan lokal dan kecakapan hidup belum seluruhnya dikembangkan, 5) Sumber daya manusia terutama guru beserta staf di MA Darusshalihin NW Kalijaga sudah berjalan dan terlaksana dengan baik guna pembentukan keterampilan profesional dan perbaikan layanan sekolah, dan 6) pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang ada di madrasah sudah baik.
Potret Kompetensi Guru PAI Sebelum Sertifikasi dan Sesudah Sertifikasi MTs Al Kautsar Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Fitriani Fitriani
AL-FURQAN Vol 7 No 2 (2019): Edisi September 2018 - Februari 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.986 KB)

Abstract

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikat pendidik bagi guru diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru, dan merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. Guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik akan mendapatkan tunjangan profesi sebagai konsekuensi logis atas pengakuan kompetensi yang dimilikinya. Dengan upaya yang demikian itu, diharapkan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Mengingat pentingnya kompetensi guru dalam kaitannya dengan kualitas pendidikan, maka dilakukan penelitian tentang kompetensi guru Pendidikan Agama Islam di MTs Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu sebelum dan sesudah memperoleh sertifikat pendidik. Untuk memperoleh data yang diperlukan, maka peneliti menggunakan beberapa metode penelitian, yaitu: Metode Observasi, Metode Wawancara/Interview (Wawancara terstruktur dan Wawancara tak terstruktur) dan Metode Dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulakan bahwa; (1) Potret kompetensi guru PAI MTs Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu sebelum mengikuti program setifikasi belum memiliki kompetensi yang diharapkan dalam proses belajar mengajar, (2) Potret kompetensi guru PAI Setelah mengikuti program sertifikasi guru PAI MTs Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu sudah memiliki kemampuan untuk melasanakan proses belajar mengajar sesuai dengan kompetensi yang diharapkan, yakni kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan kompetensi sosial.