cover
Contact Name
Kadek Suranata
Contact Email
kadek.suranata@undiksha.ac.id
Phone
+6281915723813
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11, Singaraja, Banjar Tegal, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81116, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha
ISSN : 26139634     EISSN : 26139642     DOI : -
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan bimbingan konseling pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran tentang bimbingan dan konseling. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 447 Documents
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL DENGAN STRATEGI SELF MANAGEMENT DAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS X BB SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., Ni Luh Novi Mustiarini; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Luh Putu Sri Lestari, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 5, No 1 (2016): JIBK Special Issue
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v5i1.7837

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Apakah terdapat pengaruh konseling behavioral dengan strategi self management terhadap kecerdasan emosional siswa kelas X BB SMA N 4 Singaraja (2) Apakah terdapat pengaruh konseling behavioral dengan teknik penguatan positif terhadap kecerdasan emosional siswa kelas X BB SMA N 4 Singaraja, (3 Bagaimanakah efektivitas konseling behavioral dengan strategi self management dan teknik penguatan positif terhadap kecerdasan emosional siswa kelas X BB SMA N 4 Singaraja. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X BB SMA N 4 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, dan kuesioner kecerdasan emosional. Metode analisis data yang digunakan adalah uji kruskall wallis dan t-burney. Rancangan penelitian ini adalah pretest-posttest-control group design. Bedasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa (1) konseling behavioral strategi self management berpengaruh terhadap kecerdasan emosional siswa ( > ); (2) konseling behavioral teknik penguatan positif berpengaruh terhadap kecerdasan emosional ( > ); (3) terdapat efektivitas konseling behavioral dengan strategi self management dan teknik penguatan positif terhadap kecerdasan emosional siswa H > X2kw (α) (k-1) (9,63>5,591). Sehingga terdapat efektivitas konseling behavioral teknik self management dan penguatan positif terhadap kecerdasan emosional siswa kelas X BB SMA Negeri 4 Singaraja Kata Kunci : Behavioral, Self Management, Penguatan Positif, Kecerdasan Emosional This study was an experimental study in order to determine: (1) Whether there are significant behavioral counseling with the strategy of self-management of the emotional intelligence of students of class X BB SMA N 4 Singaraja (2) Whether there are significant behavioral counseling with strengthening techniques positively to emotional intelligence graders BB X SMA N 4 Singaraja, (3 What is the effectiveness of behavioral counseling with self-management strategies and positive reinforcement techniques to emotional intelligence class X SMA N 4 BB Singaraja. the study population was the class X SMA N 4 Singaraja B Academic Year 2015/2016 . the process of collecting data in this study using observation sheets and questionnaires emotional intelligence. the data analysis method used is the test of Kruskal and t-Burney. the design of this study was pretest-posttest-control group design. Based on the results of the analysis, it was found that (1 ) behavioral counseling self-management techniques affect the emotional intelligence of students (>); (2) behavioral counseling techniques of positive reinforcement effect on emotional intelligence (>); (3) there is the effectiveness of behavioral counseling with self-management strategies and positive reinforcement techniques to emotional intelligence of students H> X2kw (α) (k-1) (9.63> 5.591). So there is the effectiveness of behavioral counseling self-management techniques and positive reinforcement to emotional intelligence class X BB SMAN 4 Singaraja keyword : Behavioral, Self Management, Positive Reinforcement, Emotional Intelligence
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN SELF EXHIBITION SISWA ., I Wayan Respaida Arimbawa; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling behavioral dengan teknik modeling untuk meningkatkan Self Exhibition siswa pada kelas VII.11 SMP Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap identifikasi, diagnosa, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up dan refleksi. Treatment diberikan sebanyak 4 kali pada masing-masing siklus. Subjek penelitian ini adalah enam (6) orang siswa kelas VII.11 SMP Negeri 2 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dari responden diolah dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian dari pra siklus diperoleh rata-rata pencapaian self exhibition terhadap 6 orang siswa sebesar 61,77% menjadi 68,22% pada siklus I dan dari 68,22% menjadi 84,12% pada siklus II. Data tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dengan rata-rata sebesar 6,44% dengan hasil 3 orang siswa yang dikategorikan sedang dan 3 orang siswa yang dikategorikan rendah sehingga perlu melanjutkan treatmen pada siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 16% dengan kategori tinggi. Artinya siswa sudah bisa memahami segala hal yang terkait dengan self exhibition. Data tersebut diperkuat dari hasil pengamatan perubahan perilaku siswa yang diisi oleh peneliti pada setiap siklusnya. Hasil penelitian ini diharapkan siswa dapat mengaplikasikan self exhibition dalam kehidupan sehari-hari, agar siswa dapat memahami diri secara akurat Kata Kunci : Konseling behavioral, teknik modeling, self exhibition. This study aims to determine the effectiveness of behavioral counseling by modeling techniques to enhance the Exhibition Self VII.11 grade students at SMP Negeri 2 Singaraja. This type of research is action research Counseling. Research procedures conducted in two cycles. Each cycle consists of stages of identification, diagnosis, prognosis, counseling / treatment, evaluation / follow-up and reflection. Treatment was given 4 times in each cycle. The subjects were six (6) people VII.11 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja. Data collection methods used were questionnaires, observations and interviews. Data obtained from the respondent is processed by the descriptive analysis. The results of the pre-cycle gained an average achievement of self-exhibition to 6 students by 61.77% to 68.22% in the first cycle and from 68.22% to 84.12% in the second cycle. The data shows that an increase in the average of 6.44% with the result 3 students who were categorized and 3 students were categorized as low so it is necessary to continue treatments on the second cycle. In the second cycle increased with an average increase of 16% in the high category. This means that students are able to understand all things related to self exhibition. The data reinforced the observation of changes in the behavior of students who filled out by researchers at each cycle. The result is expected that students can apply self exhibition in daily life, so that students can understand themselves accurately. keyword : behavioral counseling, modeling techniques, self exhibition.
Hubungan Intensitas Interaksi Dalam Pola Asuh Orang Tua dan Konsep Diri dengan Kecenderungan Perilaku Agresif Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Helida; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v2i1.3716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Hubungan intensitas interaksi dalam pola asuh orang tua dengan kecenderungan perilaku agresif siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja, (2)Hubungan konsep diri dengan kecenderungan perilaku agresif siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja, dan (3)Hubungan secara bersama-sama antara intensitas interaksi dalam pola asuh orang tua dan konsep diri dengan kecenderungan perilaku agresif siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja. Sampel penelitian ini ditetapkan 201 menggunakan tabel dari Krejcie dan Morgan diperbesar dengan formula Warwiek & Lininger. Pemilihan anggota sampel menggunakan Proporsional Simple Random Sampling dan anggota sampel ditentukan dengan teknik undian. Data dikumpulkan dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, dan selanjutnya dianalisis dengan teknik statisktik yaitu kolerasi product moment dan analisis regresi ganda.Hasil penelitian menunjukkan (1)Hubungan intensitas interaksi dalam pola asuh orang tua dengan kecenderungan perilaku agresif siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja dengan (r) yaitu -0,152. (2)Hubungan konsep diri dengan kecenderungan perilaku agresif siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja dengan (r)= -0,204. (3)Terdapat Hubungan secara bersama-sama antara intensitas interaksi dalam pola asuh orang tua dan konsep diri dengan kecenderungan perilaku agresif siswa kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja dengan (R) yaitu 0,241, sedangkan besar koefisien determinasinya (r2) =0,058.Kata Kunci : Kata-kata kunci : intensitas pola asuh orang tua, konsep diri, kecenderungan perilaku agresif This research was Ex Post Facto research and aimed to determine (1) the contribution of the intensity relationship of parents control with student aggressive behavioral tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja, (2) the contribution of self-concept and student aggressive behavioral tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja, and (3) Both contibution and relationship between the intensity relationship of parents control and self-concept with student aggressive behavioral tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja. The population of this study was a class of XI student in SMAN 4 Singaraja. This study determined 201 samples using a table of Krejcie and Morgan and enlarged by the formula of Warwiek & Lininger. To select members of the sample, the researcher used simple random sampling by lottery technique. Data was collected by using a questionnaire, and then analyzed with a statistical technique, product moment correlation and multiple regression analysis. The Results showed that (1) the contribution of the intensity relationship of parents control with student aggressive behavioral tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja, (2) the contribution of self-concept and student aggressive behavioral tendencies in XI class of SMAN 4 result of (r) is -0.152. (2) The contribution of self-concept and student aggressive behavioral tendencies in XI class of SMAN 4 Singaraja result of (r) = -0.204. (3) There is a contribution of the relationship between intensity relationship of parents control with student aggressive behavioral tendencies result of (r) is 0.241, while the large coefficient of determination (r2) = 0.058. keyword : Key words: intensity relationship of parents control, self-concept, the tendency of aggressive behavio
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK ASERTIF UNTUK MEMINIMALISIR MUNCULNYA PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK KELAS X 4 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA ANTARI, MADE SENI; SUARNI, NI KETUT; SULASTRI, MADE SULASTRI
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v1i1.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meminimalisir munculnya perilaku prokrastinasi akademik kelas X 4 SMA Laboratorium Undiksha melalui konseling behavioral teknik asertif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan bimbingan konseling (Action Research In Counseling). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode kuesioner. Data yang didapatkan dari metode kuesioner selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriftif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, evaluasi, refleksi. Hasil tindakan dipantau dengan kuesioner kemudian dianalisis secara deskriftif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X 4 SMA Laboratorium Undiksha sebanyak 29 orang Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa antara sebelum tindakan dan sesudah tindakan. Peningkatan tersebut diketahui dari pencapaian hasil kuesioner siswa yaitu dari 55% menjadi 70% dan peningkatannya adalah 28,92% pada siklus I. Namun terdapat 4 orang siswa yang masih dalam kategori rendah, sehingga perlu dilanjutkan ke siklus II melalui bimbingan kelompok. Pada hasil evaluasi siklus II peningkatan hasil kuesioner siswa yaitu dari 49% menjadi 80% dan peningkatannya adalah 65%. Kesimpulannya, bahwa konseling behavioral teknik asertif mampu meminimalisir munculnya perilaku prokrastinasi akademik siswa.
EFEKTIVITAS KONSELING RASIONAL EMOTIF BEHAVIOR TEKNIK REFRAMING DAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI AKADEMIK SISWA SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., Ni Made Ayu Dwi a; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v8i1.11058

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) efektivitas Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Reframing untuk meningkatkan efikasi diri akademik, (2) efektivitas Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Role Playing untuk meningkatkan efikasi diri akademik, dan (3) perbedaan efektivitas Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Reframing dan Teknik Role Playing untuk meningkatkan efikasi diri akademik. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha yang berjumlah 3 kelas. Sampel penelitian terdiri dari 6 orang siswa yang memiliki efikasi diri akademik rendah sebagai kelompok eksperimen 1 dan 6 orang siswa yang juga memiliki efikasi diri akademik rendah sebagai kelompok eskeperimen 2. Kelompok eskperimen 1 diberikan perlakuan Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Reframing dan kelompok eksperimen 2 diberikan perlakuan Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Role Playing. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur efikasi diri akademik baik untuk keperluan penyetaraan kelas maupun untuk uji hipotesis. Analisis data untuk uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Reframing efektif meningkatkan efikasi diri akademik, (2) Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Role Playing efektif meningkatkan efikasi diri akademik, dan (3) Terdapat perbedaan efektivitas antara Konseling Rasional Emotif Behavior Teknik Reframing dan teknik Role Playing dalam meningkatkan efikasi diri akademik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan kepada guru BK untuk menunjang dalam memberikan bimbingan kepada siswa yang belum memiliki gambaran tentang keyakinan diri yang dimiliki.Kata Kunci : Konseling Rasional Emotif Behavioral, Reframing, Role Playing, Efikasi Diri Akademik The purpose of this research was to find out: (1) effectiveness of Rational Counseling Emotive behaviour Reframing Techniuques to improve self- efficacy academic, (2) effectiveness of Rational Counseling Emotive behaviour Role Playing Techniuques to improve self- efficacy academic, and (3) differences in effectiveness of Counseling Rational Emotive Behaviour Reframing Technique and Role Playing Technique to improve self-efficacy academic.This type of research was quasi experiment design using posttest only control group design. The population of this research were student’s of class X SMA Laboratorium Undiksha which amounted to 3 classes. The sample of the reaserch consisted of 6 student’s who had low self-efficacy academic as experimental group 1 and 6 student’s who also had low academic self-efficacy as experiment group 2. Experimental group 1 was given counseling rational emotive behavior reframing technique and experiment group 2 given counseling rational emotive behavior technique of role playing. Data collection method used are questionnaires to measure self-efficacy academic for the purposes of class equalization and to the hypothesis test. Data analysis for hypothesis test measure by t-test. The result showed : (1) Counseling Rational Emotive Behaviour Reframing Techniques effectively improve self-efficacy academic, (2) Counseling Rational Emotive Behaviour Role Playing Techniques effectively improve self-efficacy academic, (3) there is a difference in effectiveness between Counseling Rational Emotive Behavior Reframing Technique and Role Playing Techniques to improving self-efficacy academic. The result of this reaserch is expected to be used as a reference to counselor to support in providing counseling to student’s who do not have a picture of academic self-confidence.keyword : Counseling Rational Emotive Behaviour, Reframing, Role Playing, Self-Efficacy Academic
PENGARUH IMPLEMENTASI KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2014/2015. ., Nikmatus Sholeha; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Implementasi Konseling Behavioral Dengan Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian one shot-case study. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penarikan sampel yang didasarkan pada ciri atau karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti sebelumnya. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 11 orang siswa kelas VIII yang terindentifikasi memiliki Motivasi berprestasi rendah. Metode utama dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner dan metode pendukung menggunakan Observasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa behavioral dengan Teknik modeling efektif meningkatkan motivasi berprestasi siswa. Hal ini dilihat dari hasil analisis thitung = 18,38 dan ttabel dengan df (db) = 10 dan taraf signifikasansi 5% adalah 2,228 sehingga diperoleh perbandingan thitung > ttabel (18,38 > 2,228). Dengan demikian,dapat disimpulkan bahwa konseling Behavioral dengan Teknik Modeling efektif untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa. Kata Kunci : konseling behavioral, teknik modeling, motivasi berprestasi The objective of this research to know the effect of implementation counseling behavioral by modeling technique to improve motivation achiver student class VIII SMPN 4 Singaraja in the 2014/2015 academic year. The population of this reseacrh is class VIII at SMPN 4 Singaraja. The research sample is determined by used purposive sampling technique it is with drawal of sample based on previous reseacrh. Total sample in this reseacrh as many as 11 student class VIII that identificate have low achiever motivation. Main methud in collected data used questionnair and used observation as supporting data. Based on result analysis, it was found that behavioral by modeling technique is effective improv mitivation achiever students. It can be seen from result analysis thitung = 18,38 and ttabel with df (db) = 10 and significant level 5% is 2,228 so abtained comparison thitung > ttabel (18,38 > 2,228). So that, it can be conclude that coubseling behavioral by modeling technique is effective to improve motivation achiever students.keyword : counseling behavioral, modeling technique, motivation achiver
PENERAPAN KONSELING EKSISTENSIAL HUMANISTIK MELALUI KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Komang Hendri Primayanti; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling eksistensial humanistik melalui konseling kelompok untuk meningkatkan tanggung jawab belajar pada siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 6 tahapan yaitu identifikasi, diagnosis, prognosis, konseling, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 30 orang siswa, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 orang siswa yang memiliki tanggung jawab belajar rendah. Untuk mengumpulkan data, digunakan pedoman observasi sebagai data pendukung dan kuesioner sebagai alat pengumpulan data utama. Hasilpenelitianmenunjukkan adanya peningkatan dari data awal ke siklus I rata-rata yang diperoleh yaitu 33,6 dari 7 siswa yang memiliki kategori tanggung jawab belajar rendah. Sedangkan dari siklus I dan siklus II dengan rata-rata peningkatan yaitu 15,6. Hasil uji hipotesis yang telah dilakukan dengan menggunakan rumus t-test nonparametrik.Hasilpenelitianmenunjukkan bahwa penerapan konseling eksistensial humanistik melalui konseling kelompok dapat meningkatkan tanggung jawab belajar siswa yang memiliki tanggung jawab belajar rendah di kelas VIIIB SMP Negeri 3 Singaraja. Kata Kunci : Konseling Eksistensial Humanistik, Konseling Kelompok, Tanggung Jawab Belajar This study aims to determine the application of existential humanistic counseling through group counseling to increase the responsibility of learning on grade students of SMP Negeri 3 Singaraja VIIIB. This study aims to determine the application of existential humanistic counseling through group counseling to increase the responsibility of learning on grade students of SMP Negeri 3 Singaraja VIIIB. This study is action research guidance counseling, which was conducted in two cycles, and each cycle consists of 6 stages: identification, diagnosis, prognosis, counseling, evaluation and reflection. The subjects were VIIIB grade students of SMP Negeri 3 Singaraja, amounting to 30 students, while the samples in this study amounted to 7 students who have a low learning responsibility. To collect the data, used as supporting data observation and questionnaire as the main data collection tool. Hasilpenelitianmenunjukkan an increase from the initial data to the first cycle an average of 33.6 obtained by the 7 students who have a low learning responsibility category. While the first cycle and second cycle with an average increase of 15.6. The results of hypothesis testing that has been performed using t-test formula nonparametrik. Hasilpenelitianmenunjukkan that the application of existential humanistic counseling through group counseling can improve student learning responsibilities that have low learning responsibility in class VIIIB SMP Negeri 3 Singaraja. keyword : Humanistik Existential Counseling, Guidance Group, Learning Responsibilities
PENERAPAN BIMBINGAN SOSIAL BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENGEMBANGKAN EMPATI SISWA KELAS VIIID3 SMP NEGERI 2 SAWAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 CANDRIASIH, NI WAYAN; SEDANAYASA, GEDE SEDANAYASA; PARTADJAJA, TJOK RAI
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling yang bertujuan  untuk mengembangkan empati siswa melalui penerapan bimbingan sosial berbantuan media audio visual. Media audio visual yang diberikan berupa video tentang tolong menolong, deskriminasi yang terjadi di kalangan siswa, tawuran yang terjadi akibat saling ejek. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas VIII D3 SMP Negeri 2 Sawan yang memiliki empati rendah. Dari 24 orang siswa, ada 8 orang siswa diantaranya menunjukan empati rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan empati siswa Kelas VIII D3 SMP Negeri 2 Sawan Tahun Pelajaran 2012/2013. Peningkatan ini bisa dilihat dari hasil penelitian siklus I maupun siklus II. Pada siklus I diketahui bahwa presentase skor awal empati siswa 48.67% meningkat menjadi 58.17%. sedangkan pada siklus II diketahui bahwa presentase skor empati siklus I adalah 58.17% menjadi 71.58%. Data tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan sebesar 9.5% dari kondisi awal ke siklus I dan 13.41% dari siklus I ke siklus II. Peningkatan empati yang dicapai siswa disebabkan karena  motivasi, keseriusan serta kesadaran siswa untuk membangun sikap sosial yang semakin kohesif. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan bimbingan sosial berbantuan media audio visual  dapat meningkatkan empati siswa.
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING BERMUATAN CERITA SANGKURIANG MELALUI LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN SELF ABASMENT PADA SISWA KELAS VIII-14 DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., I PUTU ANDI NURYANA; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Konseling Behavioral Dengan Teknik Modeling Bermuatan Cerita Sangkuriang Melalui Lesson Study Untuk Meningkatkan Self Abasment Pada Siswa Kelas VIII-14 Di SMP Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian ?Nonequivalent Posttest Only Control Group Design?. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 21 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner self achievement, dianalisis dengan teknik analisis t-test. Hasil penelitian ini yaitu didapatkan thitung =2,701 dengan signifikansi 0.001 Ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Untuk itu, hipotesis ke pertama yaitu teknik modeling bermuatan cerita sangkuriang model Konseling behavioral berpengaruh terhadap self abasment siswa kelas VIII-14 SMP Negeri 2 Singaraja.Kata Kunci : Konseling Behavioral, self abasment, Teknik Modeling his study aims to determine the effect of Behavioral Counseling with Sangkuriang Story Modeling Technique Through Lesson Study To Improve Self Abasment In Grade VIII-14 Students In SMP Negeri 2 Singaraja. This research type is quasi experiment with research design "Nonequivalent Posttest Only Control Group Design". Sampling in this research is done by purposive sampling technique. The sample of this study amounted to 21 students. Data collection method used was self question questionnaire, analyzed by t-test analysis technique. The result of this research is tcount = 2,701 with significance 0.001 This means that Ho is rejected and Ha accepted. For that, the first hypothesis that is modeling techniques charged story sangkuriang model behavioral counseling effect on self-class Abasment students VIII-14 SMP Negeri 2 Singaraja.keyword : Counseling Behavioral, self abasment, Modeling Technique
PENERAPAN KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENINGKATKAN SELF DEFFERENCE SISWA KELAS X MIA 6 SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Made Fitri Ari Astuti; ., Dra. Ni Nengah Madri Antari, M.Erg.; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan ( Acetion research in counseling ) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan Self Defference siswa kelas X MIA 6 di SMA Negeri 1 Singaraja setelah di laksanakan penerapan konseling Behavioral dengan Teknik Modeling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 6 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini terdiri dari 4 siklus dimana masing-masinh siklus melalui tahap identifikasi, diagnose, prognosa, konseling/treatment, evaluasi/follow up , dan refleksi. Proses pengambilan data dalam penelitian menggunakan kuesioner Self Defference pola skali linkert dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Self Defference pola skala linkert dan dianalisis secara deskriptif serta menggunakan buku harian. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kategori Self Defference siswa pada siklus I adalah katagori sangat tinggi 15 orang (50%), kategori tinggi 5 orang (17%), kategori sedang 10 orang (33%), dan ada siswa yang memiliki kategori rendah 0 orang (0%). Jika dibandingkan dengan kategori skor Self Defference siswa pada siklus II sebagai berikut siswa dengan kategori sangat tinggi 20 orang (67%), kategori tinggi 3 orang (10%), kategori sedang 7 orang (23%) dan tidak ada siswa yang memiliki kategori rendah, dan sangat rendah. Pada siklus III kategori sangat tinggi 23 orang (67%), tinggi 5 orang (17%), sedang 2 orang (7%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori rendah dan sangat rendah. Pada siklus IV sudah mencapai peningkatan Self Defference yang signifikan dibandingkan pada siklus I, II, III, yaitu pada siklus IV kategori sangat tinggi 28 orang (94%), tinggi 2 orang (6%), dan tidak ada siswa yang memiliki kategori sedang, rendah dan sangat rendah. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan secara signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling behavioral dengan teknik modeling efektif digunakan untuk meningkatkan Self Defference siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja .Kata Kunci : Kata Kunci : Konseling Behavioral, Teknik Modeling, Self Defference This research is a kind of action research (Acetion research in counseling) that aims to find out the increase in Self Defference grade X MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja after application of counseling funded Behavioral Modeling with techniques. The subject of this research is to grade X MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja. This research consists of 4 cycle where each masinh cycle through the stages of identification, diagnose, prognosis, counselling/treatment/follow-up, evaluation, and reflection. The process of data retrieval in research use questionnaire Self Defference skali linkert pattern and analyzed are descriptive as well as using the diary. The process of retrieval of data in this study using questionnaire Self Defference linkert scale pattern and analyzed are descriptive as well as using the diary. Based on the results of the analysis, it was found that the category of Self Defference students in cycle I is a very high requirement of 15 people (50%), high category 5 people (17%), categories are 10 people (33%), and there are students who have a low category 0 (0%). When compared to a category score Self Defference students in cycle II the following students with very high category 20 people (67%), high category 3 people (10%), categories are 7 persons (23%) and there is no student who has a category is low, and very low. Cycle III category very high 23 people (67%), high 5 people (17%), while 2 people (7%), and there is no student who has a category of low and very low. Cycle IV has achieved a significant increase in Self Defference versus cycle I, II, III, IV cycle was very high category 28 people (94%), high 2 people (6%), and there is no student who has a category medium, low and very low. This shows there is already increased significantly. So it can be concluded that the counselling techniques with behavioral modeling effectively used to enhance Self Defference grade X MIA 6 SMA Negeri 1 Singaraja. keyword : Keywords: Behavioral Counseling, Engineering Modeling, Self Defference