cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha
ISSN : 26139626     EISSN : 26139618     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 805 Documents
Analisis Bunyi Oleh Pengajar Bahasa Jepang dalam Melafalkan Nasal /n/ Diikuti Bilabial /p/ Rizky Gunawan; Rike Febriyanti
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan Bahasa Jepang
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Jepang memiliki berbagai jenis bunyi yang mengakibatkan terjadinya kesalahan pelafalan tidak menutup kemungkinan oleh pengajar. Disisi lain, pengajar menjadi role model dalam pelafalan bunyi nasal /n/ diikuti bilabial /p/. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan untuk menghindari efek domino akibat kesalahan pelafalan oleh pengajar bahasa Jepang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menggunakan data berupa rekaman suara dari 5 pengajar bahasa Jepang di Universitas Brawijaya. Data dianalisis menggunakan software Praat untuk pelafalan lima kata yang [shinpai], [enpitsu], [tenpura], [kanpeki], dan [sanpo]. Rekaman penutur asli bahasa Jepang juga digunakan sebagai pedoman analisis data. Hasil yang ditemukan pada penutur asli yaitu adanya bunyi nasal yang dilafalkan menjadi nasal velar /ŋ/ dan penahanan arus udara atau Heisa (閉鎖) tanpa getar. Pada pengajar, pelafalan yang dihasilkan nasal bilabial /m/ sebanyak 12 data dan pengajar yang melafalkan seperti penutur asli nasal velar /ŋ/ 4 data, serta nasal alveolar /n/ terdapat 8 data.
Semiotika Riffaterre dalam Puisi Ame ni mo Makezu Putu Diah Purnami Sari; Ni Wayan Meidariani; Ni Luh Gede Meilantari
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan Bahasa Jepang
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi Ame ni mo Makezu karya Miyazawa Kenji merupakan salah satu puisi yang unik karena tidak dipublikasikan oleh sang penyair melainkan ditemukan sang bibi pada buku catatannya setelah ia meninggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna pada puisi Ame ni mo makezu menggunakan teori semiotika Riffaterre. Metode yang digunakan untuk analisis data adalah yaitu deskriptif kualitatif. Data dihimpun menggunakan teknik studi pustaka. Melalui proses analisis ditemukan bahwa makna yang ingin disampaikan penyair melalui puisi adalah tentang keinginannya untuk dapat menebar kebajikan selama masa hidupnya dan bermanfaat bagi orang banyak. Ditemukan pula 6 metafora, 1 perumpaan epos, 1 kontradiksi dan 1 rima.
Analisis Kebutuhan Bahasa Jepang Bagi Mahasiswa Program Studi Perhotelan Universitas Triatma Mulya Program Internship Di Jepang Anak Agung Ratih Wijayanti; Isa Wahjoedi Dwi Poetranto
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan Bahasa Jepang
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi materi dan bahan ajar Bahasa Jepang Perhotelan yang diperlukan oleh mahasiswa Program Studi Perhotelan Universitas Triatma Mulya yang akan mengikuti program internship di Jepang, mengidentifikasi hambatan dan menganalisa solusi yang menjadi hambatan dalam pembelajaran Bahasa Jepang Perhotelan untuk program internship di Jepang. Penelitian ini diharapkan sebagai acuan untuk dapat mengembangkan bahan ajar maupun metode pembelajaran yang sesuai dengan situasi pada perkuliahan Bahasa Jepang Perhotelan dan kursus persiapan Program Internship di Jepang. Penelitian ini menggunakan teknik kuesioner dan wawancara dengan responden adalah mahasiswa yang pernah mengikuti program internship di Jepang. Responden pada penelitian ini sejumlah 15 orang yang berasal dari program studi Diploma IV Pengelolaan Perhotelan dan Diploma III Perhotelan. Hasil dari penelitian ini adalah diperlukan pembelajaran bahasa Jepang untuk kehidupan sehari-hari serta materi pembelajaran sesuai departemen penempatan program internship. Hambatan yang dialami oleh mahasiswa adalah pelafalan bahasa Jepang yang dirasakan terlalu cepat.
Persepsi Siswa Terhadap Media Pembelajaran Bahasa Jepang Berbasis Video Youtube Shelly Nurseptiani; Andy Moorad Oesman
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan Bahasa Jepang
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa terhadap video YouTube yang digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Jepang di SMAN 16 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, data diperoleh melalui metode angket dengan menggunakan kuisioner hasil adaptasi dari kuisioner penelitian Ildi Kurniawan (2019) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Kuisioner terdiri dari tiga indikator yaitu aksesibilitas media, kegunaan media, dan kepraktisan media. Selanjutnya, data penelitian dianalisis menggunakan rumus statistik persentase. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa persepsi siswa terhadap media pembelajaran bahasa Jepang berbasis video YouTube termasuk dalam kategori sangat baik dengan hasil rata-rata persentase keseluruhan indikator sebesar 80.76%.
Pembentukan Struktur Fukubun (複文) Kausalitas pada Pertuturan Pemelajar Bahasa Jepang: Kajian Generatif Transformasional Mintarsih Mintarsih; Bambang Yulianto; Subandi
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan Bahasa Jepang
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze how the beginner Japanese language learner builds the fukubun constructions. The analysis is focused on the conjunction of causality with the core clause predicated as a transitive verb. The subjects of this study were 62 Japanese language students. The procedure for analyzing research data was done by means of interview transcription, reduction and coding. Data analysis uses transformational generative grammar, namely: analysis of phrase structure-rules, lexicon rules, and transformation rules. This study shows: (1) 3 structures of fukubun namely AB type, BB type, and BB (2) type; (2) causal conjunctions in the speech of the research subjects are: -kara, -node, -tame ni, -desukara/dakara, -te/de; (3) the transformation process on the data, namely: addition, deletion, permutation, substitution, and verb modification.    
ANALISIS PERBEDAAN MAKNA KONTEKSTUAL PARTIKEL NONI DALAM NOVEL ZETTAI SEIGI KARYA AKIYOSHI RIKAKO Putri, Isnaeni; Hamidah, Idah; Firmansyah, Dian Bayu
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 9 No. 1 (2023): Bahasa Jepang dan Pengajaran
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v9i1.51736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan dalam penggunaan makna kontekstual partikel noni dalam novel Zettai Seigi karya Akiyoshi Rikako. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Setelah dilakukan pengumpulan data, ditemukan 21 data yang menggunakan partikel noni dalam novel Zettai Seigi karya Akiyoshi Rikako. Berdasarkan analisis, ditemukan 7 data yang mengandung partikel noni yang memiliki makna kontekstual yang berfungsi untuk menyatakan pertentangan dan 14 data penggunaan partikel noni yang memiliki makna kontekstual perasaan kecewa. Pada penelitian ini lebih banyak ditemukan penggunaan partikel noni yang berfungsi sebagai penanda konteks kekecewaan, dibandingkan partikel noni yang hanya sebagai penanda pertentangan. Hal tersebut disebabkan karena pada sumber data lebih banyak ditemukan pertentangan antar tokoh yang memiliki konteks kekecewaan. This research aims to describe the different contextual meanings of noni in the novel Zettai Seigi by Akiyoshi Rikako. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The data collection technique used in this study is observation and note-taking technique. After analize, it was found 21 data on the use of noni in the novel Zettai Seigi by Akiyoshi Rikako. As a result of the analysis, there are 7 data that contained noni particles with a contextual meaning of contradiction, and 14 data that contained noni particles with a contextual meaning of disappointment. In this research, noni particles that functioned as a markers of the context of disappointment were found more than noni particles which only served as a sign of contradiction. This is because in the data sources there are more contradictions between characters that contain the context of disappointment.
KESULITAN MAHASISWA ANGKATAN 2019 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DALAM PEMBELAJARAN CHOUKAI CHUJOKYU ZENHAN RISA ELIANSAH; Lutfi Rohman, Yanuar
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 9 No. 1 (2023): Bahasa Jepang dan Pengajaran
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v9i1.52345

Abstract

Kesulitan belajar adalah hambatan yang terjadi pada pemelajar saat melaksanakan proses pembelajaran yang harus dicapai. Khususnya dalam mempelajari bahasa jepang yaitu mempelajari mata kuliah Choukai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor kesulitan yang dihadapi mahasiswa angkatan 2019 Universitas Negeri Semarang dalam pembelajaran Choukai Chujokyu Zenhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrumen di dalam penelitian ini adalah angket. Angket yang digunakan untuk penelitian adalah Google Form. Data yang diperoleh dari uji reliabilitas dioleh menggunakan aplikasi SPSS untuk mengetahui kelayakan angket. Responden dalam penelitian ini adalah 42 orang dari mahasiswa angkatan 2019 Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang. Hasil dari penelitian ini adalah 52, 4% mahasiswa mengalami kesulitan dalam penguasaan kosakata yang kurang merupakan salah satu faktor kesulitan dalam belajar Choukai Chujokyu Zenhan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA POWTOON TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA KANJI MAHASISWA TINGKAT I UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Swardana, Marchantia Dyastrie; Lutfi Rohman, Yanuar
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 9 No. 1 (2023): Bahasa Jepang dan Pengajaran
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v9i1.52346

Abstract

Memahami huruf bahasa Jepang diperlukan suatu media pembelajaran yang tepat guna memudahkan sistem belajar mengajar. Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran adalah powtoon. Powtoon merupakan suatu website yang membantu pengguna menciptakan presentasi atau video animasi dengan mudah. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media powtoon terhadap kemampuan membaca mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang pada mahasiswa angkatan 2021 di Universitas Negeri Semarang. Serta untuk mengetahui bagaimana respon mahasiswa setelah menggunakan media powtoon. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Quasi Exprimental Design.Hasil analisis diperoleh rata-rata nilai post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 96,97 dan 81,19. Berdasarkan hasil analisis angket terhadap penggunaan media powtoon berkisar pada rentang 52,7% - 88,2 sehingga dikatakan penggunaan media powtoon efektif dan efisien.
JENIS PARONOMASIA DALAM DAJARE GAIRAIGO PADA SITUS WEB DAJARESTATION Mustaqim, Ilham Hijrah; Sunarni, Nani
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 9 No. 1 (2023): Bahasa Jepang dan Pengajaran
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v9i1.52480

Abstract

Paronomasia atau permainan kata adalah gaya bahasa yang membandingkan kata-kata yang berbunyi sama atau mirip. Bentuk paronomasia bahasa Jepang yang disebut dajare umumnya berupa paronomasia sintagmatik, namun dalam kategori dajare yang menggunakan gairaigo (kata serapan), ditemukan data dajare berupa paronomasia paradigmatik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kategori dajare gairaigo berdasarkan jenis paronomasia secara semantis menurut Attardo, serta mendeskripsikan relasi makna yang terjadi pada dajare gairaigo, terutama dajare paradigmatik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode analisis padan referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paronomasia paradigmatik lebih banyak ditemukan dalam kategori dajare gairaigo. Relasi makna berupa sinonimi dengan kata dalam konteks kalimat digunakan dalam paronomasia paradigmatik untuk memunculkan makna target, sementara dalam paronomasia sintagmatik, relasi makna tidak digunakan karena makna referen dan makna target muncul bersamaan dalam satu kalimat.
KEMAMPUAN PEMELAJAR BAHASA JEPANG SMAN 3 MALANG KELAS XI MIPA DALAM MELAFALKAN BUNYI VOKAL PANJANG (CHOUON) Mulianti, Ayu Yulia; Ariani Saragih, Febi
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 9 No. 1 (2023): Bahasa Jepang dan Pengajaran
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v9i1.53569

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh adanya kesalahan berbahasa Jepang siswa dalam pelafalan vokal panjang yang terdapat pada kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pelafalan kosakata yang mengandung chouon pada siswa kelas XII MIPA SMAN 3 Malang tahun angkatan 2022/2023. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penilian ini berjumlah 62 orang yang diambil dari tugas membuat video wawancara kd 3.1 dengan tema hima na toki pada pada dua kelas XII MIPA, yaitu: XII MIPA A, B, D, E (25 orang), XII MIPA H, I, J (37 orang). Namun sampel penilian ini hanya mengambil beberapa tugas yang telah di kerjakan oleh siswa dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil analis data, yang telah diuraikan diketahui enam hal sebagai berikut. Pertama, kemampuan melafalkan kosakata yang mengandung chouon siswa kelas XII MIPA SMAN 3 Malang secara keseluruhan dengan nilai rata-rata diberikan oleh validator adalah 2 dengan kualifikasi sangat kurang. Kedua, diketahui kemampuan mendengar goi yang mengandung chouon ee dan uu dengan nilai rata-rata diberikan oleh validator adalah 2. Dengan beigini dapat disimpulkan bahawa kemampuan melafalkan bunyi vokal panjang pada siswa masih terhitung sangat kurang. Terbukti dari total 14 siswa kegita validator sebanyak 85% memberikan penilaian 2. Seperti yang di sebutkan sebelumnya penilaian 2 berati pelafalan kurang jelas, sulit dipahami.