Articles
5,428 Documents
Pembinaan Karakter Disiplin Siswa Berbasis Nilai Religius Di Sekolah Dasar
Huda, Alfi Khairil;
Montessori, Maria;
Miaz, Yalvema;
Rifma, Rifma
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1528
Tujuan penelitian ini adalah pembinaan karakter disiplin siswa berbasis nilai religius faktor penghambat dan pendukung serta peran orang tua dan masyarakat dalam membina karakter disiplin di SDIT Syahiral Ilmi Bukittinggi. Jenis penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan sampel atau sumber data pada penelitian ini dilakukan secara puposive dan untuk ukuran sampel tersebut ditentukan secara snowball, taknik pengumpulan dengan triangulasi (gabungan), analisa data bersifat kualitatif dan hasil penelitian menekankan makna generalisasi. Penelitian ini dilaksanakan di SDIT Syahiral Ilmi dikarenakan pada sekolah ini termasuk salah satu sekolah yang memilki reputasi baik di kota Bukittinggi.Hasil penelitaian menunjukkan bahwa SDIT Syahiral Ilmu sudah berupaya emnerapakan pendidikan berbasis karakter dengan penerapan secara religius. Sekolah menerapkan berbagai strategi terencana dalam penerapan disiplin. Dalam pelaksanaan penerapan disiplin barbasis terdapat faktor yang mempengarui berupa faktor pendukung dan faktor penghambat. Hasil dari pelaksanaan penerapan karakter berbasis disiplin pada SDIT Syahiral Ilmi ditemui bahwa pada diri siswa sudah terbiasa melaksanakan disiplin
Pengaruh Penerapan Model Quantum Learning dan Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar
Arfiany, Vivi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1535
Keefektifan suatu pembelajaran terjadi ketika membangun konsep dan penggunaan konsep secara kognitif terkoordinasi. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh model pembelajaran quantum learning dan jigsaw terhadap hasil belajar matematika. Ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian non equivalent control group design. teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tujuan penelitian. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan quantum learning dalam pembelajaran matematika memberikan pengaruh terhadap peningkatan yang signifikan terbukti dari nilai pree test ke post test sebesar 29,06%. kemudian penerapan jigsaw dalam pembelajaran matematika memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik dengan nilai rata-rata sebesar 27,66%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan quantum learning dan jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi dari penelitian ini adalahpembelajaran yang dapat meningkatkan peserta dan kreativitas siswa diantaranya adalah menggunakan teori belajar konstruktivisme sehingga siswa mampu merekonstruksi informasi baru dan memahami konsep baru secara terkoordinasi. Perlu dikaji dan dikembangkan dengan adanya penelitian terbarukan dengan metode kooperatif tipe lainnya
Pengaruh Media Educandy pada Pembelajaran PPKn terhadap Motivasi Belajar Daring Siswa Sekolah Dasar
Putri, Anindya Mirza Kurnia;
Akhwani, Akhwani;
Nafiah, Nafiah;
Djazilan, Muhammad Syukron
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1537
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media Educandy terhadap motivasi belajar daring siswa IV SD Ganting Sidoarjo, meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas yang menggunkan media Educandy pada pembelajaran PPKn dan motivasi belajar siswa pada kelas yang tidak menggunakan media Educandy pada pembelajaran PPKn. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Ganting Kecamatan Gedangan Sidoarjoyang terdiri 2 kelas (rombel) dengan jumlah seluruh siswanya 56 siswa, kelas 4A 28 dan kelas 4B 28 siswa.Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen (Quasi Experiment Design), Sugiono (2016). bentuk desain Quasi Experiment yang di gunakan penelitian ini yaitu Nonequivalent control group design hampir sama dengan presentposteest control group desain dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket melalui surve kusioner secara langsung. Data yang diperoleh diuji menggunakan statistic deskriptif melalui aplikasi SPSS.Berdasarkan hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa media educandy berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN Ganting Kabupaten Sidoarjo dengan nilai Sig sebesar 0,000, media educandy pada pembelajaran PPKn berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa
Hambatan Siswa dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Matematika pada Masa Pandemik Covid-19 di Sekolah Dasar
Amran, Amran;
Suhendra, Suhendra;
Wulandari, Rita;
Farrahatni, Fini
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1538
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala atau kesulitan yang dialami siswa saat mendapatkan pembelajaran online pada mata pelajaran matematika selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Cibeureum 04 Bogor dengan melibatkan 28 siswa kelas 4. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen antara lain angket untuk siswa, bimbingan orang tua, dan untuk guru, sehingga dapat dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kesulitan berdampak pada siswa kelas 4 di SDN 04 Cibeureum, Bogor. Kendalanya adalah pembelajaran online yang tidak efektif dan kurangnya dukungan fasilitas. Dari angket terlihat hanya beberapa siswa saja yang memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung pembelajaran online. Apalagi akses internet yang tidak stabil dapat menghambat siswa untuk belajar matematika secara online. Dalam penyampaian materi, guru harus inovatif agar proses pembelajaran tidak membosankan siswa selama pembelajaran matematika online. Guru harus berkomunikasi agar siswa mudah memahami materi yang dijelaskan karena bagi sebagian siswa matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga guru dan siswa harus lebih siap menerima tantangan di masa pandemi covid-19 ini. sehingga pembelajaran online akan berjalan dengan optimal.
Tantangan Pembelajaran Online Warga Eks Timor Timur di Kecamatan Kupang Tengah
Tanggur, Femberianus Sunario;
Nahak, Roswita Lioba
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1545
Pandemi Covid-19 memaksa sistem pendidikan di Indonesia melakukan lompatan untuk mentransformasi pembelajaran dari yang bersifat konvensional (Offline) ke online learning atau e-learning. Kebijakan pemerintah melakukan transformasi sistem pembelajaran tersebut tidak didukungn dengan ketersediaan sarana prasarana pendukung pembelajaran online yang baik menimbulnya berbagai persoalan terjadi ditengah masyarakat seperti warga eks Timor Timur di Kecamatan Kupang Tengah. Masalah tersebut menyebabkan kegiatan pembelajaran tidak dapat berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi tantangan pembelajaran serta  menganalisis dampak pembelajaran online terhadap pelayanan pendidikan warga eks Timor Timur. Teknik pengumpulan data yaitu, Observasi terlibat (partisipatory research),Wawancara (Intervierw), angket,Studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Tantangan pembelajaran online bagi warga eks Timor Timur yaitu: Pertama, tingkat sumber daya manusia (guru, orang tua dan murid) yang rendah menyebabkan warga masyarakat kesulitan dalam mengelolah kegiatan pembelajaran online dirumah. Kedua, kurangnya perhatian pemerintah dan sekolah terhadap warga eks Timtim. Ketiga, lemahnya komunikasi dan pengawasan antara pemerintah, sekolah dan warga masyarakat yang berdampak pada proses bimbingan pembelajaran yang tidak berjalan efektif
Pengembangan Media Articulate Storyline 3 pada Pembelajaran IPA Berbasis STEM untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa SD/MI
Nurmala, Siti;
Triwoelandari, Retno;
Fahri, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1546
Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan media pembelajaran di sekolah yang masih kurang bervariasi khususnya pada mata pelajaran IPA dan bahan ajar yang digunakan hanya berfokus pada buku paket sekolah sehingga belum mengembangkan kecakapan abad 21 di sekolah dengan baik salah satunya yaitu kreativitas. Maka perlu adanya pengembangan media yang dapat mengembangkan kreativitas siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan dan efektifitas media articulate storyline 3 pada pembelajaran IPA berbasis STEM untuk mengembangkan kreativitas siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model penelitian ASSURE. Instrumen penelitian berupa wawancara, angket dan lembar observasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh presentase kelayakan penilaian dari ahli materi sebesar 79,8%, dengan kategori valid, penilaian ahli media sebesar 97,9% dengan kategori sangat valid, dan penilaian ahli bahasa sebesar 87,5 % dengan kategori sangat valid. Hasil respon siswa uji perorangan sebesar 95,02%, uji kelompok kecil sebesar 95,65%, dan uji kelompok besar sebesar 91,16%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk media articulate storyline 3 pada pembelajaran IPA berbasis STEM untuk mengembangkan kreativitas siswa layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran
Karakteristik dan Asesmen Pembelajaran Abad 21
Rosnaeni, Rosnaeni
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1548
Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran berbasis teknologi yang kinisemakin berkembang pesat. Perkembangan teknologi tersebut mendorong adanya berbagai pengembangan, termasuk juga dalam bidang penilaian atau assessment. Penelitian ini penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) dimana studi kepustakaan adalah kegiatan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan penelitian yang berasal dari buku dan jurnal-jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran abad 21 sendiri memiliki ciri dan keunikannya sendiri, dimana pembelajaran yang dilakukan di lembaga pendidikan harus berfokus pada keterampilan abad 21. Pembelajaran harus didesain sesuai dengan keterampilan 4C yang meliputi, 1) critical thinking skill (keterampilan berpikir kritis), 2) creative and innovative thinking skill (keterampilan berpikir kreatif dan inovatif), 3) communication skill (keterampilan komunikasi), dan 4) collaboration skill (keterampilan berkolaborasi. Adapun Asesmen atau penilaian pembelajaran pada abad 21 yaitu penilaian autentik. Penilaian autentik merupakan pembelajaran penilaian yang melibatkan peserta didik untuk berperan dalam aktivitas pembelajaran secara nyata, selanjutnya peserta didik dapat melakukan penyelidikan, menuntut peserta didik berperan aktif membangun pengetahuan dari lingkungan sekitarnya.
Peningkatan Kemampuan Berliterasi melalui Model Discovery Learning Berbantuan Media Pohon Literasi
Ulfa, Maria;
Oktaviana, Eva
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1549
Tidak ada waktu dan bahan bacaan yang dimiliki menjadi alasan untuk tidak membaca. Seharusnya, untuk mengikuti pembelajaran dan memecahkan masalah memerlukan kemampuan berliterasi dan itu diawali dari kebiasaan membaca. Penerapan model pembelajaran dan pemupukan kebiasaan membaca haruslah diterapkan pada setiap proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berlitersi melalui model discovery learning berbantuan media pohon literasi. Penelitian ini merupakan action reseacrh classroom yang dilaksanakan selama 2 siklus. Subyek dari penelitian ini adalah siswa mahasiswa semester 6 Prodi PGSD, STKIP Kusuma Negara Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 60 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi teknik, sumber dan teknik validitas isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media pohon literasi dapat meningkatkan keterampilan berliterasi mahasiswa semester 6 Prodi PGSD, STKIP Kusuma Negara Tahun Ajaran 2021/2022
Development of Virtual Learning System Based On Moodle as A Platoform Online Learning tn the Covid-19 Pandemic
Sirwan, Sirwan;
Radhiani, Ahyani;
Sartika, Sartika
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1551
The objectives of this research are to; 1) Produce a Virtual Learning System (VLS) Based on Moodle as a Covid-19 Online Learning Platform; 2) Testing the Feasibility of the Virtual Learning System (VLS) from the Appearance and Practicality Aspects. This type of research is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall development model. The Borg and Gall model was modified inti six (6) steps, needs analysis, planning, development, Implementation, revision. The subject of the trial involved two media experts, one material experts and 30 student from SMKN 1 Sorong, West Papua were selected randomly. The instrumen used collect data is a product validation questionnaire. The data obtained in the form of qualitative data which are quantified, the tabulated and analyzed descriptively. The results showed that; 1) Research This development has produced a Moodle-based Virtual Learning System (VLS). Moodle-based Virtual Leaning System (VLS) application passed the quality and practicality test by media experts; 2). The results of the trial of the media expert's product on the display aspect obtained a value of 89.5% very feasible criteria, while the practicality aspect was 90.0% practical criteria. Meanwhile, from the aspect of Usabily Virtual Learning system (VLS) based on moodle, 90% of students complete the lesson independently, then 98% of students understand the lesson
Studi Komparasi: Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Daring dan Luring di UPT SDN X Gresik
Wahyudi, Agus;
Yulianti, Yulianti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1555
Wabah covid-19 berdampak pada semua sektor kehidupan, terlebih pada dunia pendidikan. Sejak Maret 2020 sampai Februari 2021, terhitung sudah 11 bulan pandemi covid-19 masih melanda di Indonesia. Dampaknya, semua kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan daring. Konsep pembelajaran daring sebagai solusi dari pemerintah untuk mengatasi dampak yang terjadi dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa pada saat pembelajaran daring dengan pembelajaran luring. Metode dalam penelitian adalah studi komparasi dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan penyebaran angket. Sedangkan teknik analisis data menggunakan Uji Paired samples Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring dengan motivasi belajar siswa pada pembelajaran luring. Nilai rata-rata motivasi beajar siswa pada pembelajaran daring sebesar 58.12 sedangkan nilai rata-rata motivasi belajar siswa pada pembelajaran luring sebesar 63.24. Nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.000 yang lebih kecil dari nilai alpha 0.05 atau (sig)<0.05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima