cover
Contact Name
Irfan Habibie Martanegara
Contact Email
irfanhabibie@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.tadibuna@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 22525793     EISSN : 26227215     DOI : -
Core Subject : Education,
Ta'dibuna : Jurnal Pendidikan Islam, ISSN: 2252-5793 (Print) 2622-7215 (Electronic) is a journal of Islamic education published twice a year (April-October) on Islamic education with the scope of study are fundamental of Islamic education (philosophy, history and the nature of Islamic education), development of Islamic educational institutions (development of Islamic education curriculum, Islamic learning method and Islamic education teacher and others) as well as studies of the concept of Islamic education (Islamic educational leading figure, Quran sunnah text, and others).
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 5 (2024)" : 5 Documents clear
Dampak amaliyatu tadris terhadap kompetensi profesional alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 4 Firdaus, Rangga; Thoifah, Ianatut; Yusuf, Muhammad
TA`DIBUNA Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i5.17184

Abstract

This study aims to analyze the impact of implementing the amaliyatu tadris program on alumni of Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) campus 4. This is based on PMDG's ability to maintain an effective teaching system for over 90 years by relying on alumni as educators without recruiting teachers from external parties. This study aims to see the impact of amaliyatu tadris on the professional competence of PMDG campus 4 alumni, as well as to understand the contribution of amaliyatu tadris to the sustainability and success of PMDG in maintaining the quality of education. The method used in this research is qualitative, with a case study approach that is expected to describe the data in accordance with the research focus to achieve the predetermined objectives. The amaliyatu tadris program has been proven to improve the professional teaching competencies of PMDG campus 4 alumni, including the ability to make teaching preparations, apply effective teaching methods, and master the material. This is reinforced by the tanqihu-l-i'dad and naqdu tadris systems that maintain the quality standards of teaching at PMDG campus 4. The program provides not only theoretical knowledge but also in-depth practical experience, ensuring graduates can face educational challenges well. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pelaksanaan program amaliyatu tadris terhadap kompetensi profesional alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kampus 4. Serta memahami kontribusi amaliyatu tadris terhadap keberlangsungan dan keberhasilan PMDG dalam mempertahankan kualitas pendidikan. Hal tersebut didasari oleh kemampuan PMDG dalam mempertahankan sistem pengajaran yang efektif selama lebih dari 90 tahun dengan mengandalkan alumni sebagai tenaga pendidik tanpa melakukan perekrutan dari pihak eksternal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan harapan dapat menggambarkan data sesuai dengan fokus penelitian guna mencapai tujuan yang ditetapkan. Program amaliyatu tadris terbukti meningkatkan kompetensi profesional alumni PMDG kampus 4, termasuk kemampuan membuat persiapan mengajar, menerapkan metode pengajaran yang efektif, dan menguasai materi. Hal ini diperkuat oleh sistem tanqihu-l-i’dad dan naqdu tadris yang menjaga kualitas pengajaran di PMDG kampus 4. Selain memberikan pengetahuan teoritis, program ini juga memberikan pengalaman praktis, memastikan alumninya mampu menghadapi tantangan pendidikan dengan baik.
Kurikulum pendidikan Islam untuk membentuk masyarakat khairu ummah Raharjo, Sudi; Hafidhuddin, Didin; Husaini, Adian; Tamam, Abas Masur; Syafri, Ulul Amri
TA`DIBUNA Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i5.17334

Abstract

Khairu Ummah is a description of the best model of society that is worthy of being emulated according to the Qur'an. The purpose of this study is to examine the concept of Khairu Ummah in the Islamic education curriculum. The analysis method used is qualitative content analysis. The results of this study are: the formation of a Khairu Ummah society, namely a superior society that is able to uphold amar ma'ruf nahi munkar and believe in Allah SWT. It begins with preparing an Islamic education curriculum for the community. It begins with determining the objectives of the Islamic curriculum to realize Khairu Ummah. The next step is to implement what has become a work program, including 1) Implementing an integrated learning program in the community, 2) The learning process involves more kiyai, ulama, ustad and community leaders because the process is more about exemplary behavior, 3) Evaluation or assessment from other parties. From the continuous process and evaluation, it is hoped that an example of a superior and competent Khairu Ummah society can be realized. AbstrakKhairu Ummah merupakan deskripsi model masyarakat terbaik yang patut dicontoh sesuai dengan al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji konsep Khairu Ummah pada kurikulum pendidikan Islam. Metode analisis digunakan adalah kualitatif content analysis. Hasil penelitian ini adalah: terbentuknya Masyarakat Khairu Ummah yaitu masyarakat unggul yang mampu menegakkan amar ma’ruf nahi munkar dan beriman kepada Allah SWT Adapun hal itu dimulai dengan menyiapkan kurikulum pendidikan Islam untuk masyarakat. Diawali dengan menentukan tujuan kurikulum pendidikan Islam untuk mewujudkan Khairu Ummah. Berikutnya adalah melaksanakan apa yang sudah menjadi program kerjanya, antara lain 1) Melaksanakan program pembelajaran pada masyarakat secara integratif, 2) Proses pembelajaran lebih banyak melibatkan kyai,ulama, ustad dan tokoh masyarakat karena prosesnya lebih banyak pada keteladanan, 3) Evaluasi atau penilaian dari pihak lain. Dari proses dan evaluasi yang berkesinambungan tersebut, diharapkan dapat terwujud contoh masyarakat Khairu Ummah yang unggul dan kompeten.
Quo vadis kurikulum pendidikan di Indonesia menilik kurikulum Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional dan Revisi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nata, Abuddin
TA`DIBUNA Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i5.17527

Abstract

This article analyzes the curriculum transformation in Indonesia, focusing on the transition from the 2013 Curriculum to the Merdeka Curriculum. Designed to simplify educational content structure, the Merdeka Curriculum emphasizes character education and practical skills development to prepare students for the challenges of globalization and the industrial revolution 4.0. Through a thematic approach and focus on essential materials, the Merdeka Curriculum aims to reduce academic burdens, promote teaching innovation, and strengthen collaboration between schools, homes, and communities. The article also discusses the challenges of implementing the Merdeka Curriculum, particularly in changing teaching paradigms among teachers and educators. This study highlights the importance of strong policy support, teacher competence improvement, and ongoing educational innovation to enhance education quality in Indonesia. AbstrakArtikel ini menganalisis perubahan kurikulum pendidikan di Indonesia, khususnya peralihan dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dirancang untuk menyederhanakan struktur materi pembelajaran, menekankan pendidikan karakter, dan meningkatkan keterampilan praktis guna mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era globalisasi dan revolusi industri 4.0. Dengan pendekatan tematik dan fokus pada materi esensial, Kurikulum Merdeka bertujuan untuk mengurangi beban akademis siswa, mendorong inovasi pengajaran, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, rumah, dan masyarakat. Artikel ini juga membahas tantangan implementasi Kurikulum Merdeka, terutama dalam mengubah paradigma pengajaran para guru dan tenaga pendidik. Kajian ini menyoroti pentingnya dukungan kebijakan yang kuat, peningkatan kompetensi guru, serta inovasi pendidikan yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pengembangan pendidikan akhlak perempuan berdasarkan nilai-nilai 'Aisyiyah Vashti, Respati Prajna; Alfaein, Noor Isna
TA`DIBUNA Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i5.17985

Abstract

As the world has experienced technological progress, women's issues will remain a concern. This study aims to collaborate with one of the women's organizations, Aisyiyah, to develop women's moral education. This study is qualitative. Data were obtained through special interviews with the chairman of the Central Leadership of 'Aisyiyah and using 3 'Aisyiyah guidebooks, namely Tanfidz Keputusan Muktamar, Adabul Mar'ah Fil Islam, and Risalah Perempuan. The results of this study are as follows: First, the background of women's moral education based on 'Aisyiyah values is to build the meaning of tajdid in 'Aisyiyah thinking, with the spirit of al-Maun as the fundamental spirit of the theology of the 'Aisyiyah movement. Second, the characteristics of women's moral education 'Aisyiyah, are identical to the enlightenment movement (tanwir), which is an action, a practice of the vision of Progressive Islam. Women can develop moral values as women's moral education includes instilling faith and piety, fostering obedient behavior in worship, thinking tajdid (modern), and behaving like modern Muslim women. Third, women's moral education guidelines are designed based on the Qur'an. AbstrakPada saat dunia telah mengalami kemajuan teknologi, permasalahan perempuan akan tetap menjadi perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkolaborasikan pengembangan pendidikan akhlak perempuan dengan salah satu organisasi perempuan yaitu 'Aisyiyah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara khusus oleh ketua Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, dan menggunakan 3 buku pedoman 'Aisyiyah yaitu Tanfidz Keputusan Muktamar, Adabul Mar'ah Fil Islam, dan Risalah Perempuan. Hasil penelitian ini adalah Pertama, latar belakang pendidikan akhlak perempuan yang berbasis pada nilai-nilai 'Aisyiyah adalah untuk membangun makna tajdid dalam pemikiran 'Aisyiyah, dengan ruh al-Maun sebagai ruh dasar teologi gerakan 'Aisyiyah. Kedua, karakteristik pendidikan akhlak perempuan ‘Aisyiyah identik dengan gerakan pencerahan (tanwir) yang merupakan suatu aksi, praktik dari visi Islam Berkemajuan. Perempuan dapat mengembangkan nilai-nilai akhlak sebagaimana pendidikan akhlak perempuan meliputi: menanamkan keimanan dan ketakwaan, menumbuhkan perilaku taat beribadah, berfikir tajdid (modern), dan berperilaku sebagaimana wanita muslim modern. Ketiga, perancangan pedoman pendidikan akhlak perempuan berlandaskan pada Al-Qur’an.
Metode resitasi berbasis teknologi dalam pembelajaran Al-Qur’an di perguruan tinggi Ma`sum, Ali; Mujahidin, Endin
TA`DIBUNA Vol 13 No 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i5.18018

Abstract

This research aims to determine how the recitation method is implemented in higher education learning the Quran. This research is qualitative. Research data was collected using observation, interview, and documentation techniques and then analyzed using descriptive analysis. From the results of this research, it was found that the syntax of the recitation method for learning to read the Al-Qur'an at YARSI University was designed following technological developments. Apart from that, the technology used to implement technology-based assignments is the Internet, WhatsApp, e-learning, video, and Google Drive. This platform was chosen because of its suitability to the assignment needs. The technical obstacles students face in reading the Al-Qur'an are technical, namely insufficient cellphone memory to store videos and a weak or unstable internet network. This research does not describe the impact or influence of technology-based Al-Quran reading assignments on the quality of student reading. Therefore, further research related to this is highly recommended. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi metode resitasi dalam pembelajaran Al-Qur'an di perguruan tinggi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi untuk kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil penelitian ini didapati bahwa sintaks metode resitasi untuk pembelajaran membaca Al-Qur'an di universitas YARSI dibuat dengan mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, teknologi yang digunakan untuk menerapkan penugasan berbasis teknologi yaitu internet, whatsapp, e-learning, video dan google drive. Platform ini dipilih karena kesesuiannya dengan kebutuhan penugasan. Adapun kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam mengerjakan tugas membaca Al-Qur'an bersifat teknis yaitu memori handphone yang kurang memadai untuk menyimpan video dan jaringan internet yang lemah atau tidak stabil. Penelitian ini tidak menggambarkan bagaimana dampak atau pengaruh penugasan membaca Al-Qur'an berbasis teknologi terhadap kualitas bacaan mahasiswa, oleh karenanya penelitian berikutnya terkait hal tersebut sangat direkomendasikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5