cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 18584543     EISSN : 26156091     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Arjuna Subject : -
Articles 716 Documents
Keefektifan Media Treasure of Science Berbasis Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Tema 8 Kelas V Sekolah Dasar Ulfah, Mita Kurnia; Utaminingsih, Sri; Fathurrohman, Irfai
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i3.38790

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran, hanya saja pada proses pelaksanaannya tidak semua guru menggunakan media dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan media Treasure of Science berbasis kearifan lokal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Research and Development yang terdiri atas sepuluh langkah pelaksanaan yang meliputi mengumpulkn data, merancang, membuat produk, uji coba awal, revisi, uji coba lapangan, revisi, validasi, revisi akhir, dan diseminasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 35 orang siswa kelas V sekolah dasar. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan angket. Adapun instrumen yang digunakan yakni berupa tes tertulis. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan dua metode analisis. Pertama, analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis skor yang diberikan para ahli terhadap validasi media. Jawaban pada angket validasi ahli menggunakan skala Likert dengan skor 1 sampai 4. Kedua, analisis statistik inferensial (uji–t) digunakan menganalisis perbedaan skor pretest dan skor posttest yang diperoleh saat uji lapangan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil validasi oleh ahli media diperoleh skor 87,5% dengan kategori  layak. Adapun hasil validasi oleh ahli materi diperoleh skor 90% dengan kategori layak. Selanjutnya hasil uji efektifitas pada kelas eksperimen diperoleh hasil N-gain 0,78 dengan kategori tinggi, sedangkan hasil N-gain pada kelas kontrol 0,22 kategori rendah, maka dapat disimpulkan bahwa media Treasure of Science berbasis kearifan lokal efektif digunakan dalam pembelajaran tematik.
Dampak Pemanfaatan Laptop sebagai Media Pendukung Belajar terhadap Prestasi Mahasiswa Alexandro, Rinto; Situmorang, Nurwetty Miduk Arta
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i3.39216

Abstract

Sarana dan prasarana penunjang pembelajaran masih kurang, salah satunya laptop. Kurangnya sarana pembelajaran dapat menurunkan prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan laptop sebagai media pendukung belajar terhadap prestasi mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel diambil dengan teknik Probability Sampling dan jenis pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sehingga mahasiwa yang memiliki laptop menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dengan bantuan program SPSS versi 24.0. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa besarnya pengaruh pemanfaatan laptop terhadap prestasi belajar terbukti dengan tingkat signifikansi sebesar 6,138 < 4,126 sehingga memiliki korelasi positif. Sejalan dengan nilai signifikasi korelasi 0,047 < 0,05 berarti pemanfaatan laptop sangat memengaruhi prestasi belajar mahasiswa pendidikan ekonomi. Namun, laptop hanya salah satu faktor yang memengaruhi prestasi belajar mahasiswa (25,8%) yang sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain. Penggunaan laptop sebagai media belajar memberikan manfaat untuk mempercepat penyelesaian tugas, mengakses informasi literatur mata kuliah, dan mencari sumber materi belajar yang bisa diakses kapan saja dan media laptop dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.
Efektifitas Metode Diskusi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen pada Masa Pandemi Covid-19 Manullang, Juanda; Sidabutar, Hasudungan; Manullang, Agustinus
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i3.39268

Abstract

Kegiatan pembelajaran pada masa pandemi di ruang virtual yang hanya mendengar dan mengerjakan tugas tanpa melibatkan siswa aktif akan berdampak pada tujuan pembelajaran yang tidak tercapai dan hasil belajar siswa yang menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas penggunaan metode diskusi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan one group pretest-posttest design dengan taraf signifikansi 5%. Populasi t pada penelitian ini merupakan seluruh siswa beragama Kristen kelas XI yang berjumlah 104 siswa. Penentuan sampel untuk penelitian ini menggunakan rumus Isacc and Michael dengan taraf kesalahan 5%, sehingga jumlah sampel adalah sebanyak 83 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensisal. Hasil analisis data dengan menggunakan rumus uji t diperoleh thitung sebesar 9,482. Kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan ttabel dengan taraf signifikansi 5% sebesar 1,66. Hal itu berarti thitung lebih besar dari ttabel., sehingga metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar PAK pada masa pandemi Covid-19. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam memilih dan menerapkan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Dampak Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau dari Gender/Jenis Kelamin Kurniawati, Ni Made Dewi; Suardana, Nyoman; Sudiatmika, A. A. Istri Agung Rai
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i3.39754

Abstract

Pembelajaran IPA masih bersifat konseptual, teoretis, dan hapalan melalui buku, masih adanya kecenderungan pembelajaran berpusat pada guru, dan siswa tidak dibiasakan menyusun simpulan pembelajaran serta mengomunikasikan hasilnya dengan benar. Hal ini bermuara pada rendahnya hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran dan gender terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Experimental (Eksperimen Semu) menggunakan desain pretest posttest nonequivalent control group dengan pendekatan kuantitatif.  Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP dengan jumlah siswa 400 siswa. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling, yaitu menggunakan empat kelas sebagai sampel, dengan menetapkan dua kelas sebagai kelompok eksperimen dan dua kelas sebagai kelompok kontrol dengan jumlah  80 orang siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis dengan menggunakan desain analisis faktorial 2×2 dengan uji Anacova Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa pada kelompok model pembelajaran dengan nilai statistic F = 130,35 dan nilai signifikan sebesar 0,00. Terdapat interaksi gender terhadap hasil belajar IPA dengan nilai statistic F= 11,714 nilai signifikan sebesar 0,001, dan terdapat pengaruh interaktif antara model pembelajaran dan gender terhadap hasil belajar IPA dengan nilai statistic F = 4,883 dan nilai signifikan sebesar 0,029. Maka, model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa.
Dampak Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Everyone is Teacher Here secara Daring Berbantuan Video Presentasi terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Widiani, Luh Putu Susi; Sudiatmika, A. A. Istri Agung Rai; Sudiana, I Ketut
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i3.39756

Abstract

Masih lemahnya kemampuan siswa dalam pencapaian pengetahuan pada dimensi ranah kognitif menalar, menganalisis, dan mengevaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPA siswa SMP antara kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is Teacher Here secara daring berbantuan video presentasi dengan kelompok siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP dengan jumlah 414 siswa. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling yang menggunakan empat kelas sebagai sampel, yaitu dua kelas sebagai kelompok eksperimen dan dua kelas sebagai kelompok kontrol dengan 83 orang siswa. Metode pengumpulan data dengan tes dan nontes. Data dianalisis dengan menggunakan uji MANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar IPA siswa SMP, terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa SMP, dan terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPA siswa SMP antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is Teacher Here secara daring berbantuan video presentasi dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional secara daring berbantuan video presentasi. Hasil belajar menunjukkan post-test pada kelompok eksperimen memiliki rata-rata nilai 80,47, sedangkan post-test pada kelompok kontrol memiliki rata-rata nilai 70,43. Setelah mengukur hasil belajar, selanjutnya dilakukan pengukuran motivasi belajar. Hasil menunjukan pada kelompok eksperimen memiliki rata-rata motivasi belajar 65,73, sedangkan pada kelompok kontrol memiliki nilai rata-rata motivasi belajar 63,63. Maka, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is Teacher Here secara daring berbantuan video presentasi lebih efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar siswa.
Comparing Students' Learning Result on Reading Comprehension Through SQ3R and Reciprocal Sunarti, Sunarti; Chairunnisa, Nadhifah Murliana; Irwan, Muhammad; Rizal, Akhmad
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v5i3.39974

Abstract

Banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar bahasa Inggris. Siswa merasa bahwa bahasa Inggris adalah mata pelajaran yang rumit, sehingga berdampak pada kemampuan bahasa Inggris siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman membaca siswa yang dibelajarkan menggunakan SQ3R, pemahaman membaca siswa yang dibelajarkan menggunakan Reciprocal, dan menganalisis teknik yang lebih efektif antara SQ3R dan Reciprocal dalam pemahaman membaca siswa. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh berjumlah 35 orang siswa. Penelitian ini menggunakan sampel kelas yang terpilih dengan menggunakan simple random sampling. Prosedur analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode tersebut sama-sama efektif dalam mengajar pemahaman bacaan. Hasil uji T-test pretest-posttest paired sample test terdapat perbedaan nilai siswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, baik pada kelas Reciprocal, maupun kelas SQ3R. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t (independent sample test), diperoleh hasil t-hitung 0,242 < t-tabel pada taraf signifikan 5% (2,042) atau 1% (2,75). Hasil analisis menunjukkan bahwa 2.042>0.242<2.75. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelas yang dibelajarkan menggunakan Reciprocal dan SQ3R. Pengajaran Reciprocal sama baiknya dengan metode SQ3R dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Dapat disimpulkan bahwa Reciprocal Teaching sama efektifnya dengan metode SQ3R dalam pembelajaran membaca pemahaman siswa.
Strategi Belajar dalam Mencapai Hasil Belajar IPA pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Widyantari, Ni Kadek Sri; Suardana, I. N.; Karyasa, I.W.
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i1.40336

Abstract

Masih banyak siswa yang memperoleh nilai IPA di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal karena motivasi dan minat siswa yang kurang. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis strategi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tegallalang dalam mencapai hasil belajar pada mata pelajaran IPA. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan eksploratif. Subjek penelitian yang terlibat yaitu siswa dan guru IPA sejumlah 11 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data penelitian meliputi reduksi data, paparan data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memperoleh kategori hasil belajar tinggi menggunakan strategi kognitif, metakognitif, dan sikap sosial. Hasil belajar yag dimaksud meliputi membaca materi berulang-ulang, menggarisbawahi pokok penting materi, mencatat dan merangkum isi materi, merencanakan aktivitas belajar, merencanakan sumber belajar, memantau proses dan hasil belajar, membandingkan hasil belajar dengan target yang ditetapkan, menjawab dan menyampaikan pertanyaan, serta sikap tenang saat menghadapi tes. Siswa dengan kategori kemampuan belajar sedang, menggunakan strategi belajar kognitif dan metakognitif dalam mencapai hasil belajar IPA di antaranya membaca berulang-ulang materi, mencatat dan merangkum isi materi pelajaran, membuat kerangka garis-garis besar materi serta merencanakan  sumber-sumber belajar. Siswa dengan kategori hasil belajar rendah memakai strategi belajar kognitif dalam mencapai hasil belajar IPA yaitu membaca materi berulang-ulang sampai mengerti. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap strategi belajar siswa yaitu karakteristik materi pembelajaran, motivasi belajar siswa, minat belajar siswa, serta intelegensi siswa.
Peran Orang Tua dan Guru Dalam Membimbing Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 Ermawati, Yuni Erma; Oktrifianty, Erdhita; Muttaqijn, Imam
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i1.40397

Abstract

Siswa masih banyak kesulitan dan merasa bosan ketika mengikuti pembelajaran secara online. Selain itu, terdapat beberapa kendala yang dihadapi orang tua dan guru saat pembelajaran online, sehingga tujuan pembelajaran tidak berjalan maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran orang tua dan guru dalam membimbing pembelajaran daring dan kesulitan yang dirasakan orang tua dan guru dalam membimbing pembelajaran daring. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan, analisis data bersifat induktif/kualitatif. Subjek penelitian yaitu orangtua dan guru sejumlah 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawanacara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar wawancara. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum sepenuhnya peran orang tua dapat dilaksanakan dalam membimbing anak melaksanakan pembelajaran daring. Orang tua yang bekerja tidak bisa sepenuhnya berperan membimbing, mendamping, membantu anak mengerjakan tugas  dalam pembelajaran daring. Fasilitas yang dipersiapkan orang tua untuk anak belajar secara daring ini seperti handphone dan alat kebutuhan untuk belajar sudah cukup memadai. Guru melakukan pembelajaran melalui whatsapp grup, zoom, google meet, dan google drive. Guru sellu memberikan perhatian yang sungguh-sungguh kepada siswa agar siswa tetap semangat mengikuti pembelajaran secara daring.
Model PjBL pada Era Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran Wicaksana, Ervan Johan; Sanjaya, M. Erick
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i1.41181

Abstract

Mahasiswa sulit untuk menyelesaikan persoalan atau permasalahan yang menyangkut pemahaman dalam menganalisis suatu masalah karena banyak mahasiswa yang lemah dalam penguasaan konsep-konsep teori belajar. Hal ini disebabkan oleh metode mengajar yang digunakan selama ini kurang bervariasi (didominasi dengan metode ceramah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran PjBL pada era merdeka belajar untuk meningkatkan Sikap Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa pada Mata Kuliah Belajar dan Pembelajaran. Jenis penelitian ini yaitu Kuasi Eksperimen dengan design penelitian non-equivalent pretest-posttest only group design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang mengontrak mata kuliah Belajar dan Pembelajaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran PjBL belum meningkatkan sikap ilmiah pada mata kuliah Belajar dan Pembelajaran. Namun. implementasi model pembelajaran PjBL dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada mata kuliah Belajar dan Pembelajaran. Diharapkan guru mengimplementasikan model pembelajaran PjBL, sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar dan kreativitas mahasiswa.
Pembelajaran Berbasis Information and Communication Technology pada Era Revolusi Industri 4.0 Kurniati, Titi; Wiyani, Novan Ardy
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i1.41411

Abstract

Keterbatasan sarana pendidikan ini menjadi masalah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh sebab itu, kehadiran IT di sekolah atau di institusi pendidikan merupakan keharusan. Pihak-pihak pengelola pendidikan sudah saatnya melakukan usaha dan upaya agar sekolah atau intitusi pendidikan yang dikelolanya dilengkapi dengan fasilitas IT ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi pembelajaran berbasis TIK di era revolusi industri 4.0, jenis aplikasi yang digunakan, manfaat, dan kendala yang dihadapi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, menyajikan data, mereduksi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah evaluasi pembelajaran berbasis TIK telah dilaksanakan, berbagai aplikasi yang digunakan dalam evaluasi pembelajaran berbasis TIK adalah google form, quizziiz, SapKur, dan dalam mengolah nilai harian menggunakan Sapkur, dan e-report untuk memproses nilai hasil. Kajian akhir tahun atau rapor. Manfaat dari aplikasi berbasis TIK ini sangat membantu guru, wali kelas, dan sekolah dalam mengevaluasi pembelajaran meskipun ada kendala yang dihadapi oleh guru yang gagap teknologi, sehingga mengalami kesulitan dalam menggunakan beberapa aplikasi. Hal ini dapat diatasi dengan memberikan bimbingan melalui pelatihan yang dilakukan oleh sekolah.