cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
BeFind: Start-Up Sports Training Untuk Meningkatkan Industri Olahraga Berbasis Teknologi Digital Made Agus Dharmadi
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i2.52468

Abstract

Industri olahraga berbasis teknologi saat ini menjadi arah pengembangan dari Desain Besar Olahraga Nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan befind: start-up sports training untuk meningkatkan industri olahraga berbasis teknologi digital. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner/ angket, wawancara dan studi dokumentasi. Sampel/ responden dalam penelitian ini adalah pelajar dan masyarakat umum dengan rentang usia 16-50 tahun. Sebanyak 171 responden telah mengisi kuesioner analisis kebutuhan pengembangan Start-Up tentang pelatihan olahraga ‘BeFind’. Berdasarkan analisis data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa; sebagian besar, 84% menyatakan bahwa tujuan berolahraga adalah untuk kebugaran dan kesehatan, sebagian besar 61% responden menyatakan permasalahan yang dialami saat berolahraga adalah sulit mencari informasi terkait pelatihan olahraga. Sebesar 87% menyatakan bersedia mengeluarkan biaya untuk mencapai kebugaran dan kesehatan, dan  sebagian besar 88% bersedia menggunakan media teknologi digital/aplikasi untuk mencari informasi dan berlatih olahraga. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat sangat membutuhkan media teknologi digital/aplikasi untuk mencari informasi, konsultasi dan berlatih olahraga terhadap pencapaian kebugaran dan kesehatan bahkan juga prestasi olahraga.
The Impact of Digital Leadership on Teachers’ Acceptance and Use of Digital Technologies I Gusti Ketut Arya Sunu
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i2.52832

Abstract

Teachers’ lack of digital competence causes learning not to be carried out optimally. Thus, the challenge for teachers is getting tougher since, in this digital era, technology mastery plays a significant role in creating quality education. Considering the importance of technology and the role of leadership in education, this study aimed to analyses the impact of digital leadership on teachers' acceptance and use of digital technologies. This research was done involving 27 elementary schools in one city. Six teachers from each school were randomly selected to be the study samples. So, there were 162 teachers involved in the research samples. The research data were collected by distributing questionnaires to measure digital leadership and questionnaires to measure teachers' acceptance and use of digital technology. The collected data were analyzed using simple regression analysis with the help of SPSS 20 for windows. The study showed that the significance of the regression direction was 8,581 with a significance (sig.) of 0.000, which indicates that the regression direction is significant. Therefore, it can be concluded that digital leadership significantly influences teachers’ acceptance and use of digital technology. Since digital leadership is needed to increase education quality, it is suggested that the school principals enhance their digital leadership. Since this research was only limited to two variables, it is necessary to do further research involving more independent variables, considering the various factors that may affect the acceptance and use of technology.
Perbedaan Hasil Belajar Senam Lantai Berdasarkan Model Pembelajaran yang Diberikan Secara Daring I Gusti Ayu Ketut Suryadani; I Ketut Sudiana; I Ketut Semarayasa
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i3.43766

Abstract

Pembelajaran di sekolah saat ini harus menerapkan pembelajaran daring dalam memberikan materi pembelajaran ke peserta didik selama pandemi COVID-19, termasuk materi senam lantai pada mata pelajaran PJOK. Penerapan pembelajaran daring membutuhkan model pembelajaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penerapan model pembelajaran discovery dan flipped classroom dalam meningkatkan hasil belajar senam lantai. Penelitian quasi-experimental ini dilaksanakan dengan desain post-test only non-equivalent control group. Subjek penelitian ini adalah 60 peserta didik kelas XI, yang terbagi dalam kelompok model pembelajaran discovery dan flipped classroom yang diberikan secara daring. Hasil belajar senam lantai diukur dengan menggunakan instrumen ranah kognitif (soal pilihan ganda) dan ranah psikomotor (tes unjuk kerja dibantu dengan lembar observasi). Data yang dikumpulkan  selanjutnya diukur dan dianalisis dengan two sample t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar senam lantai antara peserta didik yang mengikuti model pembelajaran discovery lebih baik secara signfikan dibandingkan hasil belajar peserta didik yang mengikuti model pembelajaran flipped classroom. Model pembelajaran discovery dapat dapat membangkitkan minat belajar, keaktifan, serta bermanfaat dalam menerapkan model pembelajaran inovatif bagi guru.
Evaluasi Pemasaran Jasa Pendidikan Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Perguruan Tinggi Vera Manondang Damaianty Butarbutar; Bambang Ismanto
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i3.48792

Abstract

Pandangan terhadap ketertinggalan pendidikan yang dihadapi Papua mendorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pemasaran pendidikan tinggi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analisis dan pendekatan kualitatif. Model evaluasi yang digunakan adalah Goal Oriented Evaluation Model oleh Tyler dengan pendekatan Marketing Mix (5P-Product, Price, Place, People dan Promotion) untuk membantu penjabaran pemasaran di tiap aspek pemasarannya. Pengambilan data dilakukan dengan cara Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Analisis dilakukan secara kualitatif tentang Marketing Mix yang menggunakan 5P (product, price, people, place, dan promotion). Hasil penelitian terkait evaluasi terhadap 5P menunjukkan bahwa perumusan tujuan umum, tujuan khusus, dan tujuan terkait perilaku konsumen untuk aspek product, place, dan promotion sudah cukup jelas, dan mudah untuk dipahami. Namun, evaluasi menemukan bahwa dalam pemasarannya belum ditemukan adanya penentuan terkait situasi dan teknik pengukuran yang akan digunakan untuk menentukan keberhasilan tujuan yang sudah dirumuskan. Dalam pemasaran Price (harga) dan People belum ditemukan rumusan tujuan umum, tujuan khusus, maupun tujuan terkait perilaku.
BUTUTIK: Meningkatkan Keterampilan Teknologi Guru SD Ni Wayan Ari Wahyuni; I Ketut Gading; Putu Nanci Riastini
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i2.49694

Abstract

Guru di SD yang mengajar di kelas lebih sering menggunakan gambar atau video yang telah ada, sehingga belum tentu sesuai dengan konten yang dibelajarkan. Hal ini karena keterampilan teknologi guru belum optimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan buku tutorial pembuatan media pembelajaran berbasis TIK (BUTUTIK)  untuk meningkatkan keterampilan teknologi guru SD. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model 4D. Uji validitas melibatkan validator. Uji kepraktisan media menggunakan 8 guru/praktisi. Uji efektifitas melibatkan 8 guru. Desain penelitian dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu Rating Scale. Teknik analisis data yaitu statistic inferensial untuk efektivitas BuTutik dengan rumus uji-t satu sampel. Hasil penelitian keberterimaan buku tutorial diperoleh bahwa hasil analisis validitas isi BuTutik sebesar 1,00 (sangat tinggi). Hasil uji kepraktisan yaitu 3,92 (praktis).  Hasil uji efektivitas diperoleh BuTutik efektif untuk meningkatkan keterampilan teknologi guru SD. Disimpulkan bahwa BuTutik dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam teknologi . Implikasi penelitian ini yaitu BuTutik yang telah dikembangkan dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan keterampilan teknologi.
Layakkah Media Papan Ludo Digunakan Pada Muatan IPA Untuk Siswa Sekolah Dasar? Maria Ulfa; Yonarlianto Tembang; Ivylentine Datu Palittin
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i3.51275

Abstract

Papan ludo merupakan inovasi media pembelajaran sebagai penguatan materi yang berisi tentang kuis dari materi yang telah dipelajari oleh siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kelayakan dan keterbacaan media papan ludo pada muatan IPA siswa kelas IVB. Metode dalam penelitian ini yaitu R&D menggunakan model Thiagarajan, atau 4D yaitu define, design, development and dissemination. Namun dalam penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap developement karena melihat waktu pada saat penelitian dimasa pandemi. Subjek penelitian ini adalah ahli materi, ahli media dan siswa kela IV SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket validasi dan angket respon peseta didik serta didukung dengan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar angket validasi para ahli dan lembar angket respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media papan ludo yang dikembangkan telah divalidasi oleh 3 validator dengan presentase ahli materi 82% ahli bahasa 87% dan ahli media 89%. Sedangkan hasil rata-rata angket keterbacaan media papan ludo yang dilakukan oleh siswa yaitu sebesar 100%. Dari hasil penelitian ini dapat simpulkan bahwa penggunaan media papan ludo sangat layak digunakan dengan presentase 86% dan sangat menarik digunakan sebagai media pembelajaran muatan IPA.
Penguatan Literasi Perpajakan Melalui MPK Bahasa Indonesia sebagai Implementasi Karakter Nasionalis Kadek Trina Des Ryantini; Yoga Putra Semadi; Luh Putu Eka Damayanthi
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i3.51410

Abstract

Pengetahuan perpajakan masyarakat masih tergolong rendah sehingga berimbas pada kesadaran dan kepatuhan pajak. Rendahnya kesadaran pajak disebabkan oleh rendahnya tingkat literasi perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi perpajakan melalui MPK Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitiatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa rombel MPK Undiksha sebanyak 196 orang. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Selanjutnya, dilakukan triangulasi data, peneliti, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan mahasiswa sebagai calon wajib pajak meningkat setelah diberikan penguatan literasi perpajakan melalui MPK bahasa Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa penguatan literasi perpajakan dalam pembelajaran MPK di perguruan tinggi harus dilanjutkan sehingga dapat menguatkan nilai-nilai karakter bangsa. Kesadaran pajak perlu diangkat untuk diajarkan kepada generasi muda. Dengan demikian, edukasi perpajakan melalui literasi perpajakan memang sangat penting diberikan kepada peserta didik sebagai wujud pelaksanaan pendidikan karakter.
Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa melalui Media Pembelajaran Flipbook berbasis Kasus pada Muatan IPA Kelas V SD I. A. P. L. Landina; I. G. A. T. Agustiana
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i3.52555

Abstract

Keterbatasan pemahaman guru dalam membuat media pembelajaran saat daring serta belum adanya penanaman konsep pada muatan IPA menyebabkan siswa kurang dapat berpikir kritis sehingga tujuan pembelajaran belum tercapai sepenuhnya. Maka, dibutuhkan media pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut agar kegiatan pembelajaran dapat optimal. Tujuan penelitian ini untuk menciptakan media pembelajaran berupa flipbook berbasis kasus untuk siswa kelas V SD. Jenis penelitian adalah pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 praktisi, 6 orang uji coba kelompok kecil, dan 3 orang siswa uji coba individu. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan angkat/kuesioner untuk pengumpulan data. Hasil dari penelitian yaitu ahli materi mendapatkan rata-rata 4,3 dengan kualifikasi sangat baik, ahli media memperoleh rata-rata skor 4,6 dengan kualifikasi sangat baik, praktisi memperoleh rata-rata skor 4,8 dengan kualifikasi sangat baik. Uji coba kelompok kecil memperoleh rata-rata skor 4,4 dengan kualifikasi sangat baik, uji coba individu dengan rata-rata skor 4,5 dengan kualifikasi sangat baik. Jadi, disimpulkan bahwa media pembelajaran flipbook layak dan valid untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Bahan Ajar Interaktif Multimedia Berbasis Literasi Sains pada Muatan IPA Kelas V Sekolah Dasar Ni Made Dwigita Novianti; Desak Putu Parmiti; Ndara Tanggu Renda
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i3.52635

Abstract

Pembelajaran kurang efektif karena rendahnya minat belajar siswa dan belum ada bahan ajar interaktif multimedia di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancangan dan menghasilkan produk yang telah diuji validitas dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian adalah dua orang dosen sebagai ahli materi, dua orang dosen sebagai ahli media, dua orang guru sebagai praktisi, tiga orang siswa untuk uji coba perorangan siswa dan enam orang siswa untuk uji coba kelompok kecil siswa. Metode pengumpulan data penelitian adalah metode kuesioner. Data dianalisis dengan rumus Mean untuk mendapatkan rata-rata skor validitas media. Hasil analisis data memperoleh rata-rata skor 3,80 dengan kualifikasi sangat baik. Rata-rata skor ahli media 3,88, ahli materi 3,66, praktisi 3,75, uji coba perorangan 3,86 dan uji coba kelompok kecil 3,84, sehingga secara keseluruhan validitas bahan ajar interaktif multimedia berbasis literasi sains telah dinyatakan valid dengan kualifikasi sangat baik. Uji kepraktisan oleh dua guru mendapatkan hasil keseluruhan rata-rata 3,75 dengan kualifikasi sangat baik dan praktis. Implikasi penelitian, yaitu dihasilkan bahan ajar interaktif multimedia berbasis literasi sains pada muatan IPA topik sistem gerak pada manusia kelas V yang digunakan guru sebagai referensi menyampaikan materi yang lebih luas.
Bentuk Tindak Tutur Bahasa Bali pada Cerpen “I Bojog Teken I Kedis Sangsiah” sebagai Alternatif Media Pembelajaran Ida Ayu Iran Adhiti; I Made Suarta; Gd Sidi Artajaya
Mimbar Ilmu Vol. 27 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v27i3.53475

Abstract

Tindak tutur pada dasarnya merupakan kalimat yang digunakan untuk menyatakan suatu tuturan agar maksud dari tuturan tersebut dapat diketahui oleh pendengar/pembaca. Hanya saja tidak semua siswa mampu memahami makna dari sebuah tindak tutur, sehingga dibutuhkan kajian yang kusus untuk mengkaji tindak tutur yang digunakan oleh sebuah cerita/film. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk untuk menggali bentuk tindak tutur yang terdapat pada cerpen “I Bojog Tekĕn I Kedis Sangsiah”. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pustaka dan teknik baca. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif yang kemudian dikaitkan dengan hasil penelitian terdahulu. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa cerpen “I Bojog Tekén I Kedis Sangsiah” menunjukkan tindak tutur lokusi yakni tuturan I Kedis Sangsiah dengan bangga menyatakan dirinya memiliki rumah dari hasil jerih payah sendiri. Tindak tutur ilokusi ditemukan tuturan dari I Bojog kepada I Kedis Sangsiah yang sombong, menyatakan dirinya mampu membuat rumah mewah. I Bojog menginginkan respon dari I Kedis Sangsiah. Tindak tutur perlokusi ditemukan pada tuturan I Bojog berusaha membela diri dengan keadaannya, menceritakan leluhurnya berjasa terhadap Batara Rama yang mampu mengalahkan Prabu Rahwana di kerajaan Langkapura. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dikatakan bahwa dalam cerpen “I Bojog Tekén I Kedis Sangsiah” terdapat tiga tindak tutur yang digunakan, diantaranya adalah tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi.